Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong untuk mengambil peran sebagai pemimpin transformasi ekologis yang mampu menghadirkan perubahan mulai dari tingkat individu hingga kebijakan publik.

Pesan tersebut disampaikan Koordinator SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rama Rizana, S.T., M.Sc., saat menjadi narasumber dalam Studium Generale Darul Arqam Madya (DAM) Nasional PC IMM Kota Salatiga bertajuk “Manifesto Ekologis IMM: Reartikulasi Peran Kader Madya sebagai Pemimpin Transformasi Ekologis”, di Ruang Mini Teater Bung Karno DPRD Kota Salatiga.

Rama mengajak peserta untuk merefleksikan bahwa berbagai bencana ekologis, seperti banjir, deforestasi, hingga penumpukan sampah, tidak dapat dilepaskan dari perilaku manusia. Menurutnya, setiap individu memiliki kontribusi terhadap kondisi lingkungan, baik melalui penggunaan plastik sekali pakai, konsumsi energi, maupun kebiasaan sehari-hari.

“Krisis lingkungan sesungguhnya bukan hanya persoalan alam, tetapi juga persoalan cara berpikir manusia. Ketika pola pikirnya berubah, maka perilaku dan kebijakan yang dihasilkan juga akan berubah,” ungkapnya, Senin, (6/7/2026).

Ia menjelaskan, dalam perspektif Islam, manusia bukan pemilik bumi, melainkan khalifah yang diberi amanah untuk menjaga dan memelihara ciptaan Allah. Rama mengutip kandungan QS. Al-Baqarah ayat 30 dan QS. Ar-Rum ayat 41 sebagai landasan bahwa kerusakan di darat dan laut merupakan akibat ulah manusia sehingga diperlukan kesadaran kolektif untuk memperbaikinya.

Menurutnya, paradigma tersebut harus menjadi fondasi gerakan kader IMM dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.

“Kita bukan sedang mewarisi bumi dari generasi sebelumnya, tetapi meminjamnya dari generasi yang akan datang. Karena itu, tugas kita bukan mengeksploitasi, melainkan menjaga titipan Allah,” tegasnya.

Rama juga memperkenalkan peran SDGs Center UMS sebagai pusat integrasi berbagai program keberlanjutan di lingkungan universitas. Ia menjelaskan bahwa seluruh aktivitas pendidikan, penelitian, pengabdian, hingga pemberitaan di UMS diarahkan agar selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, perguruan tinggi kini tidak lagi hanya dinilai dari jumlah lulusan atau publikasi ilmiah, tetapi juga dari dampaknya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dalam konteks IMM, Rama menekankan bahwa kader madya memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui perubahan gaya hidup ramah lingkungan, penyelenggaraan program edukasi ekologis, advokasi kebijakan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Ia mencontohkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan IMM Kota Salatiga melalui Sekolah Ekologis, konservasi mata air, penanaman pohon, serta kolaborasi dengan berbagai komunitas. Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Rama juga mengangkat kisah penerima Nobel Perdamaian asal Kenya, Wangari Maathai, yang memulai gerakan penanaman pohon dari satu langkah sederhana hingga berhasil menginspirasi penanaman puluhan juta pohon.

“Perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Justru tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan gerakan yang memberikan dampak luas bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Melalui studium generale yang dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026), Rama berharap kader IMM mampu mengartikulasikan kembali perannya sebagai pemimpin transformasi ekologis yang tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan di tengah masyarakat.

“Manifesto ekologis bukan sekadar dokumen atau slogan, melainkan komitmen untuk menghadirkan kepemimpinan yang berpihak pada keberlanjutan, keadilan ekologis, dan masa depan bumi,” pungkasnya.

Kontributor: Fika/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian Tarjih UMS Bahas Kalender Hijriah Global Tunggal sebagai Upaya Penyatuan Umat Islam

    Kajian Tarjih UMS Bahas Kalender Hijriah Global Tunggal sebagai Upaya Penyatuan Umat Islam

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menjadi tema sentral dalam Kajian Tarjih yang diselenggarakan oleh Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kajian ini membedah prinsip, syarat, dan parameter KHGT yang telah resmi ditanfidzkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 2025 sebagai hasil keputusan Munas Tarjih ke-32 di Pekalongan. Kajian tersebut […]

  • SMP Muhammadiyah 1 Anggana Raih Juara III Kostum Terbaik Pawai HUT ke-81 RI

    SMP Muhammadiyah 1 Anggana Raih Juara III Kostum Terbaik Pawai HUT ke-81 RI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 15
    • 0Komentar

    ANGGANA – Langkah perdana SMP Muhammadiyah 1 Anggana dalam pawai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Anggana berbuah prestasi. Tampil penuh semangat dan kreativitas, SMP Muhammadiyah 1 Anggana berhasil meraih Juara III Kostum Terbaik pada pawai yang digelar Kamis (13/8/2026). — Sekolah Baru, Semangat Baru, Prestasi Perdana Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi […]

  • Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

    Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Maarif House menggelar diskusi seri keempat bertema Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik. Salah satu penyataan yang muncul adalah kebutuhan akan pemimpin yang mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai yang kuat. KABARMUH.ID, Jakarta – Di tengah hiruk pikuk Kota Jakarta, Rabu (11/9/2024) Maarif Institute menggelar sebuah diskusi terbatas dan mendalam tentang “Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik”. Di […]

  • Pantau CalegMu; Rekapitulasi Sementara Perolehan Suara Cak Nanto

    Pantau CalegMu; Rekapitulasi Sementara Perolehan Suara Cak Nanto

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 534
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 agaknya masih cukup panjang. Kendati pemungutan suara telah selesai, namun rekapitulasi berjenjang yang dilakukan oleh KPU dan seluruh jajarannya hingga tingkat kecamatan masih belum usai. Meskipun demikian, real count KPU dapat dipantai secara langsung melalui SIREKAP KPU. Hingga kini, data suara yang masuk sebesar 51,28 persen dari 422.127 […]

  • Exklusive wöchentliche Challenges warten auf Sie im Ice Casino in Österreich

    Exklusive wöchentliche Challenges warten auf Sie im Ice Casino in Österreich

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Wer in Österreich online spielt, sucht mehr als nur die nächste Spielrunde. Das Ice Casino hat das begriffen und setzt mit einem cleveren Programm auf langfristige Bindung. Herzstück sind die exklusiven wöchentlichen Challenges. Sie strukturieren den Spielalltag mit abwechslungsreichen Aufgaben und sorgen für regelmäßige neue Ziele. Diese Herausforderungen sind keine simplen Bonusgeschenke. Sie vereinen ein […]

  • Muzaki: Diaspora Kader IMM, Menyemai Peradaban Lewat Karir

    Muzaki: Diaspora Kader IMM, Menyemai Peradaban Lewat Karir

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Simposium Perkaderan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menghadirkan aktivis muda Muhammadiyah, Moch. Muzaki, sebagai pembicara utama dalam forum bertajuk “Diaspora Kader IMM: Pendekatan Filosofis dan Paradigma Karir”. Acara ini digelar pada Sabtu (24/05/2025) di Gedung Pertemuan Prima Karya, Payaman, Solokuro, Lamongan. Simposium ini menjadi ruang refleksi dan penguatan bagi […]

expand_less