Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Universitas Ahmad Dahlan Terima Kunjungan Duta Besar Inggris, Bahas Transisi Energi Berkeadilan

Universitas Ahmad Dahlan Terima Kunjungan Duta Besar Inggris, Bahas Transisi Energi Berkeadilan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, H.E. Dominic Jermey CVO OBE, dalam rangka memperkuat kerja sama akademik serta mendorong dialog mengenai Just Energy Transition atau transisi energi yang berkeadilan pada 8 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Museum Muhammadiyah UAD ini mencakup pemutaran film pendek “1000 Cahaya”, kunjungan museum, serta dialog interaktif bersama mahasiswa dan dosen dalam isu perubahan iklim dan keberlanjutan.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Inggris, khususnya dalam menjawab tantangan global seperti perubahan iklim, transisi energi, dan keadilan sosial. Hal ini sekaligus menjadi bukti komitmen Muhammadiyah dalam isu energi sejak Global Forum pada November 2023 yang juga dilaksanakan di UAD.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menegaskan komitmen UAD dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

“UAD secara konsisten mengembangkan berbagai inisiatif menuju kampus berkelanjutan, mulai dari efisiensi energi, program zero waste, hingga pengembangan energi terbarukan. Kami percaya bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menjadi agen perubahan,” ujar Prof. Muchlas.

Lebih lanjut, Rektor UAD juga menyampaikan bahwa universitas telah berhasil menurunkan penggunaan listrik hingga sekitar 11 persen serta mengembangkan berbagai inovasi, termasuk konversi limbah menjadi energi dan pengembangan kendaraan listrik oleh mahasiswa.
Dalam konteks akademik, UAD juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam isu lingkungan melalui pendekatan seperti Green Hadith dan Fiqh Hijau, yang menjadi bagian dari kurikulum dan aktivitas mahasiswa.

Sementara itu, Duta Besar Inggris, H.E. Dominic Jermey, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya UAD dalam mengembangkan pendekatan inovatif berbasis nilai dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Inggris sangat mendukung kolaborasi dengan institusi pendidikan di Indonesia dalam mendorong transisi energi yang adil dan inklusif. Kami melihat UAD sebagai mitra strategis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai sosial dan keagamaan dalam aksi nyata menghadapi krisis iklim,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam agenda keberlanjutan global, serta perlunya kolaborasi lintas negara untuk mempercepat inovasi dan implementasi solusi energi bersih.

Direktur 1000Cahaya Muhammadiyah, Hening Parlan, menegaskan bahwa gerakan yang diinisiasi Muhammadiyah merupakan bagian dari komitmen nilai keislaman yang berkelanjutan.

“Komitmen Muhammadiyah dalam transisi energi berkeadilan merupakan wujud dari semangat Green Al Ma’un yang diterjemahkan dalam nilai melalui Fiqh Transisi Energi Berkeadilan, serta diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa 1000Cahaya Muhammadiyah telah menjalankan berbagai program berbasis efisiensi energi dan transisi energi di tingkat akar rumput.

“Sejauh ini, kami telah bekerja bersama 19 pondok pesantren, 20 ranting, 20 cabang, 12 masjid, dan 50 sekolah. Kami juga telah melatih sekitar 370 trainer efisiensi energi serta memberdayakan lebih dari 3.000 perempuan sebagai green heroes, serta menginisiasi puluhan panel surya pasca pelatihan,” jelas Hening.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa gerakan 1000Cahaya lahir dari semangat perubahan berbasis komunitas.

“Dengan semangat ‘jangan mengutuk kegelapan, kitalah cahaya’, gerakan ini tumbuh berkat dukungan Viriya ENB dan diperkuat oleh Ford Foundation melalui proyek SMILE dengan pendekatan ecofeminism, serta Green Ability yang mendorong konservasi bersama saudara difabel. Ini menjadi bagian dari langkah amar ma’ruf nahi munkar dalam mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tambahnya.

