Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Maarif House menggelar diskusi seri keempat bertema Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik. Salah satu penyataan yang muncul adalah kebutuhan akan pemimpin yang mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai yang kuat.

KABARMUH.ID, Jakarta – Di tengah hiruk pikuk Kota Jakarta, Rabu (11/9/2024) Maarif Institute menggelar sebuah diskusi terbatas dan mendalam tentang “Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik”.

Di ruang diskusi yang hangat di Kantor Maarif Isntitute Jalan Tebet Barat Dalam II, No 6, Tebet, Jakarta Selatan, para pemikir dan akademisi berkumpul untuk mengulik bagaimana elemen-elemen ini memengaruhi kehidupan kita.

Suasana diskusi kali ini terasa lebih hidup dengan pertanyaan yang menggelitik: Bisakah agama, budaya, dan moral kita beradaptasi dengan perubahan zaman? Bagaimana etika dan moral bekerja dalam pusaran kekuasaan, dan apa implikasinya bagi kita sebagai bangsa?

Salah satu pembicara, Syamsul Arifin, Guru Besar Sosiologi Agama Universitas Muhammadiyah Malang, memberikan wawasan mendalam tentang moralitas dan kepemimpinan di Indonesia.

“Etika lebih tinggi daripada hukum,” kata Syamsul, mengutip contoh B.J. Habibie yang memilih tidak mencalonkan diri sebagai presiden meskipun secara hukum diperbolehkan. “Indonesia kaya dengan etika dan nilai-nilai luhur. Kita harus mempertahankan warisan ini dan ingat bahwa etika adalah cerminan dari yang baik dan buruk.”

Jangan Mengandalkan Pencitraan

Narasumber lain, M. Izzul Muslimin, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam paparannya mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam romantisme moralitas. Di mana pemimpin dipilih berdasarkan karisma atau popularitas semata. Tanpa mempertimbangkan integritas dan kemurnian moralnya.

“Kita membutuhkan pemimpin yang mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai yang kuat dan berjangka panjang, bukan pemimpin yang hanya mengandalkan pencitraan,” tambahnya.

Pernyataan ini mencerminkan keprihatinan mendalam Izzul terhadap kondisi bangsa dan menunjukkan perlunya perbaikan signifikan dalam moralitas publik. Terutama di sektor kepemimpinan.

Riri Khariroh, aktivis perempuan dan eco-feminism, menyoroti ketidakadilan gender yang masih melekat dalam budaya Indonesia. “Patriarki masih sangat kuat, terutama di Indonesia Timur. Dalam konteks moralitas publik, perempuan sering menjadi objek yang dikendalikan, bukan dilindungi,” ujarnya.

Pemahaman Mendalam

Acara Maarif House edisi keempat yang digelar Maarif Institute ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh. Yakni: Ahmad Fuad Fanani (Peneliti, Kandidat Doktor ANU Canberra), Budi Asyhari-Afwan (Peneliti Budaya CRCS UGM).

Ada juga Dewi Candraningrum (Editor Buku Seri Ekofeminisme), Feby Indirani (Novelis, Inisiator Relax, It’s Just Religion), Kusen (budayawan), dan Media Zainul Bahri (Guru Besar Pemikir Islam UIN Jakarta).

Melalui diskusi yang mendalam dan interaktif, Maarif House bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara agama, kebudayaan, dan moralitas publik. Acara ini juga mendorong dialog konstruktif dan mencari solusi bersama untuk menghadapi tantangan masyarakat.

“Maarif House adalah platform untuk mendorong diskusi terbuka dan konstruktif tentang isu-isu penting. Kami harap edisi keempat ini memberikan wawasan baru dan mendorong pemikiran kritis,” tutup Andar Nubowo, Direktur Eksekutif Maarif Institute.

