Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa PG PAUD UMS Hadirkan Ruang Tumbuh Anak di Educare Muktamar ke-15 Nasyiatul ‘Aisyiyah

Mahasiswa PG PAUD UMS Hadirkan Ruang Tumbuh Anak di Educare Muktamar ke-15 Nasyiatul ‘Aisyiyah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id turut andil dalam menyukseskan agenda nasional Muktamar ke-15 Nasyiatul ‘Aisyiyah. Prodi PG-PAUD UMS melihat, di balik kesibukan ribuan kader Nasyiatul ‘Aisyiyah yang berkumpul di Solo, 6–8 Agustus 2026, ada kebutuhan yang tak kalah penting: memastikan anak-anak yang ikut bersama orang tuanya tetap mendapatkan ruang yang aman, nyaman, menyenangkan, dan edukatif.

Kebutuhan itulah yang dijawab melalui layanan Educare atau Taman Asuh Anak Nasyiatul ‘Aisyiyah, dengan melibatkan mahasiswa PG PAUD UMS sebagai pendamping anak.

Ketua Program Studi PG PAUD UMS, Dr. Junita Dwi Wardhani, M.Ed., bertindak sebagai penanggung jawab kerja sama antara PG PAUD UMS dengan Panitia Tanwir dan Muktamar Nasional Nasyiatul ‘Aisyiyah ke-15, khususnya seksi Educare. Dalam dokumen persiapan, Kaprodi juga tercatat terlibat dalam koordinasi pendampingan Educare.

Sementara itu, Dr. Sri Slamet, M.Hum., M.Pd. menjadi koordinator pelaksana dan pendamping dari PG PAUD UMS selama kegiatan 6–8 Agustus 2026. Pendampingan dilakukan di beberapa titik kegiatan, menyesuaikan berlangsungnya Tanwir dan Muktamar, antara lain kawasan Hotel Dwangsa dan Lorin serta Edutorium UMS. Dokumen teknis memang menunjukkan layanan Educare berlangsung mengikuti pergerakan agenda utama dari Tanwir pada 6 Agustus hingga Muktamar pada 7–8 Agustus.

Menurut Sri Slamet, keterlibatan 17 mahasiswa PG PAUD UMS dalam Educare memiliki makna lebih dari sekadar membantu orang tua menjaga anak. Mereka hadir membawa kompetensi calon pendidik anak usia dini dengan memahami kebutuhan anak, membangun komunikasi yang hangat, mendampingi bermain, serta memberikan stimulasi sesuai tahap perkembangannya.

“Karena itu, taman asuh hadir sebagai mitra keluarga agar anak tetap memperoleh rasa aman dan perhatian ketika orang tua mengikuti kegiatan organisasi,” ujar Sri Slamet, Sabtu (8/8/2026).

Momentum tersebut semakin penting karena Muktamar ke-15 Nasyiatul ‘Aisyiyah merupakan agenda nasional. Muktamar Berlangsung di Surakarta pada 7–8 Agustus 2026 setelah Tanwir III pada 6 Agustus. Tema yang diusung adalah“Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan.” Pembukaan Muktamar berlangsung di Edutorium UMS pada Jumat (7/8/2026). Informasi terkini dari penyelenggaraan menyebut lebih dari 6.700 peserta dan penggembira hadir di Surakarta, sementara fasilitas Educare disiapkan untuk 65 anak, baik di hotel maupun Edutorium.

“Educare sejalan dengan konsep Taman Asuh Anak Nasyiatul Aisyiyah yang tidak semata-mata berorientasi pada aspek kognitif, tetapi menempatkan martabat dan kesejahteraan anak secara holistik sebagai perhatian utama. Anak dipandang sebagai subjek yang mempunyai hak untuk diasuh secara aman serta memperoleh kesempatan tumbuh, berkembang, dan bermain sesuai usianya,” tutur Sri Slamet.

