Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen UMS Luncurkan Srawung Sains: Integrasikan Inovasi TBC dan Ketahanan Iklim di Panularan

Dosen UMS Luncurkan Srawung Sains: Integrasikan Inovasi TBC dan Ketahanan Iklim di Panularan

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Upaya pengendalian tuberkulosis (TBC) di kawasan hunian padat memperoleh penguatan baru melalui program yang digagas dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Program ini disebut Srawung Sains: Community Innovation Hub dengan Pendekatan Sirkular Saintek Inklusif, Nudge, dan Gamifikasi untuk Eliminasi Tuberkulosis di Rumah Susun Panularan Surakarta yang didukung Tera Saintek dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Ketua tim Srawung Sains Dwi Linna Suswardany, SKM., MPH., menyebut program ini menggabungkan dua agenda strategis Kota Surakarta yaitu penurunan beban TBC dan penguatan ketahanan iklim di kawasan pemukiman rentan. Sebelumnya pada bulan Juli 2025, Prodi Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu prodi di UMS yang diberi mandat menjadi mitra Dinas Kesehatan Kota Surakarta dalam Program Kampung Peduli TBC.

Dwi Linna menerangkan, di permukiman vertikal padat seperti Rusunawa I Panularan, risiko TBC dan risiko iklim saling terkait. Keterbatasan ventilasi, pencahayaan minim, dan ruang komunal yang sempit menyebabkan kualitas udara dalam ruang meningkat kelembapannya, mempermudah bertahannya bakteri TBC di udara.

“Kebiasaan merokok di dalam kamar atau lorong memperparah paparan secondhand dan thirdhand smoke, yang menurut penelitian dapat bertahan hingga berminggu-minggu, bulanan, bahkan tahunan tergantung bahan tempat asap melekat, kasur dan sofa menyerap asap rokok beserta racunnya lebih lama,” jelas Dwi Linna, Kamis (27/11).

Di sisi lain, area gelap di basement meningkatkan ketergantungan pada listrik PLN, sementara suhu panas ekstrem akibat perubahan iklim mendorong warga lebih banyak beraktivitas di dalam ruang tertutup. Kombinasi ini menjadi tantangan ganda berupa penularan TBC dan kerentanan iklim.

Program Srawung Sains yang diketuai Dwi Linna Suswardany, Direktur Pusat Studi Penyakit Kronis (CDRC UMS), menghadirkan kolaborasi lintas disiplin. Tim dosen terdiri dari Suryaning Setyowati (Arsitektur), Hasyim Asy’ari (Teknik Elektro), Noor Alis Setyadi dan Kusuma Estu Werdany (Kesehatan Masyarakat), serta Nieldya Nofandrilla (Ilmu Komunikasi). Keberadaan tenaga kependidikan, Dian Islami turut memperkuat karakter unik program Tera Saintek yang mendorong pelibatan komprehensif tenaga kependidikan.

Srawung Sains mencoba menjawab persoalan tersebut dengan membangun lima prototipe lintas bidang: (1) Ruang komunal terang tenaga surya untuk mengurangi penggunaan listrik dan meningkatkan kualitas udara, (2) Dapur komunal tenaga surya yang mendukung aktivitas warga tanpa menambah beban listrik, (3) Smoking Area sebagai zona aman merokok yang mencegah asap menyebar ke ruang tinggal.

Prototipe selanjutnya (4) Kebun herbal cerdas iklim (CSA-TOGA) untuk meningkatkan imunitas, mengurangi paparan polutan, serta memperbaiki kualitas udara, dan (5) Media nudging berupa pendekatan komunikasi perilaku yang membuat pilihan sehat menjadi lebih mudah, menarik, dan tepat waktu (EAST framework) untuk mendorong perubahan kebiasaan warga terkait merokok, ventilasi, pencahayaan, dan pemanfaatan energi.

