Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY, Bayat, Klaten, dalam rangkaian Science & Engineering Summer Camp 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lintas budaya yang memadukan aspek seni, teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan.

Pada hari kedua Kamis, (23/7/2026) pelaksanaan summer camp, peserta mendapatkan pengalaman langsung mempelajari seni membatik bersama pemilik Batik MY, Evi. Mereka memperoleh penjelasan mengenai sejarah berdirinya Batik MY, ragam jenis batik, hingga proses produksi batik tulis dan batik cap.

Evi menjelaskan kembali bahwa batik tulis dibuat secara manual menggunakan canting sehingga membutuhkan ketelitian tinggi dan waktu pengerjaan yang relatif lebih lama.

“Sementara itu, batik cap diproduksi menggunakan cetakan khusus yang memungkinkan proses pembuatan lebih cepat dengan motif yang lebih seragam. Peserta juga dikenalkan pada berbagai jenis kain yang digunakan dalam pembuatan batik, termasuk kain sutra sebagai salah satu material premium yang memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya, Senin, (27/7/2026).

Setelah sesi teori, para peserta diajak menyaksikan secara langsung seluruh tahapan produksi batik. Mulai dari menggambar pola di atas kain, proses mencanting menggunakan malam, pewarnaan, hingga pengeringan kain yang masih mengandalkan sinar matahari alami. Melalui observasi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai ketelitian, kesabaran, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam setiap proses membatik.

Selain mempelajari aspek budaya, mahasiswa internasional juga menunjukkan ketertarikan terhadap pengelolaan industri batik sebagai bagian dari ekonomi kreatif Indonesia. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai proses produksi, strategi pemasaran, hingga upaya menjaga keberlanjutan usaha batik yang dikelola pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Evi mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar industri batik saat ini adalah regenerasi pengrajin. Menurutnya, membatik membutuhkan keterampilan khusus sekaligus kecintaan terhadap budaya sehingga belum banyak generasi muda yang tertarik mendalami profesi tersebut.

“Regenerasi menjadi tantangan terbesar kami. Karena itu, kami aktif memberikan edukasi dan pelatihan kepada Generasi Z agar mereka mengenal, mencintai, sekaligus ikut melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia,” jelas Evi.

Peserta juga diperkenalkan pada praktik produksi yang lebih ramah lingkungan. Batik MY memanfaatkan energi matahari untuk proses pengeringan kain serta menerapkan penggunaan eco enzyme dalam pengolahan limbah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan industri batik.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta memperoleh kesempatan mempraktikkan langsung teknik dasar membatik. Mereka mencoba menggunakan canting untuk mengaplikasikan malam di atas kain serta merasakan secara langsung tingkat ketelitian yang diperlukan dalam pembuatan batik tulis.

Salah satu peserta asal Myanmar, David, mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya merasa senang sekali karena hari ini belajar tentang budaya batik dari awal sampai akhir. Belajar di Batik MY sangat menyenangkan dan saya berharap semakin banyak orang dapat belajar serta mengunjungi tempat ini,” ujar David.

Kegiatan field study di Batik MY menjadi salah satu rangkaian pembelajaran berbasis budaya dalam Science & Engineering Summer Camp 2026 FT UMS. Melalui pengalaman ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai warisan budaya Indonesia, tetapi juga memahami keterkaitan antara pelestarian budaya, kewirausahaan UMKM, dan praktik produksi yang berkelanjutan.

Program tersebut sekaligus memperkuat komitmen FT UMS dalam menghadirkan pengalaman belajar internasional yang mengintegrasikan sains, rekayasa, budaya, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kontributor: Basir/Fika/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irwan Akib Dorong BikersMu Jadi Teladan Dakwah di Jalan Raya

    Irwan Akib Dorong BikersMu Jadi Teladan Dakwah di Jalan Raya

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, menyambut positif kehadiran Bikers Muhammadiyah (BikersMu) sebagai bentuk baru dakwah komunitas berbasis hobi pada Ahad (19/10). Dalam arahannya saat pengukuhan pengurus PP BikersMu periode 2025–2027 di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Irwan menyampaikan pentingnya gerakan dakwah yang bersifat simultan dan kolaboratif. “Intinya bagaimana dakwah itu bisa […]

  • Kolaborasi Bangun Negeri: Besok Pemuda Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengukuhan dan Seminar Nasional

    Kolaborasi Bangun Negeri: Besok Pemuda Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengukuhan dan Seminar Nasional

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 467
    • 0Komentar

    PWPM Kaltim akan menggelar Pengukuhan dan Seminar Nasional besok, Minggu (23/7/2023). Kabarmuh.id – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Timur (PWPM Kaltim) akan menggelar acara Pengukuhan dan Seminar Nasional besok, Ahad(23/7/2023). Ratusan pemuda dijadwalkan akan berkumpul di Aula Serbaguna Dispora Kaltim. Tema yang akan diusung dalam kegiatan ini adalah “Mahakarya Gerakan Pemuda Kaltim dalam Kolaborasi Membangun […]

  • Musycab IMM Samarinda, Ketum DPD IMM Kaltim: Kader IMM Harus Terus Merawat Nalar Kritis

    Musycab IMM Samarinda, Ketum DPD IMM Kaltim: Kader IMM Harus Terus Merawat Nalar Kritis

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 297
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Samarinda gelar Musyawarah Cabang (Musycab) ke XVI. Musycab bertajuk “Membangkitkan Jiwa Kepemimpinan Dalam Mengembangkan Sikap Kritis Yang Bertanggungjawab dan Beretika”, berlangsung di Kota Samarinda pada Sabtu (27/7/2024) Musycab dibuka oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kaltim Andri Rifandi. Turut dihadiri kader IMM […]

  • Kolaborasi Muhammadiyah dan KKP untuk Pulau-Pulau Kecil dan 3T

    Kolaborasi Muhammadiyah dan KKP untuk Pulau-Pulau Kecil dan 3T

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus memperluas jejaring kolaborasi strategis dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Kali ini, LDK PP Muhammadiyah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk menindaklanjuti kerja sama antara PP Muhammadiyah dan KKP, khususnya dalam penguatan sektor masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil. Pertemuan […]

  • Tanamkan PHBS Sejak Dini, Mahasiswa Kesmas UMS Kenalkan Pilah Sampah dan CTPS

    Tanamkan PHBS Sejak Dini, Mahasiswa Kesmas UMS Kenalkan Pilah Sampah dan CTPS

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di TK Aisyiyah Sindon pada Sabtu, (30/5/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 35 anak tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan anak usia dini mengenai pengelolaan sampah serta pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat […]

  • Siswa SDN Kedungbocok Antusias Ikuti Healthy and Smart Kids KKN-T Kelompok 22 Umsida

    Siswa SDN Kedungbocok Antusias Ikuti Healthy and Smart Kids KKN-T Kelompok 22 Umsida

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Raut gembira terlihat dari para siswa SD Negeri Kedungbocok ketika mengikuti program Healthy and Smart Kids, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang digagas KKN Terpadu Kelompok 22 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tersebut menghadirkan pembelajaran bahasa asing serta edukasi kesehatan bagi siswa kelas IV hingga VI. Program ini dibagi menjadi dua kelompok kegiatan. Siswa kelas IV […]

expand_less