Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 3

Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 3

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
  • visibility 519
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

| Oleh : Fuad |

Balikpapan – “Ayo kita foto bareng. Mumpung formasi lengkap,” ujar Rahiman. Khitanan kali ini memang terasa berbeda. Hampir seluruh anggota BPO Kokam Kaltim bisa hadir. “Ini tempat terakhir pelaksanaan khitanan khusus untuk wilayah pedalaman,” kata Iwan sambil menyerahkan laporan panitia kepada KSO Kokam Kaltim. Dimana tahun ini ada tiga tempat sasaran kegiatan. Yaitu di Sebulu Kabupaten Kukar, Bongan Kabupaten Kutai Barat dan Nenang Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Jumlah peserta hari ini sebanyak 26 orang. Pekan lalu di Nenang kita ada 21 peserta. Jadi total peserta kita untuk di Kabupaten PPU mencapai 47 orang,” ujarnya lagi. Tahun ini, lanjut Iwan, pihaknya menargetkan total 300 peserta. Namun tetap menyesuaikan animo masyarakat untuk mendaftarkan anaknya. Dimana dari data Kokam Kaltim tercatat ada 50 peserta dari Kukar, 25 dari Kubar dan 47 dari PPU. Sehingga total peserta yang mengikuti program khitanan ini mencapai 122 orang.
“Target kami ada 300 peserta dari khitanan tahun ini. Jumlah peserta yang ikut tercatat 122 orang. Titik lokasinya berada di empat tempat. Itu berada di kecamatan Sebulu, Bongan, Penajam dan Sepaku,” jelasnya. Sebenarnya masih ada beberapa daerah yang menjadi lokasi sasaran khitanan keliling ini. Namun keterbatasan waktu membuat kami memundurkan jadwal pelaksanaannya ke dalam program di tahun 2022.
Acara pun berakhir. Adzan zuhur berkumandang di masjid al Muhajirin. Kami beranjak ke tempat wudhu untuk menunaikan sholat berjamaah. Usai sholat, Luqman Hakim, anggota BPO Kokam yang menjadi penanggung jawab acara meminta rombongan menyempatkan diri berpamitan kepada pengurus masjid. Semua panitia bersalaman dan berfoto bersama di tengah masjid yang menjadi pusat dakwah PT ITCI sejak lama.
“Nah ini saat makan durian,” ujar cak Nono dari Sebulu, Kukar. Dia membawakan sekarung durian titipan Didik Maryanto salah seorang anggota Kokam yang berdomisili di Sepaku. Rombongan pun mengerubuti durian yang sudah dibuka. “Ini (yang difoto) penuh. Yang diturunkan cuma seperempat karung. Kecil-kecil lagi,” komentar Tamam di grup WA. Memang dari foto durian yang dikirim cak Nono dalam grup terlihat duriannya seperti sekarung penuh.
“Berarti ada oknum,” timpal Iwan. “Wah ulun kada tahu itu. Karena namanya operasi ya begitu. Mungkin ada yang hilang seperti operasi mawar 98,” timpal Didik lagi. Tapi durian yang ada tetap saja habis disantap. Meski ada beberapa buah durian yang sudah busuk dan tidak layak dimakan. Inilah salah satu khasnya kebersamaan dalam Kokam Kaltim.
Usai makan durian kami pun kembali naik mobil masing-masing. Masih ada 3 jam perjalanan sebelum tiba di Balikpapan. Tapi durasinya tidak sepanjang saat menuju Kutai Barat beberapa waktu lalu. Lubang menganga di jalan raya kembali jadi sajian di perjalanan. Sesekali berpapasan dengan kendaraan berat yang melintas di jalur poros Kaltim ini.
“Kita makan di Sepaku ya bro Kokam,” ajak Khairil dalam grup WA. Ajakan ini diiyakan seluruh rombongan yang terdiri dari empat mobil. Masuk ke Kecamatan Sepaku kami singgah makan di sebuah warung. Warung ini milik orang tua salah satu alumni pesantren al Mujahidin. Otomatis dia juga murid dari Solihin dan Rahiman yang masih mengabdi sebagai guru di salah satu amal usaha milik Muhammadiyah tersebut.
Usai makan kami berpamitan dengan pemilik warung dan rombongan lainnya. Masing-masing mulai mengaspal menuju tempat asal. Sebelumnya satu mobil berisi rombongan dari Penajam sudah memisahkan diri sejak usai acara karena jalur yang ditempuh memang berbeda.
“Nanti kita siapkan lagi program apa yang mau digarap. Kita bawa sekalian penyerahan laporan ke Baznas Kaltim,” ujar Rahiman yang juga sebagai KSO Kokam Kaltim. Mengingat program yang kami jalankan langsung bersentuhan dengan masyarakat. Mulai tanggap bencana reaksi cepat, dapur umum dan layanan medis hingga SAR. Bahkan ada program recovery pasca bencana berupa program hunian tetap, psikososial dan penugasan mubaligh.
Sementara Sekretaris Kokam Kaltim, Iwan Sulistia memastikan program di 2022 bakal terus berlanjut sebagai upaya meringankan beban masyarakat di masa pandemi. Mengingat kondisi ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Bahkan ada yang sampai terkena PHK sejak pembatasan berlangsung. Apalagi hingga kini belum ada kepastian waktu berakhirnya pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah program khitanan massal di desa pedalaman telah selesai. Kami atas nama BPO Kokam Kaltim memgucapkan banyak terima kasih untuk seluruh anggota dan sponsor yang turut membantu. Semoga dakwah dan amal jariyah kita diterima Allah,” tambahnya lewat pesan WA.
Ok itu saja cerita kami. Intinya lokasi yang dituju cuma bonus dari program yang dijalankan. Jadi jangan lupa bagaimana kembali dengan selamat sampai ke rumah. Proses yang dilalui saat di jalan juga bisa jadi cerita kok. Intinya tetap jaga diri dan keselamatan di saat dalam perjalanan. Teruslah berilmu dan beramal. Salam literasi. Salam inspirasi. Saya melaporkan untuk “Kokam Jelajah”. Salam tangguh. (*/habis)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pracimantoro Menanam Perlawanan: Edukasi, Wayang, dan Perkebunan Sebagai Benteng Ekologi