Meskipun demikian, tambah Sri Slamet, taman asuh temporer memang tidak dimaksudkan menggantikan keluarga. Fungsinya adalah menyediakan layanan pengasuhan yang sementara dan fleksibel agar orang tua dapat berpartisipasi dalam rapat, pelatihan, musyawarah, atau kegiatan organisasi, sementara anak memperoleh perlindungan dan stimulasi pendidikan dasar yang berkualitas.

Dokumen persiapan Educare mencatat mahasiswa PG PAUD UMS dipersiapkan sebagai tenaga pendamping dan dibagi sesuai kebutuhan layanan. Dalam rapat virtual pada 25 Juli 2026, dirancang rasio pendampingan sekitar dua hingga tiga anak untuk setiap mahasiswa. Mahasiswa juga diarahkan mengikuti jadwal dan panduan yang telah disusun oleh panitia Educare.

Persiapan dilakukan secara serius. Sebelum pelaksanaan, para pendamping memperoleh pembekalan mengenai kurikulum taman asuh, aktivitas anak, standar operasional prosedur (SOP), serta teknis pelaksanaan.

Suasana Educare dirancang jauh dari kesan “tempat penitipan” yang pasif. Anak-anak memperoleh kesempatan menjalani aktivitas yang terstruktur sekaligus menyenangkan.

Rangkaian kegiatan mencakup perkenalan melalui permainan, snack time, free play, storytelling, senam, kegiatan seni, hingga bermain bebas. Pada Sabtu, 8 Agustus, misalnya, kegiatan memasukkan aktivitas seni menggambar sebelum dilanjutkan dengan free play.

Dalam rancangan aktivitas Taman Asuh Anak Nasyiatul Aisyiyah juga terlihat pendekatan yang beragam, mulai dari circle time, music and movement, hingga outside play. Artinya, pengasuhan diarahkan agar anak tetap memiliki pengalaman bermain dan belajar yang kaya ketika orang tua menjalankan agenda organisasi.

Model tersebut sesuai dengan prinsip taman asuh yang fleksibel, responsif, dan terstruktur. Aktivitas perlu menyesuaikan waktu kegiatan organisasi dan perkembangan usia anak, tetapi tetap berpijak pada lingkungan belajar yang terencana. Pendamping juga ditempatkan sebagai mitrasementara keluarga, bukan pengganti peran orang tua.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bentuk nyata kolaborasi perguruan tinggi dengan organisasi masyarakat. Menurut Sri Slamet, bagi mahasiswa, pengalaman ini merupakan laboratorium pembelajaran nyata.

“Pengetahuan tentang tumbuh kembang, bermain, komunikasi dengan anak, manajemen kelas, keamanan, dan pengasuhan yang selama ini dipelajari di bangku kuliah diuji langsung dalam situasi autentik. Mahasiswa berhadapan dengan anak yang berbeda usia, karakter, kebiasaan, dan kebutuhan,” tuturnya.

Menurut pandangannya, kolaborasi Nasyiatul ‘Aisyiyah dan PG PAUD UMS berhasil menemukan maknanya. Muktamar tetap menjadi ruang besar untuk membicarakan masa depan perempuan muda berkemajuan, tetapi pada saat bersamaan kebutuhan anak tidak diletakkan di pinggir agenda.

“Di ruang-ruang Educare, mahasiswa PG PAUD UMS menemani anak bermain, bercerita, bergerak, menggambar, makan, dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Sementara beberapa meter atau kilometer dari mereka, para ibu mengikuti persidangan dan merumuskan masa depan organisasi,” pungkas Sri Slamet. (Maysali/Humas)

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kader Kintilan VS Kader Ideologis: Siapa yang paling baik?

    Kader Kintilan VS Kader Ideologis: Siapa yang paling baik?

