Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Raih Silver Medal IPITEX Thailand Lewat Inovasi QryptoPay

Mahasiswa UMS Raih Silver Medal IPITEX Thailand Lewat Inovasi QryptoPay

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Tim QryptoPay dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS berhasil meraih Silver Medal dalam ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX) yang digelar di Thailand.

Penghargaan ini diraih melalui inovasi platform Hybrid Crypto & QR Payment dengan real-time conversion yang patuh terhadap regulasi Indonesia.

Leader Tim QryptoPay, Gunawan Hafiz Januar, yang beranggotakan Muhammad Wahyu Jati, Wahyu Reihan Nur Khabib, dan Satria Maulana Hidayat, serta dibimbing langsung oleh Dr. Aflit Nuryulia Praswati, SE, MM., Gunawan menjelaskan bahwa QryptoPay merupakan sebuah Centralized Exchange (CEX) berbasis inovasi yang dirancang untuk menjembatani aset kripto dengan aktivitas ekonomi harian masyarakat.

Ia menegaskan bahwa platform ini tetap berpijak pada regulasi nasional yang melarang kripto sebagai alat pembayaran sah di Indonesia.

“QryptoPay hadir dengan arsitektur dual wallet dan integrasi QRIS nasional untuk mengeksekusi konversi otomatis aset kripto menjadi Rupiah secara instan. Dengan mekanisme ini, transaksi tetap legal, cepat, dan transparan,” ujarnya, Sabtu, (17/1).

Inovasi QryptoPay lahir dari keprihatinan terhadap fenomena yang disebut Gunawan sebagai “Kekayaan yang terpenjara”.

Menurutnya, lebih dari 20 juta investor kripto di Indonesia menyimpan aset bernilai triliunan rupiah yang selama ini cenderung statis karena proses penarikan dana yang rumit dan memakan waktu lama.

“Padahal jika likuiditas digital ini bisa mengalir dengan cepat, dampaknya sangat besar bagi ekonomi riil, khususnya UMKM. QryptoPay kami rancang untuk mengalirkan dana digital langsung ke ekonomi kerakyatan melalui Rupiah,” jelasnya.

Keunggulan utama QryptoPay terletak pada kemampuan real-time conversion yang ditopang oleh Auto-Liquidation Engine berbasis off-chain market maker. Melalui sistem ini, konversi aset digital ke Rupiah dapat diselesaikan dalam hitungan milidetik, sehingga pengalaman pengguna menyerupai transaksi dompet digital konvensional.

Gunawan menjelaskan bahwa QryptoPay merupakan sebuah Centralized Exchange (CEX)

Di sisi lain, aspek kepatuhan regulasi menjadi fondasi utama pengembangan QryptoPay. Gunawan menegaskan bahwa platform ini sepenuhnya menjaga marwah Rupiah sesuai mandat Bank Indonesia, menempatkan kripto sebagai komoditas di bawah pengawasan Bappebti, serta mengintegrasikan pemotongan pajak otomatis sesuai PMK Nomor 68 Tahun 2022.

“Inovasi dan regulasi tidak harus saling bertabrakan. Di QryptoPay, keduanya justru bersinergi untuk menciptakan keamanan bagi pengguna sekaligus kontribusi nyata bagi negara,” ungkapnya.

Lebih jauh, Gunawan menilai bahwa QryptoPay hadir untuk menjawab persoalan hambatan likuiditas di Indonesia. Mengacu pada teori peredaran uang Irving Fisher, ia menyebut bahwa percepatan sirkulasi uang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi.

Dengan menghubungkan aset kripto langsung ke sektor UMKM, QryptoPay diharapkan mampu menciptakan efek penetesan ekonomi yang lebih merata.

Perjalanan QryptoPay hingga tampil di IPITEX Thailand tidak lepas dari berbagai tantangan. Gunawan menyebut bahwa tim harus menyatukan kompleksitas teknologi blockchain dengan sistem pembayaran nasional yang ketat, sekaligus membangun keamanan siber yang kuat dan menekan latensi transaksi hingga titik minimal.

“Di hadapan juri internasional, kami tidak hanya mempresentasikan teknologi, tetapi juga membuktikan bahwa QryptoPay adalah solusi yang realistis, berkelanjutan, dan patuh hukum,” katanya.

Keberhasilan meraih Silver Medal di IPITEX, menurut Gunawan, didorong oleh tiga faktor utama, yakni kebaruan inovasi sebagai platform hybrid CEX dan QRIS pertama di Indonesia, kecepatan dan efisiensi transaksi real-time, serta kepatuhan regulasi yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi UMKM.

Capaian ini memiliki makna strategis bagi UMS. Gunawan menilai prestasi tersebut menjadi validasi bahwa riset mahasiswa UMS mampu melampaui ruang akademik dan hadir sebagai solusi futuristik di tingkat global.

