Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Acara Business Matching Pembiayaan Pelaku Usaha dan UMKM Provinsi Lampung Tahun 2025 resmi diselenggarakan di Hotel Santika Bandar Lampung pada 30 September 2025. Acara ini menjadi momentum penting karena mempertemukan langsung pelaku usaha, petani, peternak, UMKM, hingga pekerja migran dengan sejumlah bank milik negara yang siap menyalurkan pembiayaan. Kehadiran Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Lampung menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat akses permodalan masyarakat.

Semua proses difasilitasi oleh Bank Indonesia (BI) yang bertindak sebagai penghubung agar kebutuhan modal masyarakat dapat dipertemukan dengan kapasitas perbankan. Langkah ini dianggap strategis mengingat tantangan yang dihadapi UMKM saat ini adalah keterbatasan modal usaha dan akses terhadap lembaga keuangan formal.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Lampung, antara lain Ketua MPM PWM Lampung, Ketua JATAM Lampung, Ketua SaranMu Lampung, Ketua LPUMKM PWM Lampung, Sekretaris MEBP PWM Lampung, serta Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PW Aisyiyah Lampung. Selain itu dihadiri juga petani, peternak, dan UMKM Muhammadiyah Lampung.

Bimo Epyanto Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung hadir langsung membuka acara dan menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan pentingnya peran forum business matching ini untuk mempercepat sinergi antara dunia usaha dan sektor perbankan. “Kegiatan ini memberi ruang kepada pelaku usaha, agar bisa bekerja sama, agar bisa difasilitasi oleh bank milik negara,” ujarnya.

Menurutnya, langkah konkret ini bukan hanya sebatas komitmen, melainkan jalan keluar nyata bagi pelaku usaha yang selama ini terhambat akses ke permodalan. “Dengan adanya pertemuan formal seperti ini, para pelaku usaha tidak lagi berhadapan dengan proses yang rumit, tetapi langsung dapat menjalin komunikasi, mempresentasikan kebutuhan, dan mendapatkan solusi yang tepat dari perbankan,” pungkasnya.

Fasilitas pembiayaan yang ditawarkan oleh bank-bank pemerintah mencakup plafon mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta, dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sasaran pembiayaan sangat luas, mulai dari petani dan peternak lokal hingga pelaku UMKM di berbagai sektor, bahkan pekerja migran baik yang hendak berangkat ke luar negeri maupun yang sudah purna migran. Melalui skema ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kelompok masyarakat produktif memiliki akses modal yang adil dan terjangkau.

Tidak hanya itu, kehadiran KUR diharapkan mampu mendorong masyarakat yang selama ini bergantung pada sumber pembiayaan informal beralih pada lembaga keuangan resmi, sehingga lebih aman, terstruktur, dan menguntungkan dalam jangka panjang.

Bank Indonesia juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta dari Muhammadiyah yang bernaung di Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM). BI menilai kontribusi Muhammadiyah melalui berbagai program pemberdayaan mampu menjadi contoh bagi organisasi lain dalam memperkuat basis ekonomi umat. Dengan kolaborasi antara perbankan, BI, dan organisasi masyarakat, ekosistem UMKM Lampung diyakini akan semakin kuat.

Harapannya, forum business matching ini tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi pintu masuk bagi transformasi ekonomi daerah yang lebih inklusif, di mana petani, peternak, dan pelaku UMKM dapat benar-benar merasakan manfaat nyata berupa akses permodalan yang berkelanjutan.

Eddy Waluyo Ketua MPM PWM Lampung menegaskan bahwa kesempatan ini tidak boleh dilewatkan oleh petani dan peternak JATAM. “Semua program MPM bekerja sama dengan BI, insyaAllah akan jadi percontohan Jamaah Tani Muhammadiyah se-Indonesia. Petani dan peternak harus bisa memanfaatkan pembiayaan tersebut sebagai modal usaha, agar petani dan peternak ke depan dapat bersaing dan berdaya,” katanya.

Dengan plafon pembiayaan yang ditawarkan, petani JATAM dapat mengembangkan lahan, meningkatkan kualitas produksi. Sementara itu, peternak dapat memperbesar kapasitas usaha dengan memperbaiki fasilitas kandang, meningkatkan jumlah ternak, dan mengakses rantai pasok yang lebih luas. Tidak kalah penting, program ini juga memberikan dukungan bagi pekerja migran, baik yang hendak berangkat maupun yang sudah kembali ke tanah air, melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat produktif memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh.

