Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemah Intelektual Muda Muhammadiyah: Kobaran Semangat Cendekia dari Kampung Buya Syafii Maarif

Kemah Intelektual Muda Muhammadiyah: Kobaran Semangat Cendekia dari Kampung Buya Syafii Maarif

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sijunjung – Suasana kampung kecil di lereng perbukitan yang biasanya lengang mendadak ramai oleh semangat pelajar dari berbagai sekolah. Sebanyak 54 siswa-siswi SMA dan SMK dari seluruh penjuru Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, mengikuti Kemah Intelektual Muda Muhammadiyah pada 16–17 Juli 2025. Kegiatan ini menghadirkan suasana edukatif dan reflektif di kampung kelahiran tokoh bangsa Buya Ahmad Syafii Maarif.

Kemah ini diselenggarakan di kompleks Al-Qur’an Centre Muhammadiyah, Guguak Barangan—sebuah lokasi strategis yang berada di puncak kampung. Tidak hanya sekadar kegiatan rekreatif, kemah ini menjadi ruang pertemuan gagasan, semangat belajar, dan refleksi nilai perjuangan.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Maarif Institute, Andar Nubowo, seorang kader ideologis Buya Syafii. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya tiga semangat utama bagi generasi muda untuk membaca, menulis, dan berdiskusi atau berdebat.

“Hal ini akan sangat begitu bermanfaat bagi mereka yang tekun dalam merawat semangat-semangat ini,” ujarnya. Ia menambahkan, “Anak-anak muda harus memiliki daya tangkap, daya peka dan daya kritis tinggi terhadap suatu keadaan.”

Ia juga berharap agar para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman baru, “tetapi juga mampu membumikan semangat intelektual yang berpihak pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.”

Sesi diskusi interaktif turut menghadirkan pemateri dari berbagai latar belakang, dosen UIN Imam Bonjol Sumatera Barat Akhyar Fuadi, dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Isral Naska (Ph.D. University College Cork, Irlandia), dan aktivis lintas iman Like, pendiri komunitas Pelita Padang sekaligus alumni Sekolah Kebudayaan dan Kemanusiaan Buya Syafii 2022.

Materi-materi yang disampaikan pun relevan dengan kondisi kekinian, mulai dari “Krisis Moral Intelektual Muda” hingga “Merawat Semangat Kebangsaan dari Pinggiran.” Diskusi berjalan dinamis, peserta aktif bertanya dan menyampaikan kritik terhadap pandangan narasumber.

Menjelang malam, peserta diajak menonton film dokumenter Si Anak Kampoeng, adaptasi dari otobiografi Buya Syafii Titik-titik Kisar di Perjalananku. Film ini mengisahkan perjuangan seorang anak kampung dalam menghadapi keterbatasan.

“Saya juga anak petani ladang, kadang rasanya minder, tapi setelah nonton film ini, saya yakin mimpi itu bisa dicapai kalau terus berusaha,” ungkap Ilham, siswa SMA Negeri 5 Sijunjung.

Pada hari kedua, peserta melakukan kunjungan sejarah ke sejumlah tempat penting di Sumpur Kudus. Mereka mendatangi Makam dan Masjid Rajo Ibadat, serta Makam Syekh Ibrahim—ulama dari Kudus yang membawa Islam ke pelosok kampung ini sejak abad ke-16. Peserta juga mengunjungi rumah masa kecil Buya Syafii, melihat langsung buku-buku lamanya, foto-foto kenangan, dan mendengar cerita masa kecil dari kerabatnya.

“Rasanya seperti napak tilas pemikiran dan perjuangan beliau. Dari kampung sekecil ini, lahir tokoh besar yang bisa bicara di forum-forum dunia, menyuarakan-menyuarakan kebenaran dan kebaikan. Itu menyadarkan kami, bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak berkontribusi bagi keluarga, agama, dan bangsa,” ujar Hikmah, siswi SMA Negeri 1 Sijunjung.