Menurut Dwi Linna, pendekatan ini adalah bentuk “sains yang membumi”, memadukan teknologi, kesehatan, dan perilaku dalam satu sistem intervensi yang relevan dengan konteks warga rusun. Proses perencanaan, implementasi, dan evaluasinya pun ko-kreasi dengan warga Rusunawa I Panularan.

“Yang dibangun bukan sekadar fasilitas, tetapi fondasi ketahanan agar udara lebih bersih, ruang berkumpul yang aman, energi ramah lingkungan, dan perilaku warga yang giat dan kompak memperkuat kesehatan, mencegah tuberkulosis dan mencegah serta beradaptasi dengan perubahan iklim,” ujarnya.

Dwi Linna Suswardany, SKM., MPH bersama dengan warga Rusunawa I Panularan

Program ini diproyeksikan memberi dampak langsung pada 96 kepala keluarga di Rusunawa I. Selain menyediakan ruang dan dapur komunal bertenaga surya serta smoking area yang aman, warga akan didampingi menerapkan praktik berkebun cerdas iklim melalui rainwater harvesting, hidroponik sirkular, dan raised bed hemat air. Seluruh inovasi dirancang agar mudah dirawat warga, memperkuat daya adaptasi terhadap cuaca ekstrem, sekaligus memperkecil risiko penularan TBC.

Berangkat dari kebutuhan warga dan didukung pendekatan ilmiah, Srawung Sains menawarkan cara baru membangun ruang hidup yang sehat dan tangguh. Upaya di Panularan menjadi titik awal yang memperkuat kerja kolaboratif menuju lingkungan yang lebih aman dari TBC dan lebih siap menghadapi perubahan iklim.

Dwi Linna menyebut peluncuran program telah berlangsung pada Minggu (16/11) di Pendopo Kelurahan Panularan dengan dihadiri 39 peserta terdiri dari 23 perempuan (59 persen) dan 16 laki-laki (41 persen). Peserta meliputi unsur pemerintah, warga Rusunawa I, kader TBC, pengurus Aisyiyah, Ketua dan Korwil LSM Semar Jawa Tengah, linmas, remaja, mahasiswa, serta perwakilan Puskesmas Penumping. Sebelumnya, Soft Launching telah dilakukan pada 5 Oktober 2025 dengan pemasangan panel surya di rooftop Rusunawa I sebagai langkah awal menuju permukiman adaptif iklim (ProKlim).

Lurah Panularan menilai program ini memperkuat pencapaian ProKlim RW 3 yang sejak tahun lalu mulai membangun akun dan aktivitas ProKlim di tiap RT.

“Kami berterima kasih atas hibah Kemendiktisaintek melalui UMS. Srawung Sains membantu menekan kasus TBC sekaligus mendukung target kami menuju ProKlim Utama, lalu ProKlim Lestari,” ujarnya saat membuka acara.

Dinas Kesehatan Kota Surakarta menilai integrasi TBC-iklim ini sebagai model yang dapat diperluas ke seluruh kota. “Harapan kami kemitraan ini berjalan baik. Bila diperbolehkan, kami berharap program ini dapat dikembangkan ke 53 kelurahan lainnya di Surakarta,” ujar Agus Hufron, S.Kep., Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) DKK.

Dinas Lingkungan Hidup memberi pandangan serupa. Program ini dinilai mampu menjembatani agenda eliminasi TBC dan target nasional Kampung Iklim.

“Program ini menyentuh langsung isu TBC dan lingkungan. Harapan kami kegiatan ini berkelanjutan dan menular ke wilayah lain. Tujuan akhirnya Surakarta menjadi kota bebas TBC sekaligus kota yang kuat menghadapi krisis iklim,” kata Egata Dwi Veptiyan, S.Tr.T., Penelaah Teknis Kebijakan DLH.

