Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » kabar muhammadiyah » AI Ubah Peta Industri Komunikasi, Kompetensi Manusia Jadi Penentu

AI Ubah Peta Industri Komunikasi, Kompetensi Manusia Jadi Penentu

  • account_circle Alvian
  • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kecerdasan buatan atau AI mengubah peta industri komunikasi digital. Pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan tim dengan beragam keahlian kini berpotensi dilakukan oleh satu orang dengan bantuan AI. Perubahan ini bukan semata ancaman bagi tenaga profesional, melainkan momentum untuk memperkuat kompetensi yang tidak berhenti pada kemampuan memproduksi konten, tetapi juga mencakup strategi komunikasi, literasi data, kreativitas, dan etika.

Dosen Ilmu Komunikasi bidang komunikasi digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom., M.Pd., menilai penggunaan AI tidak dapat dihindari seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Kemudahan akses membuka peluang bagi pelaku industri untuk mengolah data dalam jumlah besar, termasuk membaca pola komunikasi masyarakat sebagai dasar menyusun strategi kampanye digital. Namun, potensi tersebut baru memberikan manfaat apabila pengguna memiliki literasi yang memadai.

Dalam pembentukan opini publik, kemampuan AI mengolah data dapat membantu pengguna memahami pola komunikasi digital. Akan tetapi, teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk tujuan manipulatif. Menurut Ahmada, dampak AI sangat bergantung pada tujuan dan cara manusia menggunakannya. Kemampuan teknis perlu disertai pemahaman norma dan etika agar kecanggihan teknologi tidak justru memperbesar risiko penyalahgunaan informasi.

“Kebermanfaatan penggunaan AI tentu tergantung dengan siapa yang memberikan perintah kepada AI melalui prompt yang diberikan,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Ia mengibaratkan AI seperti pisau yang dapat menghasilkan manfaat ataupun bahaya, bergantung pada penggunanya. Karena itu, kecakapan menggunakan teknologi perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom, M.Pd

Perubahan cara kerja tersebut turut menantang pola kebutuhan tenaga profesional di industri komunikasi. Jika sebelumnya sebuah proyek komunikasi digital membutuhkan tim dengan kemampuan yang beragam, AI kini memungkinkan sebagian pekerjaan dilakukan oleh satu orang dengan bantuan teknologi. Pergeseran ini membuat kemampuan yang hanya bertumpu pada produksi teknis berpotensi menghadapi persaingan lebih besar. Pada saat yang sama, kondisi tersebut mendorong tenaga profesional untuk memperkuat kemampuan analisis, perencanaan, dan pengambilan keputusan.

Tantangan lain muncul ketika konten berbasis AI semakin menyerupai produk asli. Ahmada mengingatkan bahwa masyarakat digital perlu terus belajar membedakan konten yang dihasilkan AI dan konten asli. Meski pencantuman keterangan penggunaan AI telah dikenal, ia menilai masih ada konten yang tidak menyertakan label tersebut. Situasi ini memperkuat pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menilai informasi secara kritis.

Bagi Ahmada, jalan keluarnya bukan menolak AI, melainkan menempatkannya sebagai alat bantu dengan manusia tetap memegang kendali atas hasil akhir. “Menggunakan AI bukanlah hal yang salah, selama AI sebatas digunakan sebagai asisten saja bukan sebagai eksekutor. Sehingga dalam berbagai jenis industri komunikasi digital, manusia tetap harus yang melakukan eksekusi akhir produk yang dihasilkan,” katanya.

Prinsip tersebut menegaskan bahwa kemudahan produksi tidak menghapus tanggung jawab manusia terhadap kualitas dan dampak pesan yang disampaikan kepada publik.

Perubahan ini juga menjadi tantangan bagi mahasiswa dan lulusan Ilmu Komunikasi. Menurutnya, penguasaan AI perlu dibarengi pendalaman keilmuannya agar mereka tidak sekadar mampu menggunakan perangkat, tetapi juga memahami tujuan, konteks, dan konsekuensi dari pesan yang dibuat. Kreativitas, strategi komunikasi, literasi data, dan etika profesional menjadi bekal penting untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berubah.

“Dalam menghadapi gempuran AI saat ini mahasiswa harus semakin meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai keilmuan yang digelutinya,” ujar Ahmada.

