Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MPM PWM Lampung bersama KPO Berkemajuan Selenggarakan Temu Raya Petani Organik

MPM PWM Lampung bersama KPO Berkemajuan Selenggarakan Temu Raya Petani Organik

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Lampung – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung bersama Komunitas Petani Organik (KPO) Berkemajuan selenggarakan Temu Raya Petani Organik sebagai gerakan massal pertanian organik wujudkan revolusi mental di bidang pertanian menuju kemandirian pangan dengan tema Membumikan Organik Selamatkan Bumi pada 12 September 2024 di Desa Sriwedari, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Acara dihadiri Sekretaris Deputi V Menko PMK Ir. Gatot Hendrarto, M.Sc. , Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag. , Bupati Pesawaran Hi. Dendi Ramadhona K, S.T.,M.Tr.IP. , KPO Berkemajuan Roeslan MC, dan tamu undangan lainnya.

Pada awal acara dimulai dengan ceremony panen padi organik oleh tamu undangan dan dilanjutkan dengan pengalungan selamat datang oleh Bupati Pesawaran kepada Sekretaris Deputi V Menko PMK.

Acara tersebut dimeriahkan dengan stand bazar Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sriwedari, Petani Melon Hidroponik Haikal, Jamu Sehat Tanaman (JST) JATAM, Madu Suhita, BerasMu, LSPro UPTD BPMKP Provinsi Lampung, dan PHONSKA.

Dalam acara tersebut tampak antusias petani tidak hanya dari Desa Sriwedari, namun antusias komunitas petani tampak dari kabupaten lain yang turut hadir dalam acara tersebut seperti Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung, JATAM Kabupaten Pesisir Barat, JATAM Kabupaten Lampung Tengah, dan JATAM Kabupaten Lampung Timur.

Roeslan mengawali acara dengan memaparkan awal mula penanaman padi organik mulai dari 5.000 m2 dan mendirikan kelompok petani, kemudian menjadi komunitas petani dikarenakan anggotanya yang banyak dan bertempat tidak di satu daerah. “Ini didampingi oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung. Dengan banyaknya antusias petani untuk menjadi petani organik, sehingga tahun 2016 dari lahan organik yang awalnya 5.000 meter persegi menjadi 20.000 meter persegi yang berada diberbagai lokasi,” ujarnya.

Dijelaskan juga saat ini KPO Berkemajuan bersama MPM PWM Lampung memperluas petani organik ke beberapa wilayah kabupaten di Provinsi Lampung, diantaranya Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulang Bawang Barat, dan yang akan datang di Krui. “Dalam perjalanan selama ini dan kedepan banyak yang dirasakan oleh kami, sehingga kami membutuhkan banyak support dan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat bergerak bersama-sama membumikan organik baik dari pemerintah pusat melalui kementerian, pemerintah daerah, akademisi, lembaga riset, perbankan, serta pihak terkait lainnya hingga dalam tahap pemasarannya berhasil,” tambah Roeslan.

Disampaikan juga hasil panen padi organik mencapai 9,6 ton per hektar dibandingkan dengan  padi yang menggunakan pupuk kimia hanya mencapai 6,9 ton per hektar. “Kami merasa bangga dengan hasil padi organik ini, tetapi kami menyayangkan untuk pemasaran masih kurang lancar, dan ini kami membutuhkan support para pemangku kepentingan,” tutup Roeslan.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan MoU Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung dengan Kepala Cabang BCA Syariah Lampung yang disaksikan Bupati Pesawaran dan Sekretaris Deputi V Menko PMK.

Sudarman menyampaikan apresiasi kepada para petani yang hebat, yang luar biasa, yang kerja tanpa lelah tidak pernah dilihat orang, tidak pernah disanjung orang, tidak pernah diberi penghargaan dan sertifikat tetapi bapak dan ibu petani yang membuat bangsa Indonesia tetap eksis sampai kapan pun. “Apresiasi dan penghargaan serta ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada bapak dan ibu petani sebagai soko guru masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung juga berharap pencerahan dan pendampingan dari Bupati Pesawaran kepada para petani baik secara regulasi dan finansial sehingga petani bisa lebih berkembang, tumbuh maju, unggul, dan membanggakan.

Sudarman juga menekankan kepada Sekretaris Deputi V kemenko PMK terkait petani yang memiliki inisiatif dan berjuang sendiri. Dengan lahan terpisah-pisah sudah terkumpul 20 hektar di Provinsi Lampung. “Jika kita semua bergerak, 20 hektar itu dalam waktu dekat akan menjadi 20.000 hektar di Provinsi Lampung,” tutupnya.

