Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » kabar muhammadiyah » AI Ubah Peta Industri Komunikasi, Kompetensi Manusia Jadi Penentu

AI Ubah Peta Industri Komunikasi, Kompetensi Manusia Jadi Penentu

  • account_circle Alvian
  • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kecerdasan buatan atau AI mengubah peta industri komunikasi digital. Pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan tim dengan beragam keahlian kini berpotensi dilakukan oleh satu orang dengan bantuan AI. Perubahan ini bukan semata ancaman bagi tenaga profesional, melainkan momentum untuk memperkuat kompetensi yang tidak berhenti pada kemampuan memproduksi konten, tetapi juga mencakup strategi komunikasi, literasi data, kreativitas, dan etika.

Dosen Ilmu Komunikasi bidang komunikasi digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom., M.Pd., menilai penggunaan AI tidak dapat dihindari seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Kemudahan akses membuka peluang bagi pelaku industri untuk mengolah data dalam jumlah besar, termasuk membaca pola komunikasi masyarakat sebagai dasar menyusun strategi kampanye digital. Namun, potensi tersebut baru memberikan manfaat apabila pengguna memiliki literasi yang memadai.

Dalam pembentukan opini publik, kemampuan AI mengolah data dapat membantu pengguna memahami pola komunikasi digital. Akan tetapi, teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk tujuan manipulatif. Menurut Ahmada, dampak AI sangat bergantung pada tujuan dan cara manusia menggunakannya. Kemampuan teknis perlu disertai pemahaman norma dan etika agar kecanggihan teknologi tidak justru memperbesar risiko penyalahgunaan informasi.

“Kebermanfaatan penggunaan AI tentu tergantung dengan siapa yang memberikan perintah kepada AI melalui prompt yang diberikan,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Ia mengibaratkan AI seperti pisau yang dapat menghasilkan manfaat ataupun bahaya, bergantung pada penggunanya. Karena itu, kecakapan menggunakan teknologi perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom, M.Pd

Perubahan cara kerja tersebut turut menantang pola kebutuhan tenaga profesional di industri komunikasi. Jika sebelumnya sebuah proyek komunikasi digital membutuhkan tim dengan kemampuan yang beragam, AI kini memungkinkan sebagian pekerjaan dilakukan oleh satu orang dengan bantuan teknologi. Pergeseran ini membuat kemampuan yang hanya bertumpu pada produksi teknis berpotensi menghadapi persaingan lebih besar. Pada saat yang sama, kondisi tersebut mendorong tenaga profesional untuk memperkuat kemampuan analisis, perencanaan, dan pengambilan keputusan.

Tantangan lain muncul ketika konten berbasis AI semakin menyerupai produk asli. Ahmada mengingatkan bahwa masyarakat digital perlu terus belajar membedakan konten yang dihasilkan AI dan konten asli. Meski pencantuman keterangan penggunaan AI telah dikenal, ia menilai masih ada konten yang tidak menyertakan label tersebut. Situasi ini memperkuat pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menilai informasi secara kritis.

Bagi Ahmada, jalan keluarnya bukan menolak AI, melainkan menempatkannya sebagai alat bantu dengan manusia tetap memegang kendali atas hasil akhir. “Menggunakan AI bukanlah hal yang salah, selama AI sebatas digunakan sebagai asisten saja bukan sebagai eksekutor. Sehingga dalam berbagai jenis industri komunikasi digital, manusia tetap harus yang melakukan eksekusi akhir produk yang dihasilkan,” katanya.

Prinsip tersebut menegaskan bahwa kemudahan produksi tidak menghapus tanggung jawab manusia terhadap kualitas dan dampak pesan yang disampaikan kepada publik.

Perubahan ini juga menjadi tantangan bagi mahasiswa dan lulusan Ilmu Komunikasi. Menurutnya, penguasaan AI perlu dibarengi pendalaman keilmuannya agar mereka tidak sekadar mampu menggunakan perangkat, tetapi juga memahami tujuan, konteks, dan konsekuensi dari pesan yang dibuat. Kreativitas, strategi komunikasi, literasi data, dan etika profesional menjadi bekal penting untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berubah.

“Dalam menghadapi gempuran AI saat ini mahasiswa harus semakin meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai keilmuan yang digelutinya,” ujar Ahmada.

