Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Masuki Pertemuan Kelima, Pelatihan Mujawwad ‘Aisyiyah Makamhaji Gandeng Mahasantri Shabran UMS

Masuki Pertemuan Kelima, Pelatihan Mujawwad ‘Aisyiyah Makamhaji Gandeng Mahasantri Shabran UMS

  • account_circle Anqiya Zaki Mushoddiq
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA — Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Makamhaji Kartasura, Dr. Siti Rahmawati, S.Ag., M.Psi., memfasilitasi pelatihan Al-Qur’an metode mujawwad di kediamannya, Makamhaji, Kartasura, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang menghadirkan mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Fitriyanor, sebagai pengajar ini bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Pelatihan tersebut telah memasuki pertemuan kelima. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan ruang belajar bagi warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an sekaligus mengembangkan kemampuan membaca secara mujawwad.

Dr. Siti Rahmawati mengungkapkan, pelatihan tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap keterbatasan kader Muhammadiyah yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an secara mujawwad. Menurutnya, kader yang siap tampil dalam berbagai kegiatan keagamaan masih perlu diperkuat.

“Saya prihatin ketika acara-acara kita kalah dengan organisasi lain. Mereka kok bagus-bagus suaranya, sedangkan kita dari pihak Muhammadiyah itu minim sekali. Harus nyari, terus orangnya itu-itu aja,” ujarnya.

Ia menilai, usia bukan menjadi penghalang untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Pelatihan ini menjadi upaya membuka kesempatan bagi warga persyarikatan untuk mengembangkan potensi tersebut.

Siti Rahmawati juga menekankan bahwa kader Pondok Shabran perlu terus mengasah kemampuan dan mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.

“Kita kader dari seluruh Indonesia, tentu mengharapkan karena kita militan, dituntut untuk serba bisa,” jelasnya.

Menurutnya, proses kaderisasi tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan. Ilmu yang diperoleh harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Setelah dapat gelar, kita sebenarnya tidak berhenti di situ. Itu awal mau mulai karir sebenarnya di situ,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Fitriyanor menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam pelatihan tersebut didorong oleh keinginan untuk memberikan manfaat bagi umat melalui pengajaran Al-Qur’an.

“Ketika ada yang semangat belajar, tapi tidak ada yang memfasilitasi, itu sangat disayangkan. Dengan semangat seperti ini, masa saya nggak hadir?” ungkapnya.

Mahasantri asal Kapuas, Kalimantan Tengah, tersebut mengaku menghadapi tantangan dalam menyesuaikan teknik mujawwad dengan kemampuan peserta, terutama dalam mengatur napas dan mengikuti variasi nada.

Untuk memudahkan pembelajaran, ia memilih menyederhanakan variasi lagu agar peserta dapat mengikuti bacaan secara bertahap.

“Kita di sini belajar menyederhanakan nada. Cengkok-cengkok itu saya sederhanakan supaya teman-teman merasa mudah untuk belajar,” terangnya.

Peserta pelatihan, Dra. Muslihah, yang juga alumni Pondok Shabran, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut merupakan upaya melestarikan seni membaca Al-Qur’an.

“Kalau saya ingin melestarikan saja, supaya membaca itu bisa dinikmati, bisa dirasakan. Jadi ada seninya juga, bisa dirasakan dalam hati,” tuturnya.

Muslihah berharap kegiatan tersebut terus berkembang sehingga semakin banyak peserta yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

“Bisa berlanjut sampai berkembang banyak, semua bisa melantunkan ayat suci Al-Qur’an yang lebih baik didengar, diresapi,” harapnya.

Dr. Siti Rahmawati berharap pelatihan ini dapat memperluas keterlibatan warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah dalam pembelajaran mujawwad. Dengan demikian, kader persyarikatan memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang lebih baik dan siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan keagamaan.

“Kita nggak repot lagi ketika ada acara-acara, udah tinggal tunjuk aja. Ke depannya kader Muhammadiyah bisa mengikuti ini untuk memperbaiki bacaan Qur’annya,” pungkasnya.

