Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Refleksi Mahasiswa: Tahun Politik dan  Tugas Intelektual

Refleksi Mahasiswa: Tahun Politik dan  Tugas Intelektual

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
  • visibility 367
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Anas Asy’ari Nashuha*

“Hidup yang tak direfleksikan adalah hidup yang tidak layak untuk dijalani” ~ Socrates

Tatkala fajar menyingsing kesadaran kembali bangun melihat masa depan lebih indah. Kesadaran membuka matanya melihat keadaan yang tak biasa ia rasakan. Pagi yang cerah menyambut dengan kegembiraan sekaligus menimbulkan tanda tanya.

Tak lama kemudian ia mendapati berita bacapare-bacapres yang ramai menjadi perbincangan seluruh saluran televisi hingga media sosial hari saat ini. Yups ini adalah tahun politik dimana terdapat perubahan besar pada pemerintah dalam waktu dekat ini. Namun sudahkah Masyarakat Indonesia menyadari apa yang sebetulnya terjadi pada setiap kontestasi politik? Atau hanya mengerti bacapres dan koalisisnya dengan itung-itungan point tertentu saja?

Realita Negeriku

Berpindah dari berita diatas muncul kabar adanya BEM UI yang mengadakan undangan diskusi terbuka Bersama para bacapres guna menguji isi pemikiran dan bagaimana pikiran bacapres dalam memimpinn negeri ini dimasa depan.

 Dihadapan para akademisi inilah kemudian para bacapres layak untuk diuji dan digali sedalam-dalamnya apa sebetulnya pikiran para calon pemimpin kita ini. Hal yang mengagumkan ini kemudian menjadi pertanyaan mampukah seluruh mahasiswa Indonesia mengadakan hal serupa ini atau bagaimana respon para pemuda Indonesia melihat para bacapres ini.

Pasalnya apa yang ditampilkan oleh media hari ini menunjukkan menurunnya kualitas demokrasi. Benar memang indeks demokrasi negeri ini terus mengalami penurunan dari sebelumnya peringkat 52 ke 54 dari negara-negara lainnya.

Tentu realita ini menjadi pertanyaan saya sebagai warganegara untuk terus merefleksikan yang amat mengerikan ini. Seperti kata Socrates “hidup yang tidak diuji bukanlah hidup”. Maka dengan kenyataan yang Tengah berlangsung ini, hendaknya kita menguji sejauh mana pemahaman terkait negara demokrasi ini. Karena dengan menguji apakah kita termekanistis dengan system demokrasi atau tidak, kemudian kita akan menjadi pribadi yang bebas jika terus menguji hidup kita.

Sejatinya memang manusia hidup sebagai dirinya sendiri, namun berapa banyak dalam kehiodupan disekitar kita yang ia hanya hidup sekedar hidup. Inilah kemudian menjadi Upaya Bersama agar tidak terbawa sebuah system demokrasi yang carut marut ini dengan mempertanyakan segala aspek kehidupan yang kita jalani guna menguji hidup kita sendiri.

Insan bertanggunngjawab

Bukan suatu hal yang baru sebagai Masyarakat sudah seharusnya kita bertanggung jawab atas pilihan kita. Tentu dalam hal ini penulis mengajak pembaca terkait pemilihan bacapres 2024 mendatang. Namun sebelum itu ada yang tergores dalam memori ini saat hendak pemilihan presiden Jokowi pada periode keduanya di 2019 yang banyak memunculkan berbagai polemik. Namun apa yang ditampilkan pada akhir masa jabatan pak presiden hari-hari ini banyak diwarnai dengan berita-berita yang justru menunjukkan keberhasilan seorang presiden Jokowi.

Kenyataan diatas yang kemudian membawa saya pada corak berpikir apa sebetulnya yang benar-benar harus kita waspadai saat menjelang pemilu. Tentu hal ini harus menjadi refleksi kita Bersama karena dengan keadaan yang sekarang ramai diperbincangkan selalu muncul actor-aktor baru disaat menjelang pemilu.

Apakah semua  ini bernilai eksistensi semata yang mengharumkan nama masing-masing actor public atau memang ada tujuan tertentu. Lihat saja Ketika 2019 ada presma UI,UGM dll yang kemudian hari ini diantara mereka nyaleg, akhirnya menimbulkan segelintir isu yang terus eksis diperbincangkan.

Yang pasti sebagai manusia kita harus bertanggungjawab apabila kemudian saat menjelang pemilu kita bergerak sebagai aktor publik agar kemudian kita tidak hanya membawa bualan. Bertolak dari pemilu 2019 mari kita jadikan hal itu sebagai refleksi Bersama dalam melihat negara ini kedepan.

Sebagai agent of change yang biasa disematkan pada mahasiswa tentu memiliki harapan besar terkait Indonesia mendatang. Negeri ini sudah terlalu banyak orang pintar namun langka mereka yang berakhlak, apalagi saat berbicara akhlak berpolitik sangat langka yang merepresentasikan sebagai seorang muslim.

Yang unik dari bacapres saat ini kitab isa  tengok ada dua bacapres yang hadir sebagai alumni aktivis pergerakan mahasiswa pada masanya. Ini menjadi satu prestasi tersendiri saya sebagai mahasiswa Ketika melihat aktivis pergerakan yang turut membangun negeri ini.

