Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Meredam Kecemasan Akan Masa Depan

Meredam Kecemasan Akan Masa Depan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
  • visibility 344
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Ibnu Masngud
Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Hari Esok Yang Mencemaskan

Dalam hidup ini ada yang disebut dengan hari kemarin, hari esok, dan hari ini. Hari kemarin dengan segala peristiwanya terkadang menimbulkan kesedihan, itulah masa lalu. Hari esok dengan segala misterinya terkadang melahirkan kecemasan, itulah masa depan. Sedangkan hari ini adalah apa yang ada di hadapan. Tidak seorangpun yang tahu secara pasti bagaimana hari esok akan terjadi, itulah sebab timbulnya kekhawatiran dan kecemasan.

Dalam bidang psikologi belakangan populer istilah Quarter Life Crisis (krisis seperempat abad). Istilah ini digunakan untuk menggambarkan fenomena krisis mental yang dialami seseorang pada kisaran usia 20-30 tahun. Pada kondisi ini seseorang mencemaskan masa depannya secara berlebihan sebab ketidakpastian akan hidupnya kelak. Jika dibiarkan begitu saja kondisi ini akan berpotensi mendatangkan dampak negatif yang bisa merusak masa depan. Diantara contoh dampaknya adalah depresi, tidak percaya diri, implusif, dan sulit mengambil keputusan.

Upaya Meredam Kecemasan

Islam memberikan panduan hidup bagi pemeluknya dalam segala aspek kehidupannya, termasuk permasalahan psikis. Lalu apa yang Islam tawarkan untuk mengatasi fenomena diatas?. Untuk menghadapi fase Quarter Life Crisis, penulis mencoba mengemukakan setidaknya tiga hal yang merupakan hasil inspirasi dari ajaran Islam serta perkataan para ulama dan ilmuwan.

Husnuzan

(أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِ بِيْ، إِنْ خَيْرًا فَخَيْرٌ، وَ إِنْ شَرًّا فِشَرٌّ  ) “Aku sesuai dengan prasangka hamba kepada-Ku, Jika prasangka itu baik maka kebaikan baginya, dan jika prasangka itu buruk maka keburukan baginya”. Begitulah yang disampaikan Allah Swt sang penentu masa depan setiap manusia. Selain menjadi kewajiban bagi setiap muslim, prasangka atau pikiran yang positif juga membuat kondisi psikis menjadi lebih baik. Pikiran menjadi lebih fokus, hati tentram, dan energi tidak terbuang sia-sia.

Terus Bergerak

Salah satu perkataan Imam Syafi’ yang populer (إِنِّيْ رَيْتُ وُقُوْفَ المَاءِ يُفْسِدُهُ, إِنْ سَالَ طَابَ, وَ إِنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ) “Aku melihat diamnya air merusak dirinya sendiri, jika ia mengalir maka ia menjadi jernih, dan jika dia menggenang maka ia menjadi keruh”. Semakin deras aliran air, kerjernihan dan manfaatnya akan makin bertambah. Begitu juga hidup, semakin keras perjuangannya semakin berarti dan berguna hidupnya. Disadari maupun tidak, terkadang manusialah yang merusak dirinya sendiri dengan tidak melakukan apa-apa dan menyia-nyiakan waktunya yang begitu berharga.

Banyaknya waktu kosong yang tidak dimanfaatkan dengan kegiatan positif juga akan membuat pikiran melayang kemana-mana. Kondisi demikian berpotensi menjadikan seseorang semakin tenggelam dalam kecemasannya. Manusia perlu terus bergerak serta beraktivitas untuk bertahan hidup dan mencegah pikiran-pikiran yang negatif. “Life is like riding a bicycle. To keep your balance, you must keep moving (hidup ini seperti mengendarai sebuah sepeda, untuk menjaga keseimbanganmu, kamu harus tetap bergerak)”. Begitu kata Albert Einstein.

Fokus Pada Hari Ini

Hari ini adalah hasil dari perjuangan di hari kemarin, sedangkan hari esok adalah hasil dari perjuangan di hari ini. Seseorang yang menghabiskan energi dan waktu hanya untuk mencemaskan hari esok sejatinya ia justru sedang merusak masa depannya. Aaidh Al-Qarni dalam bukunya La Tahzan mengatakan “Tak usah risau akan hari esok, fokuslah dengan perjuangan hari ini, karena hari esok akan baik-baik saja jika engkau bisa melewati hari ini dengan baik”. Jadi hari ini adalah kunci sekaligus penentu hari esok.

