Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Keistimewaan Istighfar, Lebih dari sekedar Memohon Ampun

Keistimewaan Istighfar, Lebih dari sekedar Memohon Ampun

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
  • visibility 479
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Amtsal Ajhar
Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Setiap manusia tidak luput dari yang namanya dosa, sebagai umat Islam mesti sadar untuk mengurangi dosa tersebut dengan memohon ampun kepada Allah dan banyak-banyak membaca istighfar. Istighfar merupakan salah satu kalimat istimewa dalam Islam. Istighfar adalah kalimat yang memiliki keutamaan dan manfaat bagi yang terus melafalkannya.

Secara bahasa, istighfar berasal dari bahasa Arab yang memiliki akar kata “gha-fa-ra”, yang artinya menutup atau menyembunyikan. Istighfar dalam konteks bahasa mengacu pada tindakan memohon ampun atau memaafkan dosa.

Istighfar juga merupakan istilah dalam Islam yang merujuk pada permohonan ampun atau pengakuan dosa kepada Allah. Praktik istighfar merupakan upaya untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan.

Istighfar membuka Pintu Keajaiban

Allah SWT menganjurkan hamba-hamba-Nya untuk selalu memohon ampun kepada Allah dengan beristighfar karena manusia tidak pernah luput dari khilaf dan dosa. Dalam  QS surah Ali Imran ayat 133-134, Allah berfirman,

”Dan bersegeralah kamu mencari ampunan Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”

“Dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. Dan Dia akan memberikan karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat baik.” (Q.S. Hud: 3)

Senantiasa membaca istighfar akan memotong belenggu kelalaian dan menghapus bayang-bayang dunia yang melekat didalam hati sehingga terpancarlah cahaya ma’rifa untuk menemaninya menjumpai Allah dalam kehidupan. Membaca istighfar juga memudahkan sesesorang untuk bertatubat dan terjaganya dari sifat ujub dan riya dalam amal shalihnya.

Termasuk kebodohan dan kecelakaan adalah menunda-nunda ketika mendawamkan istighfar dalam lisannya hanya karena merasa belum pantas atau karena menanti kesempatan pada diri yang lebih baik, ketenangan yang didapatkan oleh orang yang senantiasa membaca istighfar adalah bebasnya pikiran dari segala prasangka buruk dan bersihnya hati dari rasa benci terhadap prilaku orang lain yang tidak disukai. Tidak ada sesuatu yang paling berguna untuk melunakan hati yang angkuh kecuali beristighfar dan tidak ada sesuatu yang berkhasiat untuk mengobati hati yang kecewa kecuali istighfar.

Keajaiban pertama yang didapatkan oleh orang yang senantiasa membaca istighfar adalah sikap tenang saat menghadapi takdir. Diberikannya kemampuan untuk melihat takdir-takdir Allah dan segala bentuk kekuasaan dan kemurahanNya, sehingga tidak ada satupun takdir yang membuatnya menjadi angkuh dan kecewa akan takdir-takdir Allah SWT. Sabar dalam mendawamkan istighfar menjadi pengaruh yang sangat besar untuk terbukanya keajaiban tersebut dan tidak mungkin lagi terlewatkan sedikitpun kecuali membacanya.

Membaca istighfar mengubur sifat keakuan dan keangkuhan, sehingga membuat kita sangat rendah dihadapan Allah. Kerendahan ibarat menanam biji dengan baik yang akan menghasilkan pohon dan buah yang baik pula.

Istighfar itu Membahagiakan

Istiqomah dalam mengucapkan istighfar meskipun hanya sekedar amalan lisan, sungguh energinya mampu menghadirkan keikhlasan yang akan menghidupkan hati, Allah memilih seorang hambaNya untuk senantiasa beristighfar sebagai perantara pengabulan doa yang paling berharga. Allah akan mengabulkan  doa-doa lainnya pada sesuatu yang Allah pilihkan dan waktu yang Allah inginkan.

Timbulnya keraguan akan kejaiban istighfar hanya karena tidak terpenuhinya kebutuhan diwaktu yang diinginkan akan membuat mata hati menjadi buta, janganlah karena keterlambatan datangnya kemudahan yang Allah janjikan setelah beristighfar menimbulkan keraguan kepada Allah. Sungguh memiliki keinginan untuk senantiasa beristighfar jauh lebih membahagiakan daripada datangnya kemudahan itu sendiri.

