Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Milad ke-109 Aisyiyah: Menanam Pohon, Menanam Harapan untuk Masa Depan Bumi

Milad ke-109 Aisyiyah: Menanam Pohon, Menanam Harapan untuk Masa Depan Bumi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Balikpapan – Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, Aisyiyah memilih merayakan Milad ke-109 dengan cara yang berbeda. Tidak hanya melalui refleksi organisasi, tetapi juga dengan menghadirkan aksi nyata yang menghubungkan nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

Semangat tersebut diwujudkan melalui peluncuran program “1.000 Cahaya Aisyiyah” dan dukungan terhadap gerakan Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dipusatkan di SMAN 8 Balikpapan, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini ditandai dengan penanaman mangrove sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat kesadaran iklim di kalangan masyarakat dan generasi muda.

Bagi Aisyiyah, isu lingkungan bukan sekadar persoalan ekologis, melainkan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan. Karena itu, gerakan penghijauan dipandang sebagai bentuk dakwah yang relevan dengan tantangan zaman.

Dalam tausiahnya, Machnun Uzni, S.I.Kom., mengajak peserta melihat hubungan antara kisah spiritual dalam sejarah Islam dengan tanggung jawab manusia menjaga bumi.

“Nabi Ibrahim Alaihissalam meninggalkan istrinya, Siti Hajar, dan putranya di padang yang gersang atas perintah Allah. Di tengah keterbatasan itu, lahirlah mata air zamzam dari hentakan kaki Nabi Ismail—sebuah sumber kehidupan yang membangun peradaban baru. Hari ini, di tengah ujian bencana alam dan bumi yang sedang menangis, ibu-ibu Aisyiyah hadir membawa mata air kemanfaatan itu lewat gerakan menanam,” ujarnya.

Dakwah Lingkungan sebagai Ikhtiar Merawat Peradaban

Machnun menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dipisahkan dari tugas manusia sebagai khalifah di bumi. Menanam pohon, menurutnya, bukan hanya aktivitas sosial, tetapi juga bagian dari ibadah yang memiliki nilai spiritual jangka panjang.

Ia mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, setiap pohon yang memberikan manfaat kepada manusia maupun makhluk hidup lainnya akan bernilai sedekah jariyah bagi penanamnya.

“Dalam hadis disebutkan, jika hari kiamat akan datang besok sedangkan di tanganmu masih ada bibit pohon yang bisa ditanam, maka tanamlah. Ini adalah perintah konkret tentang bagaimana kita harus terus melanjutkan peradaban dan menjaga masa depan hijau Indonesia,” tambahnya.

Melalui gerakan “1.000 Cahaya Aisyiyah”, organisasi perempuan Muhammadiyah ini ingin menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun budaya ramah lingkungan. Tidak hanya di ruang keluarga, tetapi juga di sekolah, komunitas, dan masyarakat luas.

Penanaman mangrove di kawasan pesisir Balikpapan menjadi simbol bahwa upaya menjaga bumi harus dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Dengan semangat tersebut, Milad ke-109 Aisyiyah tidak hanya menjadi perayaan usia organisasi, tetapi juga seruan kolektif untuk membangun peradaban hijau yang berkemajuan, berkeadilan, dan berkelanjutan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Krisis Air, UMS Terapkan Teknologi Sumur Dalam dan Irigasi Tetes untuk Budidaya Singkong Kingkong

    Atasi Krisis Air, UMS Terapkan Teknologi Sumur Dalam dan Irigasi Tetes untuk Budidaya Singkong Kingkong

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah pedesaan. Melalui program Pengabdian Dosen Berbasis Pemberdayaan (PDB), UMS mendampingi Kelompok Budidaya (KBD) Suharno di Desa Kaligentong, Kecamatan Gladagsari, Boyolali, untuk implementasi teknologi sumur dalam dan irigasi tetes. Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan budidaya singkong varietas Kingkong […]

  • Dakwah yang Menggembirakan dari Banjarsari Ajibarang: Sebuah Cahaya dari Milad ke-113 Muhammadiyah

    Dakwah yang Menggembirakan dari Banjarsari Ajibarang: Sebuah Cahaya dari Milad ke-113 Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Sabtu pagi itu, udara Dusun Karangkemiri, Desa Banjarsari, Ajibarang terasa sejuk. Namun suasana di kompleks Perguruan Muhammadiyah–‘Aisyiyah Banjarsari justru hangat oleh semangat ribuan jamaah. Halaman dan jalan desa penuh sesak oleh warga Muhammadiyah serta masyarakat umum yang dengan antusias mengikuti Pengajian Akbar Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah yang diinisiasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) […]

  • HPKP IMM dan BEM FAI UMP Gelar Diskusi Politik Perempuan: Perempuan Harus Bersuara

    HPKP IMM dan BEM FAI UMP Gelar Diskusi Politik Perempuan: Perempuan Harus Bersuara

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOKERTO – Jum’at (24/4/2026), Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik (HPKP) IMM Komisariat Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Purwokerto bersama Kementerian Sosial Politik (Sospol) BEM Fakultas Agama Islam UMP menggelar diskusi politik perempuan dengan tema “Dari Raden Ajeng Kartini ke Generasi Kini: Antara Emansipasi, Relevansi Perjuangan, dan Realitas Kesetaraan dalam Politik Gender”. Kegiatan yang berlangsung […]

  • Menggali Potensi Lansia: Program MENTARI KOGNISI di Pendoworejo LPPA PP Aisyiyah UNISA dan UAD Yogyakarta

    Menggali Potensi Lansia: Program MENTARI KOGNISI di Pendoworejo LPPA PP Aisyiyah UNISA dan UAD Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 270
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulon Progo – Pada hari Ahad, 26 Mei 2024, Pondok Pesantren Al Islah di Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo, dipenuhi dengan antusiasme para lansia yang mengikuti program MENTARI KOGNISI (Membina Empatik dan Intelektual Terkini). Program ini, yang bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif lansia, didukung oleh LPPA Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Program ini diadakan melalui kerja sama antara […]

  • Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 613
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID – Muhammad Husein Firdaus, Santri Pondok Pesantren Al-Mujahidin kelas 11 C SMA Muhamamdiyah 2 Al-Mujahidin merupakan salahsatu atlet Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimpinan Daerah 042 Kota Balikpapan yang meraih medali perunggu di kategori remaja kelas B putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Remaja 2023 di Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar). Bisa bertanding di kancah nasional […]

  • Mahasiswa Fisioterapi UMS Implementasikan Layanan Kesehatan Berbasis Komunitas di CFD Solo

    Mahasiswa Fisioterapi UMS Implementasikan Layanan Kesehatan Berbasis Komunitas di CFD Solo

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai bentuk dukungan terhadap Hari Kesehatan Nasional, mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelayanan kesehatan berbasis komunitas di area Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Minggu, (7/12). Dalam kegiatan yang bertajuk “Physiocare: Move Freely, Glow Daily!” dihadiri sejumlah 263 warga. Kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa semester 7 prodi itu, menghadirkan […]

expand_less