Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Benarkah Aku Beban Keluarga yang Tak Berguna?

Benarkah Aku Beban Keluarga yang Tak Berguna?

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2020
  • visibility 2.943
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andi Rezti Maharani*

Media sosial nampak tak sama. Wajah baru sekaligus menipu. Semakin pesat perkembangan teknologi. Semakin tak ada filternya lagi. Banyak yang menebar kebaikan.  Pun sebaliknya. Tak sedikit pula yang sibuk memamerkan harta. Mata jahat mengincar di mana-mana. Antar saudara saling beradu begitu mudahnya. Hoax bertebaran. Pesimisme dibalut motivasi. Cacian, makian, depresi, hingga bunuh diri.

Media sosial memang seperti itu, iya kan? Membuatmu tak bersyukur. Membuatmu memaksakan kehendakmu. Membuatmu merasa tak berdaya. Sampai-sampai dengan mudahnya kamu berkata, “Biar ku mati saja!”. Lancang sekali kamu.

“Tetaplah hidup walaupun tidak berguna”

Kudapati kalimat itu sering dijadikan motivasi, oleh kalian yang mengatasnamakan diri sebagai “sad people”. Kala itu, tak sadar dirimu sedang menghina ciptaan-Nya. Seakan apa yang Ia ciptakan tak ada gunanya. Lalu, kamu membuat analogi seperti kipas yang tak berputar namun masih dapat menyala. Bagaimana bisa kamu samakan manusia dengan benda mati? Kalimat itu kudapati banyak di media sosial. Dengan bangga kamu mempostingnya. Saling beradu nasib. Menampakkan kesedihan. Untuk apa? Untuk siapa? Manusia? Kamu berharap mereka memedulikanmu? Tidak. Kamu salah. Kamu hanya akan mendapati kekecewaan jika berharap pada manusia. Tak bisa makhluk rapuh seperti itu kamu jadikan sandaran. Masing-masing telah ada jalan dan ujian. Sama halnya, ketika kamu sedang ujian sekolah dengan soal yang berbeda tiap siswa. Apakah kamu mau jika temanmu meminta untuk mengerjakan soalnya? Tentu tidak. Karena kamu saja masih belum selesai dengan ujianmu sendiri.

Kawan, manusia hanya bisa memberi rumus (cara menyelesaikan). Dan rumus itu pun berasal dari al-Qur’an dan Hadits. Manusia hanya mengingatkan dan menyampaikan rumus itu. Sedang sisanya, antara kamu dan penciptamu.

“Aku beban keluarga, selalu dibanding-bandingkan!”

Tak ada namanya beban keluarga. Jauh sebelum kamu ada di dunia ini. Allah telah memberi amanah dengan menjadikanmu berada dalam keluargamu saat ini. Seorang anak tak pernah memilih ingin dilahirkan dan berada di keluarga seperti apa.  Seorang ibu tak pernah memilih ingin melahirkan anak seperti apa. Bagaimanapun kondisi orangtuamu. Bagaimanapun perilaku dan bahasa mereka yang mungkin menyakiti hatimu. Mereka tetap orang tuamu. Mereka mungkin tak paham kondisimu. Namun pernah kah kamu berpikir, bahwa di setiap doa mereka selalu terselip namamu?

Pengorbanan mereka untukmu tak sebanding dengan keluhanmu. Mari kita berpositif thinking. Jika perlakuan mereka sudah terlampau batas. Well, tak ada yang dapat merubah mereka. Kecuali doamu sebagai anak yang sholeh ataupun sholehah. Bahkan, aku kagum dengan keikhlasan Nabi Ibrahim yang terlahir sebagai anak seorang pembuat berhala. “Nabi Ibrahim kan nabi, aku kan manusia biasa”. Bisa jadi, ketika kamu mampu ikhlas seperti Nabi Ibrahim. Allah akan mengangkat derajatmu dan memasukkanmu ke dalam surga-Nya. Tak usahlah membandingkan sesuatu yang tak perlu. Karena itu hanya akan menimbulkan penyakit di hatimu.

Aku yakin, semua pemikiran negatif kamu tak lain hanyalah hawa nafsu. Sedang  media sosial dengan mudahnya turut menaklukkanmu. Hingga akhirnya kamu pun tersesat jauh. Sangat jauh. Sampai terfikir dalam benakmu, bahwa solusi terbaik adalah mengakhiri hidupmu.

