Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandung — Kegiatan hari kedua program Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman tentang Keadilan Iklim berlangsung dengan penuh semangat dan kesadaran kritis. Dengan mengupas dampak nyata perubahan iklim di kehidupan sehari-hari, sesi ini membuka ruang diskusi yang hangat di antara peserta dari berbagai latar belakang iman dan komunitas. Mereka saling berbagi perspektif tentang bagaimana komunitasnya mengalami dampak-dampak tersebut dan strategi yang bisa dilakukan untuk merespons krisis iklim secara kolektif dan adil.

Pertemuan yang diadakan secara daring pada 13 Juni 2025 ini, dilaksanakan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah Jawa Barat bekerja sama dengan BandungBergerak sebagai bagian dari rangkaian program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism).

Hari kedua ini semakin memperkuat semangat kolaborasi lintas iman dan lintas sektor dalam menyuarakan isu keadilan iklim melalui media dan jurnalisme. Para peserta tidak hanya diajak memahami data dan dampak, tetapi juga mendorong empati dan aksi nyata melalui narasi yang kuat dan berpihak pada kelompok rentan.

Tini Martini Tapran, Ketua Yayasan Generasi Semangat Selalu Ikhlas (GSSI) dan Project Manager “Ketapang Kita”, turut menguatkan pentingnya advokasi dari akar rumput untuk keadilan iklim. Ia menekankan bahwa strategi advokasi harus dibangun dari pengalaman lokal yang kuat dan relevan. “Alam memiliki sistem yang tersusun sedemikian rupa sehingga dapat berlangsung terus-menerus. Tapi sekarang, kita harus tanya: bagaimana kita bisa menyuarakan pengalaman komunitas ke pemegang kebijakan?” ujarnya.

Ia juga mengajak peserta untuk memulai dari diri sendiri, menghemat energi, mengurangi sampah, dan menanam pohon. “Edukasi keluarga dan komunitas di masjid, kampus, dan media sosial, lalu bergabunglah dalam gerakan lingkungan. Ingat, bumi ini bukan warisan. Kita hanya meminjam. Kalau meminjam, harus dikembalikan dalam keadaan baik, bukan rusak,” tutup Tini dengan penuh makna.

Salah satu sesi yang mencuri perhatian peserta adalah pemaparan dari Rikrik Suharyadi dari Yaksa Pelestari Bumi Berkelanjutan (YPBB), yang menyoroti secara lugas bagaimana perubahan iklim tidak hanya soal cuaca makin panas, tetapi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Rikrik menjelaskan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan harga pangan melonjak, ekonomi terguncang, kesehatan masyarakat terganggu, dan kesenjangan sosial semakin melebar. “Perubahan iklim bukan cuma soal cuaca makin panas. Dampaknya langsung terasa di hidup kita sehari-hari,” ujarnya sambil menunjukkan infografik visual yang menggugah.

Lebih lanjut, Rikrik menekankan pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari aksi nyata menghadapi krisis iklim. “Mari kita mulai kelola sampah di lingkungan masing-masing bersama komunitas, seperti di rumah ibadah, karena itu murah, hemat energi, dan berdampak rendah terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tempat pembuangan akhir (TPA) seharusnya menjadi opsi terakhir. Oleh karena itu, masyarakat perlu mencari cara agar sampah organik tidak berakhir di TPA, seperti dengan mengolahnya di kawasan sendiri melalui sistem pengomposan terdesentralisasi atau memanfaatkan fasilitas pengolahan yang sudah ada. “Kuncinya adalah mengurangi sampah organik dari sumbernya—dari rumah tangga. Dengan begitu, kita bisa secara signifikan meminimalkan kontribusi sampah terhadap perubahan iklim,” tegas Rikrik.

