Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SUMU Dorong Pertumbuhan Pengusaha Manufaktur melalui Re-Industrialisasi

SUMU Dorong Pertumbuhan Pengusaha Manufaktur melalui Re-Industrialisasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, MEDAN – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) mendorong lahir dan tumbuhnya lebih banyak pengusaha di sektor manufaktur melalui agenda re-industrialisasi. Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari strategi gerakan ekonomi Muhammadiyah untuk membangun kemandirian dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di abad kedua.

Direktur sekaligus Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Ghufron Mustaqim mengatakan, penguatan sektor industri diperlukan agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak hanya bertahan dalam skala usaha kecil, tetapi dapat berkembang melalui ekosistem bisnis dan rantai pasok industri.

Hal itu disampaikan Ghufron dalam Kopi Darat SUMU bersama puluhan pengusaha Muhammadiyah di Medan, Jumat (18/9/26). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara tersebut menjadi momentum awal penguatan jejaring SUMU di Kota Medan.

Menurut Ghufron, SUMU hadir sebagai wadah bagi pengusaha maupun calon pengusaha, baik dari kalangan Muhammadiyah maupun masyarakat yang belum menjadi bagian dari Muhammadiyah, untuk membangun jejaring, berbagi pengalaman, dan mengembangkan kapasitas bisnis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris PW Muhammadiyah Sumatera Utara Dr. Irwan Syahputra, M.A., Ketua LPUMKM PW Muhammadiyah Sumatera Utara Muhammad Irsyad, Ketua Majelis Ekonomi PDM Medan Muhammad Syafii, serta sejumlah pengusaha Muhammadiyah di Medan.

Dalam agenda tersebut, dialog interaktif menghadirkan Ghufron Mustaqim dan Ketua LPUMKM PW Muhammadiyah Sumatera Utara Muhammad Irsyad, M.I.Kom., dengan moderator Yudha Pratama.

Ghufron menjelaskan bahwa pendekatan SUMU bukan semata-mata memberikan tambahan modal kepada pelaku UMKM. Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan skala pasar, produktivitas, dan keterhubungan dengan industri yang memiliki kapasitas lebih besar.

Karena itu, SUMU mendorong agenda re-industrialisasi sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi. Gagasan tersebut oleh Ghufron disebut sebagai bentuk aktualisasi Al-Ma’un Abad ke-21, yakni menghadirkan keberpihakan kepada masyarakat melalui penciptaan kesempatan kerja dan peningkatan produktivitas.

“UMKM tidak akan naik kelas tanpa mesin penarik berskala besar. Mesin penarik itu adalah industrialisasi,” ujar Ghufron.

Ia menjelaskan, pertumbuhan industri akan menciptakan rantai pasok yang lebih panjang. Dalam ekosistem tersebut, UMKM dapat menjadi bagian dari rantai produksi, distribusi, maupun penyediaan barang dan jasa sehingga pertumbuhan industri turut membuka ruang bagi peningkatan skala usaha UMKM.

Menurut Ghufron, industrialisasi juga memiliki kapasitas besar dalam menyerap tenaga kerja, termasuk tenaga kerja yang sebelumnya berada di sektor berproduktivitas rendah, untuk kemudian beralih menjadi tenaga kerja yang lebih produktif.

Ia mencontohkan perkembangan sejumlah negara di Asia Timur, termasuk China, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, yang menurutnya dapat menjadi bahan pembelajaran dalam membangun basis manufaktur. Salah satu strategi yang ia soroti adalah pergeseran tenaga kerja dari sektor pertanian menuju sektor manufaktur yang berorientasi ekspor.

“Negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan China mengalami pertumbuhan pendapatan per kapita yang tinggi selama beberapa dekade dengan memperluas basis manufaktur dan memindahkan tenaga kerja dari sawah ke pabrik yang berorientasi ekspor,” katanya.

Ghufron juga menyoroti perubahan kondisi kemiskinan di kawasan Asia Timur dalam beberapa dekade terakhir. Menurutnya, industrialisasi dan peningkatan produktivitas menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap transformasi ekonomi kawasan tersebut.

Sebaliknya, ia menilai Indonesia perlu memperkuat kembali basis industrinya agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada kelompok masyarakat tertentu. Ia menyoroti masih banyak masyarakat yang menggantungkan pendapatan pada pekerjaan dengan produktivitas dan perlindungan ekonomi yang relatif terbatas, seperti pengemudi transportasi daring, pedagang kaki lima, dan buruh harian lepas.

