Drumband Surya Nada Mula MIM 09 Hipnotis Ribuan Pasang Mata pada Karnaval Pendidikan Desa Labuhan

KABARMUH.I, LABUHAN – Suasana Karnaval Pendidikan Desa Labuhan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mendadak riuh dan penuh haru pada Sabtu (22/7/2026). Gemuruh tepuk tangan dan decak kagum ribuan penonton pecah saat group drumband legendaris Surya Nada Mula dari MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) unjuk gigi membelah jalanan desa.
Menempati urutan barisan ketiga tepat di belakang TK ABA 1 dan TK ABA 2, Surya Nada Mula tampil bak maestro. Ledakan nada dari tembang hits Anoman Obong dan Gadis Manis Kalimantan bergema menyapu dinamika parade. Di barisan paling depan, aksi atraktif empat mayoret rupawan Adha Tsaqif El Faith, Berlin, Thania, dan Riska berpadu sempurna dengan kepemimpinan anggun tiga gitapati mungil nan lincah: Syifa, Rani, dan Jasmin. Keharmonisan musik dan tarian bendera dari siswa-siswi kelas 4 hingga 6 ini sukses mengunci perhatian warga, hingga ratusan gawai tak henti mengabadikan momen langka tersebut.
Daya pikat MI MULA semakin sempurna dengan deretan barisan budaya yang mengular di belakangnya. Keindahan pakaian adat Minahasa dari kelas 1, Kalimantan Timur dari kelas 2, serta Jambi dari kelas 4 menyajikan parade visual yang memanjakan mata. Kehadiran pengurus Ikatan Wali Murid Madrasah (Ikwama), kreasi busana karnaval siswa, hingga barisan ibu-ibu wali murid di garis belakang menjadi bukti nyata betapa hangat dan menyatunya ikatan kekeluargaan di madrasah ini.
Kekaguman luar biasa tak sanggup disembunyikan oleh warga yang memadati lokasi. Asmaul, salah satu penduduk Desa Labuhan, mengungkapkan rasa takjubnya dengan mata berbinar. “Mayoretnya sangat atraktif, tampan, dan cantik-cantik! Gitapatinya juga mungil dan menggemaskan. Luar biasa sekali penampilan MI MULA tahun ini,” tuturnya penuh semangat.
Di balik kemegahan panggung jalanan tersebut, terukir kisah perjuangan dan tetesan keringat yang menguras air mata haru. Kepala Madrasah MI MULA, Ma’in, S.HI, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat menyaksikan anak-anak didiknya tampil tanpa cela.
“Rasa syukur yang mendalam kami haturkan. Keberhasilan hari ini adalah buah dari kerja keras anak-anak yang tak kenal lelah berlatih selama satu bulan penuh. Dari sore hingga malam mereka mengasah kemampuan, mengalahkan rasa lelah demi membawa nama baik madrasah. Latihan berat itu membayar tuntas sebuah penampilan yang mempesona bagi keluarga besar MI MULA dan seluruh warga Desa Labuhan,” ungkap Ma’in dengan nada haru.
Penampilan spektakuler Surya Nada Mula di Karnaval Pendidikan 2026 ini bukan sekadar hiburan visual semata, melainkan bukti nyata komitmen tanpa batas MI MULA. Madrasah ini terus membuktikan janji sucinya untuk selalu mendidik, menggembleng, dan menyalurkan potensi serta bakat kebanggaan para murid, melahirkan generasi masa depan yang percaya diri, berbudaya, dan berprestasi tinggi.
Kontributor: Amira
Editor: Muhammad Farhan



