Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Keluarga Muhammadiyah dan Muhammadiyah Keluarga

Keluarga Muhammadiyah dan Muhammadiyah Keluarga

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Rahmat Balaroa, Kader Muhammadiyah, Founder Candu Buku Kota Palu

Ada petuah yang menarik, maknanya teramat dalam disampaikan oleh guru kami, Ayahanda Abdul Hanif  dengan dialeg salah satu daerah yang ada di Sulawesi Tengah. “Bermuhammadiyah itu kejar surga, jangan sampai gegara torang berorganisasi, so itu bekeng surga  jauh.”  Terjemahan sederhananya adalah bermuhammadiyah itu untuk mengejar surga, jangan lah kegiatan berorganisasi itu justru menjauhkan kita dari surga.

Muhammadiyah dengan kebesaran namanya, sebagaimana taglinenya “mencerahkan semesta” telah banyak melahirkan insan yang dalam bahasa Ali Syariati disebut sebagai Rausyanfikr, orang-orang yang tercerahkan, menjadi tiang inti tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Itu adalah fakta yang tidak bisa dibantah.

Namun, jangan mengira dibalik kebesaran itu tidak terdapat gejolak api pergerakan yang mengerikan. Seakan membuat Muhammadiyah tak lagi ada marwahnya. Tapi begitulah Muhammadiyah, dengan adab organisasi yang adiluhung menjadikannya sinar surya yang terus menyinari.

Keluarga Muhammadiyah

Keluarga Muhammadiyah dan Muhammadiyah Keluarga adalah dua frasa berbeda yang kerap disatupadankan maknanya. Kalau kita menengok Pedoman Hidup Islam Warga  Muhammadiyah (PHIWM), pada bagian tiga, tentang kehidupan dalam kelurga dituliskan bahwa keluarga-keluarga di lingkungan Muhammadiyah dituntut keteladanan (uswah hasanah) dalam mempraktikkan kehidupan yang Islami yakni tertanamnya ihsan/kebaikan dan bergaul dengan ma’ruf, saling menyayangi dan mengasihi, menghormati hak hidup anak, saling menghargai dan menghormati antar anggota keluarga, memberikan pendidikan akhlaq yang mulia secara paripuma, menjauhkan segenap anggota keluarga dari bencana siksa neraka, membiasakan bermusyawarah dalam menyelasaikan urusan, berbuat adil dan ihsan, memelihara persamaan hak dan kewajiban, dan menyantuni anggota keluarga yang tidak mampu.

Jelas, bahwa keluarga yang berada dalam lingukangan Muhammadiyah adalah keluarga Muhammadiyah yang membawa misi rahmatan lil alamin serta menjunjung profesionalitas dalam menjalankan amanah persyarikatan.

Kalau lah tidak keberatan, mari sejenak kita menengok satu sosok yang dalam Muhammadiyah menjadi teladan profesionalitas berorganisasi, K.H Mas Mansur. Soebagijo, dalam bukunya K.H Mas Mansur Pembaharu Islam Indonesia, menuliskan bahwa periode keemasan Muhamadiyah, ada pada periode Mas Mansur. Pernah suatu ketika, pada perhelatan besar Muhamadiyah, kongres ke-28 di Medan 1939, yang seharusnya Pimpinan Pusat disedikan tempat khusus untuk beristirahat, K.H. Mas Mansur sebagai Ketua Pimpinan Pusat kala itu lebih memilih untuk tetap bergabung bersama peserta utusan wilayah yang lain.

Selain itu, ketika kongres sedang berlangsung, K.H. Mas Mansur menerima kabar telegram bahwa istrinya yang berada di Surabaya telah kembali ke Haribaan ilahi. Di sinilah bentuk profesionalitasnya,  beliau sedikitpun tak menunjukan kesedihan itu di hadapan peserta Kongres, yang sebenarnya itu bisa saja dilakukannya walau sekedear memberi tahu. Baru lah setelah kongres berakhir, K.H Mas Mansur menyampaikan bahwa telegram yang datang itu adalah kabar berpulangnya sang Istri.

Muhammadiyah Keluarga

Istilah Muhammadiyah keluarga kerapkali disandingan dengan amal kerja muhammadiyah, berupa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang pengelolaanya dipegang oleh keluarga-keluarga tertentu. Benar saja, sering kita menjumpai praktek-praktek menyimpang itu dalam tubuh Muhammadiyah dengan motif yang berbeda-beda. Pertanyaanya, apa yang menjadi masalah ketika AUM hanya dikeola oleh keluarga-keluarga tertentu yang dengan halus kita sebut “Nepotisme AUM” bukankah akan lebih terurus ketika dipegang oleh sekelompok keluarga? Tentu ini menghadirkan pandangan yang berbeda-beda.

