Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Menumbuhkan Cinta IMM: Implementasi Perkaderan Menggembirakan

Menumbuhkan Cinta IMM: Implementasi Perkaderan Menggembirakan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
  • visibility 362
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ulinnuha Ardhaniswari
Kader IMM Surakarta

Berbicara tentang cinta, IMM, dan perkaderan menggembirakan, tak jauh dari salah satu peranan perkaderan utama yaitu Darul Arqam Dasar (DAD). Baru-baru ini semarak perkaderan utama di beberapa komisariat maupun cabang cukup menyita perhatian. Momentum perkaderan utama DAD itu, akan memberikan pengaruh besar kepada setiap pelaku perkaderannya, objek perkaderan, dan beberapa elemen-elemen pendukung dibalik berjalan dan tuntasnya DAD tersebut.

Pelaku perkaderannya tentu saja ada perangkat DAD yang sedang bertugas, Instruktur yang turut membantu dalam keberlangsungan DAD, dan tentunya objek perkaderannya atau kader suatu komisariat yang sedang menjadi peserta DAD. Sedangkan elemen pendukung DAD adalah pimpinan komisariat yang mengadakan DAD itu sendiri atau biasa disebut panitia DAD karena merekalah yang menyiapkan segala kebutuhan perangkat yang bertugas dan peserta.

Komunikasi, Embrio Perkaderan Menggembirakan

Dengan ketiga komponen diatas yaitu instruktur bertugas, peserta,  dan juga panitia atau pimpinan penyelenggara, maka yang menyatukan mereka adalah sebuah komunikasi. Komunikasi yang baik akan menumbuhkan kedekatan emosional yang baik pula, dari komunikasi yang baik pula akan menumbuhkan banyak hal dan banyak rasa, rasa cinta untuk IMM misalnya. Itu yang akan didapat ketika perangkat, panitia, dan peserta memiliki komunikasi yang baik dalam menjalankan perkaderan itu sendiri.

Dimana faktanya, ketika komunikasi terjalin dengan baik maka apa yang diinginkan oleh panitia untuk peserta akan tersampaikan melalui perangkat, atau sebaliknya. Ketika didalam suatu perkaderan semua elemennya menyatu dengan baik, dengan niat dan tujuan yang sama, perkaderan akan menjadi menggembirakan. Ternyata peranan menggembirakan tidak hanya datang dari instruktur perangkat, atau bahkan peserta, namun peranan panitia atau pimpinan penyelenggara DAD juga menjadi salah satu yang membuat perkaderan terasa menggembirakan. Dari perkaderan yang menggembirakan itu akan tumbuh cinta, cinta untuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu sendiri.

Membangun Kecintaan untuk IMM

Terkadang memang cinta akan tumbuh dengan sendirinya, tapi akan lebih terasa ketika cinta ini ditumbuhkan dari hal-hal kecil di sekitar kita, sekedar ucapan terimakasih atas dedikasi baik, ucapan maaf atas kesalahan, menghargai pendapat atau respon orang lain, atau ucapan selamat atas pencapaian. Sama halnya seperti cinta untuk IMM yang kadang tumbuh dengan sendirinya seiring perjalanan periodesasi, atau berusaha menumbuhkan cinta untuk IMM itu sendiri melalui peran aktif dalam setiap kegiatannya, atau malah keduanya.

Kesimpulannya, cinta IMM adalah ketika diri sendiri sadar bahwa beramal lillahi ta’ala untuk menghidup-hidupi IMM akan menjadi tabungan amal tersendiri dan akan kembali kepada kita dalam bentuk lain yang lebih baik. Cinta untuk IMM adalah ketika pimpinan peneyelanggara perkaderan memberikan apresiasi untuk instruktur bertugas dan sebaliknya.

Cinta untuk IMM adalah ketika instruktur dan pimpinan bangga juga mengapresiasi perkembangan serta pencapaian setiap kader-kadernya. Cinta untuk IMM adalah dimana kita bangga menggunakan identitas merah maroon ini dan mengenalkan merah maroon ini kepada khalayak luas. Cinta untuk IMM adalah ketika kita mau dan mampu bertumbuh kembang bersama IMM. Dan, cinta untuk IMM adalah ketika perkaderan berjalan menggembirakan bagi setiap pelakunya karena dijalankan dengan sepenuh hati. Karena semua yang dilakukan dari hati ikhlas lillahi taala akan sampai ke hati juga.

