Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad, Enam Santri Al-Firdaus Raih Sanad

Dosen IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad, Enam Santri Al-Firdaus Raih Sanad

  • account_circle Choiril Amirah Farida
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam penguatan tradisi keilmuan Al-Qur’an melalui pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Muhammadiyah Al-Firdaus Kartasura. Melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), program tersebut mengantarkan enam santri memperoleh sanad Qira’at ‘Āṣim riwayat Ḥafṣ dan Syu‘bah setelah mengikuti rangkaian pembinaan, seleksi kemampuan bacaan, dauroh intensif, dan evaluasi.

Dosen IQT UMS, Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., yang membimbing sekaligus memberikan sanad kepada para santri, menjelaskan bahwa pemberian sanad merupakan bagian dari tradisi transmisi keilmuan Al-Qur’an yang menghubungkan bacaan murid dengan jalur periwayatan melalui guru.

Ia menyebutkan, sanad yang diberikan kepada enam santri tersebut merupakan urutan ke-30 dalam jalur sanad yang dimilikinya.

“Saya yang mengajar sekaligus memberikan sanad. Kebetulan saya sudah memiliki sanad qiraah urutan ke-29, sehingga santri yang saya beri sanad ini menjadi urutan ke-30,” jelasnya, Senin (12/10/2026).

Sebelum memperoleh sanad, para santri mengikuti pembinaan secara bertahap untuk memastikan kualitas dan kesiapan bacaan. Tahap awal difokuskan pada perbaikan makharij al-huruf, yakni tempat keluarnya huruf, serta sifat al-huruf, yaitu karakteristik huruf dalam bacaan Al-Qur’an.

Pembinaan tahsin dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan melalui praktik membaca secara langsung, koreksi individual, pengulangan bacaan, dan metode talaqqi. Tahap tersebut sekaligus digunakan untuk memetakan kemampuan awal santri sebelum mengikuti pembelajaran qira’at yang lebih intensif.

Kegiatan ini turut melibatkan Ustaz Faris dari University Sains Islam Malaysia (USIM) dan mahasiswa IQT UMS. Mahasiswa berperan dalam mendampingi santri yang masih membutuhkan penguatan bacaan, sehingga pembinaan dapat berjalan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing.

Setelah pembinaan dasar, santri mengikuti seleksi kemampuan bacaan yang meliputi ketepatan makhraj, penerapan sifat huruf, kelancaran membaca, kaidah tajwid, serta kesiapan mengikuti dauroh qira’at. Santri yang memenuhi kriteria melanjutkan ke tahap pembelajaran intensif, sedangkan santri yang belum memenuhi standar memperoleh pendampingan tahsin dari mahasiswa IQT UMS.

Tahap inti berupa Dauroh Qira’at ‘Āṣim riwayat Ḥafṣ dan Syu‘bah dilaksanakan secara intensif dengan durasi sekitar 30 jam. Pembelajaran menggunakan metode talaqqi dan musyafahah, yakni santri membaca Al-Qur’an secara langsung di hadapan pengajar untuk memperoleh koreksi dan penyempurnaan bacaan.

Dalam dauroh tersebut, santri mempelajari bacaan Imam ‘Āṣim melalui dua perawi utamanya, yaitu Ḥafṣ dan Syu‘bah. Pengajar memberikan penjelasan mengenai kaidah qira’at yang berlaku, terutama pada ayat atau kata yang memiliki perbedaan bacaan di antara kedua riwayat tersebut.

Pembelajaran riwayat Syu‘bah menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Riwayat Ḥafṣ lebih umum digunakan dalam pembelajaran Al-Qur’an di Indonesia, sedangkan riwayat Syu‘bah relatif lebih jarang dipelajari. Pengenalan kedua riwayat tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan santri terhadap khazanah ilmu qira’at.

Proses pembelajaran juga menegaskan bahwa penguasaan qira’at tidak cukup hanya melalui pemahaman teori. Praktik lisan, koreksi individual, dan pengulangan bacaan diperlukan untuk menjaga ketepatan makhraj, panjang-pendek bacaan, sifat suara, serta penerapan kaidah qira’at.

Keberhasilan enam santri memperoleh sanad menjadi capaian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Sanad tidak hanya menandai capaian pembelajaran individual, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi transmisi keilmuan Al-Qur’an yang menekankan ketelitian bacaan dan kesinambungan hubungan antara guru dan murid.

