Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PWNA Lampung Gelar Dialog Interaktif Moderasi Beragama, Hadirkan Lima Tokoh Agama

PWNA Lampung Gelar Dialog Interaktif Moderasi Beragama, Hadirkan Lima Tokoh Agama

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Lampung – Bandar Lampung, 2 Mei 2025 — Dalam rangka puncak kegiatan Breaking Down The Walls Day (BDWD) Faith In Harmony: Best Friends Forever, Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Lampung menyelenggarakan Dialog Interaktif Moderasi Beragama yang menghadirkan lima tokoh agama dari lintas keyakinan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemuka agama Islam Bapak Sudarman, Bhante Pannajoto Thera dari agama Buddha, Romo Philipus Suroyo dari Katolik, Pendeta Stevanus Wardoyo dari Kristen, serta Ida Bagus Putu Mambal dari agama Hindu. Dialog dimoderatori oleh Sekretaris PWNA Lampung, Jeni Rahmawati.

Dialog berlangsung hangat dan penuh makna. Masing-masing tokoh agama menyampaikan perspektifnya tentang pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman.

Romo Philipus Suroyo, yang akrab disapa Romo Roy, menekankan bahwa pertemuan antarumat beragama bukanlah ancaman terhadap keyakinan, melainkan justru memperkuat keimanan masing-masing. “Pertemuan lintas agama tidak membuat orang menyimpang dari agamanya. Justru membuat orang Katolik makin Katolik, orang Islam makin Islam,” ujarnya. Ia juga mengajak peserta untuk membanjiri media sosial dengan konten positif sebagai respon terhadap maraknya intoleransi digital.

Pendeta Stevanus Wardoyo menambahkan, “Manusia harus menyadari bahwa kita semua ciptaan Tuhan. Tugas kita adalah mendekatkan diri kepada-Nya, agar kebencian dan perpecahan sirna, dan muncullah teposeliro atau toleransi.”

Sementara itu, Ida Bagus Putu Mambal dari agama Hindu menjelaskan bahwa moderasi beragama sejatinya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari umat Hindu. “Kita tumbuh dari alam dan akan kembali ke alam. Maka kita perlu saling asah, asih, asuh—saling memahami, menyayangi, dan membimbing,” tuturnya.
Bhante Pannajoto Thera dari agama Buddha menyampaikan bahwa akar dari intoleransi adalah egoisme. “Untuk menghilangkan intoleransi, kita harus belajar tidak bersifat eksklusif. Seperti maestro orkestra, kita harus menghargai instrumen lain, meski tidak kita mainkan sendiri,” ungkapnya.

Perwakilan dari agama Islam, Bapak Sudarman, menyatakan apresiasinya terhadap PWNA Lampung. “Saya bangga Nasyiatul Aisyiyah mengadakan kegiatan dialog seperti ini. Anak muda harus menjadi garda depan dalam menyuarakan toleransi dan membangun Lampung yang damai,” katanya.

Kegiatan dialog interaktif moderasi beragama ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai latar belakang keagamaan dan organisasi kepemudaan. Hadir dalam kegiatan ini para pemuka agama Katolik, Kristen, serta perwakilan dari komunitas Shri Ksetra Caitya yang mewakili pemuda Buddha. Selain itu, turut serta pula organisasi kepemudaan Islam seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah, serta unsur perempuan dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah dan Muslimat Nahdlatul Ulama. Tak hanya itu, para pelajar lintas agama dari berbagai sekolah di Bandar Lampung juga turut berpartisipasi, mencerminkan semangat keberagaman dan persaudaraan dalam acara tersebut.

Kegiatan dialog ini menjadi penutup yang bermakna dari rangkaian pelatihan 12 Nilai Dasar Perdamaian. PWNA Lampung berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya kolektif menumbuhkan harmoni di tengah masyarakat yang beragam.

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengukuhan PD Pemuda Muhammadiyah Banjar

    Pengukuhan PD Pemuda Muhammadiyah Banjar

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karang Intan – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Banjar melaksanakan pengukuhan bertempat di Bukit Bintang Resort Padang Panjang, Karang Intan, Kabupaten Banjar (31/08). Pengukuhan yang dilaksanakan oleh kepengurusan yang baru diketuai Muhammad Fikri untuk masa bakti periode 2023-2027. Pada pengukuhan ini turut hadir Disporabudpar Kabupaten Banjar, KNPI Kabupaten Banjar, Ketua PDM Kabupaten Banjar, […]

  • Wujudkan Pendidikan Berkemajuan, MIM Digdaya Bolon Teken Kerjasama dengan National Geographic Learning Siapkan Kelas ICP

    Wujudkan Pendidikan Berkemajuan, MIM Digdaya Bolon Teken Kerjasama dengan National Geographic Learning Siapkan Kelas ICP

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; COLOMADU – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Colomadu terus mendorong Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan untuk melakukan lompatan inovasi. Komitmen ini salah satunya dibuktikan oleh Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon yang resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Net Gio atau National Geographic Learning pada Jumat, (02/10/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai […]

  • Dakwah Muhammadiyah: Sentuhan Ikhtiar di Akar Rumput

    Dakwah Muhammadiyah: Sentuhan Ikhtiar di Akar Rumput

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 265
    • 1Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro Sebagai refleksi Milad ke-111 Muhammadiyah, penting untuk merenungkan peran dakwah Muhammadiyah dalam menyentuh akar rumput masyarakat. Organisasi ini, yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tahun 1912, telah menjalankan peran yang signifikan dalam mengarahkan umat Islam menuju kehidupan yang lebih baik, berlandaskan prinsip-prinsip Islam yang moderat dan inklusif. Dakwah Muhammadiyah bukan […]

  • Kolaborasi FT UMS dengan Industri, Dorong Edukasi Material Bangunan Ramah Lingkungan

    Kolaborasi FT UMS dengan Industri, Dorong Edukasi Material Bangunan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin inisiasi kerja sama dengan PT Timur Mas Abadi melalui kegiatan kuliah umum bertajuk Edukasi Material Ramah Lingkungan, Sabtu (25/10), bertempat di Lantai 3 Gedung J UMS. Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi […]

  • Tanggapi Tingginya Kasus DBD dan Chikungunya, Mahasiswa KKN FIK UMS Hadirkan Inovasi Puding Labu Kuning melalui SAPA Waspada

    Tanggapi Tingginya Kasus DBD dan Chikungunya, Mahasiswa KKN FIK UMS Hadirkan Inovasi Puding Labu Kuning melalui SAPA Waspada

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya di Dukuh Jetis dan Bancakan, Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 37 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan program SAPA Waspada sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap kedua penyakit tersebut. Program ini […]

  • Organisasi Humanity United Project Indonesia Terima Omer Kanat: Pendukung Zionis Berkedok Pembela Uyghur

    Organisasi Humanity United Project Indonesia Terima Omer Kanat: Pendukung Zionis Berkedok Pembela Uyghur

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 835
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Organisasi Humanity United Project Indonesia (HUPI) menerima kedatangan Omer Kanat, seorang pendukung Zionis yang berkedok pembela Uyghur di Indonesia. Penerimaan itu secara nyata tampak dalam International Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh organisasi Humanity United Project Indonesia berkolaborasi dengan Uyghur Human Rights Project di Hotel Alia Cikini pada Senin (2/9/24). Namun […]

expand_less