Dialog yang berlangsung bersama mahasiswa UAD dan tim “1000 Cahaya Muhammadiyah” menyoroti peran generasi muda dalam aksi iklim berbasis komunitas. Program ini menampilkan berbagai inisiatif yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan praktik keberlanjutan, seperti edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

UAD sendiri telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas di Inggris, termasuk dalam program pertukaran mahasiswa, penguatan kapasitas pendidikan tinggi, serta kolaborasi riset internasional.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih luas antara UAD dan mitra di Inggris, khususnya dalam bidang energi terbarukan, riset keberlanjutan, dan penguatan kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

Kegiatan ini juga menegaskan posisi UAD sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam agenda pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim UMS Kembangkan Buku Saku dan KLIKHMU untuk Dukung Mahasiswa Indonesia di Turki

    Tim UMS Kembangkan Buku Saku dan KLIKHMU untuk Dukung Mahasiswa Indonesia di Turki

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Maysali/Humas
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) melaksanakan kegiatan peningkatan literasi hukum, kesiapan psikologis, dan pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Turki. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapan mahasiswa Indonesia dalam menghadapi lingkungan hukum, sosial, akademik, dan budaya yang berbeda dengan […]

  • UMS Sambut Mahasiswa Internasional Lewat Welcoming Orientation 2025

    UMS Sambut Mahasiswa Internasional Lewat Welcoming Orientation 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Welcoming Orientation bagi mahasiswa internasional pada 27–28 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Induk Siti Walidah dan menjadi agenda rutin untuk menyambut serta mengenalkan lingkungan kampus, nilai, dan budaya akademik kepada para mahasiswa asing. Acara dibuka oleh Wakil Rektor […]

  • Khutbah Iftitah : Kenalkan PERSADA UAD kepada Santri Baru

    Khutbah Iftitah : Kenalkan PERSADA UAD kepada Santri Baru

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 279
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan setelah menyambut hangat para santri baru tahun akademik 2024-2025, kemudian diselenggarakan acara Khutbah Iftitah. Khutbah Iftitah adalah acara tahunan yang menjadi tradisi penting di PERSADA UAD, bertujuan untuk menyambut santri baru dengan penuh khidmat serta memberikan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai akademik dan keislaman […]

  • Muktamar diundur, Namun Semangat Kemanusiaan Muhammadiyah Tidak Pernah Luntur

    Muktamar diundur, Namun Semangat Kemanusiaan Muhammadiyah Tidak Pernah Luntur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.631
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Fawwaz Syafiq Rizqullah (Mahasiswa Berprestasi UMY 2020) Penyebaran Covid-19 di Indonesia berdampak terhadap tertundanya beberapa acara besar organisasi Islam di Indonesia, salah satunya adalah Mukatamar Muhammadiyah ke-48. Dalam merespon adanya penyebaran Covid-19, Muhammadiyah memutuskan untuk menunda Muktamar yang akan diselenggarakan di kota Surakarta, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada tanggal 1 […]

  • Dukungan Muhammadiyah bagi Mualaf: Kajian Islam Intensif Digelar di Riau

    Dukungan Muhammadiyah bagi Mualaf: Kajian Islam Intensif Digelar di Riau

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 54
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Riau – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Pesantren Ramadhan berupa Kajian Intensif Al-Islam untuk Mualaf (KIAM) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Riau dan didukung penuh oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) serta menghadirkan sejumlah tokoh Muhammadiyah sebagai pemateri. Dr. Agusmandar, […]

  • Respons Cepat Kabut Asap di Riau, Keluarga Mahasiswa FMIPAKES UMRI Bergerak Bagikan 500 Masker kepada Mahasiswa

    Respons Cepat Kabut Asap di Riau, Keluarga Mahasiswa FMIPAKES UMRI Bergerak Bagikan 500 Masker kepada Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PEKANBARU— Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mahasiswa di tengah kondisi kabut asap yang melanda Provinsi Riau, Keluarga Mahasiswa Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kesehatan (FMIPAKES) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) membagikan sebanyak 500 masker kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat kampus, khususnya di […]

expand_less