Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dzulfikar: Kokam Bukan Hanya Garda Muhammadiyah, Tapi Benteng NKRI!

Dzulfikar: Kokam Bukan Hanya Garda Muhammadiyah, Tapi Benteng NKRI!

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sleman – Sekitar 30.000 kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dari seluruh penjuru Indonesia memadati Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Ahad siang (20/7/2025). Mereka hadir dalam gelaran Apel Akbar Kokam Nasional 2025, sebuah momentum monumental yang menegaskan posisi Kokam sebagai barisan muda pelindung umat dan penjaga bangsa.

Di hadapan ribuan kader Kokam, Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sekaligus Panglima Tinggi Kokam, menyampaikan orasi patriotik yang menggugah dan membakar semangat.

“Pasukan Kokam yang berdiri gagah di hadapan saya ini bukan pasukan biasa. Mereka adalah perisai NKRI, lahir di tengah pergolakan ideologi bangsa,” tegas Dzulfikar disambut takbir dan tepuk tangan membahana.

Apel Akbar ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan Muhammadiyah, di antaranya:

  • Prof. KH. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah

  • Dr. Saleh Partaonan Daulay, Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah

  • Sunanto (Cak Nanto), Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah

  • Dahnil Anzar Simanjuntak, Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah

  • Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Republik Indonesia

  • Kapolda DIY

  • Perwakilan seluruh ortom Muhammadiyah dan para tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Dzulfikar mengungkapkan bahwa sejarah panjang Kokam tidak lepas dari pembinaan TNI dan Polri. Ia menyebut peran penting Kapolri ke-4, Jenderal (Purn) Sucipto Judodiharjo, dalam proses pembentukan awal Kokam.

“Mereka ditempa oleh disiplin militer dan kepolisian. Maka jangan heran, Pak Kapolri, kalau pasukan Kokam ini tegas terhadap penjual miras ilegal dan perjudian,” ujarnya sambil bercanda.
“Tapi untuk sekadar izin hadir Apel Akbar pun, mereka tetap taat prosedur—harus tembus Panglima, bahkan tembus istri di rumah,” katanya yang langsung mengundang gelak tawa peserta.

Mengutip falsafah Bugis dan hikmah Imam Al-Ghazali, Dzulfikar merumuskan tiga prinsip utama yang menjadi landasan gerakan Kokam:

  1. Setia ing wacana (pada perkataan)

  2. Setia ing laku (pada perbuatan)

  3. Setia ing negara (pada bangsa dan negara)

“Kesetiaan adalah kemewahan dalam perjuangan. Jika kesetiaan mati, maka sirnalah semua harapan dan cita-cita,” ujarnya, mengutip Sayidina Ali bin Abi Thalib.

Ia juga menyandingkan Kokam dengan semangat pasukan Bhayangkara pada masa Majapahit yang menjunjung tinggi nilai Catur Prasetya.

Sebagai bagian dari agenda strategis nasional, acara ini turut menjadi saksi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemuda Muhammadiyah dan Kepolisian Republik Indonesia terkait program ketahanan pangan nasional.

“Bismillah, dalam empat bulan ke depan, kami mengundang kembali Ayahanda Ketua Umum dan Bapak Kapolri untuk menyaksikan panen raya jagung yang akan dilakukan kader Kokam. Ini bukan mimpi. Ini tekad,” ucap Dzulfikar penuh semangat.

Program ini menjadi wujud nyata jihad kebangsaan di sektor pangan dan bentuk kolaborasi kekuatan sipil dengan aparat negara.

Menutup orasinya, Dzulfikar menyerukan kepada seluruh kader Kokam agar senantiasa menjaga loyalitas dan keberanian dalam membela dakwah serta tanah air:

“Jangan hamburkan keberanianmu. Jadilah laki-laki sejati, yang apapun keadaannya, tidak akan pernah meninggalkan kesetiaan kepada Muhammadiyah dan Indonesia,” serunya lantang.

