Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bambang Sukoco Raih Doktor UII, Tawarkan Konsep Nidzomul Ma’had untuk Perlindungan Hak Santri

Bambang Sukoco Raih Doktor UII, Tawarkan Konsep Nidzomul Ma’had untuk Perlindungan Hak Santri

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Hukum Program Doktor (PSHPD) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor atas nama Bambang Sukoco, S.H., M.H., yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 FH UII, Sabtu, (29/11).

Setelah berjuang selama 5 tahun, promovendus menghadirkan disertasi, “Konseptualisasi Nidzomul Ma’had Berbasis Hukum Profetik sebagai Sarana Perlindungan Hukum terhadap Hak-hak Santri di Pesantren.”

Bambang Sukoco mengungkapkan, tema disertasinya ini terilhami atas QS Al Imran Ayat 110 yang artinya: “Engkau adalah umat terbaik yang diturunkan di tengah manusia untuk menegakkan kebaikan, mencegah kemungkaran dan beriman kepada Allah.”

Dalam pemaparannya, Bambang menjelaskan bahwa dalam QS Ali Imran Ayat 110, memerintahkan kepada manusia untuk berkontribusi dalam kebaikan dan mencegah sesuatu yang buruk.

“Dalam kandungan QS Ali Imran Ayat 110, kita diperintahkan untuk berkontribusi dalam kebaikan dan mencegah sesuatu yang buruk, salah satunya adalah ikut memikirkan bagaimana menghadirkan perlindungan hukum bagi anak,” paparnya.

Ujian Terbuka Promosi Doktor, Bambang Sukoco

Dia melanjutkan pemaparannya dengan memberikan analisis tentang realita permasalahan anak di lingkungan pendidikan lebih khusus di Pesantren. Beberapa permasalahan anak di pesantren sebagaimana banyak diberitakan berbagai media menunjukkan kondisi perlindungan anak di Indonesia yang paradoks.

Permasalahan bullying dan praktik tidak patut lainnya, yang dialami anak di dunia pendidikan khususnya di pesantren, diyakini menjadi bagian dari fenomena gunung es, karena masih banyak kasus-kasus lain yang tidak muncul kepermukaan.

“Realita tersebut tentunya tidak sesuai dengan semangat perlindungan anak dan tujuan utama pendidikan pesantren, oleh karenanya perlu adanya upaya serius untuk mengurai persoalan ini, sehingga anak di lingkungan pesantren tetap terlindungi hak-haknya, dan pesantren sebagai lembaga pendidikan tetap menjadi tempat terbaik untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan,” jelas Bambang.

Penelitian yang dilakukan di beberapa pesantren dengan latar belakang berbeda di Solo Raya tersebut menunjukkan bahwa:Pertama, masih terdapat pesantren yang belum mempunyai aturan baku (nidzomul ma’had), sebagai sarana penertiban santri sehingga hal ini sering menjadi celah munculnya tindakan spekulatif dari senior atau pengelola dalam pemberian sanksi pelanggaran yang tidak sesuai dengan prinsip perlindungan anak dalam bentuk kekerasan fisik maupun non fisik.

“Kedua, Masih ditemukan beberapa pelanggaran atas hak-hak santri di pesantren yang berdampak langsung terhadap anak, baik dampak psikologis, sosial, akademik, kesehatan bahkan hukum,” lanjutnya.

Menindaklanjuti temuan dan berbagai kasus permasalahan anak di pesantren yang marak. Maka Bambang Sukoco menawarkan sebuah konsep Nidzomul Ma’had berbasis hukum Profetik sebagai upaya Perlindungan hak-hak santri.

Nidzomul Ma’had berbasis hukum profetik adalah peraturan pesantren yang disusun dari nilai ilahiyah dan mengandung nilai-nilai utama yang diajarkan Nabi dan ahli hikmah yang ada dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist, konsep ini berorientasi pada pengutamaan hak anak dan memberikan perlindungan terhadap subjek hukum yang khusus ini.

Hukum profetik yang mempunyai basis nilai Humanisasi (memanusiakan manusia), Liberasi (memerdekakan) dan Transendensi (penghambaan) diyakini selaras dengan nilai utama dan kultur pendidikan pesantren.

“Nilai-nilai profetik yang ada dalam Nidzomul Ma’had yang diyakini selaras dengan nilai utama dalam ajaran pesantren, akan memudahkan transformasi pesantren menjadi lembaga pendidikan Islam modern yang melahirkan insan bertanggungjawab dan berakhlak mulia,” terangnya.

