Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Haedar Nashir Tekankan Transformasi Gerakan dalam Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah

Haedar Nashir Tekankan Transformasi Gerakan dalam Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pidato iftitah Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, membuka Konsolidasi Nasional 2025 dengan pesan tentang transformasi dan kehati-hatian menghadapi tantangan.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Konsolidasi Nasional pada Senin, 17 November 2025, di Universitas Muhammadiyah Bandung. Acara ini diikuti seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Indonesia sebagai bagian dari silaturahim sekaligus amanah untuk menyatukan langkah gerakan dalam menghadapi tantangan bangsa yang terus berubah cepat .

Kegiatan ini dihadiri jajaran PWM se-Indonesia, termasuk PWM Kalimantan Timur yang mengutus KH. Siswanto (Ketua PWM Kaltim) dan Ir. H. Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim) sebagai delegasi resmi. Kehadiran keduanya sekaligus mewakili komitmen PWM Kaltim untuk terus memperkuat koordinasi wilayah dan kontribusi nasional.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, membuka kegiatan dengan pidato iftitah yang sarat pesan. Dalam sambutannya, Haedar mengajak seluruh pimpinan wilayah bersyukur atas capaian-capaian persyarikatan, namun tetap menjadikannya sebagai bahan muhasabah. “Bersyukur atas capaian semua ini, tapi sekaligus sebagai bahan muhasabah dan mauduah,” ujarnya dalam pidato pembuka.

Lebih lanjut, Haedar menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif semua pihak yang membuat Muhammadiyah tetap mendapat kepercayaan publik. Namun ia mengingatkan agar keberhasilan itu tidak membuat lengah. “Atas nama PP Muhammadiyah, kami mengucapkan terima kasih atas kerja kolektif sehingga kepercayaan publik tinggi. Tapi harus hati-hati dengan keberhasilan yang maya, karena tantangan semakin besar,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Haedar mengingatkan bahwa dinamika kebangsaan tidak sesederhana yang tampak. Ia menyebut berbagai isu strategis seperti sekolah Garuda, MBG, hingga Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari tantangan kebangsaan yang perlu dicermati dengan bijak. Menurutnya, Muhammadiyah tetap harus hadir sebagai kekuatan moral yang mencerahkan .

 

Haedar juga menekankan pentingnya transformasi gerakan, baik di bidang organisasi, birokrasi, maupun kepemimpinan. Ia menyerukan agar pimpinan di semua tingkatan bekerja dengan nilai-nilai profesional, modern, dan berorientasi tujuan. “Muhammadiyah tidak bisa semau-maunya, ada valuenya, ada nilainya, dan itu adalah nilai Islam,” tegasnya.

 

Pimpinan wilayah juga diingatkan mengenai pentingnya menggerakkan struktur secara berjenjang: “PWM menggerakkan PDM, PDM menggerakkan PCM, PCM menggerakkan PRM, PRM menggerakkan anggota, anggota menggerakkan jamaah.” Skema ini, menurutnya, merupakan ruh gerakan yang harus terus dijaga agar persyarikatan hadir hingga akar rumput .

 

Haedar mengatakan bahwa kepemimpinan Muhammadiyah adalah kepemimpinan pergerakan yang tidak mengenal waktu. Ia menyebut tiga prinsip kepemimpinan transformasi: memaksimalkan potensi sekecil apa pun, mengagendakan kemudahan, dan memproyeksikan masa depan. Transformasi ini diharapkan melahirkan inovasi, meningkatkan etos, dan membangun program unggulan baru.

 

Dalam konteks kebangsaan, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak boleh terjebak pada sikap apologetik kepada negara, melainkan tetap berada dalam bingkai ideologis Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi wa Syahadah. Di saat yang sama, Muhammadiyah harus memperkuat peran keumatan melalui pengajian yang mencerahkan dan pembelaan terhadap kepentingan umat.

 

Salah satu visi besar yang disampaikan Haedar adalah perluasan peran global. Muhammadiyah didorong untuk membangun amal usaha unggulan di luar negeri sebagai bagian dari internalisasi nilai dan ekspansi jejaring internasional. Transformasi global ini dianggap penting untuk merespons era baru yang penuh kompetisi.