    Pracimantoro Menanam Perlawanan: Edukasi, Wayang, dan Perkebunan Sebagai Benteng Ekologi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PRACIMANTORO, WONOGIRI – Eco Bhinneka Muhammadiyah berkolaborasi dengan LHKP PP Muhammadiyah kembali melakukan kunjungan ke Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tindaklanjut survey riset sebelumnya. Pada kunjungan kali ini, selain melaksanakan kegiatan penelitian lapangan, tim tersebut juga menyelenggarakan edukasi lingkungan bagi anak-anak usia dini, dengan fokus pada pentingnya menjaga […]

  • Seorang pria paruh baya mengenakan batik biru sedang berbicara di podium kayu berlogo Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Ia mengangkat tangan kirinya dengan mengepal, di latar belakang terdapat layar proyektor yang menampilkan teks presentasi

    Atasi Depresi dengan Pendekatan Religius, UMS Perkenalkan BA-M dan Islamic Mindfulness Model

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan mental berbasis nilai keislaman. Hal ini tercermin dari pemaparan akademisi Fakultas Psikologi UMS yang menekankan pentingnya integrasi aspek spiritual dalam intervensi psikologis, terutama untuk menangani depresi di kalangan masyarakat Muslim. Setiyo Purwanto, S.Psi., […]

  • Menjaga Nalar, Merawat Nilai: Suara Baik di Tengah Riuh Demokrasi

    Menjaga Nalar, Merawat Nilai: Suara Baik di Tengah Riuh Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Sita, ST, Anggota Nasyiatul ‘Aisyiyah Kepulauan Sangihe Di ruang publik hari ini, sering kali yang terdengar bukanlah yang paling benar, tapi yang paling nyaring. Suara kebaikan, yang berangkat dari niat tulus dan akal sehat, sering kalah oleh suara yang bising, sensasional, bahkan penuh provokasi. Bukan karena kebaikan itu salah arah, tapi karena ia […]

  • UMS Berkontribusi dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Mangrove di Kendal

    UMS Berkontribusi dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Mangrove di Kendal

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Kick Off Penanaman 1 Juta Mangrove yang diselenggarakan pada Rabu (29/4) di pesisir Pantai Jomblom, Korowelanganyar, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus memperkuat kolaborasi antara […]

  • Peringati Milad ke-104, Aisyiyah Kota Bangun Tebarkan 104 Paket Ifthar Ramadhan

    Peringati Milad ke-104, Aisyiyah Kota Bangun Tebarkan 104 Paket Ifthar Ramadhan

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 815
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Kartanegara – Peringatan Milad Aisyiyah ke-104 M / 107 H tahun ini bersamaan dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Sebagai ajang meraih keberkahan, momentum tersebut tak dilewatkan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah Kota Bangun Kutai Kartanegara. Tepatnya di hari Sabtu (24/04), PCA Kota Bangun menggelar Bakti Sosial (Baksos) berbagi 104 takjil. Kegiatan dimulai pada pukul […]

  • Kukuhkan 4 Doktor Baru Ilmu Hukum UMS, Soroti Dominasi Hukum Adat Perkawinan Muslim Tengger

    Kukuhkan 4 Doktor Baru Ilmu Hukum UMS, Soroti Dominasi Hukum Adat Perkawinan Muslim Tengger

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukuhkan empat doktor baru. Dengan demikian, Program Doktor Ilmu Hukum UMS telah melahirkan 107 doktor. Dalam sidang terbuka promosi doktornya, Senin (25/5), Fauziyah Putri Meilinda memaparkan disertasi yang berjudul “Hukum dan Mistisisme: Studi Tentang Perlindungan Hukum Bagi Perkawinan Muslim Tengger Berbasis Profetik”. Penelitian […]

expand_less