Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY, Bayat, Klaten, dalam rangkaian Science & Engineering Summer Camp 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lintas budaya yang memadukan aspek seni, teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan.

Pada hari kedua Kamis, (23/7/2026) pelaksanaan summer camp, peserta mendapatkan pengalaman langsung mempelajari seni membatik bersama pemilik Batik MY, Evi. Mereka memperoleh penjelasan mengenai sejarah berdirinya Batik MY, ragam jenis batik, hingga proses produksi batik tulis dan batik cap.

Evi menjelaskan kembali bahwa batik tulis dibuat secara manual menggunakan canting sehingga membutuhkan ketelitian tinggi dan waktu pengerjaan yang relatif lebih lama.

“Sementara itu, batik cap diproduksi menggunakan cetakan khusus yang memungkinkan proses pembuatan lebih cepat dengan motif yang lebih seragam. Peserta juga dikenalkan pada berbagai jenis kain yang digunakan dalam pembuatan batik, termasuk kain sutra sebagai salah satu material premium yang memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya, Senin, (27/7/2026).

Setelah sesi teori, para peserta diajak menyaksikan secara langsung seluruh tahapan produksi batik. Mulai dari menggambar pola di atas kain, proses mencanting menggunakan malam, pewarnaan, hingga pengeringan kain yang masih mengandalkan sinar matahari alami. Melalui observasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai ketelitian, kesabaran, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam setiap proses membatik.

Selain mempelajari aspek budaya, mahasiswa internasional juga menunjukkan ketertarikan terhadap pengelolaan industri batik sebagai bagian dari ekonomi kreatif Indonesia. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai proses produksi, strategi pemasaran, hingga upaya menjaga keberlanjutan usaha batik yang dikelola pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Evi mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar industri batik saat ini adalah regenerasi pengrajin. Menurutnya, membatik membutuhkan keterampilan khusus sekaligus kecintaan terhadap budaya sehingga belum banyak generasi muda yang tertarik mendalami profesi tersebut.

“Regenerasi menjadi tantangan terbesar kami. Karena itu, kami aktif memberikan edukasi dan pelatihan kepada Generasi Z agar mereka mengenal, mencintai, sekaligus ikut melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia,” jelas Evi.

Peserta juga diperkenalkan pada praktik produksi yang lebih ramah lingkungan. Batik MY memanfaatkan energi matahari untuk proses pengeringan kain serta menerapkan penggunaan eco enzyme dalam pengolahan limbah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan industri batik.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta memperoleh kesempatan mempraktikkan langsung teknik dasar membatik. Mereka mencoba menggunakan canting untuk mengaplikasikan malam di atas kain serta merasakan secara langsung tingkat ketelitian yang diperlukan dalam pembuatan batik tulis.

Salah satu peserta asal Myanmar, David, mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya merasa senang sekali karena hari ini belajar tentang budaya batik dari awal sampai akhir. Belajar di Batik MY sangat menyenangkan dan saya berharap semakin banyak orang dapat belajar serta mengunjungi tempat ini,” ujar David.

Kegiatan field study di Batik MY menjadi salah satu rangkaian pembelajaran berbasis budaya dalam Science & Engineering Summer Camp 2026 FT UMS. Melalui pengalaman ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai warisan budaya Indonesia, tetapi juga memahami keterkaitan antara pelestarian budaya, kewirausahaan UMKM, dan praktik produksi yang berkelanjutan.