Dan satu bacapres lahir dari militer. Bukan masalah peran individu pada latar belakang masing-masing, namun lebih dari itu perpolitikan 2024 harus kita maknai sebagai ajang beradu pikiran dan beradu argument yang bertanggung jawab. Karena salah satu ciri berpikir filsafat adalah tanggunngjawab maka dengan tulisan ini saya mengajak pembaca sekaligus  pemilih pada perhelatan politik 2024 nanti untuk bertanggungjawab atas segala pilihannya.

Tugas Intelektual

Tugas berat dibebankan kepada intelektual dimasa mendatang, menyikapi politik tahun politik ini dengan sebijak mungkin. Tentu bukan hal yang mudah dimana terdapat banyak tawaran dari berbagai koalisi yang turut hadir. Disinilah keteguhan hati dan kedalaman intelektual diuji bagaimana keputusan yang ia berikan akan sangat berdampak pada negeri ini pasca pemilu mendatang. Refleksi sebagai satu Upaya intelektual untuk terus diketengahkan agar kemudian Masyarakat indonsia tidak gagap dan sialu dengan eksistensi semata.

Tugas berat selanjutnya sebagai seorang intelektual mampu menyalurkan refleksi yang mednalam tersebut pada setiap sendi Masyarakat yang membawa ketentraman. Memngingat apatisme semakin marak akibat akhlak politik oknum politisi yang tidak menampilkan sebagaimana mestinya.

Tugas yang berat ini lagi-lagi harus dibebankan kepada intelektual dimana ia yang terus bergerak ditengah masa hidup yang terus dinamis ini.

Akhirnya intelektual sebagai aktor pergerakan ditengah realita politik akan selalu hadir pada garda terdepan dalam mengantarkan kehidupan yang asri dan nyaman pada negeri ini.


*Penulis adalah Ketua Umum PK IMM Hajjah Nuriyah Shabran UMS

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (1)

  • binance "oppna konto

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    20 October 2026 1:43 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FMIPA Unmul dan PW ‘Aisyiyah Kaltim Perkuat Kemitraan Bersama SMAN 8 Balikpapan, Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pelestarian Mangrove

    FMIPA Unmul dan PW ‘Aisyiyah Kaltim Perkuat Kemitraan Bersama SMAN 8 Balikpapan, Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pelestarian Mangrove

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan organisasi masyarakat kembali diperkuat untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman (Unmul) bersama Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Kalimantan Timur sepakat memperluas kemitraan dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan melalui program penguatan literasi lingkungan serta penanaman mangrove di lingkungan […]

  • Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

    Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fenomena jasa fotografi marketplace seperti Fotoyu kembali ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat. Fenomena ini menuai kontroversi lantaran dianggap telah melanggar privasi seseorang. Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom., sekaligus penggiat seni fotografi, mengungkap bahwa fenomena ini bukanlah hal baru dalam […]

  • Refleksi Dinamika Kebangsaan, PC IMM Sukoharjo Gelar Ngaji Kebangsaan

    Refleksi Dinamika Kebangsaan, PC IMM Sukoharjo Gelar Ngaji Kebangsaan

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 215
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung Auditorium Djazman UMS menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah acara Ngaji Kebangsaan yang bertemakan “Kader Bangsa: Siap Menghadapi Tantangan, Menyambut Peluang. Acara tersebut diselenggarakan oleh PC IMM Sukoharjo pada Jumat sore. (9/2/2024). Ngaji Kebangsaan menjadi upaya pencerdasan terhadap kaum muda Muhammadiyah agar tidak gagap dalam menghadapi tantangan-tantangan kebangsaan yang semakin dinamis. […]

  • Lestarikan Budaya Jawa, Tim UMS Kembangkan Game Edukasi Berbasis Augmented Reality

    Lestarikan Budaya Jawa, Tim UMS Kembangkan Game Edukasi Berbasis Augmented Reality

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kemunduran penggunaan bahasa krama dan aksara Jawa di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius. Menjawab tantangan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) JAWARA-TECH Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi media pembelajaran melalui Game Jejak Aji Saka berbasis Augmented Reality (AR). Program yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 16 Karangasem ini […]

  • UMS Dampingi MIM PK Tegalampel Kembangkan Branding dan Promosi Sekolah

    UMS Dampingi MIM PK Tegalampel Kembangkan Branding dan Promosi Sekolah

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Workshop Pengembangan Branding dan Promosi di MIM PK Tegalampel. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat citra sekolah dan meningkatkan daya saing di tengah dinamika persaingan dunia pendidikan yang kian kompetitif. Workshop yang diikuti oleh 15 guru dan […]

  • Mahasiswa KKN UMSURA Kelompok 24 Resmi Akhiri Pengabdian di Desa Wedoro Melalui Acara Penutupan dan Edukasi PHBS

    Mahasiswa KKN UMSURA Kelompok 24 Resmi Akhiri Pengabdian di Desa Wedoro Melalui Acara Penutupan dan Edukasi PHBS

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, Wedoro, Pandaan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) Kelompok 24 secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat melalui acara penutupan yang diselenggarakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 11.00 WIB bertempat di Balai Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh Dosen Pembimbing […]

expand_less