Program Srawung Sains mengajak untuk memperkuat ko-kreasi dalam merawat harapan setapak demi setapak bersama seluruh warga, akademisi, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan. (Maysali/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PK IMM Ibnu Sina UMPwr adakan Diskusi Publik dan Bedah Buku

    PK IMM Ibnu Sina UMPwr adakan Diskusi Publik dan Bedah Buku

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 355
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purworejo – Pada hari Sabtu, 8 Juni 2024, telah dilaksanakan diskusi publik “Rekonstruksi Pergerakan Mahasiswa di Era Society 5.0” dan bedah buku “Simpul Romantika Ikatan” di Ruang Seminar Kampus Timur, Universitas Muhammadiyah Purworejo. Diskusi ini diadakan oleh PK IMM Ibnu Sina dan dihadiri oleh para mahasiswa dari berbagai program Studi dan organisasi mahasiswa yang […]

  • HMP IQT UMS Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Bulu, Tanamkan Jiwa Spiritualitas pada Warga

    HMP IQT UMS Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Bulu, Tanamkan Jiwa Spiritualitas pada Warga

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 174
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMP IQT) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar pengabdian masyarakat bertema “Menumbuhkan Jiwa Spiritualitas” di Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini melibatkan berbagai rangkaian acara yang memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Acara ini dimulai […]

  • Diskusi Spiritual Changemakers: Aktivis Lintas Iman Serukan Empati Jadi Aksi Nyata

    Diskusi Spiritual Changemakers: Aktivis Lintas Iman Serukan Empati Jadi Aksi Nyata

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Peluncuran buku Spiritual Changemakers: Lentera Perubahan dari Keberagaman untuk Bumi dan Kemanusiaan tidak hanya menjadi momentum perayaan karya kolaboratif lintas iman, tetapi juga ruang refleksi melalui diskusi publik. Sesi diskusi menghadirkan aktivis lingkungan sekaligus tokoh lintas iman, yaitu Prigi Arisandi, Parid Ridwanuddin dari GreenFaith Indonesia, dan Pdt. Meilany Risamasu dari GPIB Karang […]

  • Mempererat Ukhuwah dan Syiar Dakwah, BikersMU Chapter Kota Bekasi Sukses Gelar Touring Silaturahmi

    Mempererat Ukhuwah dan Syiar Dakwah, BikersMU Chapter Kota Bekasi Sukses Gelar Touring Silaturahmi

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BEKASI – Komunitas Biker Muhammadiyah (BikersMU) Kota Bekasi kembali menggelar agenda rutin Touring Bulanan. Mengusung tagline utama “Sehat, Syiar, Silaturahmi”, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota sekaligus mengukuhkan sinergi dakwah dengan para pimpinan dan pengurus Persyarikatan Muhammadiyah di wilayah Kota Bekasi, Ahad (10/12/26). Agenda diawali dari titik kumpul utama di Kompleks Muhammadiyah, […]

  • Rakercamp HW UMS 2026: Menyusun Arah, Mengikat Kafilah

    Rakercamp HW UMS 2026: Menyusun Arah, Mengikat Kafilah

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOYOLALI — Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) menyelenggarakan Rakercamp (Rapat Kerja and Camp) pada 21–22 Januari 2026 bertempat di Rumah Honai, Waduk Cengklik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan HW UMS periode 2026 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah gerak organisasi selama satu periode kepemimpinan ke depan. Mengusung tema “Menyusun Arah, Mengikat […]

  • Halal Bihalal 1447 H, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Teguhkan Ukhuwah dan Dorong Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini

    Halal Bihalal 1447 H, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Teguhkan Ukhuwah dan Dorong Kepedulian Lingkungan Sejak Usia Dini

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Halal Bihalal 1447 H pada 7 April 2026 sebagai momentum mempererat silaturahim sekaligus mendorong kepedulian lingkungan sejak usia dini. Kegiatan ini mengangkat tema “Meneguhkan Ukhuwah dan Menumbuhkan Kecintaan Lingkungan melalui Pendidikan Anak Usia Dini.” Acara dihadiri oleh jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, organisasi otonom tingkat […]

expand_less