Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Menumbuhkan Cinta IMM: Implementasi Perkaderan Menggembirakan

Menumbuhkan Cinta IMM: Implementasi Perkaderan Menggembirakan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
  • visibility 441
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ulinnuha Ardhaniswari
Kader IMM Surakarta

Berbicara tentang cinta, IMM, dan perkaderan menggembirakan, tak jauh dari salah satu peranan perkaderan utama yaitu Darul Arqam Dasar (DAD). Baru-baru ini semarak perkaderan utama di beberapa komisariat maupun cabang cukup menyita perhatian. Momentum perkaderan utama DAD itu, akan memberikan pengaruh besar kepada setiap pelaku perkaderannya, objek perkaderan, dan beberapa elemen-elemen pendukung dibalik berjalan dan tuntasnya DAD tersebut.

Pelaku perkaderannya tentu saja ada perangkat DAD yang sedang bertugas, Instruktur yang turut membantu dalam keberlangsungan DAD, dan tentunya objek perkaderannya atau kader suatu komisariat yang sedang menjadi peserta DAD. Sedangkan elemen pendukung DAD adalah pimpinan komisariat yang mengadakan DAD itu sendiri atau biasa disebut panitia DAD karena merekalah yang menyiapkan segala kebutuhan perangkat yang bertugas dan peserta.

Komunikasi, Embrio Perkaderan Menggembirakan

Dengan ketiga komponen diatas yaitu instruktur bertugas, peserta,  dan juga panitia atau pimpinan penyelenggara, maka yang menyatukan mereka adalah sebuah komunikasi. Komunikasi yang baik akan menumbuhkan kedekatan emosional yang baik pula, dari komunikasi yang baik pula akan menumbuhkan banyak hal dan banyak rasa, rasa cinta untuk IMM misalnya. Itu yang akan didapat ketika perangkat, panitia, dan peserta memiliki komunikasi yang baik dalam menjalankan perkaderan itu sendiri.

Dimana faktanya, ketika komunikasi terjalin dengan baik maka apa yang diinginkan oleh panitia untuk peserta akan tersampaikan melalui perangkat, atau sebaliknya. Ketika didalam suatu perkaderan semua elemennya menyatu dengan baik, dengan niat dan tujuan yang sama, perkaderan akan menjadi menggembirakan. Ternyata peranan menggembirakan tidak hanya datang dari instruktur perangkat, atau bahkan peserta, namun peranan panitia atau pimpinan penyelenggara DAD juga menjadi salah satu yang membuat perkaderan terasa menggembirakan. Dari perkaderan yang menggembirakan itu akan tumbuh cinta, cinta untuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu sendiri.

Membangun Kecintaan untuk IMM

Terkadang memang cinta akan tumbuh dengan sendirinya, tapi akan lebih terasa ketika cinta ini ditumbuhkan dari hal-hal kecil di sekitar kita, sekedar ucapan terimakasih atas dedikasi baik, ucapan maaf atas kesalahan, menghargai pendapat atau respon orang lain, atau ucapan selamat atas pencapaian. Sama halnya seperti cinta untuk IMM yang kadang tumbuh dengan sendirinya seiring perjalanan periodesasi, atau berusaha menumbuhkan cinta untuk IMM itu sendiri melalui peran aktif dalam setiap kegiatannya, atau malah keduanya.

Kesimpulannya, cinta IMM adalah ketika diri sendiri sadar bahwa beramal lillahi ta’ala untuk menghidup-hidupi IMM akan menjadi tabungan amal tersendiri dan akan kembali kepada kita dalam bentuk lain yang lebih baik. Cinta untuk IMM adalah ketika pimpinan peneyelanggara perkaderan memberikan apresiasi untuk instruktur bertugas dan sebaliknya.

Cinta untuk IMM adalah ketika instruktur dan pimpinan bangga juga mengapresiasi perkembangan serta pencapaian setiap kader-kadernya. Cinta untuk IMM adalah dimana kita bangga menggunakan identitas merah maroon ini dan mengenalkan merah maroon ini kepada khalayak luas. Cinta untuk IMM adalah ketika kita mau dan mampu bertumbuh kembang bersama IMM. Dan, cinta untuk IMM adalah ketika perkaderan berjalan menggembirakan bagi setiap pelakunya karena dijalankan dengan sepenuh hati. Karena semua yang dilakukan dari hati ikhlas lillahi taala akan sampai ke hati juga.

