Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengubah Hobi Menjadi Uang: IMM UNY Gelar Bincang Kewirausahaan untuk Bangun Jiwa Pengusaha di Kalangan Mahasiswa

Mengubah Hobi Menjadi Uang: IMM UNY Gelar Bincang Kewirausahaan untuk Bangun Jiwa Pengusaha di Kalangan Mahasiswa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Acara “Bincang Kewirausahaan” yang bertema “Ubah Hobi Jadi Money” diselenggarakan pada hari Ahad, 3 November 2024, di Aula TK Aba Karangmalang, Sleman, DIY. Kegiatan ini merupakan program kerja dari bidang SEPM (Sosial Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat AR Sutan Mansur (IMM Suman) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Acara ini diselenggarakan untuk mengenalkan dunia kewirausahaan kepada anggota IMM dan masyarakat umum, dengan fokus khusus pada cara mengubah hobi menjadi sumber penghasilan. Tema ini dirasa penting mengingat UNY sebagai kampus pendidikan secara alami lebih mengarah pada pembentukan pengajar, sementara pengembangan kewirausahaan seringkali belum mendapat perhatian yang cukup.

Luthfia Hanna Sajidah, selaku Ketua Bidang SEPM IMM Suman, mengungkapkan bahwa meskipun antusiasme anggota IMM terhadap dunia usaha masih tergolong rendah, acara ini diharapkan dapat menjadi titik awal yang baik untuk membuka wawasan mereka.

“Setelah kita adakan survey, memang dari anggota masih belum banyak yang tertarik dengan dunia usaha. Akan tetapi, setiap orang pasti punya hobi, kita pengin membantu menyadarkan saya sendiri dan juga teman-teman bahwa membuat usaha atau bisnis itu bisa dimulai dari yang dekat dengan kita,” ujarnya.

Acara ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua umum IMM yang menyampaikan sebuah teori menarik, bahwa sebuah negara maju idealnya dihuni oleh 10% warganya yang menjadi pengusaha sukses. Harapan dari acara ini adalah agar peserta dapat menjadi bagian dari 10% tersebut.

Panitia acara juga berhasil mendatangkan seorang pembicara yang berkompeten di bidang kewirausahaan, yaitu Julla Bee Imaratu, S.S., seorang alumni IMM Suman dan pendiri Masbos.co.id serta Yayasan Quranesia. Sebelum memaparkan materi tentang cara memulai usaha dari hobi, Mas Bima, sapaan akrabnya, terlebih dahulu mengungkapkan rasa terima kasih kepada IMM yang telah membesarkannya.

“Saya pernah di Bidang Kader di Komisariat, pernah juga di Cabang dan IMM ini sebagai tempat saya digembleng,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Bima menyampaikan enam langkah penting yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha, yaitu: why (alasan atau tujuan), mindset (pola pikir), menentukan produk, marketing, anggaran, dan memisahkan antara urusan pribadi dan usaha. Ia menekankan bahwa salah satu faktor kunci keberhasilan dalam bisnis adalah mengetahui why atau alasan yang kuat di balik keputusan untuk berwirausaha.

“Saya sedikit cerita, dulu saya ingin menjadi pengusaha karena pengin punya rumah yang bagus dan mobil yang nyaman. Setelah saya mendapatkannya, omset saya malah jadi turun. Makannya ada benarnya juga pepatah yang mengatakan gantungkan cita-citamu setinggi langit,” ujar Mas Bima.

Selain itu, Mas Bima juga menyoroti pentingnya mindset yang positif dalam berbisnis. Ia menjelaskan bahwa segala tindakan kita dipengaruhi oleh pikiran kita.

“Kalau perkataan-perkataan itu benar, lalu bagaimana dengan Abdurahman bin Auf? Dan bahkan Nabi Muhammad SAW itu sendiri yang melamar Siti Khadijah dengan 20 ekor unta yang kalau dinominalkan bisa sampai 1 miliar. Apakah mereka pelit? Apakah mereka berbohong? Justru dengan kita kaya, punya banyak uang kita bisa lebih banyak berbagi,” paparnya.

Zaima Putri, salah satu anggota IMM yang juga mengikuti acara ini, merasa senang dengan materi yang disampaikan. Menurutnya, acara ini memberikan banyak motivasi dan inspirasi untuk memanfaatkan hobi sebagai peluang usaha.

“Overall acaranya bagus, susunan acaranya baik, narasumber yang diundang pun keren, bisa memotivasi dan menginspirasi, pemaparan materinya juga menarik. Walaupun sepertinya hanya seminar internal, tapi dari kakak-kakaknya tetap profesional,” ujar Zaima.

Meskipun acara ini dirasa bermanfaat, Zaima juga menyampaikan beberapa kekurangan yang ia rasakan. Salah satunya adalah jumlah peserta yang masih terbatas, yang sebagian besar merupakan anggota IMM, dengan sedikit peserta dari luar. Zaima berharap, acara serupa ke depannya bisa menjangkau lebih banyak orang.

