Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » akademik » Sulap Limbah Organik Jadi Pupuk, IMM Al-Ghozali UMS Dorong Pertanian Berkelanjutan

Sulap Limbah Organik Jadi Pupuk, IMM Al-Ghozali UMS Dorong Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al Ghazali (PK IMM Al-Ghozali) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan edukasi kepada kelompok petani Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mengenai pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pembuatan pupuk. Kegiatan bertajuk Pojok Tani tersebut digelar di Balai Desa Catur, Jumat (24/7/2026), sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan pupuk organik berbahan sederhana dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Desa Catur serta dihadiri Kepala Desa Catur. Dalam kesempatan tersebut Tim PPK Ormawa menghadirkan Rizal Khadafi, S.P., sebagai pemateri yang memberikan penjelasan edukasi mengenai manfaat pupuk organik, bahan yang dapat digunakan, serta teknik pembuatannya. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung guna peserta dapat memahami proses pengolahan secara lebih aplikatif.

Pelatihan tersebut memanfaatkan limbah sayuran dan buah-buahan dipilih karena bahan tersebut mudah ditemukan oleh masyarakat Desa Catur, serta pengolahan limbah menjadi pupuk dapat menjadi sebuah alternatif yang dapat diterapkan kelompok tani dalam aktivitas pertanian sehari-hari.

Rizal menjelaskan bahwa kesehatan tanah menjadi faktor utama dalam keberhasilan budidaya pertanian, ia juga mengingatkan penggunaan pupuk kimia dan pestisida berlebihan dapat mengurangi populasi mikroorganisme di dalam tanah.

“Pelatihan ini difokuskan pada kesehatan tanah di lahan petani karena tanah merupakan unsur penting bagi mikroorganisme yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk kimia atau pestisida berlebihan dapat mengurangi populasi mikroorganisme di dalam tanah, menjadikan tanah tandus, keras, dan kehilangan kesuburannya,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Praktik langsung pembuatan pupuk organik padat dan cair oleh tim PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali UMS bersama kelompok tani Desa Catur.

Dalam praktiknya, kelompok tani dikenalkan dengan dua jenis pupuk organik, yakni pupuk padat dan pupuk cair. Untuk pupuk padat, para petani dapat memanfaatkan bekas galon yang diberi lubang kecil sebagai media, kemudian mengisinya secara berlapis dengan tanah, sayuran, dan sekam. Campuran tersebut selanjutnya disiram menggunakan air yang telah dicampur E4, yakni larutan berisi bakteri baik untuk menyuburkan tanah. Sementara itu, pupuk cair dibuat menggunakan campuran air kelapa tua, E4, molase, dan buah-buahan yang telah dicacah. Kedua jenis pupuk tersebut kemudian ditutup dan didiamkan selama dua pekan.

Kelompok tani mengikuti praktik pembuatan pupuk secara langsung sehingga dapat melihat proses tahapan dalam pengolahan limbah organik dari awal hingga proses penyimpanan. Pendekatan tersebut diharapkan membantu petani memahami bahwa bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kebutuhan pertanian.

Salah seorang peserta, Marjan, menilai kegiatan Pojok Tani memberikan tambahan pengetahuan bagi petani mengenai pengelolaan pupuk organik. Ia berharap dengan edukasi dan praktik tersebut dapat dikembangkan bersama Gabungan Kelompok Tani sehingga hasil pengolahan pupuk dapat dimanfaatkan lebih luas oleh petani Desa Catur.

Suasana diskusi dalam edukasi pemanfaatan limbah organik di Aula Desa Catur.

“Menambah ilmu mengenai pengelolaan pupuk organik. Jika dikembangkan di sini, nanti para petani dan Gapoktan dapat bekerja sama agar pupuk cair organik ini bisa dimanfaatkan oleh petani di Desa Catur,” ujarnya.

