Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026: Muhammadiyah Perkuat Agenda Industrialisasi melalui Ekosistem Wirausaha Berkemajuan

Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026: Muhammadiyah Perkuat Agenda Industrialisasi melalui Ekosistem Wirausaha Berkemajuan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Lembaga Pengembangan UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP UMKM PWM) Jawa Timur bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sukses menyelenggarakan Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 di Hall Masjid Al-Fattah, Tulungagung pada Sabtu (18/7).

Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha Muhammadiyah, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat peran ekonomi umat di Jawa Timur.

Dalam forum tersebut, Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sekaligus Wakil Ketua LP UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, S.I.P., M.P.A., menegaskan bahwa agenda industrialisasi Muhammadiyah tidak dapat diwujudkan hanya dengan memperbanyak jumlah pelaku usaha.

“Yang jauh lebih penting adalah membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung, terintegrasi, dan mampu menciptakan nilai tambah di setiap mata rantai usaha,” katanya.

Di hadapan ratusan pelaku UMKM dan pengusaha Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur, Sekjend SUMU itu menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki modal sosial, kelembagaan, jaringan amal usaha, serta sumber daya manusia yang sangat besar. Potensi tersebut harus dikonsolidasikan menjadi kekuatan ekonomi yang terorganisasi agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap agenda industrialisasi nasional.

Menurutnya, industrialisasi Muhammadiyah harus dimulai dari penguatan rantai pasok (supply chain) internal. Produk dan jasa yang dihasilkan warga Muhammadiyah perlu menjadi bagian dari ekosistem yang saling menggunakan, saling memasok, saling memperkuat, dan saling memperluas akses pasar. Dengan demikian, pertumbuhan usaha tidak lagi berjalan secara individual, tetapi berkembang secara kolektif melalui kolaborasi yang terbangun dalam satu jaringan ekonomi.

Ghufron menegaskan bahwa Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) dibentuk sebagai instrumen untuk menghubungkan para pengusaha Muhammadiyah lintas sektor, lintas wilayah, dan lintas skala usaha. SUMU tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga platform kolaborasi yang mempertemukan kebutuhan pasar, kapasitas produksi, akses pembiayaan, investasi, distribusi, hingga transformasi digital dalam satu ekosistem bisnis yang saling menguatkan.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma bagi pelaku UMKM. “Pelaku usaha tidak cukup hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi harus mulai membangun bisnis yang memiliki tata kelola yang baik, memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, serta membangun kemitraan strategis agar mampu naik kelas menjadi bagian dari industri nasional bahkan global,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ghufron menjelaskan bahwa agenda industrialisasi Muhammadiyah bertumpu pada beberapa pilar utama, yakni penguatan jejaring bisnis antaranggota, pembangunan rantai pasok yang terintegrasi, digitalisasi proses bisnis, pemanfaatan teknologi seperti blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, serta penciptaan pasar bersama melalui kolaborasi antar pengusaha Muhammadiyah.

“Industrialisasi bukan sekadar membangun pabrik. Industrialisasi adalah membangun ekosistem yang membuat setiap pelaku usaha tumbuh bersama. Ketika pengusaha Muhammadiyah saling terhubung dalam rantai nilai, maka akan lahir kekuatan ekonomi yang mampu memberikan dampak luas bagi umat dan bangsa,” jelas Ghufron.

Selain sesi pemaparan strategi industrialisasi, Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 juga menghadirkan berbagai agenda penguatan kapasitas pelaku usaha, mulai dari Success Story UMKM, Business Matching, Product Showcase, pembahasan Business Opportunity, Omnichannel dan Blockchain untuk UMKM, Business Plan Coaching, hingga forum Business to Business (B2B) yang membuka peluang kolaborasi konkret antarpengusaha.