Kegiatan ditutup secara khidmat. Para peserta menyampaikan kesan dan pesan penuh emosi, mengekspresikan kerinduan pada sosok Buya Syafii dan harapan agar kegiatan semacam ini terus diadakan.

Koordinator kegiatan, Taufiq Adi Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi embrio gerakan intelektual muda dari desa.

“Kalau kita hanya berharap perubahan dari kota, maka desa akan terus jadi penonton. Tapi kalau kita mulai dari kampung, seperti Buya dulu, maka suara desa bisa jadi penentu arah bangsa.”

Kontributor: Riki
Editor: Najih

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakarta sampai Papua! PSBPS UMS Mengawali Roadshow Pelatihan Nasional “Pancasila sebagai Laku”

    Jakarta sampai Papua! PSBPS UMS Mengawali Roadshow Pelatihan Nasional “Pancasila sebagai Laku”

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 272
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Pancasila sebagai dasar negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan nasional dihadapkan pada tantangan serius karena kurangnya upaya yang sungguh-sungguh dalam menyebarluaskan, menginternalisasikan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Meskipun Pancasila diakui sebagai falsafah dan pondasi keindonesiaan, penerapannya belum menjadi kebiasaan yang mewujud dalam kehidupan sehari-hari. Sikap dan […]

  • MIM Digdaya Bolon Borong Prestasi di Aisyiyah Student Competition Indonesia (ASCI) ke-9 2025

    MIM Digdaya Bolon Borong Prestasi di Aisyiyah Student Competition Indonesia (ASCI) ke-9 2025

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KARANGANYAR – Setelah tiga hari berkompetisi dengan penuh semangat, Qobilah Hizbul Wathan (HW) Puteri dari MIM Digdaya Bolon, Colomadu, sukses membawa pulang torehan prestasi membanggakan dalam ajang Aisyiyah Student Competition Indonesia (ASCI) 2025. Acara yang berlangsung pada 16-18 Desember 2025 yang diselenggarakan di Tawangmangu, Karanganyar ini menjadi panggung pembuktian bagi siswi-siswi MIM Digdaya Bolon. […]

  • DPD IMM Jawa Tengah Gandeng BRIDA Kota Surakarta Untuk Perkuat Jejaring Riset

    DPD IMM Jawa Tengah Gandeng BRIDA Kota Surakarta Untuk Perkuat Jejaring Riset

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surakarta pada Selasa (6/1). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Meeting BRIDA Surakarta tersebut berjalan dalam suasana hangat dan dialogis. Audiensi ini diterima langsung oleh jajaran pimpinan BRIDA Surakarta, yakni Sekretaris BRIDA Surakarta […]

  • Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah: Menguatkan Dakwah Digital di Era AI

    Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah: Menguatkan Dakwah Digital di Era AI

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Muhammadiyah terus melakukan upaya meningkatkan kualitas dakwah di era digital. Salah satunya melalui kegiatan Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6-8 Maret 2026 di BPSDMD Semarang dan diikuti […]

  • Pakar Bahasa dan Sastrawan Sambut Baik Penjurusan Kembali di SMA

    Pakar Bahasa dan Sastrawan Sambut Baik Penjurusan Kembali di SMA

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan bahwa penjurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa kembali diberlakukan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini dilakukan guna menunjang program Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang merupakan pengganti Ujian Nasional (UN) sebagai alat ukur capaian pembelajaran siswa yang akurat. […]

  • P2AD MARS UMS Perkuat Kompetensi Manajerial dan Kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

    P2AD MARS UMS Perkuat Kompetensi Manajerial dan Kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) dari Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas manajerial dan kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Program ini mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Manajerial dan Kepemimpinan Kepala Unit RS: Sinergi Multidisiplin untuk Kinerja Unggul”. Kegiatan ini […]

expand_less