Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Proses Manusia Memanusiakan Manusia

Proses Manusia Memanusiakan Manusia

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
  • visibility 398
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Baso Muhammad Wahidin
Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Penting untuk diingat bahwa setiap manusia memiliki pengalaman dan jalan hidup yang yang beraneka ragam keunikannya. Keberhasilan sebagai manusia tidak selalu bergantung pada pandangan orang lain. Konsep identitas manusia telah lama menjadi pusat perhatian dalam berbagai bidang ilmu, budaya dan agama. Manusia sebagai makhluk sosial memiliki beragam dimensi yang membentuk identitasnya, baik dari segi fisik, sosial maupun psikologi.

Pesan Kemanusiaan Baginda Nabi

Manusia dan kemanusiaan menjadi perhatian yang serius dalam Islam. Ketika Nabi Muhammad SAW pertama kali mensyi’arkan agama Islam, kondisi negeri arab sedang mengalami kebejatan moral dan pelecehan nilai-nilai kemanusiaan yang parah. Perang dan pertumpahan darah karena fanatisme antarsuku terjadi di mana-mana. Kaum hawa diinjak-injak martabatnya, mengubur hidup-hidup bayi perempuan karena dianggap tidak berguna dan memalukan keluarga.

Pesan kemanusiaan juga sangat jelas disampaikan Rasulullah dalam haji wada’ pada tahun ke-10 Hijriah. Saat itu Rasulullah seperti memberi isyarat malalui pidato tentang tanda-tanda bahwa beliau akan meninggalkan dunia ini. Para sahabat yang peka akan tanda-tanda itu tidak kuasa membendung air mata dan haji wada’ itupun dibanjiri air mata dan kesan yang mendalam. Di tengah suasana haru tersebut, sebuah pesan keluar dari lisan Rasulullah SAW:

“Wahai manusia, ingatlah, sesungguhnya tuhanmu adalah satu dan nenek moyangmu juga satu. Tidak ada kelebihan bangsa Arab terhadap bangsa lain. Tidak ada kelebihan bangsa lain terhadap bangsa Arab. Tidak ada kelebihan orang yang berkulit merah terhadap orang yang berkulit hitam. Tidak ada kelebihan orang yang berkulit hitam terhadap yang berkulit merah. Kecuali yang membedakan adalah dengan takwanya.” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi dan Haitsami).

Pidato Rasulullah tersebut mengandung pesan yang mendalam atas nilai-nilai kemanusiaan. Manusia bersumber dari satu leluhur yang dimuliakan Allah sehingga tidak boleh seorang pun merasa dirinya istimewa karena bangsanya, rasnya, asal daerahnya, bentuk fisiknya dibandingkan orang lain.  Soal derajat kemanusiaan, Islam memberi kriteria khusus, yaitu tingkatan takwa. Artinya, segala sesuatu tentang derajat manusia diukur dan dikembalikan kepada Allah SWT.

Faktor-faktor lingkungan, sosial dan budaya menjadi peran penting dalam proses menjadi manusia yang berkualitas. Untuk mencapai hal itu perlu melibatkan pemahaman diri, nilai-nilai personal serta tujuan hidup.  Melalui refleksi dan berbagai pengalaman hidup, seseorang akan membentuk prinsip-prinsip dasar interaksi dengan manusia lain.

Memanusiakan Manusia

Interaksi sosial memainkan peran penting dalam memvalidasi status manusia. Melalui koneksi dan komunikasi dengan orang lain, kita akan membangun relasi dan memahami dinamika dalam kehidupan bermasyarakat dengan baik. Memahami pandangan orang lain dan menghormati perbedaan menjadi elemen penting dalam menjadi manusia yang dihargai oleh sesama. Menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi sesama melalui pekerjaan, inovasi atau sukarela adalah beberapa cara untuk dinggap sebagai manusia yang bernilai dan  berharga.

Manusia akan diakui oleh manusia lain karena telah memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Makna hidup inilah yang akan mengembangkan bakat dan kemampuan sosial untuk kepentingan bersama. Salah satu komponen penting dalam menjadi manusia adalah empati. Kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan orang lain memungkinkan kita untuk berhubungan secara lebih mendalam dan menghargai perasaan dan pengalaman hidup mereka. Dengan merasakan emosi orang lain, kita dapat memberikan dukungan, mengatasi konflik, dan membangun hubungan yang lebih intensif. Empati juga mendorong kita untuk bertindak secara bijaksana, menghindari menyakiti perasaan orang lain dan lebih mementingkan kesejahteraan bersama.

