Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong untuk mengambil peran sebagai pemimpin transformasi ekologis yang mampu menghadirkan perubahan mulai dari tingkat individu hingga kebijakan publik.

Pesan tersebut disampaikan Koordinator SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rama Rizana, S.T., M.Sc., saat menjadi narasumber dalam Studium Generale Darul Arqam Madya (DAM) Nasional PC IMM Kota Salatiga bertajuk “Manifesto Ekologis IMM: Reartikulasi Peran Kader Madya sebagai Pemimpin Transformasi Ekologis”, di Ruang Mini Teater Bung Karno DPRD Kota Salatiga.

Rama mengajak peserta untuk merefleksikan bahwa berbagai bencana ekologis, seperti banjir, deforestasi, hingga penumpukan sampah, tidak dapat dilepaskan dari perilaku manusia. Menurutnya, setiap individu memiliki kontribusi terhadap kondisi lingkungan, baik melalui penggunaan plastik sekali pakai, konsumsi energi, maupun kebiasaan sehari-hari.

“Krisis lingkungan sesungguhnya bukan hanya persoalan alam, tetapi juga persoalan cara berpikir manusia. Ketika pola pikirnya berubah, maka perilaku dan kebijakan yang dihasilkan juga akan berubah,” ungkapnya, Senin, (6/7/2026).

Ia menjelaskan, dalam perspektif Islam, manusia bukan pemilik bumi, melainkan khalifah yang diberi amanah untuk menjaga dan memelihara ciptaan Allah. Rama mengutip kandungan QS. Al-Baqarah ayat 30 dan QS. Ar-Rum ayat 41 sebagai landasan bahwa kerusakan di darat dan laut merupakan akibat ulah manusia sehingga diperlukan kesadaran kolektif untuk memperbaikinya.

Menurutnya, paradigma tersebut harus menjadi fondasi gerakan kader IMM dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.

“Kita bukan sedang mewarisi bumi dari generasi sebelumnya, tetapi meminjamnya dari generasi yang akan datang. Karena itu, tugas kita bukan mengeksploitasi, melainkan menjaga titipan Allah,” tegasnya.

Rama juga memperkenalkan peran SDGs Center UMS sebagai pusat integrasi berbagai program keberlanjutan di lingkungan universitas. Ia menjelaskan bahwa seluruh aktivitas pendidikan, penelitian, pengabdian, hingga pemberitaan di UMS diarahkan agar selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, perguruan tinggi kini tidak lagi hanya dinilai dari jumlah lulusan atau publikasi ilmiah, tetapi juga dari dampaknya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dalam konteks IMM, Rama menekankan bahwa kader madya memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui perubahan gaya hidup ramah lingkungan, penyelenggaraan program edukasi ekologis, advokasi kebijakan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Ia mencontohkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan IMM Kota Salatiga melalui Sekolah Ekologis, konservasi mata air, penanaman pohon, serta kolaborasi dengan berbagai komunitas. Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Rama juga mengangkat kisah penerima Nobel Perdamaian asal Kenya, Wangari Maathai, yang memulai gerakan penanaman pohon dari satu langkah sederhana hingga berhasil menginspirasi penanaman puluhan juta pohon.

“Perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Justru tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan gerakan yang memberikan dampak luas bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Melalui studium generale yang dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026), Rama berharap kader IMM mampu mengartikulasikan kembali perannya sebagai pemimpin transformasi ekologis yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan di tengah masyarakat.

“Manifesto ekologis bukan sekadar dokumen atau slogan, melainkan komitmen untuk menghadirkan kepemimpinan yang berpihak pada keberlanjutan, keadilan ekologis, dan masa depan bumi,” pungkasnya.

Kontributor: Fika/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Kader HW UMS Ikut Tanam 1.000 Pohon untuk Kelestarian Gunung Lawu

    Tujuh Kader HW UMS Ikut Tanam 1.000 Pohon untuk Kelestarian Gunung Lawu

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, NGAWI– Komitmen terhadap pelestarian lingkungan diwujudkan tujuh pimpinan Kafilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan Gunung Lawu via Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Minggu (15/2/2026). Aksi nyata ini menjadi bukti kepedulian generasi muda terhadap masa depan lingkungan. Program yang digagas Lembaga Manajemen Infaq Ngawi ini bertujuan merehabilitasi kawasan […]

  • Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda: Meneladani Semangat Kejuangan Para Pahlawan

    Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda: Meneladani Semangat Kejuangan Para Pahlawan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme mewarnai pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda, Senin (17/8/2026).   Upacara diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 1 Samarinda, serta mahasiswa dari Universitas Mulawarman Samarinda yang […]

  • UMS Sabet Juara Umum 3 di Kejuaraan Nasional Tapak Suci SEMAR VI 2025

    UMS Sabet Juara Umum 3 di Kejuaraan Nasional Tapak Suci SEMAR VI 2025

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah olahraga nasional. Kontingen Tapak Suci UMS berhasil mengukir sejarah manis dengan meraih Juara Umum 3 dalam ajang Kejuaraan Nasional Tapak Suci Antar Perguruan Tinggi SEMAR 6 yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS). Kompetisi ini mempertemukan perguruan tinggi terbaik se-Indonesia […]

  • Príručka inteligentného hráča live kasínom

    Príručka inteligentného hráča live kasínom

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Ako prvýkrát vkročíte do prostredia živého kasína, kontrast oproti bežným automatovým hrám je ihneď zrejmý a hlboký fs-kasino.sk. Už to nie je len o algoritmoch a generátoroch náhodných čísel, ktoré fungujú v pozadí. Namiesto toho sledujete skutočného krupiéra, ktorý práve v tejto chvíli premieša balíček kariet alebo zatočí ruletu v profesionálnom štúdiu. Vzduchom prechádza jemné […]

  • Fenomena Kristen Muhammadiyah di Lembaga Pendidikan Islam dalam Perspektif Fiqih Ta’ayush

    Fenomena Kristen Muhammadiyah di Lembaga Pendidikan Islam dalam Perspektif Fiqih Ta’ayush

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Oleh: Ali Muthahari, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Indonesia Fenomena keterlibatan warga non-Muslim, khususnya umat Kristiani, dalam lembaga pendidikan yang dikelola oleh Muhammadiyah bukanlah sekadar persoalan administratif atau kebijakan pragmatis. Ia merupakan tanda dari sesuatu yang lebih dalam: suatu kesadaran keberagamaan yang telah sampai pada tingkat kedewasaan, di mana agama tidak […]

  • Mengungkap Kepedulian Tersembunyi: KOPDARGAB V BikersMu Jawa Timur, Lebih dari Sekadar Touring

    Mengungkap Kepedulian Tersembunyi: KOPDARGAB V BikersMu Jawa Timur, Lebih dari Sekadar Touring

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURABAYA– KOPDARGAB V Bikers Muhammadiyah Korwil Jawa Timur yang berlangsung di Komplek Perguruan Muhammadiyah Pucang, SMA Muhammadiyah 2 Kota Surabaya, menyuguhkan lebih dari sekadar turing para bikers. Dengan tema “Ride Together, Care Together,” acara yang digelar pada Sabtu hingga Minggu ini menjadi momentum penting bagi Bikers Muhammadiyah untuk menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak […]

expand_less