Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandung — Kegiatan hari kedua program Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman tentang Keadilan Iklim berlangsung dengan penuh semangat dan kesadaran kritis. Dengan mengupas dampak nyata perubahan iklim di kehidupan sehari-hari, sesi ini membuka ruang diskusi yang hangat di antara peserta dari berbagai latar belakang iman dan komunitas. Mereka saling berbagi perspektif tentang bagaimana komunitasnya mengalami dampak-dampak tersebut dan strategi yang bisa dilakukan untuk merespons krisis iklim secara kolektif dan adil.

Pertemuan yang diadakan secara daring pada 13 Juni 2025 ini, dilaksanakan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah Jawa Barat bekerja sama dengan BandungBergerak sebagai bagian dari rangkaian program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism).

Hari kedua ini semakin memperkuat semangat kolaborasi lintas iman dan lintas sektor dalam menyuarakan isu keadilan iklim melalui media dan jurnalisme. Para peserta tidak hanya diajak memahami data dan dampak, tetapi juga mendorong empati dan aksi nyata melalui narasi yang kuat dan berpihak pada kelompok rentan.

Tini Martini Tapran, Ketua Yayasan Generasi Semangat Selalu Ikhlas (GSSI) dan Project Manager “Ketapang Kita”, turut menguatkan pentingnya advokasi dari akar rumput untuk keadilan iklim. Ia menekankan bahwa strategi advokasi harus dibangun dari pengalaman lokal yang kuat dan relevan. “Alam memiliki sistem yang tersusun sedemikian rupa sehingga dapat berlangsung terus-menerus. Tapi sekarang, kita harus tanya: bagaimana kita bisa menyuarakan pengalaman komunitas ke pemegang kebijakan?” ujarnya.

Ia juga mengajak peserta untuk memulai dari diri sendiri, menghemat energi, mengurangi sampah, dan menanam pohon. “Edukasi keluarga dan komunitas di masjid, kampus, dan media sosial, lalu bergabunglah dalam gerakan lingkungan. Ingat, bumi ini bukan warisan. Kita hanya meminjam. Kalau meminjam, harus dikembalikan dalam keadaan baik, bukan rusak,” tutup Tini dengan penuh makna.

Salah satu sesi yang mencuri perhatian peserta adalah pemaparan dari Rikrik Suharyadi dari Yaksa Pelestari Bumi Berkelanjutan (YPBB), yang menyoroti secara lugas bagaimana perubahan iklim tidak hanya soal cuaca makin panas, tetapi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Rikrik menjelaskan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan harga pangan melonjak, ekonomi terguncang, kesehatan masyarakat terganggu, dan kesenjangan sosial semakin melebar. “Perubahan iklim bukan cuma soal cuaca makin panas. Dampaknya langsung terasa di hidup kita sehari-hari,” ujarnya sambil menunjukkan infografik visual yang menggugah.

Lebih lanjut, Rikrik menekankan pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari aksi nyata menghadapi krisis iklim. “Mari kita mulai kelola sampah di lingkungan masing-masing bersama komunitas, seperti di rumah ibadah, karena itu murah, hemat energi, dan berdampak rendah terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tempat pembuangan akhir (TPA) seharusnya menjadi opsi terakhir. Oleh karena itu, masyarakat perlu mencari cara agar sampah organik tidak berakhir di TPA, seperti dengan mengolahnya di kawasan sendiri melalui sistem pengomposan terdesentralisasi atau memanfaatkan fasilitas pengolahan yang sudah ada. “Kuncinya adalah mengurangi sampah organik dari sumbernya—dari rumah tangga. Dengan begitu, kita bisa secara signifikan meminimalkan kontribusi sampah terhadap perubahan iklim,” tegas Rikrik.

