Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Penjas UMS Antarkan Atlet Indonesia Raih Emas dan Perak di Asian Para Games 2026

Dosen Penjas UMS Antarkan Atlet Indonesia Raih Emas dan Perak di Asian Para Games 2026

  • account_circle Choiril Amirah Farida
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Azlan Khoirur Rozikin, S.Pd., M.Or., turut mengantarkan atlet Indonesia meraih medali emas dan perak pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Prestasi tersebut menegaskan kontribusi akademisi UMS dalam pembinaan atlet nasional hingga tingkat internasional.

Dua medali tersebut diraih pada nomor lari 100 meter putri kelas T63 dan lari 100 meter putra kelas T37, Rabu (21/10/2026). Karisma Evi Tiarani menyumbangkan medali emas pada nomor lari 100 meter putri kelas T63 dengan catatan waktu 14,59 detik. Sementara itu, Saptoyogo Purnomo meraih medali perak pada nomor lari 100 meter putra kelas T37 dengan waktu 11,35 detik.

Dalam ajang tersebut, Azlan dipercaya menjadi pelatih Tim Nasional Indonesia cabang olahraga para atletik. Keterlibatannya menunjukkan bahwa kompetensi akademik dan ilmu kepelatihan yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan prestasi olahraga nasional.

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 18-24 Oktober 2026 di Jepang. Ajang olahraga disabilitas tingkat Asia ini menjadi wadah bagi atlet dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat nilai kesetaraan dan inklusivitas dalam olahraga.

“Dalam cabang olahraga para atletik, klasifikasi nomor lintasan menggunakan huruf T yang merupakan singkatan dari track. Klasifikasi tersebut ditentukan berdasarkan jenis gangguan dan dampaknya terhadap kemampuan fungsional atlet dalam melakukan aktivitas olahraga,” ujar Azlan, Senin (25/10/2026).

Kelas T63 diperuntukkan bagi atlet dengan amputasi tungkai di atas lutut pada satu sisi tubuh yang memenuhi kriteria klasifikasi. Atlet pada kelas ini menggunakan prostesis untuk berlari sesuai ketentuan yang berlaku. Kemampuan beradaptasi dengan prostesis, menjaga keseimbangan, menghasilkan akselerasi, dan mempertahankan efisiensi gerak menjadi aspek penting dalam mencapai performa optimal.

Sementara itu, kelas T37 diperuntukkan bagi atlet dengan gangguan koordinasi gerak yang memengaruhi kemampuan mengendalikan gerakan tubuh, termasuk atlet dengan cerebral palsy yang memenuhi kriteria klasifikasi. Pada nomor lari 100 meter, atlet dituntut mengoptimalkan koordinasi langkah, akselerasi, dan kecepatan hingga mencapai garis finis.

“Perbedaan karakteristik kedua kelas tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan fungsional setiap atlet. Perencanaan program latihan, evaluasi teknik, pengembangan kekuatan, serta pengelolaan performa menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi internasional,” tambahnya.

Selain menjalankan tugas sebagai dosen Pendidikan Jasmani UMS, Azlan juga tercatat sebagai mahasiswa program doktor (S3) penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk tahun akademik 2026/2027.

Menurutnya, peran sebagai akademisi sekaligus pelatih nasional membuka peluang bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik kepelatihan secara berkelanjutan.

“Pengalaman mendampingi atlet di tingkat internasional dapat memperkaya perspektif mengenai penerapan ilmu olahraga, pengembangan performa atlet, serta pembinaan olahraga adaptif yang berorientasi pada kebutuhan individual,” ungkapnya.

Bagi Azlan, pengalaman yang didapatkan juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa Pendidikan Jasmani UMS untuk terus mengembangkan kompetensi profesional dan kapasitas keilmuan. Keterlibatan dosen dalam pembinaan tim nasional memperlihatkan peran strategis perguruan tinggi dalam ekosistem olahraga Indonesia, baik melalui pendidikan, penelitian, maupun praktik kepelatihan.

Raihan medali emas dan perak di Asian Para Games 2026 menjadi bagian dari perjuangan atlet Indonesia di panggung Asia. Prestasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara atlet, pelatih, organisasi olahraga, dan institusi pendidikan dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan. (Fika/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida 

  • Penulis: Choiril Amirah Farida

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kulik Hari Besar Islam, UMS Bahas Peringatan Maulid Nabi

    Kulik Hari Besar Islam, UMS Bahas Peringatan Maulid Nabi

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Gelar Kajian Tarjih dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2024 yang dilaksanakan pada Selasa, (17/9) secara daring melalui Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube. Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag., selaku pembicara menyebutkan bahwa tema yang diangkat […]

  • DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 207
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri – Dua dosen dan satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta mengikuti Kegiatan Tahunan Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia yang diadakan oleh IAIN Kediri.berlangsung tanggal 2 – 5 September 2024 Kegiatan ini mengusung tema “Towards a Surah-Based Research on the Qur’an,” yang menekankan pentingnya penelitian berbasis surah dalam kajian Al-Qur’an. Mengadirkan Pembicara Prof. […]

  • Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

    Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong untuk mengambil peran sebagai pemimpin transformasi ekologis yang mampu menghadirkan perubahan mulai dari tingkat individu hingga kebijakan publik. Pesan tersebut disampaikan Koordinator SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rama Rizana, […]

  • Prof. Dadang Kahmad,

    Prof. Dadang Kahmad,

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Tenggarong – Revitalisasi kader dan dakwah menjadi fokus utama dalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Kutai Kartanegara 2025, yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana, pada 11–12 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Revitalisasi Organisasi, Kader, dan Peran Dakwah di Kutai Kartanegara”, forum tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Prof. H. Dadang Kahmad, M.Si. Dalam […]

  • Musyawarah Kerja KMM Grogol Menyusun Langkah Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    Musyawarah Kerja KMM Grogol Menyusun Langkah Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Grogol, 12 Mei 2025 – Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Grogol menggelar Musyawarah Kerja di MTs Muhammadiyah Grogol, Sukoharjo. Musyawarah ini dihadiri oleh 25 pengurus KMM Grogol dan mengusung tema “Merencanakan Syi’ar Islam, Menuju Grogol Berkemajuan.” Dalam sambutannya, Ketua KMM Grogol, Dr. Abdullah Khair, menekankan pentingnya penguatan karakter dakwah lokal selama masa jabatan dua tahun […]

  • Gerakan Ekonomi Muhammadiyah Perlu Roadmap Jangka Panjang

    Gerakan Ekonomi Muhammadiyah Perlu Roadmap Jangka Panjang

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 86
    • 0Komentar

      SAMARINDA – Penguatan gerakan ekonomi Muhammadiyah tidak hanya memerlukan potensi dan peluang usaha, tetapi juga keberanian melakukan evaluasi dan autokritik terhadap berbagai kelemahan yang masih ada. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris PWM Jawa Tengah, Dodok Sartono, dalam kegiatan Pengajian Ramadan Muhammadiyah Kalimantan Timur di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Samarinda, Jumat (7/3/2026). Dalam pemaparannya, […]

expand_less