Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KKN Desa Salam: Pelatihan Pembuatan POC dan Penanaman Bibit Cabai dan Terong

KKN Desa Salam: Pelatihan Pembuatan POC dan Penanaman Bibit Cabai dan Terong

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Purworejo – Ilmu pertanian merupakan salah satu aspek pokok yang mesti dikuasai masyarakat, karena pertanian lah yang menunjang kebutuhan ekonomi primer mereka. Indonesia merupakan negara agraris dengan kepulauan terbanyak dan laut yang berlimpah, ini adalah faktor yang menjadikan indonesia memiliki iklim sub tropis dengan curah hujan yang tinggi sehingga tanah Indonesia menjadi subur karena ladang yang terus dialiri oleh air, ini merupakan suatu keberkahan yang harus di manfaatkan dengan tidak menelantarkannya.

Hal ini tentu potensi besar di bidang pertanian, bahwa ladang perlu adanya irigasi, bibit perlu ditanam, dan tanaman perlu pupuk. Penggunaan pupuk seperti pupuk organik perlu dioptimalkan kembali karena Pupuk organik merupakan kunci dalam pengelolaan tanah berkelanjutan sistem pertanian organik. Sumber pupuk, dalam praktek-praktek pertanian berkelanjutan dapat diperoleh dari kegiatan rotasi tanaman, tanaman penutup tanah, pupuk hijau, pengapuran, dan bahan alami lainnya; atau penggunaan pupuk serta bahan pembenah tanah ramah lingkungan. Penggunaan dan pemanfaatan pupuk organik cair perlu dimanfaatkan kembali oleh masyarakat untuk diaplikasikan pada lahan lahan pertanian.

Kelompok 21 KKN Universitas Muhammadiyah Purworejo melakukan pelatihan pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dan edukasi penanaman cabai dan terong pada tanggal 24 – 26 Januari 2024 di desa Salam dengan maksud mengenalkan alternatif pupuk dan cara penanaman cabai/terong yang akan ditanam disetiap rumah kelompok wanita tani agar memaksimalkan potensi limbah organik menjadi pupuk dan cara penanaman yang mudah dan efektif.

Pupuk organik merupakan pupuk hasil aktivitas mikrobiologi yang mendekomposisikan bahan organik, pupuk bersifat lambat melepaskan unsur hara (slow release) tetapi dapat menyediakan hara lebih lama dibandingkan pupuk anorganik karena dapat bertahan lebih lama di dalam tanah (Ameeta dan Ronak, 2017). Pupuk Organik Cair merupakan salah satu terobosan dalam bidang pertanian terdiri dari kombinasi dari pemanfaatan limbah organik yaitu air cucian beras dan air kelapa tua dengan mikroorganisme molase/tetes tebu untuk proses fermentasinya, Menurut Hairuddin dan Mawardi (2015), penggunaan pupuk organik cair air cucian beras dan air kelapa telah memberikan efek positif pada pertumbuhan tanaman cabai dan terong.

Menurut Prasetyo dan Evizal (2021) pupuk organik dapat dihasilkan dari limbah pertanian dengan metode fermentasi atau pengomposan dimana pembuatan secara fermentasi akan menghasilkan pupuk organik cair (POC)  berikut manfaat dari bahan-bahan nya:

  1. Air cucian beras. Air beras mengandung banyak sekali mineral yang berfungsi untuk mempermudah proses fisiologis seperti pemeliharaan, fotosintesis dan aktivasi enzim untuk keberlangsungan hidup tanaman tersebut. Air limbah cucian beras adalah bagian dari POC yang didapatkan dari limbah rumah tangga. Dewi, dkk, (2021), mengemukakan air cucian beras mampu meningkatkan jumlah helaian daun, tinggi batang dan berat basah tanaman cabai dan terong, semakin tinggi konsentrasi yang diberikan ketiga parameter tersebut semakin meningkat, hal ini bisa menjadikan indikator bahwa setiap semakin tinggi konsentrasinya dapat dipastikan bahwa nutrisi yang diserap makin bagus pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman.
  2. Air Kelapa, air kelapa mengandung asam giberelat yang membantu meningkatkan perkecambahan biji dan mempercepat perkembangan akar. Air kelapa adalah sumber magnesium, kalsium, dan mineral yang bermanfaat memberikan dorongan tambahan dalam pertumbuhan tanaman. Air kelapa mengandung hormon sitokinin yang dapat memicu tanaman untuk membelah sel-selnya menjadi tunas dan akar sehingga menghasilkan pertumbuhan yang lebih lebat. Air kelapa tua kaya akan kalium, protein, natrium, kalsium, magnesium, ferum, fosfor, dan sulfur (Setyawati et al., 2020).
  1. Molases/Tetes tebu, sebuah bahan organik alami  yg mengandung nutrisi yang dihasilkan dari proses pengolahan tebu, telah terbukti menjadi pilihan unggul sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara alami.