“Tanpa re-industrialisasi, pertumbuhan Indonesia berisiko hanya menyisakan segelintir orang di puncak dan menyerakkan mayoritas masyarakat ke pinggiran kehidupan,” tegasnya.

Karena itu, SUMU berkomitmen menjadikan re-industrialisasi sebagai salah satu agenda strategis dalam membangun ekosistem usaha Muhammadiyah. Bagi SUMU, industrialisasi bukan hanya agenda ekonomi, tetapi juga bagian dari upaya menerjemahkan nilai keberpihakan sosial ke dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan penguatan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itulah SUMU bertekad membawa mandat teologis abad ke-21: industrialisasi sebagai wujud nyata Al-Ma’un,” pungkas Ghufron.

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Digelar, Semnas dan FGD Jurnalistik Profetik Memuat Nilai-Nilai Keislaman

    Sukses Digelar, Semnas dan FGD Jurnalistik Profetik Memuat Nilai-Nilai Keislaman

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 168
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Majelis Pustaka Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo Jawa Timur menjadi tuan rumah Seminar Nasional “Jurnalisme Profetik Perspektif Islam Berkemajuan” yang diselenggarakan oleh MPID Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Sabtu (26/1/24). Ada sejumlah agenda inti yang akan dibahas dalam acara tersebut. Di antaranya, Seminar Nasional yang akan […]

  • Solusi Cerdas Qur’ani untuk Membendung Peredaran Hoaks

    Solusi Cerdas Qur’ani untuk Membendung Peredaran Hoaks

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Oleh: M. Andhim dan An-najmi FR Bagai hujan di bulan Januari. Tanpa diharapkan pun datangnya hampir setiap hari. Begitu dengan hari-hari kita yang terus dibanjiri oleh bayang-bayang hoaks. Nampaknya hoaks atau kabar bohong itu telah mewarnai kehidupan manusia modern. Karena hoaks itu sendiri sudah menjadi ciri dari era di mana manusia hidup saat ini. Era […]

  • Soroti Isu Kompetensi Komunikasi, UMS Gandeng Narasumber Internasional untuk Workshop Pengajaran

    Soroti Isu Kompetensi Komunikasi, UMS Gandeng Narasumber Internasional untuk Workshop Pengajaran

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar workshop bertema “Teach Differently: The Four Cs for Confident Communication” di Ruang Seminar Pascasarjana UMS, Sabtu (22/11). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber internasional, yakni Widodo, M.A. dari Educational Leadership, Politics, and Advocacy at New York […]

  • UMS Masuk 3 Besar Nasional Prodi Teknik Industri Terakreditasi Unggul 2025

    UMS Masuk 3 Besar Nasional Prodi Teknik Industri Terakreditasi Unggul 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABAR.ID SURAKARTA – Program Studi Teknik Industri (TI) Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatat prestasi bergengsi di tingkat nasional. Berdasarkan rilis resmi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tahun 2025, Prodi S1 Teknik Industri UMS berhasil masuk 3 besar nasional perguruan tinggi dengan akreditasi Unggul, bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut […]

  • 2025 MPI Muhammadiyah akan Gelar AJM dan Fasilitasi UKW di Lampung

    2025 MPI Muhammadiyah akan Gelar AJM dan Fasilitasi UKW di Lampung

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tangerang – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan selenggarakan Akademi Jurnalis Muhammadiyah (AJM) dan fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan Media Afiliasimu Lampung pada tahun 2025. Kegiatan ini akan digelar dalam waktu yang sama di tahun 2025, baik untuk AJM maupun UKW yang akan diikuti oleh pegiat media maupun wartawan dari kader Muhammadiyah […]

  • 1Win casino – loyalty programme and cashback

    1Win casino – loyalty programme and cashback

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 40
    • 0Komentar

    1Win casino – loyalty programme and cashback ▶️ PLAY Содержимое 1Win Casino: Unlocking the Power of Loyalty and Cashback How it Works Maximizing Your Earnings with 1Win’s Reward Program Cashback Bonuses: A Win-Win Situation for 1Win Players Are you 1win official website ready to take your gaming experience to the next level? Look no further […]

expand_less