Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » akademik » Sulap Limbah Organik Jadi Pupuk, IMM Al-Ghozali UMS Dorong Pertanian Berkelanjutan

Sulap Limbah Organik Jadi Pupuk, IMM Al-Ghozali UMS Dorong Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al Ghazali (PK IMM Al-Ghozali) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan edukasi kepada kelompok petani Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mengenai pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pembuatan pupuk. Kegiatan bertajuk Pojok Tani tersebut digelar di Balai Desa Catur, Jumat (24/7/2026), sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan pupuk organik berbahan sederhana dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Catur serta dihadiri Kepala Desa Catur. Dalam kesempatan tersebut Tim PPK Ormawa menghadirkan Rizal Khadafi, S.P., sebagai pemateri yang memberikan penjelasan edukasi mengenai manfaat pupuk organik, bahan yang dapat digunakan, serta teknik pembuatannya. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung guna peserta dapat memahami proses pengolahan secara lebih aplikatif.

Pelatihan tersebut memanfaatkan limbah sayuran dan buah-buahan dipilih karena bahan tersebut mudah ditemukan oleh masyarakat Desa Catur, serta pengolahan limbah menjadi pupuk dapat menjadi sebuah alternatif yang dapat diterapkan kelompok tani dalam aktivitas pertanian sehari-hari.

Rizal menjelaskan bahwa kesehatan tanah menjadi faktor utama dalam keberhasilan budidaya pertanian, ia juga mengingatkan penggunaan pupuk kimia dan pestisida berlebihan dapat mengurangi populasi mikroorganisme di dalam tanah.

“Pelatihan ini difokuskan pada kesehatan tanah di lahan petani karena tanah merupakan unsur penting bagi mikroorganisme yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk kimia atau pestisida berlebihan dapat mengurangi populasi mikroorganisme di dalam tanah, menjadikan tanah tandus, keras, dan kehilangan kesuburannya,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Praktik langsung pembuatan pupuk organik padat dan cair oleh tim PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali UMS bersama kelompok tani Desa Catur.

Dalam praktiknya, kelompok tani dikenalkan dengan dua jenis pupuk organik, yakni pupuk padat dan pupuk cair. Untuk pupuk padat, para petani dapat memanfaatkan bekas galon yang diberi lubang kecil sebagai media, kemudian mengisinya secara berlapis dengan tanah, sayuran, dan sekam. Campuran tersebut selanjutnya disiram menggunakan air yang telah dicampur E4, yakni larutan berisi bakteri baik untuk menyuburkan tanah. Sementara itu, pupuk cair dibuat menggunakan campuran air kelapa tua, E4, molase, dan buah-buahan yang telah dicacah. Kedua jenis pupuk tersebut kemudian ditutup dan didiamkan selama dua pekan.

Kelompok tani mengikuti praktik pembuatan pupuk secara langsung sehingga dapat melihat proses tahapan dalam pengolahan limbah organik dari awal hingga proses penyimpanan. Pendekatan tersebut diharapkan membantu petani memahami bahwa bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kebutuhan pertanian.

Salah seorang peserta, Marjan, menilai kegiatan Pojok Tani memberikan tambahan pengetahuan bagi petani mengenai pengelolaan pupuk organik. Ia berharap dengan edukasi dan praktik tersebut dapat dikembangkan bersama Gabungan Kelompok Tani sehingga hasil pengolahan pupuk dapat dimanfaatkan lebih luas oleh petani Desa Catur.

Suasana diskusi dalam edukasi pemanfaatan limbah organik di Aula Desa Catur.

“Menambah ilmu mengenai pengelolaan pupuk organik. Jika dikembangkan di sini, nanti para petani dan Gapoktan dapat bekerja sama agar pupuk cair organik ini bisa dimanfaatkan oleh petani di Desa Catur,” ujarnya.

Melalui Pojok Tani, Tim PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali UMS berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari. Pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pupuk diharapkan tidak hanya membantu petani mengolah bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. (Alvian/Humas)

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

    UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai rangkaian dari program peningkatan kapasitas pengrajin batik difabel, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), kembali menyelenggarakan kegiatan lanjutan berupa Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten pada Sabtu, (22,11) dan bertempat di Kantor PPDK Klaten. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop, […]

  • Syawalan AMM Banjar: Perkuat Kaderisasi dan Siapkan Muhammadiyah Kabupaten Banjar Menuju Satu Abad

    Syawalan AMM Banjar: Perkuat Kaderisasi dan Siapkan Muhammadiyah Kabupaten Banjar Menuju Satu Abad

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANJAR – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Syawalan pada Sabtu, 28 Maret 2026, bertempat di Aula BPBAT Mandiangin. Kegiatan ini mengusung tema “Kader Tangguh, Amanah Utuh, Menuju 1 Abad Muhammadiyah Kab. Banjar” sebagai bagian dari refleksi sekaligus proyeksi gerakan Muhammadiyah dalam menyongsong abad kedua. Ketua Panitia, Ahmad Tsaaqib, dalam laporannya menyampaikan […]

  • UMS dan BI Solo Perkuat Sinergi Pengembangan Halal Center dan Literasi Kebanksentralan

    UMS dan BI Solo Perkuat Sinergi Pengembangan Halal Center dan Literasi Kebanksentralan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat sinergi strategis dengan lembaga negara. Kali ini, UMS menerima kunjungan dari rombongan Bank Indonesia Solo, Kamis (15/5) kemarin. Lawatan dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, dan didampingi oleh Kepala Seksi Kehumasan, Condro Nugroho Permono Adi, serta Kepala Tim KEKDA, Hesti […]

  • Di atas Bumi Palu, Di Bawah Langit Inggris

    Di atas Bumi Palu, Di Bawah Langit Inggris

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Oleh: Rambo Lahir dipelukan Sang Fajar “From Palu, My Story Begins” ini adalah awal dari sebuah petualangan,  abadi dalam gambar peristiwa yang akan jadi kenangan. dalam dekapan fajar Kota Palu, dipeluk sunyi di depan rumah sakit ibu dan anak, lahir seorang anak yang bertubuh mungil, dengan tangis lalu menggigil. Sekali lagi, ini awal dari sebuah […]

  • Kontingen Terbesar! LLHPB PDA Sukoharjo Siap Ramaikan JAMNAS Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025

    Kontingen Terbesar! LLHPB PDA Sukoharjo Siap Ramaikan JAMNAS Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo — Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sukoharjo memberangkatkan 32 relawan dari 12 cabang se-Kabupaten Sukoharjo untuk mengikuti Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah Aisyiyah (JAMNAS) pada Kamis–Ahad, 26–29 Juni 2025 di Wonderpark, Tawangmangu, Karanganyar. Pelepasan kontingen dilangsungkan secara khidmat dengan doa dan sambutan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan […]

  • Dua tangan sedang memegang amplop kuning bermotif floral yang berisi beberapa lembar uang kertas Rupiah pecahan 5.000, 10.000, dan 20.000."

    Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) dalam amplop-amplop kecil yang penuh makna. Di balik tradisi tersebut, tersimpan nilai spiritual yang tidak sekadar tentang memberi materi, tetapi juga tentang melanjutkan kebiasaan baik yang […]

expand_less