Workshop ini diawali dengan pembukaan pendaftaran dan seleksi beasiswa liputan pada 21 Mei – 7 Juni 2025. Sebanyak 16 peserta terpilih telah diumumkan pada 11 Juni 2025, terdiri dari 8 laki-laki dan 8 perempuan dengan latar belakang agama dan organisasi kepemudaan yang beragam di Kota Bandung. Pelatihan dibagi menjadi dua tahap: sesi daring pada 12-13 Juni 2025 untuk pembekalan teori lintas iman dan keadilan iklim, serta sesi luring pada 22 Juni 2025 untuk materi jurnalistik dan praktik langsung di lapangan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Perguruan Tinggi, Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan dalam Penguatan Sistem Kesehatan Nasional Berbasis Mutu dan Evidence-Basic Practice

    Kolaborasi Perguruan Tinggi, Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan dalam Penguatan Sistem Kesehatan Nasional Berbasis Mutu dan Evidence-Basic Practice

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 91
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam mendukung perlindungan dan layanan kesehatan sivitas akademika melalui sinergi dengan BPJS Kesehatan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional dan Kuliah Tamu yang menghadirkan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K)., FIHA., MMRS., di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Sabtu […]

  • 11 Dewan Asatidz PesantrenMu Daarul Ulum Majenang masuk Kepengurusan Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Majenang

    11 Dewan Asatidz PesantrenMu Daarul Ulum Majenang masuk Kepengurusan Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Majenang

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 543
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Ribuan jama’ah menghadiri tabligh akbar dan pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Majenang Cilacap beserta Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) dan Badan Pembantu Pimpinan (BPP) di Alun-alun Kecamatan Majenang, Ahad, (24/9/2023/10 Robiul Awal 1445 H). Acara bersejarah bagi warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Majenang yang dilaksanakan di alun-alun Kecamatan Majenang ini berlangsung hikmat […]

  • Menjadi Manusia Autentik di Era AI

    Menjadi Manusia Autentik di Era AI

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Oleh: M. Rendi Nanda Saputra Perkembangan Artificial Intelligence kian hari semakin sulit diabaikan. Kecerdasan buatan itu masuk ke hampir semua aspek kehidupan, bermula dari pertanyaan yang kompleks sampai receh, hingga mampu menulis dan melukis layaknya manusia. Wajahnya selalu bersinar disetiap manusia yang berinteraksi dengannya, bisa sesuai mode yang manusia inginkan, dan menjawab apapun yang manusia […]

  • UM Bandung Gelar Seminar Teknologi Bisnis Digital, Dorong Mahasiswa Kembangkan Kewirausahaan

    UM Bandung Gelar Seminar Teknologi Bisnis Digital, Dorong Mahasiswa Kembangkan Kewirausahaan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menyelenggarakan Seminar dan Pameran Teknologi Bisnis Digital di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, lantai tiga kampus ini, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, pada Kamis (12/12/2024). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Prodi Teknik Industri UM Bandung dan PT Ebelajar Semesta Raya. Seminar […]

  • Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Belajar bahasa tidak selalu dilakukan di ruang kelas. Itulah yang dialami 25 pemelajar Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari 15 negara ketika mengikuti Imersi Bahasa dan Budaya di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Melalui interaksi bersama guru dan siswa di enam sekolah, mereka mempraktikkan bahasa Indonesia sekaligus […]

  • UMS Dorong Penguatan Fundraising dan Digitalisasi Lembaga Filantropi Diaspora di Turki

    UMS Dorong Penguatan Fundraising dan Digitalisasi Lembaga Filantropi Diaspora di Turki

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas kontribusi internasional dalam pengembangan lembaga filantropi berbasis Muhammadiyah. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat – Kemitraan Internasional (PKM-KI), UMS melaksanakan kegiatan bertema “Penguatan Kapasitas Fundraising dan Digitalisasi Organisasi LazisMu Turki Berbasis Nilai Kemuhammadiyahan.” Program ini diketuai oleh Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE bersama tim […]

expand_less