Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen UMS Tegaskan AI Hanyalah Tools, Pendidikan Tinggi Tetap Diperlukan!

Dosen UMS Tegaskan AI Hanyalah Tools, Pendidikan Tinggi Tetap Diperlukan!

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, China – Bagaimana memposisikan AI dalam pendidikan tinggi menjadi tema QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2024 di Macau University of Science and Technology (MUST), Macau SAR, China.

Memasuki hari terakhir, tema Ethical AI in Education : New Technologies Responsible Integration and Student Engagement mendapatkan tanggapan dari tiga delegasi UMS : Rois Fatoni, S.T., M.Sc.,Ph.D., kemudian Fajar Suryawan, Ph.D dan Dr., Umi Budi Rahayu, SSTFT.,M.Kes yang bergabung dalam acara tahunan QS itu.

Dekan Fakultas Teknik UMS, Rois Fatoni, S.T., M.Sc., Ph.D mengungkapkan, teknologi AI, terutama generative AI seperti Chat GPT, membuat insan pendidik terutama di pendidikan tinggi harus memikirkan kembali business process pendidikan tinggi. Beberapa bahkan melihatnya sebagai ancaman, dan memprediksi matinya pendidikan tinggi.

“Namun, sebenarnya AI hanyalah tools, alat yang membantu manusia melakukan aktivitasnya,” papar Rois, Kamis (7/11).

Seperti jaman dulu, lanjut dia, ketika ditemukan mobil, pesawat, yang bisa mengantarkan manusia ke tempat tempat yang jauh. Bukan berarti kemudian manusia tidak lagi membutuhkan kaki untuk mengantarkan mereka ke mana mana. Tetap saja manusia membutuhkan kaki.

“Demikian juga dengan AI. AI hanyalah tools yang sesungguhnya membantu dosen dalam tugas mereka,” katanya.

Keberadaan AI, menurutnya, justru membuat mahasiswa belajar, how to make student learn. Dengan AI, bukan berarti anak anak kita tidak lagi perlu kuliah di perguruan tinggi. Justru sebaliknya, pendidikan tinggi menjadi lebih menyenangkan sebab ada tools baru yang membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan bervariasi.

Pada bagian lain, Fajar Suryawan, Ph.D., mengungkapkan bahwa generative AI (AI yang dapat membuat artefak yang umumnya hanya dapat dibuat oleh manusia, seperti percakapan interaktif, teks puisi, prosa, artikel penelitian, lukisan, foto, video) mempunyai dampak disruptif pada pendidikan.

“Sisi positifnya cukup jelas, yakni siswa bisa belajar lebih mudah, lebih cepat, dan mungkin bahkan lebih berkualitas,” kata Fajar yang juga Ketua Delegasi UMS itu.

Namun dampak negatifnya juga cukup menantang, lanjutnya, yakni siswa bisa mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen dengan meminta bantuan AI.

“Solusinya bukanlah mendeteksi ini dikerjakan oleh siswa sendiri, ataukah ini dikerjakan oleh AI,” tegasnya.

Namun solusinya, menurutnya, lebih kepada memberi motivasi dan kesadaran bagi siswa bahwa motivasinya seharusnya menjadikan AI untuk menjadi lebih pintar, bukannya menggunakan AI untuk sekedar mengumpulkan tugas. Institusi pendidikan harus juga memasukkan AI ke dalam kurikulum dan mendidik siswa bagaimana cara belajar ‘learning to learn’.

Adapun, Dekan Ilmu Kesehatan UMS, Dr., Umi Budi Rahayu mengatakan, sebenarnya beberapa hal harus dilihat untuk reputasi universitas, yaitu bagaimana perguruan tinggi mempersiapkan lulusan yang adaptif dan diterima dalam menghadapi tantangan global.

“Setidaknya harus dipersiapkan bagaimana mendesain kurikulum yang mencakup penguasaan digital, teknologi AI, dan economy green,” jelasnya.

