Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » PENDIDIKAN ADAB : SARANA GERAK DAKWAH MUHAMMADIYAH

PENDIDIKAN ADAB : SARANA GERAK DAKWAH MUHAMMADIYAH

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
  • visibility 799
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

*Oleh : Andi Rezti Maharani

Pendidikan adab masih menjadi persoalan utama di dunia pendidikan. Saat ini, adab hanya dipelajari sebagai formalitas. Nilai-nilai kejujuran, optimis, kerja keras bersifat material kurikulum pendidikan yang menghiasi nilai di rapor. Nyatanya, masih banyak yang belum mengamalkannya. Pendidikan yang harusnya dapat mencerdaskan kehidupan bangsa, bagaimana bisa membuat manusia menjadi hina? Ini merupakan realita pahit yang harus diterima. Tidak dengan lapang dada, sebab semuanya harus kembali ke tempatnya berada.

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam tertua di Indonesia memainkan peran dalam menyebarkan agama Islam melalui pendidikan adab. Dalam gerakan amar ma’ruf nahi munkar, Muhammadiyah sangat menjunjung tinggi cara-cara dakwah terbaik, seperti bil-hikmah (dengan kebijaksanaan), mauidhatil hasanah (pendidikan yang baik), wa jadil-hum bi-allati hiya ahsan (dialog terbaik). Jati diri Muhammadiyah terpancar dari cara dakwah Muhammadiyah membina masyarakat dan menggerakkan masyarakat menuju tujuannya, yakni terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

URGENSI PENDIDIKAN ADAB

Kata ‘adab’ merupakan kata serapan yang diambil dari bahasa arab, a-da-ba yang berarti kondisi yang baik. Sedang, pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, adab ialah kebaikan, budi pekerti, dan akhlak. Lalu, pada sila ke-2 pancasila persis setelah ketuhanan, kata beradab disematkan. Lantas, apa makna beradab dan mengapa adab menjadi hal krusial yang harus menjadi perhatian? Adian Husaini, salah seorang pakar pemikiran Islam menjelaskan bahwa manusia beradab menurut pandangan Islam ialah manusia yang mengenal Allah, mengenal dirinya, menjadikan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai teladan dengan ittiba’ atau mengikuti sunnah-sunnahnya.

Agama Islam telah sempurna dengan segala pernak-pernik hal yang melekat padanya. Adab manusia pun tidak luput dari pengajarannya. Mulai dari adab bangun tidur sampai kembali tidur, Islam mengatur sedemikian rupa hingga manusia yang ber-Islam dengan benar adalah sebaik-baiknya manusia yang beradab. Umumnya, permasalahan yang terjadi saat ini, manusia ‘Islam’ tidak benar-benar ber-Islam. Contoh konkret banyak ditemukan di sekitar, salah satunya adalah degradasi moral pemuda pemudi saat ini. Padahal, menjadi manusia beradab juga termasuk bagian dari amanat pendahulu. The founding fathers memiliki harap besar sebagaimana telah tertulis dengan jelas di dalam pancasila yang merupakan cita-cita bangsa, ‘Kemanusiaan yang adil dan beradab’.

Imam Al-Ghazali, seorang Imam hujjatul Islam yang lahir di Iran pada tahun 450 H menaruh atensi yang cukup besar perihal ini. Bahkan dalam satu kitabnya yang masyhur, Bidayatul Hidayah, dirinya membahas tuntas persoalan adab. Kitab ini penting untuk dikaji para penuntut ilmu lantaran di dalamnya terdapat penegasan terkait pentingnya niat dalam menuntut ilmu. Keikhlasan dan kelurusan niat mampu menghasilkan hidayah sebagai buah ilmu. Dan di antara bentuk implementasinya ialah semakin bertambahnya ilmu, maka semakin bertambah pula ketakwaan kepada-Nya.

Dalam meraih hal tersebut, adab merupakan sarana dalam mencapai keberkahan ilmu sehingga lahirlah pemimpin beradab yang berilmu. Beberapa ulama meletakkan adab pada posisi pertama sebelum mereka berilmu dan beramal. Imam Ibnul Mubarak bahkan mempelajari adab 30 tahun sebelum ia mempelajari ilmu selama 20 tahun.

Dapat disimpulkan bahwa pendidikan adab sangat diperlukan mengingat banyaknya manusia yang berilmu, tetapi tidak ada sama sekali pancaran ilmu dari dalam dirinya. Akibatnya, fenomena yang terjadi saat ini tertuang dalam satu pernyataan, ‘Negara kita tidak kekurangan orang pintar, tapi kekurangan orang jujur’.

PENDIDIKAN ADAB SEBAGAI SARANA DAKWAH MUHAMMADIYAH

Sejak tahun 1330 H/1912 M, Muhammadiyah mengabdikan diri untuk turut membangun peradaban bangsa. Dibuktikan dengan usaha Muhammadiyah mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu dunia. Konsep pendidikan yang diberi Muhammadiyah sudah cukup ideal. Penerapannya akan menghasilkan ‘alim ulama yang kelak berperan dalam sektor-sektor pembangunan di Indonesia. Roda pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan akan terus berjalan baik sebab diduduki oleh orang-orang yang senantiasa mengingat Allah.

Menggunakan landasan surat Al-Ma’un, Muhammadiyah memaknainya sebagai metode dakwah bil-hal (dengan perbuatan). Praktiknya ditemukan pada berdirinya Penolong Kesengsaraan Umat (PKU) dan pelayanan masyarakat lainnya yang tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa adab turut berperan dalam penyebaran dakwah Muhammadiyah. Penerimaan masyarakat terhadap Muhammadiyah tidak terlepas dari diri Muhammadiyah yang menghiasinya dengan hal-hal indah, seperti tutur kata baik, nasihat, dan ajakan dengan cara baik. KH Ahmad Dahlan menjadikan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai role model dalam berdakwah sehingga kebermanfaatan Muhammadiyah menjadikannya terus ada sampai sekarang.

