Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Dwi Kurniadi, Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi otonom dibawah persyarikatan Muhammadiyah. IMM adalah organisasi yang bergerak di ranah mahasiswa, IMM menjadi tangan Panjang dakwah Muhammadiyah di ruang-ruang kampus. Adalah sebuah kesistimewaan tersendiri bagi IMM yang Dimana diruang-ruang kampus yang suasana intelektulitas sangat kental sehingga Muhammadiyah dengan mudah berdakwah dengan ortomnya yaitu IMM. IMM juga mempunyai trikoda atau tri kompetensi dasar yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas, dan bukan hanya trikoda saja IMM punya juga yang Namanya trilogy yaitu keagamaan, kemahsiswaan, dan kemanusiaan.

IMM bergerak di 3 bidang tersebut guna mencapai tujuannya yaitu “Terbentuknya akademisi muslim yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan muhammadiyah”. Sehingga akan tercapai apa yang telah di cita-citakan Muhammadiyah yaitu “terciptanya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”.

Selain Gerakan-gerakan Mahasiswa lainnya IMM juga menjadi garda terdepan yang menggerakkan para mahasiswa di ruang-ruang kampus, diskusi terkhususnya. Muhammadiyah memiliki banyak sekali perguruan tinggi, yang dalam hal ini IMM menjadi sangat penting di kalangan mahasiswa Muhammadiyah terkhususnya.

Maka dengan itu Muhammadiyah harus juga memiliki sikap keterbukaan yang menjadi konsekuensinya. Muhammadiyah dengan ortom IMM di harapkan menjadi salah satu penggerak dakwah didunia kampus yang sekarang makin melemah. Mahasiswa dengan keintelektualannya haruslah memanfaatkan apa yang telah menjadi jati dirinya yaitu menjadi agent of change dan social control ditengah-tengah masyarakat yang sangat butuh akan pemahaman yang luas.

Melihat realitas yang ada IMM kini minim akan literasi, IMM seakan hanya nama organisasi bukan Gerakan mahasiswa yang mencetak kader-kader unggulan Muhammadiyah. Budaya narsistik yang merasa si paling intelektual menjamur di kalangan kader IMM, sehingga budaya literasi semakin pudar seiring berkembangnya zaman.

Seringkali kader IMM sekedar ikut-ikutan tanpa mau-menahu untuk mempelajari IMM itu sendiri termasuk ideolgi dan juga pergerakannya. Jika yang terjadi seperti yang sekarang maka dakwah Muhammadiyah tidak akan pernah tercapai malah akan mencederai apa yang menjadi tujuan berdirinya IMM.

Djazman Al-Kindi sebagai pelopor IMM juga pernah mencita-citakan atau menggagas Manusia akademisi atau Muslim Intelektual. Muslim intelektual yang dimaksud oleh Pak Djazman adalah orang-orang yang ikut menentukan arah perubahan yang sedang berlangsung di Indonesia karena Muslim intelektual dijiwai gairah untuk mengamalkan ajaran agama Islam dalam segala kondisi.

Dengan semangat kelahiran Muslim Intelektual, Djazman dengan gigih terus mendirikan Universitas Muhammadiyah Surakarta, pondok Shabran, dan Majelis Diktilitbang. Karena Pak Djazman berpendapat dari Rahim perguruan tinggilah Muslim intelektual dapat lahir (Natsir et al.,2018). Dengan realitas yang ada sekarang jika kita kaitkan dengan apa yang digagas oleh Pak Djazman sangat bertolak belakang. Menjadi PR besar bagi para kader IMM untuk mewujudkan apa yang telah di cita-citakan Pak djazman, jelas akan sangat berat jika kita bayangkan, tetapi jika yang berat ini tidak kita lawan maka tidak akan ada perubahan di IMM itu sendiri.

Kader IMM adalah sekumpulan mahasiswa yang memegang teguh ajaran agama Islam, nilai Muhammadiyah dan juga idealisme seorang mahasiswa. IMM yang menjadi garda terdepan dakwah Muhammadiyah di kampus-kampus yang berusaha dibentuk sebagai Muslim Intelektual atau manusia akademisi perlu akan yang namanya penanaman ideologi dan juga perkaderan.

Sebagai organisasi perkaderan IMM melakukan rekrutmen kader IMM untuk penanaman ideologi dan nilai-nilai dasar Muhammadiyah. Proses rekrutmen atau internalisasi ini disebut dengan perkaderan utama. Kemudian untuk mengelola para kader perkaderan professional maka diadakan dalam IMM sendiri yang bernama perkaderan khusus. Selain perkaderan utama dan perkaderan khusus IMM punya perkaderan pendukung, perkaderan pendukung disini guna menunjang dan mendukung sumber daya manusia. Perkaderan pendukung benar-benar melatih jiwa kritis dan juga literasi para kader IMM.