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Oleh Ahmad Fauzi Almubarok, Ketua Bidang Kader PD IPM Lampung Tengah, Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam FAI UM Metro Istilah kader merujuk pada sesosok individu yang terlibat, terbina,dan disiapkan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan didalam Organisasi. Kader menjadi kunci utama pergerakan, dimana Kader inilah yang menggerakkan dan menginisiasi sebuah kegiatan. Maka dari itu, biasanya organisasi mempunyai forum […]

  • Tingkatkan Branding Sekolah, Tim Pengabdian UMS Gelar Parenting di KB/TK Ummahaat Aisyiyah Cemani, Grogol

    Tingkatkan Branding Sekolah, Tim Pengabdian UMS Gelar Parenting di KB/TK Ummahaat Aisyiyah Cemani, Grogol

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai melalui Hibah RisetMu Skim Pengabdian kepada Masyarakat di Lingkungan Persyarikatan, pada Sabtu, (25/1), bertempat di Balai Muhammadiyah Cemani, KB/TK Ummahaat Aisyiyah Grogol, Sukoharjo. Tim pengabdian terdiri atas Dr. Suranto, S.Pd., M.Pd., CFA., selaku ketua, dengan anggota Prof. […]

  • Pengukuhan Serentak 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu, Bukti Dakwah Muhammadiyah Berkemajuan

    Pengukuhan Serentak 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu, Bukti Dakwah Muhammadiyah Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 393
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Halaman Parkir RSU Siti Aminah Muhammadiyah Bumiayu menjadi Saksi Sejarah terselenggaranya pengukuhan 49 PRM-PRA se-Cabang Bumiayu Daerah Brebes, Ahad, 19 November 2023/5 Jumadil Awal 1445 H. Drs. H. Sukmono selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bumiayu menghimbau agar setiap ranting harus senantiasa menjadi mitra yang baik bagi pemerintahan desa dalam rangka membantu menyelesaikan […]

  • Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, Pimpinan Cabang Aisyiyah dan Lazismu Kantor Layanan Sebulu Sinergi Gelar Bakti Sosial

    Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, Pimpinan Cabang Aisyiyah dan Lazismu Kantor Layanan Sebulu Sinergi Gelar Bakti Sosial

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, KUKAR – Pimpinan Cabang Aisyiyah Sebulu bekerja sama dengan Lazismu Kantor Layanan Sebulu Kutai Kartanegara menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 75 paket sembako dan 200 lembar masker kepada warga yang terdampak Covid-19, Rabu (15/04/2020). Turut serta dalam kegiatan ini unsur Pimpinan Cabang Aisyiyah Sebulu, Pengurus Lazismu Kantor Layanan Sebulu, Kokam Sebulu, serta IPM […]

  • Patuhi Physical Distancing, Lazismu Berau Siap Jemput Zakat

    Patuhi Physical Distancing, Lazismu Berau Siap Jemput Zakat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.363
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Tanjung Redeb – Memasuki pekan ketiga bulan Ramadan 1441 H, Lazismu Berau membentuk panitia pengumpulan dan penyaluran zakat sejak Rabu (5/5). Kepanitiaan ini berfungsi memfasilitasi secara khusus ibadah harta (maliyah) umat muslim di sekitar Tanjung Redeb. Lazismu Berau menggunakan sistem tambahan dalam memberikan pelayan zakat di masa pandemi ini. Ketua Lazismu Berau, H. Jaka […]

  • SMP Muhammadiyah 1 Anggana Raih Juara III Kostum Terbaik Pawai HUT ke-81 RI

    SMP Muhammadiyah 1 Anggana Raih Juara III Kostum Terbaik Pawai HUT ke-81 RI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 39
    • 0Komentar

    ANGGANA – Langkah perdana SMP Muhammadiyah 1 Anggana dalam pawai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Anggana berbuah prestasi. Tampil penuh semangat dan kreativitas, SMP Muhammadiyah 1 Anggana berhasil meraih Juara III Kostum Terbaik pada pawai yang digelar Kamis (13/8/2026). — Sekolah Baru, Semangat Baru, Prestasi Perdana Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi […]

expand_less