Istighfar Melahirkan Energi Positif

Selalu bersungguh-sungguh dalam mengejar dunia dan lalai dalam menyiapkan bekal menuju surganya Allah yang belum ada kepastian adalah bagian kecelakaan karena kurangya istighfar, keinginan untuk senantiasa beristighfar merupakan cita-cita yang sangat tinggi, sedangkan menguranginya karena alasan apapun adalah sebuah kecelakaan.

Kurangya istighfar akan membuat  seseorang selalu bersandar pada diri sendiri ketika beramal shalih dan hilangnya harapan kepada Allah. Ketika berbuat maksiat akan tetapi diiringi dengan istiqomahnya lisan untuk mendawamkan istighfar akan mengembalikan semua sifat kehambaan kita dihadapan Allah dan akan menjauhkan diri dari sifat kesombongan juga terhindar dari kebodohan, sungguh kekuatan istighfar akan melahirhan energi positif yang mampu mengoyak tirai-tirai takdir dengan izin Allah. Wallahu a’lam bish shawab.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengajian Ahad Pon Kalibening Perkuat Ukhuwah dan Keikhlasan Bermuhammadiyah

    Pengajian Ahad Pon Kalibening Perkuat Ukhuwah dan Keikhlasan Bermuhammadiyah

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; BANJARNEGARA – Ribuan jamaah dari berbagai unsur Persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat menghadiri Pengajian Rutin Ahad Pon yang diselenggarakan di halaman SMA Muhammadiyah 4 Kalibening, Ahad (5/7). Kegiatan yang kali ini diadakan oleh PRM 01 Kalibening mengusung tema “Merawat Keikhlasan, Memperkuat Persaudaraan, Muhammadiyah Rumah Kita Bersama.” Acara ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi, […]

  • UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis masjid. Melalui kolaborasi antara Pusat Studi Kewirausahaan dan Kewirausahaan Sosial (PUSWIRASOS), Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS, Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Muhammadiyah Jawa Tengah, […]

  • Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 495
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Suasana semangat membara menyertai Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kota Balikpapan yang sedang menggelar kegiatan Pengukuhan dan Rakerda Periode 2022-2026, Kamis (08/02/2024). Dengan mengangkat tema “Keluarga Muda Tangguh, Kuatkan Balikpapan” kegiatan tersebut diselenggarakan di Sekretariat Aisyiyah Kota Balikpapan. Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Balikpapan, Mardhotillah Yassarah, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Keluarga adalah […]

  • DAD PK IMM Salahuddin Al-Ayyubi Sukses Digelar, Masjid Taqwa Muhammadiyah Jadi Saksi Lahirnya Kader Berkemajuan

    DAD PK IMM Salahuddin Al-Ayyubi Sukses Digelar, Masjid Taqwa Muhammadiyah Jadi Saksi Lahirnya Kader Berkemajuan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PADANG – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Salahuddin Al-Ayyubi sukses menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai upaya memperkuat basis ideologi mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis hingga Ahad, 16–19 April 2026, bertempat di Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat. Mengusung tema “Transformasi Kader dari Krisis Identitas Menuju Gerakan Berkemajuan di […]

  • Dari Memaknai Islam Hingga Nikmat ber-Islam

    Dari Memaknai Islam Hingga Nikmat ber-Islam

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Oleh: A. Mumtaz Murtadha NB Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Islam di Indonesia Tentu semua orang di negara ini telah mengetahui apa itu islam? Apa lagi islam di Indonesia itu sendiri? Karena seperti yang telah dikenal bahwa Indonesia merupakan negara nomor satu yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tetapi biasanya sedikit sekali orang yang […]

  • Idul Adha 1446 H di MBS Bumiayu: Momentum Kebersamaan, Keteladanan, dan Dakwah Mencerahkan

    Idul Adha 1446 H di MBS Bumiayu: Momentum Kebersamaan, Keteladanan, dan Dakwah Mencerahkan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Momentum Idul Adha 1446 H di Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu menjadi simbol keikhlasan, kebersamaan, dan semangat dakwah berkemajuan. Ratusan santri dan asatidz memadati halaman pesantren untuk melaksanakan Shalat Idul Adha pada Jumat pagi (6/6), sesuai Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 1/MLM/I.0/E/2025. Ustadz Mohammad Khotami, S.Pd., bertindak sebagai khatib dan menyampaikan […]

expand_less