Ia mendorong mahasiswa menjadikan AI sebagai asisten untuk menghasilkan karya yang lebih bermanfaat. Dengan pendekatan tersebut, kemajuan teknologi dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas kerja komunikasi, sementara manusia tetap berperan menentukan arah, nilai, dan tanggung jawab dari setiap pesan yang diproduksi. (Alvian/Humas)

  • Penulis: Alvian
  • Editor: Annisa' Yasfa Azzahra

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Dampingi Ibu-Ibu PKK Sekarwangi Desa Dibal Olah Limbah Rumah Tangga Jadi POC

    UMS Dampingi Ibu-Ibu PKK Sekarwangi Desa Dibal Olah Limbah Rumah Tangga Jadi POC

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pendampingan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah rumah tangga menggunakan komposter, bekerja sama dengan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Dibal, Boyolali. Kegiatan ini didanai oleh Kemdiktisaintek melalui DPPM Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dipimpin oleh dosen Pendidikan Akuntansi, Dhany Efita Sari, S.Pd., […]

  • PWNA Lampung Gelar Dialog Interaktif Moderasi Beragama, Hadirkan Lima Tokoh Agama

    PWNA Lampung Gelar Dialog Interaktif Moderasi Beragama, Hadirkan Lima Tokoh Agama

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Bandar Lampung, 2 Mei 2025 — Dalam rangka puncak kegiatan Breaking Down The Walls Day (BDWD) Faith In Harmony: Best Friends Forever, Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Lampung menyelenggarakan Dialog Interaktif Moderasi Beragama yang menghadirkan lima tokoh agama dari lintas keyakinan. Kegiatan ini dihadiri oleh pemuka agama Islam Bapak Sudarman, Bhante Pannajoto […]

  • Rektor UMS Sambut Baik Program Akademi Riset IMM Jawa Tengah, Berikan Dukungan Dana dan Akses Riset Mahasiswa

    Rektor UMS Sambut Baik Program Akademi Riset IMM Jawa Tengah, Berikan Dukungan Dana dan Akses Riset Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya riset di kalangan mahasiswa. Hal ini terlihat dari pertemuan antara Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dengan jajaran DPD IMM Jawa Tengah yang digelar di Ruang Rektor lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah, Rabu (9/12). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan […]

  • Membangun Jembatan Pemahaman: Desain Pembelajaran Tafsir Al-Quran Berbasis Scaffolding Vygotsky

    Membangun Jembatan Pemahaman: Desain Pembelajaran Tafsir Al-Quran Berbasis Scaffolding Vygotsky

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Oleh: Amtsal Ajhar Pembelajaran tafsir Al-Quran menghadapi tantangan kompleks di era kontemporer. Di satu sisi, umat Islam dituntut untuk memahami kitab sucinya secara mendalam. Di sisi lain, kesenjangan antara bahasa klasik Arab dengan realitas keseharian pembelajar modern menciptakan jurang yang tidak mudah dijembatani. Banyak pengajar tafsir yang masih menggunakan metode konvensional berbasis ceramah satu arah, […]

  • Perkuat Semangat Dakwah Ikatan, PCA Colomadu Gelar Pengajian Perdana Pasca Musycab

    Perkuat Semangat Dakwah Ikatan, PCA Colomadu Gelar Pengajian Perdana Pasca Musycab

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 535
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Colomadu – Pengajian  ‘Aisyiyah Cabang Colomadu pasca Musycab dilaksanakan di kediaman Ibu Mulyani di Desa Ngasem (1/11). Pengajian ini dihadiri sekitar 40 anggota ‘Aisyiyah. Meskipun telah terbentuk kepengurusan PCA baru periode 2023-2027, kegiatan ini masih diselenggarakan oleh pengurus periode sebelumnya. Pengurus baru akan mulai melaksanakan program kerja setelah pelantikan oleh PDM. Ditemani hujan rintik […]

  • Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib di LKSA Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

    Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghoib di LKSA Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO, – Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol sukses menyelenggarakan kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an bil ghoib pada hari Minggu, 2 November 2025. Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 21 santri, 3 pengurus panti, 3 ustadzah pembimbing, serta 2 orang tua […]

expand_less