Melalui penyelenggaraan Business Gathering ini, SUMU mengajak seluruh pengusaha Muhammadiyah untuk meninggalkan pola usaha yang berjalan sendiri-sendiri menuju model bisnis yang kolaboratif dan terintegrasi. Sinergi antar pelaku usaha diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun industri yang kuat, meningkatkan daya saing, serta memperluas kontribusi ekonomi Muhammadiyah bagi masyarakat.

Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus memperkuat pilar ekonomi sebagai bagian dari dakwah Islam Berkemajuan. Dengan mengintegrasikan jejaring organisasi, kewirausahaan, inovasi, dan teknologi, Muhammadiyah optimistis mampu melahirkan ekosistem industri yang produktif, inklusif, dan berdaya saing global.

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN FIK UMS Edukasi Hipertensi dan Gelar Cek Kesehatan Gratis

    KKN FIK UMS Edukasi Hipertensi dan Gelar Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program edukasi hipertensi dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, 22-23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi yang […]

  • INKLUSI ‘Aisyiyah Banjar Berpartisipasi dalam Munas Perempuan 2024

    INKLUSI ‘Aisyiyah Banjar Berpartisipasi dalam Munas Perempuan 2024

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjar – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Banjar dalam Program INKLUSI berpartisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Perempuan 2024 pada Selasa (26/4/24). Acara yang berlangsung secara hybrid ini merupakan aksi kolektif yang dilakukan oleh Mitra INKLUSI bersama-sama dengan Bappenas/KPAPO dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Musrenbangnas Perempuan 2024 yang juga bisa disebut […]

  • Kontingen Terbesar! LLHPB PDA Sukoharjo Siap Ramaikan JAMNAS Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025

    Kontingen Terbesar! LLHPB PDA Sukoharjo Siap Ramaikan JAMNAS Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo — Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sukoharjo memberangkatkan 32 relawan dari 12 cabang se-Kabupaten Sukoharjo untuk mengikuti Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah Aisyiyah (JAMNAS) pada Kamis–Ahad, 26–29 Juni 2025 di Wonderpark, Tawangmangu, Karanganyar. Pelepasan kontingen dilangsungkan secara khidmat dengan doa dan sambutan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan […]

  • Gelar Halal Bihalal, Pondok Shabran UMS Rajut Tali Silaturahmi Bersama Warga Sekitar

    Gelar Halal Bihalal, Pondok Shabran UMS Rajut Tali Silaturahmi Bersama Warga Sekitar

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan halal bihalal pada Sabtu (11/4) di Masjid Al Munajat Komplek Pondok Shabran Timur. Kegiatan ini berlangsung hangat dengan melibatkan masyarakat sekitar pondok. Kepala Pondok Shobron UMS, Yayuli, S.Ag., M.P.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan halal bihalal pertama Pondok Shabran UMS dengan […]

  • Peluncuran Tiga Buku Berbasis Masjid: Tonggak Baru Pendidikan Muhammadiyah

    Peluncuran Tiga Buku Berbasis Masjid: Tonggak Baru Pendidikan Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjadi tuan rumah peluncuran dan diskusi tiga buku penting bertema “Membangun Sekolah Muhammadiyah Berkemajuan Berbasis Masjid”, Senin (18/8). Acara ini berlangsung di Gedung Induk Siti Walidah UMS lantai 7 mulai pukul 12.30 WIB, dan menjadi momentum strategis bagi penguatan pendidikan Muhammadiyah yang berakar pada masjid. Adapun tiga […]

  • Fakultas Geografi UMS Siapkan Lulusan Geospasial Berkompetensi dan Bersertifikasi

    Fakultas Geografi UMS Siapkan Lulusan Geospasial Berkompetensi dan Bersertifikasi

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Alvian/Humas
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kebutuhan tenaga profesional dalam bidang geospasial mendorong Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam menyiapkan mahasiswa tidak hanya untuk lulus tepat waktu, tetapi juga memiliki keterampilan teknologi geospasial dan pengalaman kerja. Upaya itu dirangkum dalam strategi On Time, On Track, On Career. Ketua Program Studi Geografi dan Sains Informasi Geografi UMS, Danardono, […]

expand_less