Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IPM Ponorogo Siap Meneguhkan Eksistensi Pelajar Muhammadiyah

IPM Ponorogo Siap Meneguhkan Eksistensi Pelajar Muhammadiyah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
  • visibility 237
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Ponorogo – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Ponorogo selenggarakan pelantikan kepemimpinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah pada Ahad, (9/6/24), bertempat di Pendopo Kabupaten Ponorogo.

Mengambil tema “Meneguhkan Eksistensi Muhammadiyah Sebagai Pelajar Kolaboratif” dengan harapan agar mengoptimalkan eksistensi dan berkolaborasi dengan pihak manapun dengan pihak terkait.

Identitas Ikatan Pelajar Muhammadiyah Ponorogo harus berbeda dari yang lain, menjadikan pelajar-pelajar yang hebat berliterasi, kepenulisan dan harus menjadikan Kabupaten Ponorogo sebagai tempat pendidikan dan terciptanya kaum terpelajar.

Acara ini dihadiri oleh ayahanda Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ponorogo, Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Ponorogo, kanda dan yunda Demisioner IPM Kabupaten Ponorogo, Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kabupaten Ponorogo, serta organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah Kabupaten Ponorogo.

PDM Kabupaten Ponorogo memberikan apresiasi dan juga menyambut baik atas terlaksananya kegiatan pelantikan kepemimpinan IPM kali ini, Yusuf Hamdani MSi selaku PDM Ponorogo menyampaikan siap berkolaborasi dengan pemerintah setempat mengenai isu isu dan kepemudaan serta berbagai permasalahan anak muda. Maka IPM hadir untuk menjembatani kasus-kasus yang demikian dalam gerakan advokasi pelajar.

“Dalam era globalisasi ini, siapakah yang nanti akan sukses maka dia mampu survive dalam lingkungan milenial ini. Mulailah membuat gagasan dan berkarya secara nyata, responlah masalah-masalah yang ada di lingkungan pelajar, tutur Yusuf

Selain itu, Yusuf Hamdani menyampaikan harapan bahwa kader IPM itu harus bergerak progresif dengan cara humanis yang diiringi pengembangan spiritual dan intelektual sebagai kunci jawaban dalam dirinya.

Ia juga berpesan kepada PD IPM yang menjabat pada periode ini untuk dapat lebih menekankan nilai-nilai dakwah yang menjadi identitas dalam arah gerak IPM tanpa mengurangi atau menghilangkan nilai-nilai lainnya.

Kontributor : Dita Fitria Wati

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren telah Sukses Memilih Nahkoda Baru dalam Musyawarah Ranting

    Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren telah Sukses Memilih Nahkoda Baru dalam Musyawarah Ranting

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Laren Cabang Bumiayu Daerah Brebes mengadakan Musyawarah Ranting (Musyran) secara bersamaan di Masjid al-Mujahidin, Ahad, (15/10/2023 M/29 Rabi’ul Awal 1445 H). Sebagai rangkaian agenda lima tahunan dalam Persyarikatan Muhammadiyah diselenggarakannya Musyawarah Ranting. Tak terkecuali Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren yang menggelar ajang […]

  • Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 258
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – Hari Ahad (23/6), menjadi hari bersejarah bagi Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Pada hari tersebut, Bakti Sosial Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) diselenggarakan dengan penuh semangat dan dihadiri oleh 1000 tamu undangan. Acara berlangsung di Halaman Gedung Serbaguna Desa Samiran, dan dalam momen berharga ini, sebanyak 500 paket sembako disalurkan kepada masyarakat […]

  • Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

    Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung — Kegiatan hari kedua program Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman tentang Keadilan Iklim berlangsung dengan penuh semangat dan kesadaran kritis. Dengan mengupas dampak nyata perubahan iklim di kehidupan sehari-hari, sesi ini membuka ruang diskusi yang hangat di antara peserta dari berbagai latar belakang iman dan komunitas. Mereka saling berbagi perspektif tentang bagaimana […]

  • Dari Keresahan Menjadi Kekuatan: Dua Kader Muda Muhammadiyah Tulis Buku yang Menyentuh Hati

    Dari Keresahan Menjadi Kekuatan: Dua Kader Muda Muhammadiyah Tulis Buku yang Menyentuh Hati

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Dua kader muda Muhammadiyah, Alifatus Zahroh dan Fathan Faris Saputro, menerbitkan sebuah buku berjudul “Bagaimana Jika Aku Tidak Berhasil?”. Buku inspiratif ini diterbitkan oleh Kaneomedia dan menjadi wujud nyata semangat generasi muda dalam mengolah kegelisahan menjadi kekuatan melalui tulisan. Alifatus Zahroh, yang lahir pada 16 September 2003, merupakan mahasiswi aktif Program Studi […]

  • Guru Besar UMS Kupas Strategi Bisnis Syariah, Literasi Digital dan Inovasi Pembiayaan Anti-Riba

    Guru Besar UMS Kupas Strategi Bisnis Syariah, Literasi Digital dan Inovasi Pembiayaan Anti-Riba

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lebih dari 80% pelaku UMKM Muslim di Indonesia masih terjebak pada pembiayaan konvensional berbasis riba. Fakta tersebut mengkhawatirkan dan berpotensi menjerumuskan mereka dalam lingkaran utang tidak sehat. Tingkat literasi keuangan syariah pun masih rendah, hanya 30% secara nasional, bahkan di provinsi Aceh yang sudah menerapkan sistem ekonomi syariah yang hanya mencapai 20,21%. […]

  • Magius Guide

    Magius Guide

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Magius – Magius

expand_less