Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026: Muhammadiyah Perkuat Agenda Industrialisasi melalui Ekosistem Wirausaha Berkemajuan

Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026: Muhammadiyah Perkuat Agenda Industrialisasi melalui Ekosistem Wirausaha Berkemajuan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Lembaga Pengembangan UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP UMKM PWM) Jawa Timur bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sukses menyelenggarakan Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 di Hall Masjid Al-Fattah, Tulungagung pada Sabtu (18/7).

Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha Muhammadiyah, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat peran ekonomi umat di Jawa Timur.

Dalam forum tersebut, Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sekaligus Wakil Ketua LP UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, S.I.P., M.P.A., menegaskan bahwa agenda industrialisasi Muhammadiyah tidak dapat diwujudkan hanya dengan memperbanyak jumlah pelaku usaha.

“Yang jauh lebih penting adalah membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung, terintegrasi, dan mampu menciptakan nilai tambah di setiap mata rantai usaha,” katanya.

Di hadapan ratusan pelaku UMKM dan pengusaha Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur, Sekjend SUMU itu menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki modal sosial, kelembagaan, jaringan amal usaha, serta sumber daya manusia yang sangat besar. Potensi tersebut harus dikonsolidasikan menjadi kekuatan ekonomi yang terorganisasi agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap agenda industrialisasi nasional.

Menurutnya, industrialisasi Muhammadiyah harus dimulai dari penguatan rantai pasok (supply chain) internal. Produk dan jasa yang dihasilkan warga Muhammadiyah perlu menjadi bagian dari ekosistem yang saling menggunakan, saling memasok, saling memperkuat, dan saling memperluas akses pasar. Dengan demikian, pertumbuhan usaha tidak lagi berjalan secara individual, tetapi berkembang secara kolektif melalui kolaborasi yang terbangun dalam satu jaringan ekonomi.

Ghufron menegaskan bahwa Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) dibentuk sebagai instrumen untuk menghubungkan para pengusaha Muhammadiyah lintas sektor, lintas wilayah, dan lintas skala usaha. SUMU tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga platform kolaborasi yang mempertemukan kebutuhan pasar, kapasitas produksi, akses pembiayaan, investasi, distribusi, hingga transformasi digital dalam satu ekosistem bisnis yang saling menguatkan.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma bagi pelaku UMKM. “Pelaku usaha tidak cukup hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi harus mulai membangun bisnis yang memiliki tata kelola yang baik, memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, serta membangun kemitraan strategis agar mampu naik kelas menjadi bagian dari industri nasional bahkan global,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ghufron menjelaskan bahwa agenda industrialisasi Muhammadiyah bertumpu pada beberapa pilar utama, yakni penguatan jejaring bisnis antaranggota, pembangunan rantai pasok yang terintegrasi, digitalisasi proses bisnis, pemanfaatan teknologi seperti blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, serta penciptaan pasar bersama melalui kolaborasi antar pengusaha Muhammadiyah.

“Industrialisasi bukan sekadar membangun pabrik. Industrialisasi adalah membangun ekosistem yang membuat setiap pelaku usaha tumbuh bersama. Ketika pengusaha Muhammadiyah saling terhubung dalam rantai nilai, maka akan lahir kekuatan ekonomi yang mampu memberikan dampak luas bagi umat dan bangsa,” jelas Ghufron.

Selain sesi pemaparan strategi industrialisasi, Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 juga menghadirkan berbagai agenda penguatan kapasitas pelaku usaha, mulai dari Success Story UMKM, Business Matching, Product Showcase, pembahasan Business Opportunity, Omnichannel dan Blockchain untuk UMKM, Business Plan Coaching, hingga forum Business to Business (B2B) yang membuka peluang kolaborasi konkret antarpengusaha.

Melalui penyelenggaraan Business Gathering ini, SUMU mengajak seluruh pengusaha Muhammadiyah untuk meninggalkan pola usaha yang berjalan sendiri-sendiri menuju model bisnis yang kolaboratif dan terintegrasi. Sinergi antar pelaku usaha diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun industri yang kuat, meningkatkan daya saing, serta memperluas kontribusi ekonomi Muhammadiyah bagi masyarakat.

Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus memperkuat pilar ekonomi sebagai bagian dari dakwah Islam Berkemajuan. Dengan mengintegrasikan jejaring organisasi, kewirausahaan, inovasi, dan teknologi, Muhammadiyah optimistis mampu melahirkan ekosistem industri yang produktif, inklusif, dan berdaya saing global.

[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Publik Harus Bijak dan Bertanggung Jawab: Pakar UMS Kritisi Arah Pembangunan Nasional

    Kebijakan Publik Harus Bijak dan Bertanggung Jawab: Pakar UMS Kritisi Arah Pembangunan Nasional

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Polemik proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung kembali mencuat setelah Kementerian Keuangan menolak permintaan pembayaran utang proyek tersebut. Keputusan ini memicu perdebatan soal tata kelola investasi negara dan efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, M.Si., menilai langkah Kementerian Keuangan […]

  • 1.500 Ribuan Warga dan Simpatisan Muhammadiyah Dukuh Adisana sambut Musyran dengan Jalan Sehat

    1.500 Ribuan Warga dan Simpatisan Muhammadiyah Dukuh Adisana sambut Musyran dengan Jalan Sehat

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Sekitar 1.500 warga RW 1 Desa Adisana di Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka menyambut Musyran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Adisana di MIM Adisana, Ahad (7 Robi’ul Akhir 1445 H/22/10/2023 M). Jalan sehat semarak Musyran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Adisana Cabang Bumiayu Periode Muktamar ke-48 sepanjang 3 km dimulai […]

  • Konsolidasi LKSA Muhammadiyah dan Aisyiyah Sukoharjo, Tingkatkan Kualitas Bersama

    Konsolidasi LKSA Muhammadiyah dan Aisyiyah Sukoharjo, Tingkatkan Kualitas Bersama

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Gedung LKSA Panti Puteri Grogol menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah Silaturahmi Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Sukoharjo. Acara tersebut diselenggarakan pada Sabtu Pagi. (27/1/2024). Silaturahmi ini menjadi upaya meningkatkan spirit untuk melakukan perkembangan dan saling bertukar informasi antar panti Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kab Sukoharjo. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PDM […]

  • Daycare Lansia Bernuansa Edukasi, Gagasan Progresif Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta

    Daycare Lansia Bernuansa Edukasi, Gagasan Progresif Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surakarta resmi meluncurkan Elderly School of ‘Aisyiyah (ESA), sebagai bentuk inisiasi Daycare Lansia pada Kamis(17/7) di Gedung PDA Kota Surakarta. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pengguntingan melati dan kunjungan ke ruang daycare, serta dihadiri tokoh-tokoh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Surakarta. Ketua PDA Surakarta, Dr. Mahasri Shobahiya, […]

  • Guru Besar UMS Tawarkan Pendekatan Revitalisasi Energi Otak, Strategi Kunci Capai Kesehatan Jiwa Optimal

    Guru Besar UMS Tawarkan Pendekatan Revitalisasi Energi Otak, Strategi Kunci Capai Kesehatan Jiwa Optimal

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Isu kesehatan mental yang kian kompleks di tengah tekanan kehidupan modern mendorong pentingnya pendekatan baru dalam menjaga keseimbangan jiwa. Revitalisasi energi otak melalui manajemen stres menjadi salah satu strategi kunci untuk mencapai kesehatan jiwa yang optimal. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Arum Pratiwi, S.Kp., M.Kes., Ph.D., dalam Jumpa Pers Pengukuhan Guru Besar […]

  • Upgrading HMP IQT UMS, Meningkatkan Kinerja untuk Kepengurusan Berkualitas

    Upgrading HMP IQT UMS, Meningkatkan Kinerja untuk Kepengurusan Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 472
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (HMP IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan, kali ini program kerja dari bidang organisasi yakni Upgrading yang dilaksanakan pada sabtu-minggu (24-25/02/24). Upgrading merupakan sebuah kegiatan pelatihan peningkatan mutu, pengetahuan, dan ilmu berorganisasi bagi pesertanya dalam hal ini para anggota baru HMP IQT […]

expand_less