Program tersebut sekaligus memperkuat komitmen FT UMS dalam menghadirkan pengalaman belajar internasional yang mengintegrasikan sains, rekayasa, budaya, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kontributor: Basir/Fika/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PWM Kaltim Serahkan Beasiswa dan Dorong Penguatan Kanalisasi Pendidikan Muhammadiyah

    Ketua PWM Kaltim Serahkan Beasiswa dan Dorong Penguatan Kanalisasi Pendidikan Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur menunjukkan komitmennya dalam penguatan pendidikan Muhammadiyah melalui kehadiran jajaran pimpinan wilayah pada kegiatan Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas VI Angkatan ke-5 SD Muhammadiyah 1 Anggana Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (13/6/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWM Kaltim K.H. Muhammad […]

  • Bawa Misi Sekolah Kreatif, Kepala SMP Muhammadiyah Al Ghifari Hadiri Rakornas ICCN 2026

    Bawa Misi Sekolah Kreatif, Kepala SMP Muhammadiyah Al Ghifari Hadiri Rakornas ICCN 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Kepala SMP Muhammadiyah Al Ghifari, M. Romadona, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2026 yang berlangsung pada 25–26 Oktober 2026 di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta. Mengusung misi sebagai sekolah kreatif, kehadiran pimpinan lembaga pendidikan asal Lampung Timur tersebut menjadi momentum untuk menjembatani dunia pendidikan dengan ekosistem ekonomi […]

  • Musyawarah Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Ranting Kaligadung Cabang Bumiayu, Hasilkan Inilah Nahkoda Baru Periode 2022-2027

    Musyawarah Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Ranting Kaligadung Cabang Bumiayu, Hasilkan Inilah Nahkoda Baru Periode 2022-2027

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 305
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Kaligadung Cabang Bumiayu mengadakan Musyawarah Ranting (Musyran) sebagai sarana strategis untuk melakukan pergantian pimpinan di Masjid al-Ikhlas Kaligadung, Penggarutan, Jum’at (19 Robiul Akhir 1445 H/03/11/2023 M). Musyawarah Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Kaligadung yang mengangkat tema “Membangkitkan Ranting Kaligadung Makin Cemerlang” yang berlangsung Masjid al-Ikhlas Kaligadung, Penggarutan tersebut […]

  • Cinta Palsu: Bela Palestina tapi Dilanda Ketakutan

    Cinta Palsu: Bela Palestina tapi Dilanda Ketakutan

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Oleh: Akbar Syifa, Mahasiswa Pendidikan Agama Islam UMS Hampir seluruh dunia menggelar aksi bela Palestina tidak hanya di timur yang bernotabene Mayoritas masyarakat muslim. Menariknya ada juga sebagian diantaranya yang menyerukan kebebasan Palestina di negara -.negara barat seperti amerika terkhusus universitas terkenal Colombia University, New York University dll. Kemudian di Indonesia tak mau kalah, mengutip […]

  • Berkah Ramadhan, Toko Fortune Labanan Bersama Kabarmuh.com Salurkan Bantuan Paket Sembako

    Berkah Ramadhan, Toko Fortune Labanan Bersama Kabarmuh.com Salurkan Bantuan Paket Sembako

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 755
    • 1Komentar

    KABARMUH.COM, Labanan  (Selasa, 13/4) – Rayakan Ramadhan sebagai bulan penuh keberkahan, Toko Fortune Labanan bersama Kabarmuh.com turut menebar berkah. Sebanyak 16 paket sembako senilai 150 ribu per-paketnya itu telah ditasarufkan pada pihak yang berhak menerima. Sasaran penerima paket bingkisan ini terdiri dari muallaf, dhuafa dan masakin di lingkungan sekitar desa Labanan. Sahrul, Rara dan Naufal […]

  • Mahasiswa KKNMAS Kelompok 89 Gelar Penyuluhan dan Berbagi Makanan Bergizi di TK Ar-Rahmah

    Mahasiswa KKNMAS Kelompok 89 Gelar Penyuluhan dan Berbagi Makanan Bergizi di TK Ar-Rahmah

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan Aisyiyah (KKNMAS) kelompok 89 Desa Maredan Barat mengadakan penyuluhan sekaligus berbagi makanan sehat di TK Ar-Rahmah. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa menjelaskan kepada anak-anak perbedaan antara makanan sehat dan tidak sehat. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana melalui metode belajar sambil bermain agar mudah dipahami oleh siswa-siswi […]

expand_less