Ia mendorong mahasiswa menjadikan AI sebagai asisten untuk menghasilkan karya yang lebih bermanfaat. Dengan pendekatan tersebut, kemajuan teknologi dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas kerja komunikasi, sementara manusia tetap berperan menentukan arah, nilai, dan tanggung jawab dari setiap pesan yang diproduksi. (Alvian/Humas)

  • Penulis: Alvian
  • Editor: Annisa' Yasfa Azzahra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Pembiasaan Ibadah Pagi Warnai Aktivitas Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta

    Kegiatan Pembiasaan Ibadah Pagi Warnai Aktivitas Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Suasana pagi yang khusyuk mewarnai lingkungan SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta pada Rabu (29/7/2026). Seluruh peserta didik kelas XI mengikuti rangkaian pembiasaan ibadah yang menjadi bagian dari program pembentukan karakter Islami di sekolah. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah yang diikuti secara tertib dan penuh kekhusyukan. Setelah salat, para […]

  • Temu Wali Mahasiswa PGSD UMS, Dorong Peran Orang Tua Pantau Prestasi Akademik

    Temu Wali Mahasiswa PGSD UMS, Dorong Peran Orang Tua Pantau Prestasi Akademik

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Silaturahmi dan Temu Wali Mahasiswa, Kamis (15/1), yang dilakukan secara hybrid melalui Zoom Meeting dan bertempat di Auditorium Moh Djazman Kampus I UMS. Kegiatan ini menjadi momentum awal mempererat komunikasi antara pihak prodi dengan […]

  • Dukung Kelancaran Ibadah Haji, RS Muhammadiyah Lamongan Tugaskan Tim Relawan Kesehatan ke Asrama Haji Surabaya

    Dukung Kelancaran Ibadah Haji, RS Muhammadiyah Lamongan Tugaskan Tim Relawan Kesehatan ke Asrama Haji Surabaya

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN — Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) kembali menunjukkan komitmennya di bidang sosial dan kemanusiaan dengan berpartisipasi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. RSML secara resmi mengirimkan tim relawan kesehatan untuk bertugas di Poliklinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sabtu (16/5/2026). Pengiriman tenaga kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan bantuan dari Balai […]

  • LPPIK UMS GELAR WORKSHOP PEMBEKALAN FASILITATOR BAITUL ARQOM STUDI ISLAM 2 (IBADAH DAN MUAMALAH)

    LPPIK UMS GELAR WORKSHOP PEMBEKALAN FASILITATOR BAITUL ARQOM STUDI ISLAM 2 (IBADAH DAN MUAMALAH)

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 446
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – LPPIK menyelenggarakan Workshop Pembekalan Fasilitator Baitul Arqom Studi Islam 2 dalam rangka memberikan pembekalan kepada fasilitator tentang materi ibadah dan muamalah. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 14-15 Februari 2023, dan dilaksanakan di ruang rapat LPPIK UMS.  Kegiatan diawali dengan sambutan dan pengarahan dari ketua LPPIK, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Beliau menyampaikan tentang […]

  • Proses Manusia Memanusiakan Manusia

    Proses Manusia Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Oleh: Baso Muhammad Wahidin Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Penting untuk diingat bahwa setiap manusia memiliki pengalaman dan jalan hidup yang yang beraneka ragam keunikannya. Keberhasilan sebagai manusia tidak selalu bergantung pada pandangan orang lain. Konsep identitas manusia telah lama menjadi pusat perhatian dalam berbagai bidang ilmu, budaya dan agama. Manusia sebagai makhluk […]

  • Merajut Inovasi Di Desa Purut: Kala Langkah Kkn Kelompok 9 Umsura Disambut Hangat Senyum Warga

    Merajut Inovasi Di Desa Purut: Kala Langkah Kkn Kelompok 9 Umsura Disambut Hangat Senyum Warga

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Probolinggo– Kelompok 9 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) secara resmi membuka rangkaian program pengabdian masyarakat di Balai Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (09/07/2026) malam. Acara yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai ini dihadiri langsung oleh jajaran perangkat desa, Ketua Karang Taruna (Kartar), serta ibu-ibu kader desa […]

expand_less