Setelah melakukan pelatihan pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) yang dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani desa Salam Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo, dilanjutkan pelatihan penanaman cabai dan terong dengan jumlah 250 bibit yang telah disediakan oleh tim KKN kelompok 21.

Pelatihan penanaman tersebut memiliki tujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara penanaman yang efektif untuk bibit fase vegetatif, yaitu dengan menggunakan polybag dengan cara pemilahan bibit yang hendak ditanam lalu menanam bibit dengan kondisi pangkal batang tidak tertimbun tanah dengan tujuan mempercepat proses fotosintesis dan memperkuat akar agar masuk kedalam tanah, dilanjutkan dengan penyimpanan bibit yang sudah ditanam di polybag di tempat yang teduh agar akar yang ada didalam tanah tidak mati oleh sinar matahari langsung oleh sebab polybag yang menyerap panas.

Pelatihan ini mendapat apresiasi dari Kelompok Wanita Tani desa Salam, Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo dan Ir. Zulfanita, M. P., selaku Dosen Pembimbing Lapangan kelompok 21 Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Redaksi: (Rashifah, Zulfanita dan team KKN 21)

Editor: Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan Pengurus Baru, KM3 DPD IMM Jateng Siap Rekonstruksi Arah dalam Transformasi Dakwah Progresif di Era Post-Truth”

    Pelantikan Pengurus Baru, KM3 DPD IMM Jateng Siap Rekonstruksi Arah dalam Transformasi Dakwah Progresif di Era Post-Truth”

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SALATIGA – Pada hari ini, Sabtu 18 Juli 2026 pada jam 09.00 – Selesai, tempat di Hotel Laras Asri, Kota Salatiga, Jawa Tengah, telah dilaksanakan Prosesi Pelantikan Pengurus Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (KM3) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah Periode 2026-2028. Acara pelantikan ini dihadiri dan disaksikan secara langsung oleh […]

  • Ramah Tamah Alumni PUTM Bersama BPH dan Mudir Baru Bahas Arah Internasionalisasi dan Penguatan Kurikulum

    Ramah Tamah Alumni PUTM Bersama BPH dan Mudir Baru Bahas Arah Internasionalisasi dan Penguatan Kurikulum

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Forum Alumni Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) menggelar kegiatan ramah tamah bersama Badan Pembina Harian (BPH) dan Mudir PUTM terbaru secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin malam, 6 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim antaralumni, thalabah pengabdian, pimpinan, serta menyatukan visi besar pengembangan PUTM ke depan. Hadir […]

  • "Barisan pemuda berseragam kepanduan Hizbul Wathan (HW) sedang melaksanakan apel di lapangan rumput hijau. Mereka mengenakan kemeja cokelat, celana biru tua, serta setangan leher dan baret berwarna hijau. Latar belakang berupa perbukitan hutan yang rimbun dan beberapa tenda perkemahan

    Latihan Kepemimpinan Pandu Hizbul Wathan Lampung Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Provinsi Lampung sukses melaksanakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Pandu (LKP) yang berlangsung pada tanggal 2–5 April 2026 di Taman Wisata Telogorejo, Sendang Agung. Kegiatan ini diikuti oleh 103 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai Kwartir Daerah, yaitu Kota Metro, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, […]

  • UMS Terima Kunjungan Studi Tiru UM Palopo Terkait Pusat Karir dan Alumni

    UMS Terima Kunjungan Studi Tiru UM Palopo Terkait Pusat Karir dan Alumni

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) melakukan kunjungan study tiru ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Senin, 3 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat, Gedung Induk Siti Walidah UMS ini berfokus pada pengelolaan Pusat Karir dan Hubungan Alumni (PKHA). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Rektor III UMS, didampingi oleh […]

  • Haedar Nashir: Muhammadiyah adalah Pelopor Gerakan Kewirausahaan Sosial

    Haedar Nashir: Muhammadiyah adalah Pelopor Gerakan Kewirausahaan Sosial

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 127
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut, Muhammadiyah adalah pelopor gerakan kewirausahaan sosial (social entreprise) di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Haedar Nashir dalam “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah” yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bekerja sama dengan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) pada Senin […]

  • MHES UMS Gelar Diseminasi, Selaraskan Riset Ekonomi Islam Dengan Standar Negara OKI

    MHES UMS Gelar Diseminasi, Selaraskan Riset Ekonomi Islam Dengan Standar Negara OKI

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah (MHES) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar kegiatan Diseminasi Hasil Riset Penelitian Internasional Mahasiswa dan kuliah tamu yang bertema Akad Mudharabah dalam Asuransi Syariah dari Perspektif Fikih Islam dan Hukum Positif: Kajian Yurisprudensi Legalitas komparatif Zakat termasuk dalam daftar faktor ekonomi di Kabupaten Bandung. Kegiatan yang […]

expand_less