Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengubah Hobi Menjadi Uang: IMM UNY Gelar Bincang Kewirausahaan untuk Bangun Jiwa Pengusaha di Kalangan Mahasiswa

Mengubah Hobi Menjadi Uang: IMM UNY Gelar Bincang Kewirausahaan untuk Bangun Jiwa Pengusaha di Kalangan Mahasiswa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Acara “Bincang Kewirausahaan” yang bertema “Ubah Hobi Jadi Money” diselenggarakan pada hari Ahad, 3 November 2024, di Aula TK Aba Karangmalang, Sleman, DIY. Kegiatan ini merupakan program kerja dari bidang SEPM (Sosial Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat AR Sutan Mansur (IMM Suman) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Acara ini diselenggarakan untuk mengenalkan dunia kewirausahaan kepada anggota IMM dan masyarakat umum, dengan fokus khusus pada cara mengubah hobi menjadi sumber penghasilan. Tema ini dirasa penting mengingat UNY sebagai kampus pendidikan secara alami lebih mengarah pada pembentukan pengajar, sementara pengembangan kewirausahaan seringkali belum mendapat perhatian yang cukup.

Luthfia Hanna Sajidah, selaku Ketua Bidang SEPM IMM Suman, mengungkapkan bahwa meskipun antusiasme anggota IMM terhadap dunia usaha masih tergolong rendah, acara ini diharapkan dapat menjadi titik awal yang baik untuk membuka wawasan mereka.

“Setelah kita adakan survey, memang dari anggota masih belum banyak yang tertarik dengan dunia usaha. Akan tetapi, setiap orang pasti punya hobi, kita pengin membantu menyadarkan saya sendiri dan juga teman-teman bahwa membuat usaha atau bisnis itu bisa dimulai dari yang dekat dengan kita,” ujarnya.

Acara ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua umum IMM yang menyampaikan sebuah teori menarik, bahwa sebuah negara maju idealnya dihuni oleh 10% warganya yang menjadi pengusaha sukses. Harapan dari acara ini adalah agar peserta dapat menjadi bagian dari 10% tersebut.

Panitia acara juga berhasil mendatangkan seorang pembicara yang berkompeten di bidang kewirausahaan, yaitu Julla Bee Imaratu, S.S., seorang alumni IMM Suman dan pendiri Masbos.co.id serta Yayasan Quranesia. Sebelum memaparkan materi tentang cara memulai usaha dari hobi, Mas Bima, sapaan akrabnya, terlebih dahulu mengungkapkan rasa terima kasih kepada IMM yang telah membesarkannya.

“Saya pernah di Bidang Kader di Komisariat, pernah juga di Cabang dan IMM ini sebagai tempat saya digembleng,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Bima menyampaikan enam langkah penting yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha, yaitu: why (alasan atau tujuan), mindset (pola pikir), menentukan produk, marketing, anggaran, dan memisahkan antara urusan pribadi dan usaha. Ia menekankan bahwa salah satu faktor kunci keberhasilan dalam bisnis adalah mengetahui why atau alasan yang kuat di balik keputusan untuk berwirausaha.

“Saya sedikit cerita, dulu saya ingin menjadi pengusaha karena pengin punya rumah yang bagus dan mobil yang nyaman. Setelah saya mendapatkannya, omset saya malah jadi turun. Makannya ada benarnya juga pepatah yang mengatakan gantungkan cita-citamu setinggi langit,” ujar Mas Bima.

Selain itu, Mas Bima juga menyoroti pentingnya mindset yang positif dalam berbisnis. Ia menjelaskan bahwa segala tindakan kita dipengaruhi oleh pikiran kita.

“Kalau perkataan-perkataan itu benar, lalu bagaimana dengan Abdurahman bin Auf? Dan bahkan Nabi Muhammad SAW itu sendiri yang melamar Siti Khadijah dengan 20 ekor unta yang kalau dinominalkan bisa sampai 1 miliar. Apakah mereka pelit? Apakah mereka berbohong? Justru dengan kita kaya, punya banyak uang kita bisa lebih banyak berbagi,” paparnya.

Zaima Putri, salah satu anggota IMM yang juga mengikuti acara ini, merasa senang dengan materi yang disampaikan. Menurutnya, acara ini memberikan banyak motivasi dan inspirasi untuk memanfaatkan hobi sebagai peluang usaha.

“Overall acaranya bagus, susunan acaranya baik, narasumber yang diundang pun keren, bisa memotivasi dan menginspirasi, pemaparan materinya juga menarik. Walaupun sepertinya hanya seminar internal, tapi dari kakak-kakaknya tetap profesional,” ujar Zaima.

Meskipun acara ini dirasa bermanfaat, Zaima juga menyampaikan beberapa kekurangan yang ia rasakan. Salah satunya adalah jumlah peserta yang masih terbatas, yang sebagian besar merupakan anggota IMM, dengan sedikit peserta dari luar. Zaima berharap, acara serupa ke depannya bisa menjangkau lebih banyak orang.