Dalam sambutannya Dendi Ramadhona menyampaikan dukungan penuh pada pertanian organik di Sriwedari. “Saya dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran khususnya Dinas Pertanian akan mensupport penuh pertanian organik khususnya di daerah ini terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan beberapa kendala yang mempengaruhi hasil produksi petani, seperti pengairan di Desa Sriwedari yang merupakan daerah tadah hujan. “Saya sudah ada program dan disini saya akan berikan program sumur dangkal 1, sumur dalam 1, berikut pipanisasi,” tambahnya.

Gatot Hendrarto menyampaikan gerakan ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan penyediaan pangan berkualitas melalui konsep pertanian organik. Gerakan ini mengandung makna bahwa sangat penting membengun kesadaran dan sikap optimis menatap masa depan bangsa dengan memperkuat peran nyata seluruh elemen masyarakat. “Kegiatan Petani organik ini dapat menjadi salah satu aksi nyata mendukung kemandirian pangan melaui pertanian organik yang sangat bermanfaat mendukung penyediaan pangan sehat bagi masyarakat termasuk kontribusi dalam upaya menanggulangi stunting,” kata Gatot.

Lalu pada akhir acara ditutup dengan pembuatan pupuk organik cair (POC) yang pada praktiknya di tinjau langsung Sekretaris Deputi V Menko PMK, PWM Lampung, Bupati Pesawaran, dan tamu undangan yang hadir. Saat praktik tersebut dijelaskan tahap-tahap pembuatan dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan disekitar dan dijelaskan juga manfaat yang dihasilkan dari POC tersebut.

Kontributor : Tri Priyo Saputro, MPM PWM Lampung

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNESA Tanamkan Empati, Cegah Bullying Sejak Usia Dini di MI Muga Bulubrangsi

    Mahasiswa UNESA Tanamkan Empati, Cegah Bullying Sejak Usia Dini di MI Muga Bulubrangsi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, mengadakan sosialisasi bertajuk “Bahaya Bullying” pada Rabu (24/9/2025). Kegiatan edukatif ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di ruang kelas 3 MI Muhammadiyah 3 (MI Muga Bulubrangsi), dengan peserta dari kalangan siswa kelas 1 […]

  • Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengajian Ramadan dan Ideopolitor di UMKT, Perkuat Spirit Dakwah dan Ekonomi Umat

    Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengajian Ramadan dan Ideopolitor di UMKT, Perkuat Spirit Dakwah dan Ekonomi Umat

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 87
    • 0Komentar

      Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur (PWM Kaltim) menggelar Pengajian Ramadan, Ideopolitor, dan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Jalan Ir. Juanda, Samarinda. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 6–8 Maret 2026. Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari anggota PWM Kaltim, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, pimpinan […]

  • Mahasiswa PLP 70 Umsida Bangun Rubuha untuk Kendalikan Hama Sawah

    Mahasiswa PLP 70 Umsida Bangun Rubuha untuk Kendalikan Hama Sawah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SIDOARJO – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) membangun dan memasang dua unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) di kawasan persawahan Desa Sumurgayam. Pemasangan tersebut diselesaikan pada Rabu, 5 Agustus 2026, sebagai upaya membantu petani mengendalikan hama tikus secara alami dan ramah lingkungan. Program Rubuha menjadi salah satu program […]

  • UMS Perkuat Kelurahan Panularan Peduli TBC dan Berketahanan Iklim dengan Energi Bersih

    UMS Perkuat Kelurahan Panularan Peduli TBC dan Berketahanan Iklim dengan Energi Bersih

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan terobosan baru dalam upaya pencegahan Tuberkulosis (TBC) dan adaptasi iklim dengan memasang sistem panel surya di Rusunawa I Begalon Panularan. Instalasi energi bersih ini merupakan bagian dari program Srawung Sains, kolaborasi lintas disiplin yang menggabungkan teknologi, kesehatan masyarakat, ilmu komunikasi, dan pemberdayaan warga untuk mewujudkan Kampung Peduli […]

  • Semarak HUT Ke-81 RI, MALIMPA UMS Kibarkan Merah Putih di Tebing Watu Gribik Wonosobo

    Semarak HUT Ke-81 RI, MALIMPA UMS Kibarkan Merah Putih di Tebing Watu Gribik Wonosobo

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MALIMPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengibarkan bendera Merah Putih di Tebing Watu Gribik, Wonosobo, Jawa Tengah, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Pengibaran bendera tersebut dilakukan oleh empat anggota MALIMPA UMS, yakni Jamal, Nisa’i, Yusmaniar, dan Afif. Mereka berhasil […]

  • FIK UMS Terjunkan 630 Mahasiswa KKN Tematik, Perkuat Sinergi Kesehatan Masyarakat di Sukoharjo

    FIK UMS Terjunkan 630 Mahasiswa KKN Tematik, Perkuat Sinergi Kesehatan Masyarakat di Sukoharjo

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menerjunkan 630 mahasiswa dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 yang akan berlangsung pada 15-27 Juni 2026 di Kabupaten Sukoharjo. Program ini menjadi bagian dari upaya UMS dalam memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, […]

expand_less