Setelah memaparkan materi, para penguji dipersilahkan untuk mengajukan pertanyaan kepada promovendus. Penguji pada kesempatan tersebut meliputi Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si., Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, S.H., M.Hum., Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., Dr. Aroma Elmina Martha, S.H., M.H.

Di akhir sesi ujian, Promotor, Prof. Dr. M. Syamsudin, S.H., M.H. dan Co Promotor Dr. Muhammad Arif Setiawan, S.H., M.H., memberikan ucapan selamat dan mendoakan agar ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi bangsa dan agama serta membawa keberkahan bagi sesama.

Atas nama Universitas sekaligus Ketua Sidang, Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H. M.Hum., berpesan kepada doktor baru.

“Meskipun telah lulus dan menjadi alumni, bagaimanapun saudara adalah kader dari Muhammadiyah, jangan sampai lupa untuk terus menyiarkan ajaran-ajaran terutama dari perspektif Kemuhammadiyahan,” ujarnya.

Akhirnya, sebagai alumni dari UII terdapat harapan agar ilmu yang dikembangkan dapat menyebarkan kebaikan untuk semua. (Budi/Adi/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SD Muhammadiyah 2 Tulangan Kembangkan Budidaya Ikan Lele dan Hidroponik bersama Mahasiswa Umsida

    SD Muhammadiyah 2 Tulangan Kembangkan Budidaya Ikan Lele dan Hidroponik bersama Mahasiswa Umsida

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sidoarjo – SD Muhammadiyah 2 Tulangan kembali menunjukkan inovasinya dalam menciptakan suasana belajar yang hidup dan menyenangkan. Pada Selasa (17/9/2025). Sekolah ini menjadi pusat kegiatan edukatif yang tak biasa. Siswa-siswi tampak bersemangat di halaman sekolah, bukan sekadar bermain, melainkan sibuk memberi pakan ikan lele dan memeriksa pertumbuhan tanaman hidroponik yang mereka rawat sendiri. Program […]

  • Baitul Arqam Ormawa UMS Bahas Implikasi Tauhid dalam Kepemimpinan

    Baitul Arqam Ormawa UMS Bahas Implikasi Tauhid dalam Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Dalam upaya membentuk pemimpin masa depan yang berintegritas, Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan agenda besar pada 19-20 Februari 2025. Bertempat di WCS Mojogedang, Karanganyar, kegiatan ini mencakup Baitul Arqam serta Training of Trainer (ToT) yang diikuti oleh 268 fungsionaris Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dari berbagai tingkatan, mulai dari fakultas hingga […]

  • Islam adalah Agama Cinta

    Islam adalah Agama Cinta

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada kesempatan kali ini Ustadz Hendra Dermawan S.Pd, M.A. menyampaikan topik terkait dengan dari islamophobia yang telah disampaikan sebelumnya. Perlu diketahui bahwa persyarikatan bangsa-bangsa sudah sejak 3 tahun terakhir menetapkan bahwasanya tanggal 15 Maret itu diperingati sebagai hari anti Islamphobia. Hal ini merupakan bagian dari dinamika yang bahwasannya Islam itu dipersalahkan, Islam […]

  • Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan persyarikatan di berbagai wilayah terdampak bencana merupakan bagian salah satu wujud nyata dari dakwah Islam Berkemajuan. Hal tersebut ia sampaikan dalam ZISKA Talks Tarhib Ramadhan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertajuk “Tangguh dan Sejahtera: Dari Respon ke Pemulihan Bencana Sumatera” […]

  • WOMEN’S DAY: Kehidupan di Bawah Bayangan Konflik dan Penindasan

    WOMEN’S DAY: Kehidupan di Bawah Bayangan Konflik dan Penindasan

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Oleh: Hanif Syairafi Wiratama Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Pada setiap tanggal 8 Maret, dunia merayakan Hari Perempuan Internasional, sebuah momen untuk menghargai prestasi perempuan dalam berbagai bidang dan untuk memperjuangkan kesetaraan gender. Namun, di tengah perayaan ini, penting untuk mengingat bahwa banyak perempuan di seluruh dunia masih berjuang untuk hak-hak dasar mereka, […]

  • Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas”  dan Mengambil Hikmahnya

    Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas” dan Mengambil Hikmahnya

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.349
    • 0Komentar

     Oleh : Nur Kemal Pasya Mustafa (202110230311032) Buku Pendidikan Kaum Tertindas sangat direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini ditulis oleh seorang yang bernama Paulo Freire. Membicarakan tentang pendidikan kaum tertindas, dimulai pada bagian pendahuluan aspek kesadaran terhadap ketidakadilan yang dibahas dalam diskusi, apakah kesadaran manusia terhadap ketidakadilan akan berdampak baik atau justru malah mengarah kepada “fanatisme […]

expand_less