Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Acara Business Matching Pembiayaan Pelaku Usaha dan UMKM Provinsi Lampung Tahun 2025 resmi diselenggarakan di Hotel Santika Bandar Lampung pada 30 September 2025. Acara ini menjadi momentum penting karena mempertemukan langsung pelaku usaha, petani, peternak, UMKM, hingga pekerja migran dengan sejumlah bank milik negara yang siap menyalurkan pembiayaan. Kehadiran Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Lampung menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat akses permodalan masyarakat.

Semua proses difasilitasi oleh Bank Indonesia (BI) yang bertindak sebagai penghubung agar kebutuhan modal masyarakat dapat dipertemukan dengan kapasitas perbankan. Langkah ini dianggap strategis mengingat tantangan yang dihadapi UMKM saat ini adalah keterbatasan modal usaha dan akses terhadap lembaga keuangan formal.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Lampung, antara lain Ketua MPM PWM Lampung, Ketua JATAM Lampung, Ketua SaranMu Lampung, Ketua LPUMKM PWM Lampung, Sekretaris MEBP PWM Lampung, serta Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PW Aisyiyah Lampung. Selain itu dihadiri juga petani, peternak, dan UMKM Muhammadiyah Lampung.

Bimo Epyanto Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung hadir langsung membuka acara dan menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan pentingnya peran forum business matching ini untuk mempercepat sinergi antara dunia usaha dan sektor perbankan. “Kegiatan ini memberi ruang kepada pelaku usaha, agar bisa bekerja sama, agar bisa difasilitasi oleh bank milik negara,” ujarnya.

Menurutnya, langkah konkret ini bukan hanya sebatas komitmen, melainkan jalan keluar nyata bagi pelaku usaha yang selama ini terhambat akses ke permodalan. “Dengan adanya pertemuan formal seperti ini, para pelaku usaha tidak lagi berhadapan dengan proses yang rumit, tetapi langsung dapat menjalin komunikasi, mempresentasikan kebutuhan, dan mendapatkan solusi yang tepat dari perbankan,” pungkasnya.

Fasilitas pembiayaan yang ditawarkan oleh bank-bank pemerintah mencakup plafon mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta, dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sasaran pembiayaan sangat luas, mulai dari petani dan peternak lokal hingga pelaku UMKM di berbagai sektor, bahkan pekerja migran baik yang hendak berangkat ke luar negeri maupun yang sudah purna migran. Melalui skema ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kelompok masyarakat produktif memiliki akses modal yang adil dan terjangkau.

Tidak hanya itu, kehadiran KUR diharapkan mampu mendorong masyarakat yang selama ini bergantung pada sumber pembiayaan informal beralih pada lembaga keuangan resmi, sehingga lebih aman, terstruktur, dan menguntungkan dalam jangka panjang.

Bank Indonesia juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta dari Muhammadiyah yang bernaung di Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM). BI menilai kontribusi Muhammadiyah melalui berbagai program pemberdayaan mampu menjadi contoh bagi organisasi lain dalam memperkuat basis ekonomi umat. Dengan kolaborasi antara perbankan, BI, dan organisasi masyarakat, ekosistem UMKM Lampung diyakini akan semakin kuat.

Harapannya, forum business matching ini tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi pintu masuk bagi transformasi ekonomi daerah yang lebih inklusif, di mana petani, peternak, dan pelaku UMKM dapat benar-benar merasakan manfaat nyata berupa akses permodalan yang berkelanjutan.

Eddy Waluyo Ketua MPM PWM Lampung menegaskan bahwa kesempatan ini tidak boleh dilewatkan oleh petani dan peternak JATAM. “Semua program MPM bekerja sama dengan BI, insyaAllah akan jadi percontohan Jamaah Tani Muhammadiyah se-Indonesia. Petani dan peternak harus bisa memanfaatkan pembiayaan tersebut sebagai modal usaha, agar petani dan peternak ke depan dapat bersaing dan berdaya,” katanya.

Dengan plafon pembiayaan yang ditawarkan, petani JATAM dapat mengembangkan lahan, meningkatkan kualitas produksi. Sementara itu, peternak dapat memperbesar kapasitas usaha dengan memperbaiki fasilitas kandang, meningkatkan jumlah ternak, dan mengakses rantai pasok yang lebih luas. Tidak kalah penting, program ini juga memberikan dukungan bagi pekerja migran, baik yang hendak berangkat maupun yang sudah kembali ke tanah air, melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat produktif memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh.