Selain mendukung pembiayaan bagi JATAM, bank-bank pemerintah juga menyalurkan pembiayaan untuk para pekerja migran melalui SaranMu Lampung. Ida Christina selaku ketua SaranMu (Sahabat Migran Berkemajuan) Lampung menyambut baik dukungan pembiayaan tersebut. “SaranMu hadir sebagai wadah pendampingan dan pemberdayaan pekerja migran, baik yang sedang bersiap berangkat maupun yang sudah purna migran.

Dengan adanya akses permodalan ini, pekerja migran diharapkan tidak hanya mengandalkan pendapatan dari luar negeri, tetapi juga mampu membangun usaha mandiri di kampung halaman setelah kembali, sehingga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Bank Indonesia menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui JATAM, SaranMu, LPUMKM, MEBP Muhammadiyah dan MEK Aisyiyah dapat menjadi role model nasional dalam pengelolaan program pembiayaan berbasis komunitas.

Dengan kolaborasi kuat antara BI, perbankan, dan organisasi masyarakat, Lampung diyakini dapat melahirkan petani dan peternak yang mandiri, pekerja migran yang sejahtera, serta UMKM yang mampu bersaing di tingkat nasional. Jika berhasil, skema ini akan menjadi percontohan yang bisa direplikasi di seluruh Indonesia, menjadikan Jamaah Tani Muhammadiyah sebagai ikon pemberdayaan ekonomi umat yang berdaya saing dan berkelanjutan. (pri/fajrs)

Penulis : Tri Priyo Saputro – MPI PWM Lampung

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Tingginya curah hujan yang melanda Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memicu bencana tanah longsor di sejumlah wilayah. Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Samarinda, Anderyan Noor, menyoroti lemahnya mitigasi bencana dan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah menghadapi krisis iklim yang makin nyata. Maka dari […]

  • Beasiswa LazisMu UMS Semester Gasal 2025/2026 Resmi Dibuka, Cek Syaratnya!

    Beasiswa LazisMu UMS Semester Gasal 2025/2026 Resmi Dibuka, Cek Syaratnya!

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – LazisMu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali membuka penerimaan Beasiswa Kader Sang Surya untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa UMS yang mengalami musibah kehilangan orang tua sebagai penopang ekonomi utama selama masa studi dan mengalami kendala pembiayaan untuk melanjutkan kuliah. Ketua Badan Pengurus LazisMu UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, […]

  • DAD IMM Shabran UMS: Refresh Laboratirum Intelektual IMM

    DAD IMM Shabran UMS: Refresh Laboratirum Intelektual IMM

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan acara Darul Arqom Dasar (DAD) yang berlangsung selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sanusi, Tawangmangu. Acara ini mengangkat tema “Refresh Laboratorium Intelektual dalam Lakuna Aktualisasi IMM,” yang sangat relevan dengan tantangan […]

  • SUMU Bogor Raya Matangkan Program 2026, Perkuat Sinergi Pengusaha Muhammadiyah

    SUMU Bogor Raya Matangkan Program 2026, Perkuat Sinergi Pengusaha Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOGOR — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya menggelar Kopdar Bulanan pada Ahad, 8 Februari 2026 di Ruang Serbaguna PT Mudalaya Energy Indonesia. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus inti untuk merumuskan langkah strategis organisasi. Suasana berlangsung hangat, produktif, dan penuh semangat kolaborasi. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Bogor. Kegiatan […]

  • Sambi Fair 2025 Semarak, HMP PGSD UMS Hadirkan Energi Baru untuk Desa Jagoan

    Sambi Fair 2025 Semarak, HMP PGSD UMS Hadirkan Energi Baru untuk Desa Jagoan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK-Ormawa) Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ikut andil membantu kegiatan karnaval yang diadakan langsung oleh Kecamatan Sambi, Boyolali. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh desa yang ada di Kecamatan Sambi dengan Desa Jagoan sebagai tuan rumah pada tahun ini. […]

  • PWM Kaltim Mantapkan Ideologi Islam Berkemajuan dalam Pengajian Pimpinan

    PWM Kaltim Mantapkan Ideologi Islam Berkemajuan dalam Pengajian Pimpinan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Samarinda  – Dalam rangka meneguhkan ideologi dan semangat tajdid di tubuh persyarikatan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur (PWM Kaltim) kembali melaksanakan Pengajian Pimpinan pada Sabtu (18/10/2025) bertempat di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Sabtu pekan ketiga ini menghadirkan penceramah utama Drs. K.H. Muhammad Haiban, Wakil Ketua PWM Kaltim bidang […]

expand_less