Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Acara Business Matching Pembiayaan Pelaku Usaha dan UMKM Provinsi Lampung Tahun 2025 resmi diselenggarakan di Hotel Santika Bandar Lampung pada 30 September 2025. Acara ini menjadi momentum penting karena mempertemukan langsung pelaku usaha, petani, peternak, UMKM, hingga pekerja migran dengan sejumlah bank milik negara yang siap menyalurkan pembiayaan. Kehadiran Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Lampung menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat akses permodalan masyarakat.

Semua proses difasilitasi oleh Bank Indonesia (BI) yang bertindak sebagai penghubung agar kebutuhan modal masyarakat dapat dipertemukan dengan kapasitas perbankan. Langkah ini dianggap strategis mengingat tantangan yang dihadapi UMKM saat ini adalah keterbatasan modal usaha dan akses terhadap lembaga keuangan formal.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Lampung, antara lain Ketua MPM PWM Lampung, Ketua JATAM Lampung, Ketua SaranMu Lampung, Ketua LPUMKM PWM Lampung, Sekretaris MEBP PWM Lampung, serta Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PW Aisyiyah Lampung. Selain itu dihadiri juga petani, peternak, dan UMKM Muhammadiyah Lampung.

Bimo Epyanto Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung hadir langsung membuka acara dan menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan pentingnya peran forum business matching ini untuk mempercepat sinergi antara dunia usaha dan sektor perbankan. “Kegiatan ini memberi ruang kepada pelaku usaha, agar bisa bekerja sama, agar bisa difasilitasi oleh bank milik negara,” ujarnya.

Menurutnya, langkah konkret ini bukan hanya sebatas komitmen, melainkan jalan keluar nyata bagi pelaku usaha yang selama ini terhambat akses ke permodalan. “Dengan adanya pertemuan formal seperti ini, para pelaku usaha tidak lagi berhadapan dengan proses yang rumit, tetapi langsung dapat menjalin komunikasi, mempresentasikan kebutuhan, dan mendapatkan solusi yang tepat dari perbankan,” pungkasnya.

Fasilitas pembiayaan yang ditawarkan oleh bank-bank pemerintah mencakup plafon mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta, dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sasaran pembiayaan sangat luas, mulai dari petani dan peternak lokal hingga pelaku UMKM di berbagai sektor, bahkan pekerja migran baik yang hendak berangkat ke luar negeri maupun yang sudah purna migran. Melalui skema ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kelompok masyarakat produktif memiliki akses modal yang adil dan terjangkau.

Tidak hanya itu, kehadiran KUR diharapkan mampu mendorong masyarakat yang selama ini bergantung pada sumber pembiayaan informal beralih pada lembaga keuangan resmi, sehingga lebih aman, terstruktur, dan menguntungkan dalam jangka panjang.

Bank Indonesia juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta dari Muhammadiyah yang bernaung di Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM). BI menilai kontribusi Muhammadiyah melalui berbagai program pemberdayaan mampu menjadi contoh bagi organisasi lain dalam memperkuat basis ekonomi umat. Dengan kolaborasi antara perbankan, BI, dan organisasi masyarakat, ekosistem UMKM Lampung diyakini akan semakin kuat.

Harapannya, forum business matching ini tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi pintu masuk bagi transformasi ekonomi daerah yang lebih inklusif, di mana petani, peternak, dan pelaku UMKM dapat benar-benar merasakan manfaat nyata berupa akses permodalan yang berkelanjutan.

Eddy Waluyo Ketua MPM PWM Lampung menegaskan bahwa kesempatan ini tidak boleh dilewatkan oleh petani dan peternak JATAM. “Semua program MPM bekerja sama dengan BI, insyaAllah akan jadi percontohan Jamaah Tani Muhammadiyah se-Indonesia. Petani dan peternak harus bisa memanfaatkan pembiayaan tersebut sebagai modal usaha, agar petani dan peternak ke depan dapat bersaing dan berdaya,” katanya.

Dengan plafon pembiayaan yang ditawarkan, petani JATAM dapat mengembangkan lahan, meningkatkan kualitas produksi. Sementara itu, peternak dapat memperbesar kapasitas usaha dengan memperbaiki fasilitas kandang, meningkatkan jumlah ternak, dan mengakses rantai pasok yang lebih luas. Tidak kalah penting, program ini juga memberikan dukungan bagi pekerja migran, baik yang hendak berangkat maupun yang sudah kembali ke tanah air, melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat produktif memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh.

Selain mendukung pembiayaan bagi JATAM, bank-bank pemerintah juga menyalurkan pembiayaan untuk para pekerja migran melalui SaranMu Lampung. Ida Christina selaku ketua SaranMu (Sahabat Migran Berkemajuan) Lampung menyambut baik dukungan pembiayaan tersebut. “SaranMu hadir sebagai wadah pendampingan dan pemberdayaan pekerja migran, baik yang sedang bersiap berangkat maupun yang sudah purna migran.