 

Konsolidasi Nasional 2025 di Bandung ini akhirnya menjadi forum penting bagi persyarikatan untuk menyamakan langkah, menguatkan struktur, dan meneguhkan kembali peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan kebangsaan dan kemanusiaan universal.(Ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRA Jogokariyan dan Purwosari Bersatu di Bakti Sosial Milad ‘Aisyiyah ke-107

    PRA Jogokariyan dan Purwosari Bersatu di Bakti Sosial Milad ‘Aisyiyah ke-107

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-107, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Jogokariyan bersama PRA Purwosari menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta. Acara ini mengangkat tema “Mengokohkan dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta” dengan tujuan memperkuat komitmen ‘Aisyiyah dalam menyebarkan dakwah kemanusiaan yang melampaui batas agama, bangsa, dan negara. Kegiatan […]

  • PK IMM Buya Hamka UMP Luncurkan Buku “Nyala Obor Kader”: Bukti Nyata Produktivitas Kader di Ajang Musykom XVII

    PK IMM Buya Hamka UMP Luncurkan Buku “Nyala Obor Kader”: Bukti Nyata Produktivitas Kader di Ajang Musykom XVII

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOKERTO – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Di tengah gelaran Musyawarah Komisariat (Musykom) ke-XVII yang berlangsung pada Ahad (19/6), organisasi ini secara resmi meluncurkan sebuah buku berjudul Nyala Obor Kader: Sehimpun Tulisan Mindset Berkemajuan. Peluncuran buku yang telah memiliki nomor ISBN ini […]

  • Inilah Nahkoda Baru Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Bumiayu Brebes Periode 2022-2027

    Inilah Nahkoda Baru Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Bumiayu Brebes Periode 2022-2027

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 484
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu Brebes – Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Bumiayu Brebes baru saja menuntaskan Musyawarah Cabang (Musycab) periode Muktamar ke-48. Hasilnya, baik Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah Cabang Bumiayu sama-sama dipimpin ketua baru, Ahad, (30/7/2023). Musyawarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah dan Aisyiyah Bumiayu Periode Muktamar ke-48 yang berlangsung selama tiga hari (Jum’at-Ahad, 28-30 Juli 2023) merupakan agenda rutin persyarikatan […]

  • ORMAWA FAI UMS Sukses Gelar Pelantikan, HMP IQT UMS 2024 Resmi Menjabat!

    ORMAWA FAI UMS Sukses Gelar Pelantikan, HMP IQT UMS 2024 Resmi Menjabat!

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pelantikan Ormawa Periode 2024 yang mengambil tema “Membangun Generasi Ormawa FAI yang Islami, aktif, dan kolaboratif” pada Senin,(29/01) yang dilaksanakan di Gedung Audutorium Mohamad Dzajman Universitas Muhammadiyah Surakarta. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa FAI yang berperan aktif dalam kepengurusan Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) […]

  • Lokakarya Aisyiyah Banjar: Mendorong Pemilu Inklusif dan Substantif

    Lokakarya Aisyiyah Banjar: Mendorong Pemilu Inklusif dan Substantif

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 260
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Martapura – Program Inlkusi ‘Aisyiyah di Kabupaten Banjar menggelar lokakarya pada Rabu (24/01) di Aula Perguruan Muhammadiyah Martapura. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya mereka untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum bahkan bisa dikatakan mengukir sejarah dengan mengadakan lokakarya pendidikan pemilih yang bertujuan untuk mendorong pemilu inklusif dan substantif. Adapun […]

  • Tim IMM FK UMS Lolos Program PPK Ormawa 2025, Fokus Pencegahan Katarak di Desa Sanggung

    Tim IMM FK UMS Lolos Program PPK Ormawa 2025, Fokus Pencegahan Katarak di Desa Sanggung

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Ar-Razi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) berhasil meloloskan program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2025. Program ini mengangkat topik kesehatan mata dengan fokus pada pencegahan kebutaan akibat katarak melalui edukasi dan deteksi dini di Desa Sanggung, Sukoharjo. Ketua Umum PK IMM […]

expand_less