“Harapan kedepannya untuk acara seminar seperti ini, mungkin bisa diperluas jangkauannya. Bisa melakukan promosi seminar seperti mengupload poster seminar ke sosial media resmi dari bidang SEPM sendiri, atau dari Suman. Agar IMM bisa dikenal lebih jauh, dan bisa memberikan manfaat juga ke banyak pihak, bukan hanya internal saja,” terang Zaima.

Secara keseluruhan, acara Bincang Kewirausahaan: Mengubah Hobi Jadi Money ini tidak hanya berhasil membuka wawasan peserta mengenai dunia usaha, tetapi juga memberikan inspirasi untuk memulai bisnis dari hal yang dekat dengan keseharian kita. Dengan berbagai pembelajaran dan motivasi yang disampaikan, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk memulai usaha dan menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri, sekaligus memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Kontributor : Nofendy Ardyanto

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mostbet onlayn kazino O‘zbekistonda – aksiyalar va yangiliklar

    Mostbet onlayn kazino O‘zbekistonda – aksiyalar va yangiliklar

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Mostbet onlayn kazino O‘zbekistonda – aksiyalar va yangiliklar ▶️ O’YNANG Содержимое Mostbet kazinosida mavjud bo’lgan o’yin turlari Mostbet orqali pul mablag’larini qanday qilib o’tkazish mumkin Pul o’tkazish usullari Mostbet kazinosida qatnashish uchun kerakli shartlar va qoidalari Mostbet kazinosida qatnashish qoidalari mostbet uz sayti sizga kazino online o‘yinlarining keng tanlovini taklif etadi, jumladan, mostbet o’ynash uchun […]

  • Tim PPK Ormawa IMM Averroes UMS Hadirkan Program Pemberdayaan Perempuan dan Pertanian Cerdas di Desa Jati

    Tim PPK Ormawa IMM Averroes UMS Hadirkan Program Pemberdayaan Perempuan dan Pertanian Cerdas di Desa Jati

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan dua program unggulan di Desa Jati, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Kegiatan ini menandai grand launching “Sekolah Perempuan Smartani” dan “Rumah Kebun Farm Pot” yang menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat desa. Acara peresmian […]

  • Status Darurat Bencana Berakhir, EMT Muhammadiyah Tangani 2.222 Penyintas Gempa NTT

    Status Darurat Bencana Berakhir, EMT Muhammadiyah Tangani 2.222 Penyintas Gempa NTT

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, NUSA TENGGARA TIMUR – Status keadaan darurat bencana pascagempa yang telah ditetapkan oleh Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui surat keputusannya, Nomor 229/KEP/HK/2026, selama 14 hari telah berakhir yang dimulai pada 15 Agustus hingga 28 Agustus 2026. Sampai hari ini, jumlah korban meninggal dunia pasgempa NTT sebanyak 120 jiwa. Penyintas yang mengalami luka-luka atau […]

  • 24 Tahun Melayani Umat | Integrasi Menguatkan Dampak: Menggerakkan Potensi Amil, Memperluas Manfaat bagi Mustahik

    24 Tahun Melayani Umat | Integrasi Menguatkan Dampak: Menggerakkan Potensi Amil, Memperluas Manfaat bagi Mustahik

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, JAKARTA PUSAT – Memasuki usia ke-24 tahun, Lazismu terus memperkuat perannya sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional, terpercaya, dan berdampak. Sejak berdiri pada tahun 2002, Lazismu telah berkembang menjadi jaringan filantropi Islam yang hadir di berbagai daerah di Indonesia melalui program pemberdayaan berbasis enam pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan dakwah, kemanusiaan, serta […]

  • Mahasiswa PLP II UMS Dampingi SAPAMURID, Aplikasi Digitalisasi Administrasi Siswa di SMK Negeri 6 Sukoharjo

    Mahasiswa PLP II UMS Dampingi SAPAMURID, Aplikasi Digitalisasi Administrasi Siswa di SMK Negeri 6 Sukoharjo

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO –  Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut berkontribusi dalam mendorong digitalisasi layanan pendidikan melalui pendampingan dan pengenalan aplikasi SAPAMURID di SMK Negeri 6 Sukoharjo. Inovasi tersebut dikembangkan sebagai upaya untuk mempermudah pengelolaan administrasi siswa sekaligus menghadirkan sistem yang lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi. Pengembangan SAPAMURID tidak terlepas […]

  • KECENDERUNGAN SESAT MENUMPUK KEKAYAAN KARNA NISTA KEPADA ORANGTUA

    KECENDERUNGAN SESAT MENUMPUK KEKAYAAN KARNA NISTA KEPADA ORANGTUA

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Oleh : Annisa Putri Gita Cahyani* Harta saat ini telah menjadi faktor utama dalam menilai keberhasilan seseorang. Masyarakat saat ini bisa dikatakan buta karna tidak mempertimbangkan prinsip moral dan spiritual dalam meraih kekayaan yang bersifat duniawi. Ketika dihubungkan dengan kecenderungan manusia untuk menumpuk kekayaan kosong sebagai akibat dari nista terhadap orang tua, fenomena ini menjadi […]

expand_less