Dengan adanya akses permodalan ini, pekerja migran diharapkan tidak hanya mengandalkan pendapatan dari luar negeri, tetapi juga mampu membangun usaha mandiri di kampung halaman setelah kembali, sehingga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Bank Indonesia menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui JATAM, SaranMu, LPUMKM, MEBP Muhammadiyah dan MEK Aisyiyah dapat menjadi role model nasional dalam pengelolaan program pembiayaan berbasis komunitas.

Dengan kolaborasi kuat antara BI, perbankan, dan organisasi masyarakat, Lampung diyakini dapat melahirkan petani dan peternak yang mandiri, pekerja migran yang sejahtera, serta UMKM yang mampu bersaing di tingkat nasional. Jika berhasil, skema ini akan menjadi percontohan yang bisa direplikasi di seluruh Indonesia, menjadikan Jamaah Tani Muhammadiyah sebagai ikon pemberdayaan ekonomi umat yang berdaya saing dan berkelanjutan. (pri/fajrs)

Penulis : Tri Priyo Saputro – MPI PWM Lampung

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA –Mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UKM UPPM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) melaksanakan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ormawa (PPO) bertajuk “Desa Tumbuh: Transformasi Ketahanan Pangan Desa Denggungan melalui Edukasi Pertanian, Greenhouse Keluarga, dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.” Ketua pelaksana kegiatan, Maulia Hidayah, menyampaikan bahwa program ini […]

  • Perkuat Komitmen Rumah Sakit Ramah Lingkungan, RS UMS A.R. Fachrudin Ikuti Sosialisasi Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta

    Perkuat Komitmen Rumah Sakit Ramah Lingkungan, RS UMS A.R. Fachrudin Ikuti Sosialisasi Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Sidiq Pramudito
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA– RS UMS A.R. Fachrudin terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Persetujuan Lingkungan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Sukoharjo Room, Hotel Sahid Jaya Solo. Kegiatan ini merupakan bagian […]

  • Musyawarah Tarjih PCIM Maroko Perkuat Kaderisasi Intelektual Muhammadiyah Bahas Isu Kontemporer

    Musyawarah Tarjih PCIM Maroko Perkuat Kaderisasi Intelektual Muhammadiyah Bahas Isu Kontemporer

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Maroko – Upaya memperkuat tradisi intelektual Muhammadiyah terus dilakukan oleh kader Persyarikatan di berbagai negara. Melalui Musyawarah Tarjih PCIM Maroko, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Maroko menghadirkan ruang pembelajaran yang memperkenalkan sekaligus mempraktikkan metodologi tarjih dalam menjawab berbagai persoalan keislaman kontemporer. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hayy Jami’ Dauli, Rabat, Selasa (21/7/2026), tersebut […]

  • Protes AS terhadap QRIS Dinilai sebagai Tanda Reaksi Terhadap Kebangkitan Ekonomi Digital Indonesia

    Protes AS terhadap QRIS Dinilai sebagai Tanda Reaksi Terhadap Kebangkitan Ekonomi Digital Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sistem pembayaran digital nasional QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kembali menjadi sorotan internasional setelah Amerika Serikat mengkritik kebijakan Bank Indonesia yang mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran di Indonesia, termasuk perusahaan asing, untuk mengadopsi sistem QRIS. Kritik tersebut disampaikan dalam laporan Special 301 Report oleh USTR (United States Trade Representative), yang menganggap […]

  • Kopdar Bikersmu Chapter Kabupaten Bekasi Menguatkan Silaturrahmi Memadukan Hobi

    Kopdar Bikersmu Chapter Kabupaten Bekasi Menguatkan Silaturrahmi Memadukan Hobi

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BEKASI – Kopdar BikersMu (Bikers Muhammadiyah) meneguhkan dakwah di kalangan komunitas dengan memadukan hobi otomotif (sepeda motor) bersama nilai-nilai syiar Islam melalui pendekatan kultural dan kreatif. Perdana di Kabupaten Bekasi dengan pemilihan pengurus BikersMu sebagai wujud nyata demi kemajuan dakwah Islam di kabupaten bekasi sebagai sarana silaturahim berbagai profesi dan usia dengan hobi yang […]

  • Perkuat Hubungan Antar-Koperasi, KOPMA UMS Sambut Kunjungan Studi Banding KOPMA UNIMMA 

    Perkuat Hubungan Antar-Koperasi, KOPMA UMS Sambut Kunjungan Studi Banding KOPMA UNIMMA 

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar kegiatan studi banding pada Kamis, 14 Mei 2026, bertempat di Ruang Meeting Besar Griya Mahasiswa UMS. Kegiatan ini mengusung tema “Menjalin Silaturahmi dan Membangun Sinergi Antar Koperasi Mahasiswa.” Ketua KOPMA UMS, Rieby Queenana Agustin R, dalam […]

expand_less