BeritaInspirasiJateng

Kajian Akbar 33X: “Aku Ada Untukmu” Hadir di UMS, Bahas Makna Zikir dan Refleksi Lagu 33X Perunggu

KABARMUH.ID, Surakarta, 27 November 2025 — Dalam rangka memperluas ruang dakwah dan edukasi spiritual bagi mahasiswa serta masyarakat umum, HW UMS berkolaborasi dengan Tapak Suci dan IMM Abduh sukses menyelenggarakan Kajian Akbar bertajuk “33X: Aku Ada Untukmu” pada Selasa, 26 November 2025 bertempat di Masjid Sudalmiyah Rais, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Kegiatan ini mengangkat inspirasi dari lagu “33X” milik band Perunggu, yang belakangan banyak diperbincangkan karena memiliki keterkaitan emosional dengan konsep zikir 33 kali dalam ajaran Islam. Melalui kajian ini, peserta diajak untuk merenungi pesan zikir, keikhlasan, serta perjalanan batin dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Pemateri Hadirkan Gaya Dakwah yang Dekat dengan Generasi Muda

Acara ini menghadirkan dua pemateri utama yang dikenal aktif dalam gerakan dakwah anak muda, yaitu:

Ust. Amin Fadhli — Direktur Pondok Indonesia Creators Academy & Tokoh Sedulur Hijrah

Ust. Yosi Al Muzanni — Founder Klinik Nikah Indonesia dan Founder Jalan Bareng

Keduanya menyampaikan materi dengan gaya yang dekat dengan kalangan mahasiswa, santai, inspiratif, dan diselingi refleksi spiritual yang relevan dengan kondisi pemuda masa kini.

Dalam sesi penyampaian materi, kedua pemateri menekankan bahwa zikir bukan hanya rangkaian lafadz setelah shalat, melainkan pengingat berulang bahwa Allah senantiasa hadir di setiap perasaan, ujian, dan perjalanan hidup manusia — sejalan dengan tagline acara ini: “Aku Ada Untukmu.”

Peserta Merasakan Antusiasme dan Sentuhan Spiritual

Acara yang dimulai setelah salat Isya berjamaah ini dihadiri oleh ratusan peserta, baik dari mahasiswa maupun masyarakat umum sekitar kampus UMS. Selain mendapatkan ilmu, peserta juga menikmati hidangan minuman hangat dan snack yang dibagikan di akhir acara.

Salah satu peserta, Ayunda Aulia Hanifah, anggota Bidang AIK Hizbul Wathan UMS, turut memberikan kesan dan pesannya terkait pelaksanaan kegiatan ini.

“Kajian ini memberikan sudut pandang baru tentang zikir dan makna hidup yang mungkin selama ini terlewat. Lagu 33X menjadi jembatan untuk memahami makna mengingat Allah di setiap waktu. Harapannya, acara seperti ini bisa terus dilakukan karena sangat relate dengan kehidupan dan pencarian jati diri mahasiswa.”

Harapan dan Keberlanjutan Program

Melalui penyelenggaraan kajian ini, HW UMS, Tapak Suci, dan IMM Abduh berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda rutin yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu membangun lingkungan dakwah yang inklusif, hangat, dan reflektif bagi mahasiswa serta masyarakat luas.

Editor: Farhan Shiddiq

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button