“Harapan kedepannya untuk acara seminar seperti ini, mungkin bisa diperluas jangkauannya. Bisa melakukan promosi seminar seperti mengupload poster seminar ke sosial media resmi dari bidang SEPM sendiri, atau dari Suman. Agar IMM bisa dikenal lebih jauh, dan bisa memberikan manfaat juga ke banyak pihak, bukan hanya internal saja,” terang Zaima.

Secara keseluruhan, acara Bincang Kewirausahaan: Mengubah Hobi Jadi Money ini tidak hanya berhasil membuka wawasan peserta mengenai dunia usaha, tetapi juga memberikan inspirasi untuk memulai bisnis dari hal yang dekat dengan keseharian kita. Dengan berbagai pembelajaran dan motivasi yang disampaikan, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk memulai usaha dan menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri, sekaligus memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Kontributor : Nofendy Ardyanto

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PK IMM Ibnu Sina UMPwr adakan Diskusi Publik dan Bedah Buku

    PK IMM Ibnu Sina UMPwr adakan Diskusi Publik dan Bedah Buku

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 354
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purworejo – Pada hari Sabtu, 8 Juni 2024, telah dilaksanakan diskusi publik “Rekonstruksi Pergerakan Mahasiswa di Era Society 5.0” dan bedah buku “Simpul Romantika Ikatan” di Ruang Seminar Kampus Timur, Universitas Muhammadiyah Purworejo. Diskusi ini diadakan oleh PK IMM Ibnu Sina dan dihadiri oleh para mahasiswa dari berbagai program Studi dan organisasi mahasiswa yang […]

  • ‘Aisyiyah Ranting se Gondokusuman Yogyakarta Tingkatkan Keterampilan Pengurangan Plastik Sekali Pakai di Pasar Tradisional

    ‘Aisyiyah Ranting se Gondokusuman Yogyakarta Tingkatkan Keterampilan Pengurangan Plastik Sekali Pakai di Pasar Tradisional

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Tingkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk pengelolaan pengurangan plastik sekali pakai di Pasar Demangan Kota Yogyakarta, Ibu-Ibu anggota Ranting ‘Aisyiyah se Cabang Gondokusuman dan warga sekitarnya, mengikuti kegiatan Capacity Building bertajuk ‘Pasarku Tempat Ibadahku’, pada Minggu (14/9). Pertemuan yang berlangsung di SD Muhammadiyah Demangan – Yogyakarta ini, merupakan kegiatan kedua dalam rangkaian Program […]

  • SaranMu Lampung dan UM Metro Resmikan Desa Migran Hargomulyo Menuju Indonesia Emas 2045

    SaranMu Lampung dan UM Metro Resmikan Desa Migran Hargomulyo Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Timur – Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat desa, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung bersama Sahabat Migran Berkemajuan (SaranMu) Lampung dan Universitas Muhammadiyah Metro meresmikan Desa Migran Hargomulyo sebagai desa binaan pada Kamis, 29 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, dengan mengusung […]

  • Lima pria berdiri berjejer di sebuah ruang tamu formal dengan latar belakang bertuliskan 'SURAKARTA'. Pria di tengah mengenakan batik menyerahkan souvenir kotak kecil kepada pria berbaju kemeja abu-abu terang di sebelahnya. Dua pria di sisi paling kiri dan kanan mengacungkan jempol ke arah kamera

    UMS Terima Kunjungan UNIMUDA Sorong, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Antar PTMA

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 110
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan silaturahmi dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Papua Barat Daya, pada Senin (7/4). Kunjungan tersebut berlangsung hangat di ruang rektor UMS dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyambut langsung kedatangan […]

  • Kulik Hari Besar Islam, UMS Bahas Peringatan Maulid Nabi

    Kulik Hari Besar Islam, UMS Bahas Peringatan Maulid Nabi

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Gelar Kajian Tarjih dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2024 yang dilaksanakan pada Selasa, (17/9) secara daring melalui Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube. Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag., selaku pembicara menyebutkan bahwa tema yang diangkat […]

  • Syiar Ramadan di Nias Utara, LDK Muhammadiyah Gelar Tabligh Akbar dan Buka Bersama

    Syiar Ramadan di Nias Utara, LDK Muhammadiyah Gelar Tabligh Akbar dan Buka Bersama

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Nias Utara – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Tabligh Akbar dan Buka Bersama sebagai bagian dari rangkaian Syiar Ramadan 1447 H di Pulau Nias. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026, di Masjid Taqwa Idanondrawa, Nias Utara, dan dihadiri oleh warga Muhammadiyah, ibu-ibu ‘Aisyiyah, Ortom serta masyarakat sekitar. Tabligh Akbar […]

expand_less