Selain mendukung pembiayaan bagi JATAM, bank-bank pemerintah juga menyalurkan pembiayaan untuk para pekerja migran melalui SaranMu Lampung. Ida Christina selaku ketua SaranMu (Sahabat Migran Berkemajuan) Lampung menyambut baik dukungan pembiayaan tersebut. “SaranMu hadir sebagai wadah pendampingan dan pemberdayaan pekerja migran, baik yang sedang bersiap berangkat maupun yang sudah purna migran.

Dengan adanya akses permodalan ini, pekerja migran diharapkan tidak hanya mengandalkan pendapatan dari luar negeri, tetapi juga mampu membangun usaha mandiri di kampung halaman setelah kembali, sehingga memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Bank Indonesia menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui JATAM, SaranMu, LPUMKM, MEBP Muhammadiyah dan MEK Aisyiyah dapat menjadi role model nasional dalam pengelolaan program pembiayaan berbasis komunitas.

Dengan kolaborasi kuat antara BI, perbankan, dan organisasi masyarakat, Lampung diyakini dapat melahirkan petani dan peternak yang mandiri, pekerja migran yang sejahtera, serta UMKM yang mampu bersaing di tingkat nasional. Jika berhasil, skema ini akan menjadi percontohan yang bisa direplikasi di seluruh Indonesia, menjadikan Jamaah Tani Muhammadiyah sebagai ikon pemberdayaan ekonomi umat yang berdaya saing dan berkelanjutan. (pri/fajrs)

Penulis : Tri Priyo Saputro – MPI PWM Lampung

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arsitektur UMS Dorong Kesiapan Karier Mahasiswa lewat Sosialisasi dan Sharing Magang

    Arsitektur UMS Dorong Kesiapan Karier Mahasiswa lewat Sosialisasi dan Sharing Magang

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Workshop Portofolio, Sosialisasi, dan Sharing Magang bertajuk “Bring Your Future”. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pentingnya portofolio sebagai representasi diri dalam dunia akademik maupun profesional, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi program magang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (14/5) di […]

  • Serikat Usaha Muhammadiyah dan FlazzTax Gelar Webinar Series Perpajakan untuk Dukung UMKM Melek Pajak

    Serikat Usaha Muhammadiyah dan FlazzTax Gelar Webinar Series Perpajakan untuk Dukung UMKM Melek Pajak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta (14/8/25) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bekerja sama dengan FlazzTax.com sukses menggelar rangkaian Webinar Series Perpajakan yang berlangsung dalam dua sesi pada 8 dan 13 Agustus 2025. Acara ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha, khususnya UMKM, agar lebih memahami regulasi perpajakan dan dapat mengelola kewajiban pajaknya dengan lebih baik. Webinar yang digelar […]

  • Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo — Memasuki bulan ketiga, Program Kemitraan Dakwah Pembinaan Mualaf kerja sama Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BAZNAS RI di Kulonprogo semakin meneguhkan aspek spiritual peserta. Kegiatan yang didampingi Subandi kali ini difokuskan pada pembiasaan membaca Al-Qur’an, pengenalan huruf hijaiyah, serta hafalan doa dan surat pendek pada Halaqah hari Kamis, 12 Maret 2026. […]

  • Wakil Ketua MPR RI Tekankan Peran IMM DKI dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

    Wakil Ketua MPR RI Tekankan Peran IMM DKI dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Daerah Khusus Ibukota Jakarta menggelar seminar Empat Pilar Kebangsaan dalam rangka penutupan atau Closing Ceremony Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) bertema “Mempersiapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta Timur, Ahad (19/10/25). […]

  • Usai Gap Year, Farmasi UMS Jadi Pilihan untuk Wujudkan Cita-cita

    Usai Gap Year, Farmasi UMS Jadi Pilihan untuk Wujudkan Cita-cita

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Setelah sempat menjalani masa gap year, Afifah Faikar Husna asal Magelang akhirnya mantap melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Pilihannya jatuh pada Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kampus yang dinilainya sesuai dengan cita-cita dan minat yang sudah lama ia bangun. Ketertarikan Afifah pada dunia farmasi ternyata bukan keputusan yang […]

  • Solusi Cerdas Qur’ani untuk Membendung Peredaran Hoaks

    Solusi Cerdas Qur’ani untuk Membendung Peredaran Hoaks

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Oleh: M. Andhim dan An-najmi FR Bagai hujan di bulan Januari. Tanpa diharapkan pun datangnya hampir setiap hari. Begitu dengan hari-hari kita yang terus dibanjiri oleh bayang-bayang hoaks. Nampaknya hoaks atau kabar bohong itu telah mewarnai kehidupan manusia modern. Karena hoaks itu sendiri sudah menjadi ciri dari era di mana manusia hidup saat ini. Era […]

expand_less