Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • visibility 453
  • comment 28 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Dwi Kurniadi, Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi otonom dibawah persyarikatan Muhammadiyah. IMM adalah organisasi yang bergerak di ranah mahasiswa, IMM menjadi tangan Panjang dakwah Muhammadiyah di ruang-ruang kampus. Adalah sebuah kesistimewaan tersendiri bagi IMM yang Dimana diruang-ruang kampus yang suasana intelektulitas sangat kental sehingga Muhammadiyah dengan mudah berdakwah dengan ortomnya yaitu IMM. IMM juga mempunyai trikoda atau tri kompetensi dasar yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas, dan bukan hanya trikoda saja IMM punya juga yang Namanya trilogy yaitu keagamaan, kemahsiswaan, dan kemanusiaan.

IMM bergerak di 3 bidang tersebut guna mencapai tujuannya yaitu “Terbentuknya akademisi muslim yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan muhammadiyah”. Sehingga akan tercapai apa yang telah di cita-citakan Muhammadiyah yaitu “terciptanya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”.

Selain Gerakan-gerakan Mahasiswa lainnya IMM juga menjadi garda terdepan yang menggerakkan para mahasiswa di ruang-ruang kampus, diskusi terkhususnya. Muhammadiyah memiliki banyak sekali perguruan tinggi, yang dalam hal ini IMM menjadi sangat penting di kalangan mahasiswa Muhammadiyah terkhususnya.

Maka dengan itu Muhammadiyah harus juga memiliki sikap keterbukaan yang menjadi konsekuensinya. Muhammadiyah dengan ortom IMM di harapkan menjadi salah satu penggerak dakwah didunia kampus yang sekarang makin melemah. Mahasiswa dengan keintelektualannya haruslah memanfaatkan apa yang telah menjadi jati dirinya yaitu menjadi agent of change dan social control ditengah-tengah masyarakat yang sangat butuh akan pemahaman yang luas.

Melihat realitas yang ada IMM kini minim akan literasi, IMM seakan hanya nama organisasi bukan Gerakan mahasiswa yang mencetak kader-kader unggulan Muhammadiyah. Budaya narsistik yang merasa si paling intelektual menjamur di kalangan kader IMM, sehingga budaya literasi semakin pudar seiring berkembangnya zaman.

Seringkali kader IMM sekedar ikut-ikutan tanpa mau-menahu untuk mempelajari IMM itu sendiri termasuk ideolgi dan juga pergerakannya. Jika yang terjadi seperti yang sekarang maka dakwah Muhammadiyah tidak akan pernah tercapai malah akan mencederai apa yang menjadi tujuan berdirinya IMM.

Djazman Al-Kindi sebagai pelopor IMM juga pernah mencita-citakan atau menggagas Manusia akademisi atau Muslim Intelektual. Muslim intelektual yang dimaksud oleh Pak Djazman adalah orang-orang yang ikut menentukan arah perubahan yang sedang berlangsung di Indonesia karena Muslim intelektual dijiwai gairah untuk mengamalkan ajaran agama Islam dalam segala kondisi.

Dengan semangat kelahiran Muslim Intelektual, Djazman dengan gigih terus mendirikan Universitas Muhammadiyah Surakarta, pondok Shabran, dan Majelis Diktilitbang. Karena Pak Djazman berpendapat dari Rahim perguruan tinggilah Muslim intelektual dapat lahir (Natsir et al.,2018). Dengan realitas yang ada sekarang jika kita kaitkan dengan apa yang digagas oleh Pak Djazman sangat bertolak belakang. Menjadi PR besar bagi para kader IMM untuk mewujudkan apa yang telah di cita-citakan Pak djazman, jelas akan sangat berat jika kita bayangkan, tetapi jika yang berat ini tidak kita lawan maka tidak akan ada perubahan di IMM itu sendiri.

Kader IMM adalah sekumpulan mahasiswa yang memegang teguh ajaran agama Islam, nilai Muhammadiyah dan juga idealisme seorang mahasiswa. IMM yang menjadi garda terdepan dakwah Muhammadiyah di kampus-kampus yang berusaha dibentuk sebagai Muslim Intelektual atau manusia akademisi perlu akan yang namanya penanaman ideologi dan juga perkaderan.

Sebagai organisasi perkaderan IMM melakukan rekrutmen kader IMM untuk penanaman ideologi dan nilai-nilai dasar Muhammadiyah. Proses rekrutmen atau internalisasi ini disebut dengan perkaderan utama. Kemudian untuk mengelola para kader perkaderan professional maka diadakan dalam IMM sendiri yang bernama perkaderan khusus. Selain perkaderan utama dan perkaderan khusus IMM punya perkaderan pendukung, perkaderan pendukung disini guna menunjang dan mendukung sumber daya manusia. Perkaderan pendukung benar-benar melatih jiwa kritis dan juga literasi para kader IMM.