Workshop ini diawali dengan pembukaan pendaftaran dan seleksi beasiswa liputan pada 21 Mei – 7 Juni 2025. Sebanyak 16 peserta terpilih telah diumumkan pada 11 Juni 2025, terdiri dari 8 laki-laki dan 8 perempuan dengan latar belakang agama dan organisasi kepemudaan yang beragam di Kota Bandung. Pelatihan dibagi menjadi dua tahap: sesi daring pada 12-13 Juni 2025 untuk pembekalan teori lintas iman dan keadilan iklim, serta sesi luring pada 22 Juni 2025 untuk materi jurnalistik dan praktik langsung di lapangan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUMU dan PT Eltama Prima Indo Gelar Webinar Teknologi Coating: Dorong UMKM Kuasai Industri Pelapisan Modern

    SUMU dan PT Eltama Prima Indo Gelar Webinar Teknologi Coating: Dorong UMKM Kuasai Industri Pelapisan Modern

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Dalam upaya memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan pelaku usaha di bidang industri pelapisan, Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bekerja sama dengan PT Eltama Prima Indo sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Dari Sandblasting, Epoxy Flooring hingga Finishing: Pelajari Teknologi Coating Lengkap & Peluang Bisnisnya”, pada Jumat (31/10). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman […]

  • Resmi Dilantik, PRPM Se-Metro Barat Siap Menjadi Kader Pelanjut Persyarikatan

    Resmi Dilantik, PRPM Se-Metro Barat Siap Menjadi Kader Pelanjut Persyarikatan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Metro — Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Metro Barat resmi dilantik dalam acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kaderisasi. Pelantikan mencakup PRPM Ganjar Asri, PRPM Ganjar Agung, PRPM Mulyosari, dan PRPM Mulyojati, dan dilakukan oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Metro Barat di Aula Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Budi Utomo, Sabtu (13/12/2025). […]

  • Kebebasan Untuk Kaum Tertindas

    Kebebasan Untuk Kaum Tertindas

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Oleh : Amanda Fathiya R (202110230311020) Negara kita, Indonesia, merupakan negara demokrasi yang saat ini sedang berada di titik tertinggi dalam menentukan entah keberhasilan ataupun kegagalan bangsa untuk menggapai cita-cita sesuai dengan yang tertera dalam pembukaan UUD 1945.  Indonesia juga menganut sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dalam buku Pendidikan Kaum Tertindas […]

  • Menggetarkan Jiwa! Antologi Puisi Pelukan Ramadan Hadirkan Refleksi Spiritual Mendalam

    Menggetarkan Jiwa! Antologi Puisi Pelukan Ramadan Hadirkan Refleksi Spiritual Mendalam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Dalam momen penuh kehangatan dan kekhidmatan, antologi puisi berjudul “Pelukan Ramadan” karya Fathan Faris Saputro dan Nurul Iftiasanti resmi diterbitkan oleh Penerbit Eja. Buku ini hadir sebagai karya sastra yang menggali kedalaman spiritualitas, menghadirkan refleksi mendalam tentang makna Ramadan dalam kehidupan umat Muslim. Dengan menyajikan 99 puisi, “Pelukan Ramadan” memadukan kekayaan bahasa dengan […]

  • Perkuat Dakwah Digital, Pondok Shabran UMS Delegasikan Kader ke Pesantren Jurnalistik

    Perkuat Dakwah Digital, Pondok Shabran UMS Delegasikan Kader ke Pesantren Jurnalistik

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendelegasikan sembilan kader untuk mengikuti Pesantren Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat-Sabtu (6-7/3) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jawa Tengah, Semarang. Sembilan kader yang mengikuti kegiatan tersebut […]

  • Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

    Muhammadiyah Dorong Kurban yang Menjangkau Pelosok dan Menguatkan Kemandirian

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Di tengah berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, Muhammadiyah mendorong pemaknaan baru terhadap ibadah kurban. Tidak hanya sebagai ritual keagamaan yang berlangsung setiap Iduladha, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih minim akses pembangunan. Gagasan tersebut mengemuka […]

expand_less