Jurnalis Pripih Utomo Penyunting Mohammad Nurfatoni

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merencanakan Kekecewaan

    Merencanakan Kekecewaan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 986
    • 1Komentar

    | MERENCANAKAN KEKECEWAAN | RISSA | Halo gais Kali ini bahasanya ga usah baku bener ya Baku mulu dikira guru bahasa indonesia hehe Oke Sebenernya aku males banget bahas jodoh. Tapi di umur-umur aku, emang kayaknya pekik banget masalah jodoh. Hehe. Seperti perempuan pada umumnya, Allah juga karuniain aku perasaan. Tapi, semakin kesini, semakin aku […]

  • Sekolah Vertical Rescue HW UMS 2025: “Meniti Ketinggian Merajut Kepedulian”

    Sekolah Vertical Rescue HW UMS 2025: “Meniti Ketinggian Merajut Kepedulian”

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta — Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Hizbul Wathan UMS) kembali menunjukkan kiprahnya dalam bidang kemanusiaan dan kebencanaan melalui kegiatan Sekolah Vertical Rescue Tingkat 1 yang bertajuk “Meniti Ketinggian Merajut Kepedulian”. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 11 hingga 13 Juli 2025, bertempat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan beberapa titik latihan […]

  • Dai Digital, Pengendali Arus Baru dalam Dakwah Muhammadiyah

    Dai Digital, Pengendali Arus Baru dalam Dakwah Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Dalam menghadapi era digital yang terus bergerak cepat, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan Akademi Dai Digital Muhammadiyah bertajuk “Dakwah Transformatif di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad, 21–22 Juni 2025, di Aula Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Sa’ad Ibrahim, M.A., […]

  • Hadirkan Suasana Lebaran 2026 yang Reflektif, Ustaz Ilham Maulana Pukau Jamaah Masjid As-Siroj Wal Arsyad

    Hadirkan Suasana Lebaran 2026 yang Reflektif, Ustaz Ilham Maulana Pukau Jamaah Masjid As-Siroj Wal Arsyad

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. – Tantangan terbesar dalam beribadah justru sering kali muncul pada fase-fase akhir pelaksanaannya, sebuah realitas spiritual yang ditegaskan oleh Ustaz Ilham Maulana pada Jumat (20/3/2026). Pesan reflektif tersebut mewarnai syahdunya khutbah Salat Idul Fitri 1447 H yang digelar warga di pelataran Masjid As-Siroj Wal Arsyad, Kampung Kalieung. Oleh karena itu, momen perayaan ini tidak […]

  • Pengukuhan Serentak 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu, Bukti Dakwah Muhammadiyah Berkemajuan

    Pengukuhan Serentak 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu, Bukti Dakwah Muhammadiyah Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 431
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Halaman Parkir RSU Siti Aminah Muhammadiyah Bumiayu menjadi Saksi Sejarah terselenggaranya pengukuhan 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu Daerah Brebes, Ahad, 19 November 2023/5 Jumadil Awal 1445 H. Drs. H. Sukmono selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bumiayu menghimbau agar setiap ranting harus senantiasa menjadi mitra yang baik bagi pemerintahan desa dalam rangka membantu menyelesaikan […]

  • BikersMu Chapter Wonosobo Jateng Gelar Touring Silaturahmi dan Tadabbur Alam di Gunung Lanang, Salurkan 66 Mushaf Al-Qur’an

    BikersMu Chapter Wonosobo Jateng Gelar Touring Silaturahmi dan Tadabbur Alam di Gunung Lanang, Salurkan 66 Mushaf Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, WONOSOBO — Dalam semangat ukhuwah dan dakwah, Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Chapter Wonosobo menggelar kegiatan Touring Silaturahmi ke PCM Kalibawang yang berlokasi di Desa Mergolangu, Kecamatan Kaliwiro, sekaligus mengadakan Tadabbur Alam di obyek wisata Gunung Lanang, Ahad (14/09/25). Kegiatan touring ini menjadi ajang silaturahmi, dakwah, dan kepedulian sosial dengan menyalurkan 66 mushaf Al-Qur’an, 69 buku […]

expand_less