Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Musyawarah Tarjih PCIM Maroko Perkuat Kaderisasi Intelektual Muhammadiyah Bahas Isu Kontemporer

Musyawarah Tarjih PCIM Maroko Perkuat Kaderisasi Intelektual Muhammadiyah Bahas Isu Kontemporer

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Maroko – Upaya memperkuat tradisi intelektual Muhammadiyah terus dilakukan oleh kader Persyarikatan di berbagai negara. Melalui Musyawarah Tarjih PCIM Maroko, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Maroko menghadirkan ruang pembelajaran yang memperkenalkan sekaligus mempraktikkan metodologi tarjih dalam menjawab berbagai persoalan keislaman kontemporer.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hayy Jami’ Dauli, Rabat, Selasa (21/7/2026), tersebut merupakan agenda rutin dua tahunan PCIM Kerajaan Maroko. Mengusung tema “Menghasilkan Produk Hukum terhadap Isu-Isu Kontemporer melalui Metodologi Tarjih Muhammadiyah”, forum ini menjadi bagian dari proses kaderisasi agar anggota Muhammadiyah memahami manhaj tarjih sebagai salah satu karakter utama Persyarikatan.

Dalam Musyawarah Tarjih PCIM Maroko, peserta membahas dua isu aktual. Pertama, hukum berpuasa Ramadan dan pelaksanaan Salat Id mengikuti penanggalan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) bagi mahasiswa Indonesia di Maroko. Kedua, kajian mengenai fitur Buy Now Pay Later (BNPL) di platform e-commerce dengan perspektif fikih muamalah.

Seluruh peserta dibagi ke dalam enam kelompok yang terdiri atas tiga kelompok pro dan tiga kelompok kontra. Setiap kelompok menyampaikan argumentasi menggunakan pendekatan bayani, burhani, dan irfani dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah sebelum memasuki sesi dialog terbuka yang dipandu moderator dan didampingi para mushahhih.

Bahas KHGT hingga Paylater Berdasarkan Manhaj Tarjih

Dalam pembahasan mengenai KHGT, Musyawarah Tarjih PCIM Maroko menghasilkan kesimpulan sementara bahwa sistem tersebut belum memungkinkan diterapkan di Maroko. Salah satu pertimbangannya adalah pemerintah Maroko telah memiliki sistem penanggalan Hijriah resmi yang menjadi rujukan seluruh masyarakat.

Sebagaimana disampaikan oleh salah seorang mushahhih, Ustadzah Yasmin Faradisi, Lc.,

“Maqashid atau tujuan dari KHGT ialah wahdatul ummah (persatuan umat). Jangan sampai niat baik untuk menerapkan KHGT di Maroko justru menyelisihi maqashid KHGT itu sendiri.”

Senada dengan hal tersebut, mushahhih lainnya, Ustadz Risyan Nur Hakim, Lc., M.A., menegaskan,

“Penerapan KHGT harus disyiarkan, bukan menjadi perkara pribadi-pribadi.”

Sementara itu, pembahasan mengenai BNPL menyimpulkan sementara bahwa praktik tersebut lebih mendekati akad qardh daripada murabahah. Forum juga menawarkan alternatif transaksi berbasis murabahah yang dinilai lebih sesuai dengan prinsip syariah, termasuk mekanisme pengelolaan denda sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 17/DSN-MUI/IX/2000.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abd Hayyaqdhan Ashufah, Lc., M.A., menyampaikan,

“Di tengah perkembangan zaman yang serba instan dan praktis, kita harus lebih berhati-hati. Dalam melihat praktik pay later, kita perlu mencermati manfaat dan mudaratnya, terutama dari sisi akad dan mekanisme dendanya. Unsur qardh memang terpenuhi, tetapi selama masih terdapat denda yang berpotensi menjadi sarana eksploitasi, maka masih ada celah yang perlu dikritisi.”