Sebagaimana tujuan IMM , perkaderan penting adanya di sebuah ikatan sebagai Upaya membentuk manusia akademisi atau muslim yang dicita-citakan oleh pendiri IMM sendiri. Bentuk dari perkaderan pendukung pun sangat bervariasi dan setiap cabang IMM mempunyai ciri khas dalam mengkader, ada yang berupa diskusi, pelatihan, pengajian, dan sekolah.

Seperti halnya PC IMM Sukoharjo yang mengadakan Baret Merah, yang di dalam perkaderan itu para kader di tuntut untuk memunculkan jiwa-jiwa kritis dan kecemerlangan dalam berfikir terutama pada bidang filsafat. Adanya Merah ini juga untuk mendobrak kebodohan dengan literasi pada  kalangan kader IMM di masa itu.

Selain Baret Merah juga ada perkaderan pendukung seperti, Madrasah Intelektual Muhammadiyah, Sekolah Pemikiran Islam, Pusat Studi IMM DIY, Sekolah Politik, Diksuswati, Pelatihan Mubaligh, Majelis Filsafat, dan lain sebagainya. Dengan adanya perkaderan pendukung sebagai pelengkap perkaderan IMM diharapkan  IMM menjadi kawah candradimuka lahirnya manusia akademisi atau Muslim Intelektual di Indonesia, yang akan terus melakukan pembaharuan-pembaharuan dan ide gagasan yang cemerlang, untuk menuju IMM terlebih lagi Indonesia yang mempunyai budaya literasi yang kental dan juga cinta akan ilmu pengetahuan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (28)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 503
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Suasana semangat membara menyertai Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kota Balikpapan yang sedang menggelar kegiatan Pengukuhan dan Rakerda Periode 2022-2026, Kamis (08/02/2024). Dengan mengangkat tema “Keluarga Muda Tangguh, Kuatkan Balikpapan” kegiatan tersebut diselenggarakan di Sekretariat Aisyiyah Kota Balikpapan. Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Balikpapan, Mardhotillah Yassarah, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Keluarga adalah […]

  • Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pasuruan – Meski hanya dihadiri kurang dari sepuluh kader, Rapat Kerja I Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gempol yang digelar pada 29–30 November 2025 di SD Muhammadiyah 2 Kejapanan berlangsung penuh semangat dan menghasilkan berbagai gagasan progresif untuk kemajuan persyarikatan. Undangan resmi kegiatan ini telah diedarkan sejak 19 November 2025 sebagai bentuk penegasan pentingnya […]

  • Menjaga dan Membangun Muhammadiyah: Dari Rumah Pribadi hingga Organisasi yang Kokoh

    Menjaga dan Membangun Muhammadiyah: Dari Rumah Pribadi hingga Organisasi yang Kokoh

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Oleh : Zakiyul Fuad Muhammadiyah itu seperti rumah pribadi. Pemiliknya tentu ingin rumah tersebut selalu terawat, nyaman, kokoh, dan indah dipandang. Namun, seiring waktu, selain mendirikan dan merawat, penting juga untuk terus menjaga agar rumah itu tetap aman dan terkendali. Namun ada juga orang yang memiliki rumah seakan tidak peduli. Sibuk di luar rumah, jarang […]

  • Perluas Wawasan Global, Mahasiswa PBSI UMS Ikuti Pertukaran di UM Sabah

    Perluas Wawasan Global, Mahasiswa PBSI UMS Ikuti Pertukaran di UM Sabah

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Berbekal semangat dan tekad yang kuat, Nuraini Aprilia Surbakti melangkahkan kakinya di Negeri Jiran Malaysia. Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu berkesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa di Universiti Malaysia (UM) Sabah. Ayi, begitu ia akrab disapa, menuturkan program pertukaran yang ia ikuti bernama “Mobility UMSabah, Student Exchange […]

  • HMP Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UMS Sukses Gelar Upgrading dan Makrab di Tawangmangu

    HMP Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UMS Sukses Gelar Upgrading dan Makrab di Tawangmangu

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tawangmangu – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an & Tafsir (HMP IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Upgrading dan Malam Keakraban (Makrab) di Villa Griya Pringgodani, Tawangmangu (22-23/2/2025). Acara ini mengusung tema “Mengoptimalkan Sinergi Kepengurusan dalam Mewujudkan Visi dan Misi Organisasi”, yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan, mempererat solidaritas antaranggota, serta memperdalam pemahaman tentang […]

  • Racana UMS Tanamkan Optimisme Pendidikan Tinggi kepada Anak Yatim Boyolali

    Racana UMS Tanamkan Optimisme Pendidikan Tinggi kepada Anak Yatim Boyolali

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menuntaskan program Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kacangan, Andong, Boyolali, pada Minggu (16/11). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Keagamaan dan Pengabdian Masyarakat Racana UMS ini, mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Belajar dan Harapan untuk Masa Depan Gemilang.” Indra Hermawan, selaku Ketua Bidang […]

expand_less