Seperti yang diketahui, keberhasilan Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar, dan mendapat pengakuan dari banyak negara luar merupakan keindahan Muhammadiyah yang terletak pada metode dakwahnya. Pendidikan adab dapat menjadi sarana gerak dakwah Muhammadiyah untuk membersamai perjalanan dakwah Muhammadiyah. Pendidikan adab yang diajarkan pada sekolah-sekolah Muhammadiyah mampu memenuhi harapan agama, sekaligus bangsa, dan negara. Seperti peribahasa, ‘Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui’.

Pendidikan adab dalam pendidikan Muhammadiyah tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat dihayati dan diamalkan sesuai dengan koridornya. Ranah gerak dakwah Muhammadiyah pun akan semakin luas, fungsi dan misi Muhammadiyah untuk mewujudkan Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur pula akan terealisasikan perlahan. Oleh karena itu, dalam pergerakannya, kader-kader Muhammadiyah harus menjadi barisan terdepan dalam penyebaran dakwah Muhammadiyah. Kader Muhammadiyah saat ini harus dibekali pendidikan adab. Agaknya, baik sekolah maupun perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai wadah pengaderan harus memasukkan pendidikan adab sebagai pendidikan mendasar sebelum melanjutkan disiplin-disiplin ilmu yang lain. Kelak, kader Muhammadiyah diisi oleh kader yang berkapabilitas dalam bidangnya, dan tidak meninggalkan adab sebagai identitasnya.

 

*Penulis merupakan alumni ponpes Al-Mujahidin dan kader PK IMM FT Averroes UMS

ed : MA | red : ARM 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD IMM Jawa Tengah Resmi Dilantik, Usung Program Inklusif Berbasis SDGs

    DPD IMM Jawa Tengah Resmi Dilantik, Usung Program Inklusif Berbasis SDGs

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Klaten – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah secara resmi melantik pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Tengah periode 2024-2026. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Pendopo Bupati Klaten pada Sabtu (15/2) dan diikuti dengan serah terima jabatan sebagai simbol regenerasi kepemimpinan. Pelantikan pengurus baru ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPD […]

  • Kopdar Bikersmu Chapter Kabupaten Bogor Dihadiri BikersMu Chapter Kota Depok dan BikersMu Chapter Kota Bogor: Menyapa, Menginspirasi, dan Berbagi

    Kopdar Bikersmu Chapter Kabupaten Bogor Dihadiri BikersMu Chapter Kota Depok dan BikersMu Chapter Kota Bogor: Menyapa, Menginspirasi, dan Berbagi

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bogor, 29 Juli 2025 – Suasana semangat persaudaraan dan semarak dakwah menyatu dalam kegiatan Kopdar (Kopi Darat) Bikersmu Chapter Kabupaten Bogor yang digelar di Komplek Perguruan Muhammadiyah Leuwiliang, Ahad pagi (29/07). Kegiatan ini menjadi istimewa dengan kehadiran Bikersmu Chapter Kota Depok dan Kota Bogor yang turut meramaikan agenda silaturahmi dan konsolidasi pergerakan komunitas roda […]

  • Rapor Pendidikan: Potret Mutu Sekolah dan Madrasah untuk Mendorong Perbaikan Berkelanjutan

    Rapor Pendidikan: Potret Mutu Sekolah dan Madrasah untuk Mendorong Perbaikan Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, LAMONGAN – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Sekolah dan Madrasah mulai jenjeng Sekolah Dasar hingga Sekolah Lanjut Tingkat Atas. Acara berlangsung di Aula PDM Lamongan, Sabtu (15/8/2026). Acara ini dihadiri oleh ratusan Kepala SD/MI, SM/MTs, SMA/MA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan, Ketua, Sekretaris […]

  • Mahasiswa UMS Ungguli UNS dan UNDIP, Wakili LLDIKTI Wilayah VI ke Pilmapres Nasional Kategori Sarjana

    Mahasiswa UMS Ungguli UNS dan UNDIP, Wakili LLDIKTI Wilayah VI ke Pilmapres Nasional Kategori Sarjana

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan konsistensinya dalam mencetak mahasiswa berprestasi. Mahasiswi UMS, Samiyem, terpilih mewakili LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2025 kategori sarjana, setelah mengungguli delegasi dari sejumlah perguruan tinggi besar seperti Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Diponegoro (UNDIP). Seleksi tingkat wilayah ini […]

  • UMS Gelar Orientasi Mahasiswa Baru S2 dan S3, Hadirkan Mahasiswa dari 38 Negara

    UMS Gelar Orientasi Mahasiswa Baru S2 dan S3, Hadirkan Mahasiswa dari 38 Negara

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Orientasi Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 secara hybrid melalui Zoom Meeting dan secara offline di di Ruang Seminar Lt 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Sabtu (6/9). Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut mahasiswa baru, baik dari dalam maupun luar negeri, serta […]

  • Apuestas con Dinero Real en Yep Casino: La Vivencia de los Jugadores Españoles

    Apuestas con Dinero Real en Yep Casino: La Vivencia de los Jugadores Españoles

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Los jugadores en España cuentan con múltiples alternativas cuando anhelan emoción y la posibilidad de ganar dinero real en línea. Yep Casino es una de esas opciones, una plataforma que ha adaptado su servicio para el mercado local. Vamos a ver qué pasa cuando alguien se registra: desde los juegos y las bonificaciones hasta cómo […]

expand_less