Delegasi SUMU Sambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026
- account_circle Adi Kurnia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, TIONGKOK – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) kembali membawa pengusaha Muhammadiyah untuk melihat lebih dekat perkembangan bisnis di Tiongkok melalui SUMU Business Trip to Beijing pada 8–14 September 2026.
Salah satu agenda utama dalam bisnis trip tersebut adalah kunjungan delegasi SUMU ke China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026). Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat berbagai perkembangan di bidang perdagangan jasa, teknologi, inovasi, serta melihat berbagai pelaku usaha dan produk yang hadir dalam ajang tersebut.
Bagi para peserta, kunjungan ke CIFTIS menjadi pengalaman untuk melihat bagaimana dunia usaha terus berkembang dan menghadirkan berbagai bentuk layanan serta solusi baru. Selain mendapatkan wawasan, pertemuan dan interaksi selama kegiatan juga membuka kesempatan untuk mengenal lebih banyak pihak dan melihat kemungkinan kerja sama di kemudian hari.

Salah satu peserta, Jogie Suaduon, menyampaikan bahwa kunjungan ke CIFTIS memberikan pengalaman yang berbeda karena peserta dapat melihat secara langsung bagaimana perkembangan bisnis dan inovasi berlangsung di Tiongkok.
“Bagi saya, CIFTIS memberikan pengalaman dan wawasan baru. Kita bisa melihat secara langsung bagaimana bisnis, teknologi, dan layanan berkembang begitu cepat. Dari sini kita bisa belajar, melihat apa yang bisa diterapkan di Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk membangun koneksi dan kerja sama ke depan,” ujarnya pada (19/9).
Business Trip to Beijing merupakan perjalanan bisnis kedua yang diselenggarakan SUMU setelah sebelumnya mengadakan perjalanan ke Yiwu. Jika perjalanan ke Yiwu memberikan pengalaman mengenai salah satu pusat perdagangan dan grosir dunia, kunjungan ke Beijing memberikan perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan bisnis, jasa, teknologi, dan inovasi di Tiongkok.
Mengenal Sejarah dan Peradaban Tiongkok
Di luar agenda bisnis, perjalanan juga diisi dengan kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah dan ikonik di Beijing, seperti Great Wall, Forbidden City, Summer Palace, dan Masjid Niujie.
Masjid Niujie menjadi salah satu destinasi yang memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta. Masjid bersejarah tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan panjang komunitas Muslim di Beijing selama lebih dari seribu tahun.
Kunjungan ke berbagai destinasi tersebut melengkapi perjalanan dengan pengalaman untuk mengenal lebih dekat sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Tiongkok.
Membawa Pulang Wawasan dan Koneksi Baru
Melalui kunjungan ke CIFTIS dan berbagai rangkaian kegiatan selama di Beijing, SUMU berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman perjalanan, tetapi juga wawasan dan koneksi yang dapat menjadi bekal dalam mengembangkan usaha masing-masing.
Setelah Yiwu, kini Beijing menjadi bagian dari perjalanan SUMU untuk terus membuka wawasan, memperluas koneksi, dan melihat peluang yang mungkin dikembangkan lebih jauh di Indonesia.
[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]
- Penulis: Adi Kurnia
Saat ini belum ada komentar