Sebagai penutup, Dzulfikar melontarkan kalimat penuh makna khas Yogyakarta:

“Tresnaku ra bakal ilang, ibarat kuto-ku Jogja, Pak Kapolri paling istimewa!”

Ucapan itu langsung disambut gemuruh takbir dan tepuk tangan dari seluruh peserta Apel Akbar. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa kain bertanda tangan Ketua PWM se-Indonesia, simbol persatuan dan kesetiaan Kokam terhadap dakwah dan bangsa.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyemai Harapan di MI MULA: Ketika Yayasan, Guru dan Wali Murid Bersatu pada Upacara Bendera HUT RI ke-81

    Menyemai Harapan di MI MULA: Ketika Yayasan, Guru dan Wali Murid Bersatu pada Upacara Bendera HUT RI ke-81

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kabarmuh.ID, LABUHAN PAGI — Suasana halaman Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 09 Labuhan pagi itu tampak berbeda dari biasanya. Di bawah kibaran Sang Saka Merah Putih yang berkibar gagah di udara segar pesisir, ratusan pasang mata mungil menatap khidmat ke arah tiang bendera. Senin (17/8/2026), upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia digelar penuh haru, […]

  • LDK PWM Jawa Tengah Hadirkan Kajian Intensif Al Islam untuk Mualaf

    LDK PWM Jawa Tengah Hadirkan Kajian Intensif Al Islam untuk Mualaf

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah terus berkomitmen dalam memberikan pendampingan bagi para mualaf di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membentuk Muhammadiyah Mualaf Learning Center (MLC), dengan pendekatan berbasis keagamaan yang penuh syukur, ketenangan, dan kebahagiaan. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Amil Zakat, […]

  • “Ketika Kata Menjadi Senjata”, IMM Shabran UMS Gelar Workshop Kepenulisan

    “Ketika Kata Menjadi Senjata”, IMM Shabran UMS Gelar Workshop Kepenulisan

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila pada Minggu, 1 Juni 2025, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Tadris Media: Workshop Kepenulisan bertema “Ketika Kata Menjadi Senjata”. Bertempat di Ruang Seminar Shabran, kegiatan ini diikuti oleh para kader IMM yang ingin mengasah kemampuan menulis sebagai bagian […]

  • 400 Mahasiswa Baru UIN Jakarta Resmi Ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2025

    400 Mahasiswa Baru UIN Jakarta Resmi Ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

     KABARMUH.ID, JAKARTA – Sebanyak 400 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi dikukuhkan sebagai penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2025. Penetapan ini berlangsung dalam kegiatan Orientasi Mahasiswa Berprestasi KIP Kuliah (ORMASI KIP) di Auditorium Harun Nasution, Jumat (17/10/2025). Dengan tema “Empowered by Culture, United by Knowledge” kegiatan ini menjadi […]

  • Understanding Tcl99 Casino’s Terms and Conditions

    Understanding Tcl99 Casino’s Terms and Conditions

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Understanding the terms and conditions of any online casino, including https://tcl99casinos-au.com, is crucial for players aiming to navigate the gaming environment effectively. These rules establish the framework for gameplay, payments, bonuses, and overall user interaction with the platform, ensuring a safe and smooth experience. Core Elements of Tcl99 Casino’s Terms and Conditions Tcl99 Casino’s terms […]

  • Mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungan ke Susteran Puteri Kasih sebagai Penguatan Moderasi Beragama

    Mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungan ke Susteran Puteri Kasih sebagai Penguatan Moderasi Beragama

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KEDIRI — Dalam rangka memperkuat nilai Moderasi Beragama, Mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri yang melaksanakan KKN di Kelurahan Pakelan melakukan kunjungan edukatif ke Susteran Puteri Kasih yang berada di . Jl.Brawijaya, Pakelan, Kec. Kota, Kota Kediri, hari ini. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, toleransi, […]

expand_less