Sebagaimana tujuan IMM , perkaderan penting adanya di sebuah ikatan sebagai Upaya membentuk manusia akademisi atau muslim yang dicita-citakan oleh pendiri IMM sendiri. Bentuk dari perkaderan pendukung pun sangat bervariasi dan setiap cabang IMM mempunyai ciri khas dalam mengkader, ada yang berupa diskusi, pelatihan, pengajian, dan sekolah.

Seperti halnya PC IMM Sukoharjo yang mengadakan Baret Merah, yang di dalam perkaderan itu para kader di tuntut untuk memunculkan jiwa-jiwa kritis dan kecemerlangan dalam berfikir terutama pada bidang filsafat. Adanya Merah ini juga untuk mendobrak kebodohan dengan literasi pada  kalangan kader IMM di masa itu.

Selain Baret Merah juga ada perkaderan pendukung seperti, Madrasah Intelektual Muhammadiyah, Sekolah Pemikiran Islam, Pusat Studi IMM DIY, Sekolah Politik, Diksuswati, Pelatihan Mubaligh, Majelis Filsafat, dan lain sebagainya. Dengan adanya perkaderan pendukung sebagai pelengkap perkaderan IMM diharapkan  IMM menjadi kawah candradimuka lahirnya manusia akademisi atau Muslim Intelektual di Indonesia, yang akan terus melakukan pembaharuan-pembaharuan dan ide gagasan yang cemerlang, untuk menuju IMM terlebih lagi Indonesia yang mempunyai budaya literasi yang kental dan juga cinta akan ilmu pengetahuan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Kenalkan Dua Layanan Mahasiswa Unggulan di Masta PMB 2025

    UMS Kenalkan Dua Layanan Mahasiswa Unggulan di Masta PMB 2025

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Rangkaian Masta (Masa Ta’aruf) Universitaria 2025 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS pada Selasa (19/8) menyajikan beragam materi untuk mahasiswa baru. Dari sejumlah sesi yang digelar, materi mengenai layanan aktivitas kemahasiswaan menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Materi tersebut dibawakan oleh Drs. Suyatmin Waskito Adi, M.Si., Muhammad […]

  • 5 Tim Mahasiswa UMS Tembus PPK Ormawa 2025, Tunjukkan Kepedulian Sosial dan Inovasi

    5 Tim Mahasiswa UMS Tembus PPK Ormawa 2025, Tunjukkan Kepedulian Sosial dan Inovasi

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak lima tim dari organisasi mahasiswa (Ormawa) UMS berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek. Capaian ini diapresiasi langsung oleh Ir. Muhammad Alfatih, S.T., M.T., atau yang […]

  • Menulis untuk Perubahan: Advokasi Keadilan Iklim Bersama Pemuda Lintas Iman di Kota Bandung

    Menulis untuk Perubahan: Advokasi Keadilan Iklim Bersama Pemuda Lintas Iman di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung — Antusiasme peserta program Workshop Jurnalisme Pemuda Lintas Iman dalam menyuarakan keadilan iklim kembali menemukan ruang praktik dalam sesi pelatihan langsung yang digelar pada Minggu, 22 Juni 2025 di Kota Bandung, Jawa Barat. Para peserta—yang terdiri dari pemuda berbagai agama dan organisasi kepemudaan—mendalami keterampilan jurnalistik melalui workshop intensif meliputi tiga sesi utama: Dasar-dasar […]

  • Titah Pertama Sang Pencipta

    Titah Pertama Sang Pencipta

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ibnu Masngud, Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS 2021 Seberapa Agung Allah Di Hatimu? Tidakkah cukup menjadi motivasi bagi seorang yang dianugerahi status “mahasiswa” bahwa kata pertama yang diturunkan sang pencipta dalam kitab terakhir-Nya adalah Iqra (bacalah!). Perintah itu turun di tengah kecarut-marutan masyarakat jahiliah dengan segala problemnya, baik dari aspek sosial […]

  • MLC dan BikersMu Surabaya Resmi Dikukuhkan

    MLC dan BikersMu Surabaya Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya, 31 Agustus 2025 – Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menyelenggarakan Pengajian Ahad Pagi Sang Pencerah yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Mu’alaf Learning Center (MLC) dan BikersMu Chapter Surabaya, bertempat di Gedung Rektorat At-Tauhid Tower Lt. 13 Universitas Muhammadiyah Surabaya. Acara ini mengusung tema “KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) Pilihan […]

  • Adu Kreatifitas: Guru Staff SD Muhammadiyah Palur Hasilkan Karya Konten Video TikTok Sukses PPDB

    Adu Kreatifitas: Guru Staff SD Muhammadiyah Palur Hasilkan Karya Konten Video TikTok Sukses PPDB

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – (06/12) Perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadikan para pendidik juga pelajar memiliki ruang yang lebih luas untuk mengeksplorasi berbagai informasi dan pengetahuan. Tidak hanya untuk menunjang sumber materi pembelajaran, kemajuan teknologi ternyata juga menjadi wadah untuk mengasah kemampuan berkompetisi para pendidik dan pelajar. Ketua Kegiatan Nur Laili menuturkan, Lomba diselenggarakan […]

expand_less