Namun, yang peru diingat, Muhammadiyah adalah amanat besar yang dititipkan oleh Kiyai Dahlan yang dalam prakteknya, mengesampingkan ego ingin menguasai. Memang, sejarah memberi kabar pada kita bahwa Muhammadiyah lahir dari lingkup keluarga dengan segala tantangannya. Demikian halnya dakwah Nabi Muhammad SAW. Muhammadiyah harus dirasakan oleh semua orang. Sebagaimana Jendral Sudirman, sosok pemuda yang dikenal lentur membawa identitas Kemuhammadiyahannya terhadap siapa saja yang ia temui,

Beberapa bulan yang lalu, penulis sempat mendiskusikan beberapa hal bersama karib semasa kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Salah satu poin pembicaraannya adalah, bagaimana nasib AUM yang di dalamnya terjadi praktek menyimpang sebagaimana yang disebutkan sebelumnya. Ya, miris. Setelah melihat beberapa kasus yang sudah terjadi, tidak salah kalau kita menarik kesimpulan bahwa sesuatu yang semula adalah kerja-kerja jamaah (bersama) akan hancur bilamana diserahkan pada tangan-tangan yang dengan sadar menuruti hawa nafsu untuk berkuasa.

Belum lagi, beberapa minggu terakhir, desas-desus dualisme wahabi-muhammadiyah kembali mencuat. Yang mengharuskan persyarikatan bertindak tegas, yang kalau dalam bahasa Bukhari Muslim, penulis buku Memenangkan Islam Progresif, “Muhammadiyah harus berani bersih-bersih.”

Seharusnya, itu menjadi penyadar bagi kita, bahwa yang harus ditumbuhkan adalah rasa memiliki persyarikatan bukan rasa ingin memliki Amal Usahanya saja. Atau paling tidak, sekurang-kurangnya menurunkan rasa ingin menguasai persyarikatan secara pribadi sebab di luar sana, ada banyak kelompok yang berusaha menguasai persyarikatan Muhammadiyah.

Kembali lagi kita pada nasihat di awal, “Muhammadiyah ini jalan kita untuk menuju surga, jangan malah menjadikan kita jauh dari surga”.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bekijk de Top Online Spellen voor Belgische Gebruikers bij Lolospin Casino

    Bekijk de Top Online Spellen voor Belgische Gebruikers bij Lolospin Casino

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Voor Belgische spelers die op zoek zijn naar een opwindende en vertrouwde online casino-ervaring, levert Lolospin Casino een brede selectie van de allerbeste spellen. Het platform verenigt een intuïtieve interface met een imposant aanbod van gokkasten, tafelspellen en live dealer games, allemaal aandachtig geselecteerd met de Belgische markt in gedachten. Met een focus op beveiliging, […]

  • Akademi Riset IMM Jateng: Dr. Ginanjar Rahmawan Ajak Mahasiswa Bangun Mindset “Riset Itu Asik”

    Akademi Riset IMM Jateng: Dr. Ginanjar Rahmawan Ajak Mahasiswa Bangun Mindset “Riset Itu Asik”

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah masih berlangsung hingga siang hari Ahad, 1 Februari 2026 di Ruang Siti Badilah Perpustakaan UMS. Kali ini, DPD IMM Jawa Tengah menghadirkan Dr. Ginanjar Rahmawan,S.E., M.M., M.H. sebagai pemateri sesi terakhir riset Bootcamp. Pada sesi terakhir tersebut, beliau menyampaikan tentang metodelogi riset yang biasa ia gunakan. […]

  • UMS dan Unismuh Makassar Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap PTMA

    UMS dan Unismuh Makassar Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap PTMA

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID., SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran sebagai kampus rujukan nasional bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Hal ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ke UMS pada Kamis (16/10), yang bertujuan memperkuat sinergi kelembagaan dan berbagi strategi pengelolaan di bidang penerimaan mahasiswa baru serta administrasi akademik. Pertemuan ini […]

  • Les particularités de l’offre de jeux live chez Dreams Casino à découvrir

    Les particularités de l’offre de jeux live chez Dreams Casino à découvrir

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 26
    • 0Komentar

    La plateforme casino dreams propose une expérience de jeu live destinée à attirer les amateurs de l’interactivité en temps réel. Ce portail se distingue par une offre enrichie de jeux avec croupiers en direct, permettant aux joueurs de bénéficier d’une immersion proche des casinos physiques. Dreams Casino concentre son catalogue live sur la qualité des […]

  • Perluas Jejaring Nasional dan Internasional, IBTI dan DRKUI UMS Buka Akses Kolaborasi hingga Sarawak

    Perluas Jejaring Nasional dan Internasional, IBTI dan DRKUI UMS Buka Akses Kolaborasi hingga Sarawak

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melalui Inkubator Bisnis dan Talenta Inovasi (IBTI) bersama Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS memperluas kiprahnya dalam ekosistem kewirausahaan melalui partisipasi dalam Temu Nasional Pendamping (TNP) IV 2026 , International Conference on Cooperatives, MSMEs, and Entrepreneurship (ICCME) 2026, serta Misi Kolaborasi Lintas Batas ke Kuching, […]

  • PWNA Lampung Gelar Dialog Interaktif Moderasi Beragama, Hadirkan Lima Tokoh Agama

    PWNA Lampung Gelar Dialog Interaktif Moderasi Beragama, Hadirkan Lima Tokoh Agama

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Bandar Lampung, 2 Mei 2025 — Dalam rangka puncak kegiatan Breaking Down The Walls Day (BDWD) Faith In Harmony: Best Friends Forever, Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Lampung menyelenggarakan Dialog Interaktif Moderasi Beragama yang menghadirkan lima tokoh agama dari lintas keyakinan. Kegiatan ini dihadiri oleh pemuka agama Islam Bapak Sudarman, Bhante Pannajoto […]

expand_less