Kesimpulan

Masa depan dengan segala misterinya di bawah ketentuan Allah Swt sepenuhnya. Namun bukan berarti manusia hanya pasrah dan tidak melakukan apapun. Karena Allah Swt dengan segala kebijaksanaan-Nya menentukan masa depan manusia berdasarkan jerih payah mereka. Memang tidak ada manusia yang dapat memastikan bagaimana hari esok terjadi. Namun masa depan manusia bisa diprediksi dan tergambarkan dengan bagaimana ia melewati hari ini.

 Point-point yang penulis utarakan juga sebagai ikhtiar untuk menggapai masa depan yang baik dan meredam kecemasan terhadapnya. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَ الْحَزَنِ)) “Ya Allah, hamba berlindung pada Engkau dari kecemasan (terhadap masa depan) dan kesedihan (Terhadap masa lalu)”. La haula wala quwwata illa billah. Wallahu a’lam bishawab.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Flores, Muhammadiyah Gerak Cepat Kirim Tim Medis dan Buka Posko Kemanusiaan

    Gempa Flores, Muhammadiyah Gerak Cepat Kirim Tim Medis dan Buka Posko Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ende – Respons kemanusiaan mulai diperkuat setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah proses pendataan dampak dan kebutuhan warga, Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mengaktifkan Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) di Klinik PKU Muhammadiyah Ende pada Sabtu (15/8/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari respons Muhammadiyah untuk mempercepat asesmen […]

  • PDM Ponorogo Luncurkan E-Library GenS-Mu di Milad Muhammadiyah ke 111

    PDM Ponorogo Luncurkan E-Library GenS-Mu di Milad Muhammadiyah ke 111

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 339
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ponorogo mengadakan resepsi Milad Muhammadiyah yang ke 111 yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo pada Ahad 19 November 2023. Yang menarik dari resepsi tadi yaitu launching e-library genS-Mu. GenS-MU adalah Digital library Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo diinisiasi oleh Majelis Pustaka Informasi dan Digitalisasi yang dirancang untuk memberikan akses […]

  • Benchmarking ke UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Tingkatkan Daya Saing Global

    Benchmarking ke UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Tingkatkan Daya Saing Global

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pendidikan tinggi di tengah persaingan global tidak lagi hanya diukur dari kualitas pembelajaran, tetapi juga kekuatan riset, produktivitas publikasi internasional, serta jejaring kolaborasi lintas negara. Upaya membangun ekosistem akademik yang kompetitif inilah yang terus diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui berbagai kemitraan strategis dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. Salah satunya diwujudkan melalui […]

  • BikersMu Chapter Kendal: Riding Kemerdekaan Ngaji Kahanan Tilik Sedulur Persyarikatan

    BikersMu Chapter Kendal: Riding Kemerdekaan Ngaji Kahanan Tilik Sedulur Persyarikatan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kendal – Alhamdulillah masih disuasana hari kemerdekaan ini, Senin 18 Agustus 2025 BikersMU Chapter Kendal telah mengadakan satu agenda silaturahmi ke salah satu AUM yang terletak di ujung Kabupaten Kendal dan berbatasan dengan Kabupaten Temanggung, yaitu TK ABA 1 Dusun Kaliereng Desa Cening Kecamatan Singorojo. Jalan yang terjal berliku, tanjakan dan turunan yang curam […]

  • Usai Gap Year, Farmasi UMS Jadi Pilihan untuk Wujudkan Cita-cita

    Usai Gap Year, Farmasi UMS Jadi Pilihan untuk Wujudkan Cita-cita

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Setelah sempat menjalani masa gap year, Afifah Faikar Husna asal Magelang akhirnya mantap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Pilihannya jatuh pada Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kampus yang dinilainya sesuai dengan cita-cita dan minat yang sudah lama ia bangun. Ketertarikan Afifah pada dunia farmasi ternyata bukan keputusan yang […]

  • Desa Cerdas, PK IMM Abduh UMS Perkuat Pendidikan, Kesehatan, dan Kepedulian Lingkungan

    Desa Cerdas, PK IMM Abduh UMS Perkuat Pendidikan, Kesehatan, dan Kepedulian Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID.,SURAKARTA – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ sukses menggelar Pengabdian dan Pemberdayaan Organisasi (PPO) di Dukuh Badran, Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, pada 18 Juli hingga 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Desa Cerdas”. PPO dirancang sebagai ruang bagi kader […]

expand_less