Melalui Musyawarah Tarjih PCIM Maroko, PCIM Kerajaan Maroko berharap lahir kader-kader ulama tarjih yang memiliki kemampuan berpikir ilmiah, terbiasa berdialektika secara akademik, serta mampu menjawab persoalan-persoalan kontemporer dengan berlandaskan metodologi Tarjih Muhammadiyah. Kehadiran Musyawarah Tarjih PCIM Maroko juga menunjukkan bahwa tradisi keilmuan Muhammadiyah terus berkembang di kalangan diaspora Indonesia sebagai bagian dari kontribusi Persyarikatan di tingkat global.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CEGAH STUNTING, NASYIATUL ‘AISYIYAH DORONG PEMENUHAN GIZI IBU HAMIL DAN MENYUSUI

    CEGAH STUNTING, NASYIATUL ‘AISYIYAH DORONG PEMENUHAN GIZI IBU HAMIL DAN MENYUSUI

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 212
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tangerang – Masa kehamilan merupakan fase terpenting  bagi ibu hamil untuk pemenuhan nutrisi pada janin yang dikandung. Hal tersebut diungkapkan dr. Sri Indriyani dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, pada Seminar Seribu Hari Pertama Kehidupan yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) di Balai Desa Pasir Nangka, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/12/2023). Di hadapan kader […]

  • Doa, Usaha, dan Semangat Juara MAPSI Brebes 2025 hantarkan 3 Santriwati MBS Bumiayu Kembali Bertarung Kembali di Banyumas pada tingkat Provinsi

    Doa, Usaha, dan Semangat Juara MAPSI Brebes 2025 hantarkan 3 Santriwati MBS Bumiayu Kembali Bertarung Kembali di Banyumas pada tingkat Provinsi

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, ~ Bumiayu-Brebes || LIma Santri SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat SMP se-Kabupaten Brebes yang digelar di SMP Al-Hikmah 1 Sirampog, Selasa (16/9/2025), mereka berhasil meraih gelar juara di tiga cabang lomba. Tiga santriwati, yakni Firdiani NurKhakim, Calisa […]

  • Bicara Cara Memahami Al-Qur’an, Cendekiawan Muda Muhammadiyah: Tafsir Harus Up To Date

    Bicara Cara Memahami Al-Qur’an, Cendekiawan Muda Muhammadiyah: Tafsir Harus Up To Date

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Cendekiawan Muda Muhammadiyah, Muhamad Bukhari Muslim menyoroti fenomena perdebatan umat Islam yang kerap terjebak dalam dikotomi benar dan salah dalam memahami tafsir agama. “Pemahaman agama harus selalu up to date agar tetap sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman,” ujar Bukhari dalam peluncuran bukunya Tafsir dan Hal-hal yang Tak Selesai yang diadakan oleh […]

  • UMS Satu-satunya Kampus Swasta di Final KIMNAS X 2025 Berhasil Boyong Juara 2

    UMS Satu-satunya Kampus Swasta di Final KIMNAS X 2025 Berhasil Boyong Juara 2

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim “Nyong Timur UMS” yang beranggotakan Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad dan Tanwir Raif M.Y. Marengke berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Kompetisi Ilmiah Mahasiswa Nasional (KIMNAS) X 2025 yang diselenggarakan oleh BEM FEB Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kompetisi itu merupakan lomba karya […]

  • Kajian Tarjih Online ke-195 UMS, Bahas Hukum Perayaan Ulang Tahun dan Milad dalam Islam

    Kajian Tarjih Online ke-195 UMS, Bahas Hukum Perayaan Ulang Tahun dan Milad dalam Islam

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih Online ke-195 dengan tema “Hukum Perayaan Ulang Tahun, Milad, dan Sejenisnya” pada Selasa, (14/10). Kajian rutin ini menghadirkan narasumber Yayuli, S.Ag., M.P.I selaku kepala Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS dan salah satu dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS. Dalam pemaparannya, dosen yang kerap disebut […]

  • Kemendes Mengajak IMM DKI Jakarta Jadi Tim Pembangunan Desa

    Kemendes Mengajak IMM DKI Jakarta Jadi Tim Pembangunan Desa

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta memberikan apresiasi terhadap program yang dijalankan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta periode 2024-2026, Muhammad Lutfiadi, menilai langkah yang diambil Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, telah membawa dampak positif dalam memperkuat pengawasan terhadap desa […]

expand_less