Kontributor: Anqiya Zaki Mushoddiq

  • Penulis: Anqiya Zaki Mushoddiq
  • Editor: Annisa' Yasfa Azzahra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah dan LazisMu Wujudkan Kemandirian Mualaf Baduy Melalui Ekonomi Produktif

    Muhammadiyah dan LazisMu Wujudkan Kemandirian Mualaf Baduy Melalui Ekonomi Produktif

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebak – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama LazisMu PP Muhammadiyah terus mengembangkan program pemberdayaan bagi para mualaf di kawasan suku Baduy, Banten. Dalam momentum Ramadan 1446 H/2025 M, LDK Muhammadiyah merealisasikan program “Mualaf Berdaya” dengan memfasilitasi peternakan domba dan budidaya kacang tanah bagi masyarakat setempat di Kampung Baduy Kompol, Leuwidamar, […]

  • Ketua PP Muhammadiyah Bangga dan Berterima Kasih kepada LDK PP Muhammadiyah atas Akademi Dai Digital

    Ketua PP Muhammadiyah Bangga dan Berterima Kasih kepada LDK PP Muhammadiyah atas Akademi Dai Digital

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH. Saad Ibrahim MA, menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah yang telah menyelenggarakan Akademi Dai Digital Muhammadiyah. Kegiatan yang dibuka pada Sabtu (30/8/2025) di BPSDM Jawa Timur ini mengusung tema “Dakwah Transformatif di Era Digital” dan diikuti ratusan peserta dari […]

  • DPD IMM Jawa Tengah Gandeng BRIDA Kota Surakarta Untuk Perkuat Jejaring Riset

    DPD IMM Jawa Tengah Gandeng BRIDA Kota Surakarta Untuk Perkuat Jejaring Riset

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surakarta pada Selasa (6/1). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Meeting BRIDA Surakarta tersebut berjalan dalam suasana hangat dan dialogis. Audiensi ini diterima langsung oleh jajaran pimpinan BRIDA Surakarta, yakni Sekretaris BRIDA Surakarta […]

  • Lanjutkan Kepemimpinan Profetik, PK IMM Ibnu Taimiyah UMPwr Gelar Musykom ke-XVIII

    Lanjutkan Kepemimpinan Profetik, PK IMM Ibnu Taimiyah UMPwr Gelar Musykom ke-XVIII

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 241
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purworejo – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Purworejo mengadakan Musyawarah Komisariat yang ke 18 tahun 2024 diruang A3.3.1 Kampus Barat pada hari Jumat (12/07/2024). Musykom merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat komisariat dalam organisasi IMM. Forum ini diadakan setiap akhir periode kepemimpinan, yang bertujuan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus komisariat selama 1 periode 2023 […]

  • Tim UMS Sulap Bayam Potronayan Jadi Tepung dan Kue Sehat

    Tim UMS Sulap Bayam Potronayan Jadi Tepung dan Kue Sehat

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bayam yang selama ini hanya dikenal sebagai sayuran hijau segar kini disulap menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui inovasi pangan yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Potronayan, Boyolali, para petani perem puan dilatih untuk mengolah bayam menjadi tepung bayam dan kue kering […]

  • 22 Tahun Lazismu: Gerakan Filantropi Muhammadiyah Berkontribusi untuk Indonesia

    22 Tahun Lazismu: Gerakan Filantropi Muhammadiyah Berkontribusi untuk Indonesia

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 283
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Tepat 4 Juli, genap 22 tahun usia Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu). Resmi berdiri pada tanggal 4 Juli 2002, namun gerakan filantropi yang dilakukan oleh Muhammadiyah sudah masif jauh sebelum itu. Ibnu Tsani, Direktur Utama Lazismu menyampaikan, gerakan filantropi Muhammadiyah sudah dilakukan jauh sebelum Indonesia merdeka. Meskipun saat itu, Muhammadiyah […]

expand_less