Menurut dia, penting juga pada akhirnya universitas mampu menghadirkan inovasi – inovasi yg diperlukan pengguna. (san/Humas)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dakwah Tak Hanya di Mimbar: PDNA Banyumas Tanam 1.113 Pohon untuk dakwah ekologi dengan Merawat Bumi

    Dakwah Tak Hanya di Mimbar: PDNA Banyumas Tanam 1.113 Pohon untuk dakwah ekologi dengan Merawat Bumi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Gerimis pagi tak menghalangi semangat Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Banyumas melaksanakan aksi nyata pelestarian lingkungan di kawasan Perhutani Situ, Gerumbul Derak, Desa Karangkemojing, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Sebanyak 1.113 pohon ditanam dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, Sabtu (25/10/2025 M / 3 Jumadil Awal 1447 H). Aksi ekologis yang diinisiasi oleh […]

  • Eksperimen Es Krim, Langkah Kreatif Mahasiswa UMS Tumbuhkan Minat Sains

    Eksperimen Es Krim, Langkah Kreatif Mahasiswa UMS Tumbuhkan Minat Sains

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Belajar sains tak selalu harus dilakukan di ruang kelas. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id membuktikannya dengan mengajak anak-anak Sanggar Bimbingan (SB) Banting, Malaysia, membuat es krim dari tangan sendiri dalam program KKN Internasional Mangunsari Goes Abroad 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (16/6/2026) dan diikuti oleh 18 anak yang tampak antusias […]

  • Hangatnya Kajian Ahad Pagi Masjid Istiqlal bumiayu: Dari Tadabbur Musibah hingga Sarapan Bersama Jamaah

    Hangatnya Kajian Ahad Pagi Masjid Istiqlal bumiayu: Dari Tadabbur Musibah hingga Sarapan Bersama Jamaah

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu-Brebes || Subuh baru saja usai, namun Masjid Istiqlal PRM Dukuturi Bumiayu, Brebes, sudah penuh sesak. Ratusan jamaah dari berbagai penjuru datang berbondong-bondong. Dua lantai masjid terisi penuh, bahkan halaman pun tak luput dari saf jamaah yang ingin mengikuti Kajian Rutin Ahad Pagi, Ahad (14/9/2025). Kajian Ahad pagi kali ini yang berlangsung sejak pukul […]

  • Jurnalisme Digital Kreatif, IMM Allende UM Surabaya Sukses adakah Pelatihan Jurnalistik

    Jurnalisme Digital Kreatif, IMM Allende UM Surabaya Sukses adakah Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 241
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Allende Universitas Muhammadiyah Surabaya mengadakan acara Jurnallab Bidang RPK yang berkolaborasi dengan Bidang Medkom bertema “Jurnalisme Digital Kreatif” pada hari Sabtu (13/7/2024). Acara ini berlangsung di Gedung At-Tauhid Lt 9 UM Surabaya. Acara ini menghadirkan dua pemateri, salah satunya adalah Fathan Faris Saputro. Ia yang […]

  • Reorientasi dan Kesadaran Kolektif sebagai Jalan Transformasi Pendidikan

    Reorientasi dan Kesadaran Kolektif sebagai Jalan Transformasi Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Oleh: Najib Maulana Alfikri, Guru Muhammadiyah Di tengah hiruk-pikuk narasi tentang pentingnya pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang cerah, realitas menunjukkan bahwa sistem pendidikan kita justru semakin mengkhawatirkan. Pendidikan tidak lagi dipandang sebagai hak dasar semua orang, melainkan telah berubah menjadi barang dagangan. Esensinya sebagai proses pembentukan karakter, pengembangan pengetahuan, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan […]

  • UM Banjarmasin Lepas 19 Mahasiswa KKN di Balangan, Fokus Perkuat BUMDes hingga Digitalisasi Desa Wisata

    UM Banjarmasin Lepas 19 Mahasiswa KKN di Balangan, Fokus Perkuat BUMDes hingga Digitalisasi Desa Wisata

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; BALANGAN – Universitas Muhammadiyah (UM) Banjarmasin secara resmi melepas 19 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 13 untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Balida, Kabupaten Balangan. Program yang didukung melalui Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tersebut akan berlangsung selama satu bulan. Prosesi pelepasan dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, […]

expand_less