Para santri yang telah memperoleh sanad diharapkan dapat berkontribusi dalam membantu pembelajaran Al-Qur’an bagi santri junior. Dengan demikian, penguasaan qira’at berpotensi mendukung kaderisasi sekaligus menjaga keberlanjutan pembelajaran di lingkungan pesantren.

Di sisi lain, pendampingan tahsin bagi santri yang belum mengikuti dauroh tetap berlangsung melalui penguatan makharij al-huruf, sifat al-huruf, tajwid, dan kelancaran membaca. Pendekatan ini membuka dua jalur pembinaan, yakni pembelajaran qira’at intensif bagi santri yang telah memenuhi standar dan penguatan kemampuan dasar bagi santri yang masih memerlukan pendampingan.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa IQT UMS dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang akademik, tetapi juga diterapkan melalui pendampingan langsung di lingkungan pesantren. (Fika/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida 

  • Penulis: Choiril Amirah Farida

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah dan LazisMu Wujudkan Kemandirian Mualaf Baduy Melalui Ekonomi Produktif

    Muhammadiyah dan LazisMu Wujudkan Kemandirian Mualaf Baduy Melalui Ekonomi Produktif

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebak – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama LazisMu PP Muhammadiyah terus mengembangkan program pemberdayaan bagi para mualaf di kawasan suku Baduy, Banten. Dalam momentum Ramadan 1446 H/2025 M, LDK Muhammadiyah merealisasikan program “Mualaf Berdaya” dengan memfasilitasi peternakan domba dan budidaya kacang tanah bagi masyarakat setempat di Kampung Baduy Kompol, Leuwidamar, […]

  • Nilai Bagus Tujuanku, Menyontek Jalan Ninjaku

    Nilai Bagus Tujuanku, Menyontek Jalan Ninjaku

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.497
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Rezti Maharani*   ”Eh, ba’daki nah!” “Yang sudah jangan pelit, bagi-bagi dulu” “Eh, nomor 3 apa?” Pernah gak sih? Dengar kalimat semacam itu keluar dari mulut teman sekelasmu atau bahkan kamu sendiri pernah berkata seperti itu? Well, kalau kamu yang berkata demikian. Mungkin ini pas untukmu yang suka minta contekan saat ujian. Jika […]

  • Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam suasana penuh semangat dan haru, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar agenda Pembekalan Purnastudi Angkatan 2021 pada Jumat (25/4) di Gedung Kampus 2 UMS. Kegiatan ini menjadi momen penting yang menandai dimulainya fase pengabdian para wisudawan pondok di medan dakwah, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) […]

  • Semangat Berkarya dan Bermartabat: Masta PMB UMS Batch II Sambut 7.700 Mahasiswa Baru

    Semangat Berkarya dan Bermartabat: Masta PMB UMS Batch II Sambut 7.700 Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Masa Ta’aruf (Masta) Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Batch II dengan tema “Berkarya dan Bermartabat dalam Keberagaman” Sabtu, (16/11). Diawali dengan penampilan vokal dari mahasiswa UMS yang membawakan beberapa lagu untuk menyambut kedatangan peserta di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Pada momentum yang berbahagia itu, Rektor UMS, […]

  • Gelar Kuliah Umum, Pendidikan Jasmani UMS Dorong Kontribusi pada SDGs

    Gelar Kuliah Umum, Pendidikan Jasmani UMS Dorong Kontribusi pada SDGs

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai negara yang ikut meratifikasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), sudah seyogyanya Indonesia memfokuskan pendidikannya pada pemenuhan target SDGs. Tak terkecuali bidang keilmuan pendidikan jasmani. Ihwal itu mengemuka dalam kuliah umum internasional yang digelar Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berlangsung di Ruang Seminar Pascasarjana UMS, Rabu (4/6). Kegiatan yang […]

  • BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

    BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Unaise Albunayya
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi salah satu sasaran pelaksanaan program BPJS Kesehatan Goes To Campus. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), manfaat jaminan kesehatan, serta peran mahasiswa bidang kesehatan dalam mendukung keberlanjutan program jaminan sosial. Dekan FIK UMS, Prof. Dr. Umi […]

expand_less