Selain itu, etika dan moral juga mamainkan peran penting dalam pembentukan citra manusia. Menjunjung tinggi prinsip-prinsip moral dalam hubungan dengan orang lain dan menjaga integritas pribadi adalah langkah rumit dalam menjadi manusia yang dihormati. Manusia dianggap manusia oleh sesama manusia ketika mereka menjunjung tinggi prinsip-prinsip moral seperti kejujuran, rasa hormat dan empati. Ini memungkinkan kita sebagai manusia untuk membuat keputusan yang bertanggung jawab dan mempertimbangkan dampak tindakan manusia kepada manusia yang lain dan terhadap lingkungan.

Oleh karena itu, proses menjadi manusia yang dianggap manusia oleh manusia banyak melibatkan penyesuaian dengan norma dan nilai yang berlaku dalam lingkungan sosial. Tentu pandangan bahwa seseorang perlu dianggap sebagai manusia oleh orang lain untuk merasa berharga bisa menjadi beban yang berat. Memang kita hidup dalam masyrakat dengan norma dan nilai-nilai tertentu. Tetapi makna dan identitas seseorang seharusnya lebih dari dari persepsi eksternal.

Bagian terpenting adalah bagaimana kita bisa menghargai diri kita sendiri, bagaimana kita bisa berkontribusi dalam hidup kita dan bagaimana kita memperbaiki hubungan kita dengan sesama manusia. Menghargai diri sendiri tanpa terlalu banyak mengandalkan validasi eksternal dapat membantu mengurangi stress, tekanan darah dan meraih kebahagiaan yang lebih dalam.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • POMNAS XIX Cabor Pencak Silat di UMS Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Kebanggaan Bangsa

    POMNAS XIX Cabor Pencak Silat di UMS Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Kebanggaan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 cabang olahraga (cabor) Pencak Silat resmi ditutup di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat (26/9). Ajang bergengsi tingkat mahasiswa ini berhasil mencetak sejarah baru dengan menempatkan Kontingen Jawa Tengah sebagai juara umum. Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, […]

  • Peran Masjid Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

    Peran Masjid Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam. Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Suwinarno, M.Pd.I., menjelaskan bahwa masjid sejak masa awal Islam memiliki peran yang sangat luas dalam membangun peradaban umat. Suwinarno menyampaikan, Al-Qur’an menegaskan bahwa […]

  • Kreativitas Siswa Kelas 6D SD Muhammadiyah Palur dalam Menciptakan Iklan, Slogan, dan Poster Berbasis Krisis Iklim

    Kreativitas Siswa Kelas 6D SD Muhammadiyah Palur dalam Menciptakan Iklan, Slogan, dan Poster Berbasis Krisis Iklim

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Kurikulum Merdeka memberi kebebasan kepada peserta didik dan guru untuk mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan karya yang diawali dengan pemahaman konsep dan diakhiri dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa-siswi kelas 6D SD Muhammadiyah Palur (SDMP) kali ini berkesempatan untuk mengembangkan pemahaman mereka mengenai iklan, slogan, dan poster. Mereka menuangkan ide kreatif pada kertas […]

  • Riset Corner #2 DPD IMM Jawa Tengah: Perkuat Metodologi Riset Lingkungan dalam Merespons Perubahan Iklim

    Riset Corner #2 DPD IMM Jawa Tengah: Perkuat Metodologi Riset Lingkungan dalam Merespons Perubahan Iklim

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bentuk komitmen Dewan Perwakilan Daerah Ikatan mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah dalam mendorong budaya riset yang kritis dan solutif atas semakin meningkatkan tantangan lingkungan akibat perubahan iklim yang berdampak luas disektor  kehidupan, dengan menyelenggarakan Riset Corner #2 dengan tema “Metodologi Riset Lingkungan untuk Analisis Dampak dan Adaptasi Perubahan Iklim”. Kegiatan ini […]

  • Comment modifier ses paramètres sur Buran Casino facilement

    Comment modifier ses paramètres sur Buran Casino facilement

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Pour ceux qui souhaitent ajuster leurs préférences de jeu, la plateforme buran-casino.app propose une interface claire permettant de modifier ses paramètres facilement et rapidement. Cette fonctionnalité est essentielle pour personnaliser l’expérience utilisateur et garantir une navigation fluide sur le site. Accéder à la section des paramètres La première étape pour modifier ses paramètres sur Buran […]

  • 1.258 Mahasiswa Ikuti BCA Berbagi Ilmu di UMS, Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Ketangguhan Mental

    1.258 Mahasiswa Ikuti BCA Berbagi Ilmu di UMS, Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Ketangguhan Mental

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 1.258 mahasiswa, 97 persen di antaranya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), mengikuti kegiatan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA), BCA Berbagi Ilmu (BBI), yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi bagi mahasiswa di […]

expand_less