PESMA UMS Bekali Mahasantri Keterampilan Public Speaking dan Personal Branding untuk Panggung Global
- account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
- calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kemampuan berkomunikasi dan membangun citra diri menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan di era global. Untuk mengasah kemampuan tersebut, Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Pelatihan Public Speaking dan Personal Branding di Masjid KH Mas Mansur.
Mengusung tema “Speak Up, Stand Out: Mengasah Narasi Mahasantri untuk Panggung Global Melalui Public Speaking dan Personal Branding”, kegiatan diikuti seluruh mahasantri PESMA. Pelatihan menghadirkan Afnan Zain Muzakki, mahasiswa UMS yang menjadi influencer sekaligus public speaker.
Dalam pemaparannya, Afnan menjelaskan bahwa personal branding merupakan upaya membangun identitas diri sekaligus membentuk persepsi positif orang lain terhadap seseorang. Ia menguraikan empat aspek penting dalam personal branding, yakni membentuk identitas diri, menunjukkan identitas untuk membangun persepsi orang lain, menciptakan peluang dan kepercayaan, serta memahami bahwa personal branding merupakan proses berkelanjutan.
Menurutnya, langkah awal membangun personal branding adalah melalui self-love, yaitu mengenali dan menerima diri sendiri. Pemahaman terhadap kelebihan dan kekurangan diri menjadi fondasi untuk mengembangkan potensi, menentukan arah pengembangan diri, serta menampilkan karakter secara autentik sesuai nilai dan kemampuan yang dimiliki.
Afnan juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman. “Barangsiapa yang tidak siap menyesuaikan zaman, maka bersiaplah untuk ditelan zaman,” ungkapnya, Kamis (15/10/2026).
Pesan tersebut mengingatkan mahasantri bahwa pengembangan diri perlu dilakukan secara konsisten agar mampu menghadapi perubahan, meningkatkan kapasitas, dan menangkap peluang yang muncul.
Memasuki materi public speaking, Afnan membagikan pengalaman pribadinya ketika menjadi mahasiswa baru UMS pada 2023. Saat mengikuti Masta PMB UMS, tepatnya dalam sesi pertunjukan wayang, ia mendapat tantangan dari dalang untuk memperkenalkan diri menggunakan suara khas Bagong yang cempreng. Afnan menerima tantangan tersebut dan berani tampil di hadapan peserta lainnya.
Keberanian itu ternyata membuka peluang baru. Seusai pertunjukan, tim Humas UMS menghampirinya dan mengajak berkolaborasi. Pengalaman tersebut menjadi contoh bahwa keberanian untuk mencoba, keluar dari zona nyaman, dan menunjukkan potensi diri dapat membuka kesempatan yang tidak terduga.
Pada sesi berikutnya, Afnan membahas tiga kunci sukses dalam seni berbicara. Materi tersebut diperkuat melalui praktik langsung yang melibatkan dua mahasantri. Keduanya mendapat kesempatan tampil di hadapan peserta untuk mendeskripsikan salah satu materi yang telah disampaikan narasumber.
Melalui praktik tersebut, mahasantri dilatih untuk membangun keberanian, menyusun gagasan secara terstruktur, serta menyampaikan informasi secara lisan di hadapan audiens. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai public speaking dan personal branding.
Di penghujung acara, dengan panduan moderator Fuad Affifudin, Afnan mengajak mahasantri memanfaatkan waktu selama menjalani kehidupan di PESMA untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Ia mendorong peserta agar tidak membatasi potensi hanya karena merasa masih muda atau takut memulai.
“Jangan sampai teman-teman sudah lama di sini, tetapi waktu yang dijalani justru menjadi sia-sia. Teman-teman harus berani mengembangkan kemampuan public speaking dan membangun personal branding. Jangan pernah beranggapan bahwa kita terlalu muda untuk memulai. Pada akhirnya, bukan berarti kita gagal dalam perjuangan, tetapi terkadang kita terlalu banyak mencari alasan untuk tidak memulai,” ungkapnya.
Melalui pelatihan pada Selasa (13/10/2026) tersebut, PESMA UMS berharap mahasantri mampu mengenali potensi diri, membangun personal branding yang positif, dan mengasah keterampilan komunikasi. Kemampuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasantri untuk tumbuh sebagai pribadi yang percaya diri, adaptif, dan berani mengambil peluang, baik di lingkungan akademik maupun profesional, sehingga siap berkontribusi di tingkat global. (Salma/Fika/Humas)
- Penulis: Muhammad Faisal Dwi Rifqi