Rumusku untukmu…

Kawan, aku tahu ini tak mudah. Aku pun sedih sekaligus marah. Mental apa yang tercipta dari pemikiran yang pesimis. Katanya kamu mengakui Allah, namun dirimu jarang melibatkan-Nya. Mengaku beragama, namun diperbudak dunia. Layaknya pembunuhan mental kamu dibuatnya. Dunia adalah fatamorgana. “..Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu” (QS al-Hadid : 20)

Ketika ternyata ujianmu terasa berat. Jangan mengeluh di media sosial. Jangan merasa kamu yang paling lemah. Jangan merasa Allah tak adil karena keadaan yang menimpamu. Bersyukurlah! Seseorang yang ingin naik kelas pasti akan mengalami ujian. Semakin tinggi tingkatannya, tentu akan semakin sulit ujiannya. “Apakah manusia itu mengira, bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, sehingga Allah mengetahui orang-orang yang benar dan pendusta” (QS Al-Ankabut : 2-3)

Hai! Terimakasih telah membaca sampai akhir. Siapapun kamu yang sedang mencoba struggle dengan ujianmu. Kuatkan imanmu. Teruslah berdoa, ikhlas dan sabar.  Kata orang makasar,  “Jeneka ninik, ia tonja nanaik ia tonja nanaung”. Artinya, “Lihatlah air, ada kalanya pasang, ada kalanya surut.” Sama halnya dengan kehidupan kita. Ada kalanya senang, ada kalanya susah. Yakinlah bahwa ujian itu lambat laun akan berlalu. Tunggu tiba masanya akan berganti, bagai musim gugur menjadi musim semi. Pada saat itu bunga-bunga akan bermekaran memancarkan senyum kebahagiaan.

Kawan, tak ada yang sia-sia dari ciptaan-Nya. Pun dengan dirimu jika mau berbenah diri. Ingatlah jua bahwa tak ada yang instan di dunia ini. Semua butuh proses untuk mencapai kesempurnaan. Sesuatu yang manis pasti menunggumu di akhir perjuangan. Dan jangan lupa niat yang sungguh-sungguh. Kalau kata ustadzahku di pesantren, “Luruskan niat karena Allah!”. Semangat! Kamu pasti bisa!

*Penulis merupakan santri pondok pesantren Mujahidin Balikpapan

Editor: M. Andhim

Ilustrasi: Amazonnews.com

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN-Dik UMS Sukses Dukung Milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro

    Mahasiswa KKN-Dik UMS Sukses Dukung Milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kelompok 19 berpartisipasi aktif dalam rangkaian Milad ke-25 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 5 Purwantoro yang dilaksanakan selama enam hari berturut-turut dari tanggal (19-24/1). Keterlibatan mahasiswa tidak hanya membantu panitia dalam persiapan, tetapi juga turut memeriahkan seluruh agenda kegiatan milad dari awal […]

  • PCM Bulakamba Brebes Hadirkan Pengasuh PPM MBS Bumiayu Sabagai Pengisi Kajian Ahad Pagi di Masjid Iqro Kluwut

    PCM Bulakamba Brebes Hadirkan Pengasuh PPM MBS Bumiayu Sabagai Pengisi Kajian Ahad Pagi di Masjid Iqro Kluwut

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 256
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – PCM Bulakamba hadirkan Pengasuh Pesantren Modern MBS Bumiayu untuk mengisi Kajian Ahad Pagi di Masjid Iqro Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Brebes, Ahad (16 Robi’ul Akhir 1445 H/31/10/2023 M). Ustadz Muhammad Utsman Arif Fatka, Lc, M.Pd berangkat menuju Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba pukul 04.30 WIB bersama dengan Tim Safari Dakwah MBS Bumiayu yang […]

  • Cegah Hipertensi pada Lansia, Mahasiswa UMS Kembangkan Teh Kaya Antioksidan dari Rosella dan Apel

    Cegah Hipertensi pada Lansia, Mahasiswa UMS Kembangkan Teh Kaya Antioksidan dari Rosella dan Apel

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menghadirkan inovasi teh herbal berbahan dasar bunga rosella dan apel yang kaya antioksidan. Produk ini dikembangkan sebagai upaya pencegahan hipertensi pada lansia melalui program Penelitian dan Pengabdian ke pada Masyarakat Ormawa (PPO) tahun 2025. Kelima mahasiswa tersebut yakni Dirhayuni Anggun Sisrah, […]

  • Meriah, UMS Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Rangkaian Parade Prestasi Mahasiswa

    Meriah, UMS Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Rangkaian Parade Prestasi Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (17/8). Acara berlangsung di Lapangan Gedung Induk Siti Walidah dengan melibatkan mahasiswa asing, unit kegiatan mahasiswa (UKM), marching band, hingga peragaan prestasi inovatif karya mahasiswa. Salah satu yang menarik perhatian adalah para peserta upacara […]

  • Tak Henti Membina Kader Muhammadiyah, Lazismu dan MPKSDI Salurkan 475 Beasiswa untuk Kader Terbaik

    Tak Henti Membina Kader Muhammadiyah, Lazismu dan MPKSDI Salurkan 475 Beasiswa untuk Kader Terbaik

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pekan kedua Juli 2025, pengumuman pembukaan beasiswa kader Muhammadiyah resmi dibuka. Akun resmi Lazismu Pusat dan MPKSDI (Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani) diburu netizen. Admin Instagram Lazismu mengaku terjadi keterlibatan pengguna dalam interaksi yang tinggi di linimasa-nya. Opsi pesan langsung yang dikirim netizen juga meningkat di akun kedua UPP Muhammadiyah […]

  • UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

    UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah kegiatan pameran dan coaching clinic perlindungan varietas tanaman yang digelar oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan kerja sama antara Pusat PVTPP dengan 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Ketua […]

expand_less