Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PD NA Kota Tangerang Selatan Gagas Gerakan Ubah Jelantah Jadi Rupiah

PD NA Kota Tangerang Selatan Gagas Gerakan Ubah Jelantah Jadi Rupiah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Tangerang – Dalam rangka mengurangi limbah minyak jelantah yang merusak lingkungan, Departemen Kesehatan dan Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PD NA) Kota Tangerang Selatan, berkolaborasi dengan Majelis Kesehatan dan Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Tangerang Selatan, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Tangerang Selatan menggelar Workshop Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Produk Rumah Tangga Bernilai Ekonomis.

Workshop yang diikuti oleh perwkailan dari berbagai organisasi otonom muhammadiyah seperti PDA, PDNA, IMM dan IPM Kota Tangerang Selatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 05 Oktober 2024, di Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan.

Novita Fauziah Ramadhan, Ketua PD NA Kota Tangerang Selatan menjelaskan bahwa tujuan digelarnya tersebut untuk memberikan edukasi kepada para peserta tentang pentingnya pengelolaan limbah jelantah agar dapat bernilai ekonomis.

“Workshop ini merupakan upaya kami untuk memberikan keterampilan mengubah minyak jelantah menjadi sabun pencuci piring dan cairan pembersih lantai kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan, khususnya ibu-ibu rumah tangga,”, ujar Novita.

Lebih lanjut Novita menjelaskan pentingnya ibu-ibu rumah tangga memiliki keterampilan dalam pengelolaan limbah jelantah tersebut.

“Selain mengurangi limbah minyak jelantah yang dapat merusak lingkungan, produk yang dihasilkan dari pengelolaan ini juga dapat bernilai ekonomis tentunya”, tutup Novita.

Tahapan-tahapan pengelolaan minyak jelantah menjadi produk yang dapat bernilai ekonomis dipandu langsung oleh Aldinah Rosmi, selaku Ketua Departemen Kesehatan dan Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan.

Workshop tersbut juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Odji Restanto dan Feronika yang memberikan edukasi tentang Bioenzim.

Odji Restanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapan atas digelarnya acara tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi, karena kegiatan ini sejalan dengan visi-misi Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, kami berharap agar acara ini terlaksana berkelanjutan”, ujar Odji.

Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan hingga akhir. Selain workhop pengelolaan limbah minyak jelantah acara tersebut juga dimerihakan oleh berbagai stand bazar aneka makanan, serta pembagian voucher belanja untuk peserta yang menukar sampah ke Bank sampah. [DM]

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Les petites histoires des grands gagnants d’Igobet Casino

    Les petites histoires des grands gagnants d’Igobet Casino

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Igobet Casino est une plateforme de jeux en ligne qui a su se démarquer sur le marché grâce à une expérience de jeu exceptionnelle et à des histoires inspirantes de ses grands gagnants. L’une des plus grandes attractions de ce casino est sa capacité à transformer la vie de ses joueurs, offrant des gains impressionnants […]

  • Bahasa Indonesia: Dari Bahasa Melayu Menjadi Anugerah Bangsa Indonesia

    Bahasa Indonesia: Dari Bahasa Melayu Menjadi Anugerah Bangsa Indonesia

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – “Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Kalimat itu begitu melekat dalam ingatan bangsa. kalimat tersebut adalah satu butir dari beberapa butir keluaran Kerapatan Besar Pemuda II tahun 1928 yang mulai tahun 30-an disebut sebagai bagian dari tiga sumpah, dan sejak tahun 50-an hingga kini dikenal sebagai Sumpah Pemuda. […]

  • Halal Bihalal 1447 H, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Teguhkan Ukhuwah dan Dorong Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini

    Halal Bihalal 1447 H, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Teguhkan Ukhuwah dan Dorong Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Halal Bihalal 1447 H pada 7 April 2026 sebagai momentum mempererat silaturahim sekaligus mendorong kepedulian lingkungan sejak usia dini. Kegiatan ini mengangkat tema “Meneguhkan Ukhuwah dan Menumbuhkan Kecintaan Lingkungan melalui Pendidikan Anak Usia Dini.” Acara dihadiri oleh jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, organisasi otonom tingkat […]

  • Karya Siswa SD Muhammadiyah 2 Balikpapan Mendapat Apresiasi Ketua Komisi X DPR RI dalam Agenda 1000 Cahaya ‘Aisyiyah

    Karya Siswa SD Muhammadiyah 2 Balikpapan Mendapat Apresiasi Ketua Komisi X DPR RI dalam Agenda 1000 Cahaya ‘Aisyiyah

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Kebanggaan dirasakan keluarga besar SD Muhammadiyah 2 Balikpapan ketika karya salah satu siswinya, Alea, mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Komisi X DPR RI, Ibu Hetifah Sjaifudian, pada kegiatan 1000 Cahaya ‘Aisyiyah yang diselenggarakan di SMA Negeri 8 Balikpapan dalam rangka peringatan Milad ‘Aisyiyah. Karya gambar yang dibuat oleh Alea mengangkat tema pelestarian […]

  • Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Oleh : Ghinaa Masturina Berbicara mengenai Pendidikan di Indonesia, tanpa disadari kita sangatlah dekat dengan kata ‘penindasan’, baik dari segi politik, sosial, budaya, Pendidikan, dan lain-lain. Penindasan dominan dirasakan oleh kaum lemah atau kaum tertindas seperti orang miskin, kelompok minoritas, penyandang disabilitas, dan lain sebagainya. Hal seperti ini telah dibahas oleh Paulo Freire dalam bukunya […]

  • Bincang Buku Santai, Ikhtiar Pegiat Seni Kampung Inggris Menumbuhkan Budaya Literasi

    Bincang Buku Santai, Ikhtiar Pegiat Seni Kampung Inggris Menumbuhkan Budaya Literasi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri – Upaya menghidupkan kembali budaya membaca dan berdiskusi terus dilakukan oleh Pegiat Seni Kampung Inggris (PSK). Komunitas yang berbasis di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, ini secara rutin menggelar forum diskusi terbuka bertajuk Bincang Buku Santai setiap dua pekan sekali. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi gagasan bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga para tutor […]

expand_less