Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bangun Resiliensi Emosi, Magister Dikdas UMS Hadirkan Aisah Dahlan

Bangun Resiliensi Emosi, Magister Dikdas UMS Hadirkan Aisah Dahlan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Pendidikan Dasar (Dikdas) bersama alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar seminar nasional bertema self-healing dengan menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt., CI. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman, Senin (30/3).

Ketua Program Studi Magister Dikdas UMS, Prof. Dr. Minsih, S.Ag, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja prodi yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan alumni sebagai penggerak. Ia menuturkan, peserta seminar didominasi oleh kalangan ibu-ibu dan guru yang menjadi sasaran utama kegiatan.

Sekitar 400 peserta dari berbagai wilayah di Solo Raya hadir mengikuti seminar self-healing tersebut. “Tema ini sangat digandrungi dan diminati oleh masyarakat luas terkait dengan self-healing,” ujar Minsih.

Peserta seminar berdiskusi dengan Aisah Dahlan

Lebih lanjut, Minsih menjelaskan bahwa melalui seminar ini, para guru maupun orang tua diharapkan mampu menggerakkan sistem pendidikan yang lebih baik dan sehat.

“Seorang guru atau orang tua, tentunya harus sehat dulu agar nanti siswanya juga sehat secara psikologis,” jelas Minsih.

Ia juga menegaskan bahwa Magister Dikdas UMS turut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, sejalan dengan komitmen UMS dalam isu tersebut.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., berharap seminar ini tidak berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi juga menjadi ruang berbagi solusi konkret dalam membangun ruang aman.

“Jadi aman itu bukan hanya pribadi atau personal, aman itu termasuk di dalam publik dan aman termasuk di dalam digital. Mohon kami semua nanti diberi resep, bukan hanya diberi teori, supaya ini akan menjadi alat ilmu yang tidak sekadar jadi biasa,” ujar Harun.

Foto bersama

Sementara itu, Aisah Dahlan yang akrab disapa Bu Isah menjelaskan bahwa untuk memiliki resiliensi emosi, seseorang perlu memahami dan mampu mengendalikan bagian otak mamalia. “Pada saat kita bisa mengenal dan bisa kendalikan, itu lah masuk ke dalam kategori self-healing,” ujar Bu Isah.

Bu Isah menyebutkan bahwa self-healing merupakan proses pemulihan diri yang dilakukan secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Menurutnya, ketika self-healing dilakukan dengan tepat, proses penyembuhan akan berlangsung lebih cepat.

Dalam perspektif Islam, self-healing dikenal dengan istilah muhasabah. Muhasabah dianjurkan dilakukan pada malam hari dengan cara memaafkan diri sendiri dan orang lain, sehingga dapat memperbaiki hubungan dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Menurut Bu Isah, keberadaan ilmu akan membuat proses self-healing menjadi lebih efektif. Meskipun pada dasarnya, teknik self-healing telah dianugerahkan oleh Allah kepada setiap manusia.

“Tapi semakin dewasa kita, peristiwa yang kita hadapi akan semakin beragam, kualitas permasalahannya juga semakin tinggi. Maka perlu punya ilmunya untuk teknik-teknik self-healing,” tutur Bu Isah.

Kontributor: Maysali/Humas

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Dinamika Kebangsaan, PC IMM Sukoharjo Gelar Ngaji Kebangsaan

    Refleksi Dinamika Kebangsaan, PC IMM Sukoharjo Gelar Ngaji Kebangsaan

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung Auditorium Djazman UMS menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah acara Ngaji Kebangsaan yang bertemakan “Kader Bangsa: Siap Menghadapi Tantangan, Menyambut Peluang. Acara tersebut diselenggarakan oleh PC IMM Sukoharjo pada Jumat sore. (9/2/2024). Ngaji Kebangsaan menjadi upaya pencerdasan terhadap kaum muda Muhammadiyah agar tidak gagap dalam menghadapi tantangan-tantangan kebangsaan yang semakin dinamis. […]

  • Qbet Casino – Beste Slots und Anbieter in Belgien

    Qbet Casino – Beste Slots und Anbieter in Belgien

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Unser Review-Team hat sich die belgische Casino-Welt genauer angesehen https://qbet-casino.eu/de-be/. Qbet Casino ist dabei bemerkenswert. Die Plattform hat nicht nur eine Lizenz der Belgischen Glücksspielkommission (BGC), sondern punktet mit einer Spielauswahl, die eigens für den heimischen Markt konzipiert wurde. Dieser Artikel schaut auf den Kern jedes Online-Casinos: die Slot-Spiele und die Anbieter, die sie entwickeln. […]

  • PD IPM Lampung Timur Gelar Halalbihalal dan Workshop AI Bertema “AI di Era Nyata, Dari Hype ke Impact”

    PD IPM Lampung Timur Gelar Halalbihalal dan Workshop AI Bertema “AI di Era Nyata, Dari Hype ke Impact”

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Timur – Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung Timur menggelar kegiatan Halalbihalal dan Workshop Artificial Intelligence (AI) pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung Timur. Kegiatan ini mengusung tema “AI di Era Nyata, Dari Hype ke Impact.” Ketua Umum PD IPM Lampung Timur, Hadri Manjaya Putra, dalam sambutannya […]

  • Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

    Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta terus memperkuat karakter disiplin siswa melalui penerapan budaya sekolah Islami dalam kehidupan sehari-hari. Nilai disiplin tidak hanya diterapkan melalui aturan sekolah, tetapi juga dibangun melalui pembiasaan, kegiatan keagamaan, keteladanan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Upik Mairina S.Pd, menjelaskan […]

  • Majelis Hukum ‘Aisyiyah Kalimantan Barat Lakukan Edukasi Soal Cyberbullying Ke SD Muhammadiyah 2 Pontianak

    Majelis Hukum ‘Aisyiyah Kalimantan Barat Lakukan Edukasi Soal Cyberbullying Ke SD Muhammadiyah 2 Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pontianak –  Majelis Hukum Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Barat mengadakan sosialisasi dan edukasi soal cyberbullying ke siswa SD Muhammadiyah 2 Pontianak, kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa dan para guru di SD Muhammadiyah 2 tersebut, pada dasarnya Cyberbullying adalah bentuk perundungan yang terjadi melalui media digital, seperti media sosial, pesan teks, email, atau […]

  • Salurkan Penyanitasi Tangan dan Poster Edukasi kepada Pemerintah Kabupaten Batola, MCCC Kalimantan Selatan Terus Bergerak Memutus Mata Rantai Covid-19

    Salurkan Penyanitasi Tangan dan Poster Edukasi kepada Pemerintah Kabupaten Batola, MCCC Kalimantan Selatan Terus Bergerak Memutus Mata Rantai Covid-19

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 719
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, KALSEL  – Di tengah kian merebaknya Covid-19, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC ) Kalimantan Selatan terus bergerak menjalin sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Rabu (15/04/20), relawan MCCC Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan berupa penyanitasi tangan (hand sanitizer) yang diproduksi oleh Universitas Muhammadiyah Banjarmasin kepada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Batola. […]

expand_less