Namun juga terkadang cinta tak butuh alasan bukan? Ketika yang lain mencintai IMM karena segala benefit baiknya, mencintai IMM karena perkaderannya yang menggembirakan, atau karena IMM membukakan suatu jalan baik untuk diri kita. Cinta untuk IMM yang tanpa alasan adalah ketika kita mencintai IMM karena IMM itu sendiri tanpa karena dan tanpa tapi.

Jadi, mari terus bertumbuh dengan IMM, mari terus menyalakan api cahaya merah maroon ini, mari membuat IMM terus dicintai kader-kadernya dengan pembuktian cinta itu sendiri dengan menjaga nama baik diri dan IMM itu sendiri, berbangga telah menjadi bagian dari merah maroon yang penuh cinta dan gembira, dan mari mencintai IMM dengan cara kita masing-masing. Salam hangat, salam cinta. Dengan cinta kita berjuang.

Billahi Fii Sabilil Haq, Fastabiqul Khairat.

Editor: Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benchmarking ke UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Tingkatkan Daya Saing Global

    Benchmarking ke UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Tingkatkan Daya Saing Global

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pendidikan tinggi di tengah persaingan global tidak lagi hanya diukur dari kualitas pembelajaran, tetapi juga kekuatan riset, produktivitas publikasi internasional, serta jejaring kolaborasi lintas negara. Upaya membangun ekosistem akademik yang kompetitif inilah yang terus diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui berbagai kemitraan strategis dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. Salah satunya diwujudkan melalui […]

  • Noor Alis Setiyadi: Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa

    Noor Alis Setiyadi: Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Sabtu (31/1/2026) pukul 13.30 WIB DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Riset Boot Camp #1 yang merupakan rangkaian dari Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah. Riset Boot Camp perdana ini bertajuk “Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa”. Berlokasi di Ruang Siti Badilah, Perpustakaan UMS, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 […]

  • Dari MIM Karangtalun Kidul Menatap Dunia: Mahasiswa Asing UMP Inspirasi Belajar Bahasa Inggris

    Dari MIM Karangtalun Kidul Menatap Dunia: Mahasiswa Asing UMP Inspirasi Belajar Bahasa Inggris

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – MI Muhammadiyah Karangtalun Kidul (MAHADIKA) kembali menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Sharing and Motivation: Learning Beyond Borders” pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini menghadirkan dua mahasiswa asing Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk menumbuhkan motivasi belajar Bahasa Inggris dan wawasan global sejak dini. Dua mahasiswa internasional tersebut adalah Muhammad Abo […]

  • Rektor UMS Beri Kuliah Tamu 7 Skills di Hadapan 3.000 Mahasiswa Baru Aklan State University Philipina

    Rektor UMS Beri Kuliah Tamu 7 Skills di Hadapan 3.000 Mahasiswa Baru Aklan State University Philipina

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA– Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. menyampaikan kuliah umum di hadapan lebih dari 3.000 mahasiswa baru Aklan State University, Filipina, Rabu (20/8). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan amanat tujuh keterampilan dan kompetensi holistik yang dinilai penting untuk generasi muda agar mampu menjadi pemimpin di era global. “Siapa di […]

  • Penutupan DAD PK IMM Shabran UMS, Cetak Kader Digdaya yang Siap Terjun ke Medan Dakwah

    Penutupan DAD PK IMM Shabran UMS, Cetak Kader Digdaya yang Siap Terjun ke Medan Dakwah

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SURAKARTA, KABARMUH.ID – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Shabran UMS selesai melaksanakan Darul Arqom Dasar (DAD) pada Rabu 12 November 2025 di Gedung Tabligh Institute Yogyakarta. Acara yang bertemakan “Purifikasi Ideologi IMM & Muhammadiyah Untuk Merekontruksi Kader Yang Digdaya,” ditutup dengan mendatangkan Dr. Syakir Jamaluddin, M.A., selaku Ketua Bidang IV Majelis Tabligh […]

  • Membangun Pengetahuan Karst yang Berkeadilan, Diskusi Lintas Ilmu Digelar di Yogyakarta

    Membangun Pengetahuan Karst yang Berkeadilan, Diskusi Lintas Ilmu Digelar di Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Sejumlah akademisi, pegiat lingkungan, hingga tokoh lintas iman berkumpul dalam sebuah diskusi terfokus bertajuk “Mencari Jalan Konstruksi Pengetahuan Lokal tentang Karst” di Gedung PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Rabu (18/6/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah, ini digelar secara hybrid dengan tujuan membangun fondasi ilmu […]

expand_less