“Ini adalah pengakuan bahwa ekosistem pendidikan di UMS telah berkembang menjadi inkubator inovasi kelas dunia yang mampu melahirkan pionir-pionir masa depan,” tuturnya.

Ke depan, Gunawan berkomitmen untuk membangun ekosistem kolaboratif di lingkungan UMS sebagai ruang tumbuh bersama bagi mahasiswa. Ia ingin menciptakan budaya berbagi ilmu dan mentoring antar mahasiswa berprestasi agar inovasi tidak berhenti pada satu individu.

“Saya tidak ingin bersinar sendirian. Keberhasilan sejati adalah ketika kita bisa bertumbuh bersama dan membuka jalan bagi yang lain,” tegasnya.

Kepada mahasiswa UMS, Gunawan berpesan agar tidak takut pada keraguan dan kegagalan. Menurutnya, keberanian bukan berarti tanpa rasa takut, melainkan tetap melangkah meski ketakutan itu ada.

“Jangan biarkan keresahan menghentikan langkahmu. Carilah teman untuk bertumbuh dan ubahlah masalah di sekitarmu menjadi solusi nyata. Mahasiswa UMS harus berani mendunia dengan semangat kolaborasi,” pungkasnya. (Adi/Humas)

Editor : Farhan Shiddiq

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon Bencana Banjir, Muhammadiyah Bandar Lampung Sigap Salurkan Bantuan

    Respon Bencana Banjir, Muhammadiyah Bandar Lampung Sigap Salurkan Bantuan

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 392
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Hujan lebat yang mengguyur Bandar Lampung sejak Sabtu (24/2) sore, mengakibatkan banjir di berbagai wilayah. Banjir yang mencapai ketinggian dada orang dewasa di beberapa titik, membuat warga panik dan beberapa mengungsi. Muhammadiyah Bandar Lampung, melalui MDMC Bandar Lampung, MDMC Wilayah Lampung, LazisMu Lampung, dan LLHPB PW Aisyiyah Lampung, bergerak cepat membantu […]

  • Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya tanggung jawab moral manusia dalam penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 yang diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Selasa […]

  • Tim PkM-KI UMS Gandeng PCIM Turki Dorong Diaspora Melek Keuangan Syariah dan Fintech

    Tim PkM-KI UMS Gandeng PCIM Turki Dorong Diaspora Melek Keuangan Syariah dan Fintech

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat – Kemitraan Internasional (PkM-KI) melaksanakan kegiatan bertajuk “Islamic Financial Literacy dan Workshop Pemanfaatan Financial Technology (Fintech) untuk Berinvestasi bagi Diaspora Indonesia di Turki.” Tim pengabdian ini diketuai oleh Dr. Aflit Nuryulia. P., S.Sos., SE, MM, CMA dengan anggota yaitu Rahmatdi, S.E., M.Acc., Ph.D., […]

  • Mengarusutamakan Psikologi Kesehatan Mental, UMS Kukuhkan Prof. Eny Purwandari sebagai Guru Besar Ke-60

    Mengarusutamakan Psikologi Kesehatan Mental, UMS Kukuhkan Prof. Eny Purwandari sebagai Guru Besar Ke-60

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Eny Purwandari, S.Psi., M.Si., sebagai Guru Besar ke-60 Bidang Psikologi Kesehatan Mental. Pengukuhan berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat di Auditorium Moh. Djazman UMS, bersamaan dengan pengukuhan Prof. Ir. Mochamad Solikin, M.T., Ph.D sebagai Guru Besar ke-61 Bidang Teknologi Bahan Konstruksi, Kamis (19/6). Prosesi pengukuhan […]

  • Demi Mewujudkan kader Berdaya dan Berkarya IMM PBII laksanakan DAD 2024

    Demi Mewujudkan kader Berdaya dan Berkarya IMM PBII laksanakan DAD 2024

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 326
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat PPKN, Bahasa Inggris, dan Indonesia (PBII) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Darul Arqam dasar (DAD) Pada 3-6 Juli 2024 bertempat di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pleret Yogyakarta. Kegiatan tersebut Mengusung tema “Internalisasi Nilai Ikatan Mewujudkan Kader yang Berkarya dan Berdaya”. DAD IMM PBII merupakan agenda rutin tahunan […]

  • Program Kosabangsa: Kolaborasi Universitas AISKA dan UMS dalam Pelatihan Pembuatan Teh Kelor di Wonogiri

    Program Kosabangsa: Kolaborasi Universitas AISKA dan UMS dalam Pelatihan Pembuatan Teh Kelor di Wonogiri

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Kolaborasi antara Universitas ‘Aisyiyah Surakarta dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui program Kosabangsa telah sukses melakukan pelatihan pembuatan teh daun kelor pada 2 mitra, yaitu KWT Sari Makmur dan Kader Posyandu Mawar di Desa Manjung, Wonogiri. Program Kosabangsa merupakan salah satu skim Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian […]

expand_less