Melalui Pojok Tani, Tim PPK Ormawa PK IMM Al-Ghozali UMS berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari. Pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pupuk diharapkan tidak hanya membantu petani mengolah bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. (Alvian/Humas)

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berlandaskan Moral dan Kemanusiaan, Morality Movement Foundation Gelar Aksi Sosial

    Berlandaskan Moral dan Kemanusiaan, Morality Movement Foundation Gelar Aksi Sosial

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukabumi, Morality Movement Foundation (MMF) merupakan komunitas yang bergerak di ranah moral dan kemanusiaan dengan misi menegakkan nilai etika, keadilan, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak ketidakadilan maupun keterbatasan ekonomi. Dengan visi mewujudkan keadilan sosial yang bermartabat dan berkelanjutan, MMF hadir sebagai wadah transformatif yang mendorong generasi muda menjadi agen perubahan melalui program-program […]

  • Pria Muslim berzikir khusyuk dengan mata terpejam di masjid, ilustrasi amalan anti panik dan doa penghilang rasa takut dari Ustadz Adi Hidayat.

    Sering Cemas Berlebihan? UAH: Obatnya Ada di Bacaan Astaghfirullah yang Dihayati

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDUNG – Ustadz Adi Hidayat (UAH) menegaskan bahwa kunci kesembuhan  bukan sekadar ucapan lisan, melainkan getaran ketenangan yang hadir saat hati tersambung kepada Allah. Dalam kajian di Masjid Istiqomah Bandung yang dihadiri 1.500 jamaah, beliau membedah metode zikir pasca sholat sebagai amalan anti panik yang paling efektif untuk meredam kegelisahan jiwa. Ustadz Adi Hidayat […]

  • Rektor UMS Sampaikan Kolaborasi-Sinergi Triple Hiliks ABG dan Triple Helix Akademisi di BPOM RI

    Rektor UMS Sampaikan Kolaborasi-Sinergi Triple Hiliks ABG dan Triple Helix Akademisi di BPOM RI

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Gebyar Academia, Business, Government (ABG) Collaboration yang digelar di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Jakarta, Sabtu (15/11). Agenda ini menjadi bagian dari refleksi satu tahun Asta Cita pemerintahan Prabowo–Gibran, dengan fokus memperkuat […]

  • Seminar Kebangsaan PC IMM Tulungagung: Kuatkan Politik dan Ekonomi, Menuju Indonesia yang Berdaulat

    Seminar Kebangsaan PC IMM Tulungagung: Kuatkan Politik dan Ekonomi, Menuju Indonesia yang Berdaulat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Senin, 17 November 2025 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah  (PC IMM) Tulungagung menyelenggarakan Seminar Kebangsaan pada Senin, 17 November 2025 di Lotu’s Garden Tulungagung. Acara ini merupakan kelanjutan dari seremonial Pelantikan PC IMM Tulungagung periode 2025–2026 yang diadakan pada Jum’at, 7 November 2025 di Aula Praja Mukti PEMDA Tulungagung. Bertemakan “Penguatan Politik […]

  • Literasi Adalah Ruh Intelektual dalam Tubuh IMM

    Literasi Adalah Ruh Intelektual dalam Tubuh IMM

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Oleh: Agung Rezki (Ketua Umum PK IMM FAI UMY) Farid Fathoni dalam bukunya kelahiran yang dipersoalkan menjelaskan bahwa, salah satu sejarah kelahiran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah berdiri disaat kader Muhammadiyah memandang organisasi Muhammadiyah sudah meninggalkan budaya intelektualnya. Keresahan dari cendekiawan muda Muhammadiyah ini, menginisiasi terbentuknya IMM sebagai organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah. Jika di analisa […]

  • Pawai Milad Muhammadiyah ke-116 Hijriyah di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan: Menumbuhkan Semangat Kaderisasi dan Kebanggaan sebagai Warga Muhammadiyah

    Pawai Milad Muhammadiyah ke-116 Hijriyah di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan: Menumbuhkan Semangat Kaderisasi dan Kebanggaan sebagai Warga Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kalasan, Yogyakarta- Rabu (4/6) Suasana cerah di pagi hari mengiringi semangat ratusan siswa SMP Muhammadiyah 2 Kalasan yang mengikuti kegiatan pawai dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-116 Hijriyah. Kegiatan ini berlangsung di sekitar lingkungan sekolah dan menjadi salah satu agenda penting dalam menyemarakkan hari lahir organisasi Islam besar yang telah memberikan kontribusi nyata dalam […]

expand_less