Namun juga terkadang cinta tak butuh alasan bukan? Ketika yang lain mencintai IMM karena segala benefit baiknya, mencintai IMM karena perkaderannya yang menggembirakan, atau karena IMM membukakan suatu jalan baik untuk diri kita. Cinta untuk IMM yang tanpa alasan adalah ketika kita mencintai IMM karena IMM itu sendiri tanpa karena dan tanpa tapi.

Jadi, mari terus bertumbuh dengan IMM, mari terus menyalakan api cahaya merah maroon ini, mari membuat IMM terus dicintai kader-kadernya dengan pembuktian cinta itu sendiri dengan menjaga nama baik diri dan IMM itu sendiri, berbangga telah menjadi bagian dari merah maroon yang penuh cinta dan gembira, dan mari mencintai IMM dengan cara kita masing-masing. Salam hangat, salam cinta. Dengan cinta kita berjuang.

Billahi Fii Sabilil Haq, Fastabiqul Khairat.

Editor: Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Mahasiswa Baru Padati UMLA, Siap Dobrak Era Global dan Sambut Fakultas Kedokteran

    Ribuan Mahasiswa Baru Padati UMLA, Siap Dobrak Era Global dan Sambut Fakultas Kedokteran

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN – Gelombang semangat menyelimuti Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) pada Senin (31/8/2026). Sebanyak 1.527 mahasiswa baru secara resmi memulai langkah awal perjalanan akademiknya melalui pembukaan Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) Tahun Akademik 2026/2027. Di tengah tren penurunan penerimaan mahasiswa baru yang melanda berbagai perguruan tinggi, UMLA justru mencatatkan rekor pertumbuhan yang mengagumkan secara konsisten. Prestasi […]

  • UMS dan BCA Kolaborasi Cetak Generasi Emas Menuju Indonesia 2045

    UMS dan BCA Kolaborasi Cetak Generasi Emas Menuju Indonesia 2045

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Demi mewujudkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipercaya Bank Central Asia (BCA) untuk berkolaborasi dalam menyelenggarakan Kuliah Umum BCA Berbagi Ilmu (BBI), yang bertajuk “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter”. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Edutorium K.H Ahmad Dahlan, Rabu (26/11). Wakil Rektor […]

  • Berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal, Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1445 H

    Berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal, Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1445 H

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 236
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah memutuskan awal bulan puasa untuk tahun ini. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1445 H/2024 M jatuh pada Senin, 11 Maret 2024. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid. “Di wilayah Indonesia tanggal 1 Ramadan 1445 H jatuh pada hari Senin Pahing, 11 Maret […]

  • Rakornas MPKSDI di UMS Rumuskan Gagasan Baru Sekolah Kader Muhammadiyah

    Rakornas MPKSDI di UMS Rumuskan Gagasan Baru Sekolah Kader Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rakornas dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai tuan rumah. Dalam Rakornas tersebut, salah satu pembahasan sidang komisi yaitu pemetaan kekuatan sekolah kader dan revitalisasi profil sekolah kader. Wakil Rektor III UMS sekaligus Wakil Ketua I MPKSDI PP Muhammadiyah , […]

  • PWA Kaltim Dukung Gerakan Pangan Lokal Melalui Lomba Menu B2SA

    PWA Kaltim Dukung Gerakan Pangan Lokal Melalui Lomba Menu B2SA

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Samarinda – Dukungan terhadap gerakan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal kembali ditunjukkan oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Timur. Melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK), organisasi perempuan Muhammadiyah ini ikut serta dalam Lomba Kreasi Menu B2SA Nonberas-Nonterigu yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, Sabtu, 11 Oktober 2025 di Pendopo Lamin […]

  • Pemanfaatan AI Yang Tepat Guna dan Optimal, UMS Gelar Konferensi Internasional 10th ISETH

    Pemanfaatan AI Yang Tepat Guna dan Optimal, UMS Gelar Konferensi Internasional 10th ISETH

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan konferensi internasional 10th International Summit on Science, Technology and Humanity (ISETH) 2024 yang berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman UMS pada Rabu, 20 November. Konferensi kali ini melibatkan 13 acara internasional di berbagai bidang, termasuk teknologi, mekanika, geografi, ekonomi, medis, dan lainnya. Assoc. Prof. Dr. Masduki, M.Si, Wakil […]

expand_less