Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Noor Alis Setiyadi: Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa

Noor Alis Setiyadi: Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA — Sabtu (31/1/2026) pukul 13.30 WIB DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Riset Boot Camp #1 yang merupakan rangkaian dari Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah. Riset Boot Camp perdana ini bertajuk “Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa”.

Berlokasi di Ruang Siti Badilah, Perpustakaan UMS, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta utusan cabang-cabang IMM se-Jawa Tengah dan menghadirkan Noor Alis Setiyadi, S.KM., M.K.M., Ph.D., selaku Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Wakil Dekan III FIK ini menjelaskan bahwa riset mahasiswa harus dibangun di atas paradigma yang jelas. Ia membagi paradigma riset ke dalam tiga pendekatan utama, yakni sosio-kritik, interpretatif, dan positivistik, yang masing-masing memiliki cara pandang dan metode berbeda dalam memahami realitas penelitian.

Ia menegaskan bahwa langkah awal yang paling mendasar dalam penelitian adalah menemukan masalah riset. Menurutnya, masalah tidak muncul secara instan, melainkan melalui proses pengkajian literatur yang mendalam serta pengamatan terhadap realitas sosial.

“Untuk mendapatkan pertanyaan penelitian, mahasiswa harus banyak membaca literatur dan mengkaji masalah dari sudut pandang masyarakat maupun lingkungan terdekat, termasuk teman-teman,” ujarnya.

Di tengah penyampaian materi, Noor Alis mengajak peserta berdiskusi dengan pertanyaan mengenai kedudukan etika dan hukum dalam penelitian. Ia menekankan bahwa etika berada di atas hukum, karena etika menjadi landasan moral yang mengarahkan peneliti dalam bersikap jujur dan bertanggung jawab, meskipun tidak selalu tertulis dalam aturan hukum formal.

Dalam penyampaian materinya, beliau juga menyoroti pentingnya kesesuaian data dengan fokus penelitian.

Noor Alis mengingatkan agar peneliti hanya menggunakan data yang relevan dengan topik yang sedang dikaji, terutama dalam penelitian kualitatif yang menuntut kejujuran dan kepekaan peneliti terhadap konteks.

Terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam riset mahasiswa, Noor Alis menyampaikan bahwa AI dapat dimanfaatkan secara terbatas. Namun, penggunaannya harus mengikuti prinsip etika akademik.

“AI boleh digunakan dalam riset, namun pastikan penggunaannya adalah sebagai tool pembantu, bukan menjadi rujukan ataupun contekan,” kata Noor Alis.

Ia menambahkan bahwa penggunaan AI sebagai pengganti responden atau sebagai sumber utama dalam penelitian kualitatif dinilai tidak etis karena menghilangkan kejujuran akademik.

Di akhir sesi, narasumber membagikan selembar kertas kepada seluruh peserta untuk menuliskan pandangan mereka mengenai penggunaan AI dalam riset mahasiswa. Metode ini digunakan untuk mendorong refleksi kritis sekaligus diskusi lanjutan terkait tantangan etika riset di era digital.

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Koto Ringin Antusias Ikuti Sosialisasi Briket dari Limbah Sawit Bareng KKN MAs 2025

    Warga Koto Ringin Antusias Ikuti Sosialisasi Briket dari Limbah Sawit Bareng KKN MAs 2025

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Siak — Kelompok Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 15 menggelar sosialisasi dan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah sawit menjadi briket di Balai Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Kamis (21/8/2025). Acara ini berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan diikuti oleh banyak warga, mulai dari ibu-ibu PKK, ketua RT/RW, pemuda, hingga […]

  • Kelompok 23 KKNMas 2025 Sosialisasikan dan Praktikkan Pembuatan Lubang Resapan Biopori di SMPN 2 Mempura

    Kelompok 23 KKNMas 2025 Sosialisasikan dan Praktikkan Pembuatan Lubang Resapan Biopori di SMPN 2 Mempura

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Merempan Hilir – Kelompok 23 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAs) 2025 melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus praktik pembuatan lubang resapan biopori di SMPN 2 Mempura pada Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini serta memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik. Melalui […]

  • Inspirasi Merah IMM Al-Khawarizmi: Menyalurkan Ilmu, Membangun Generasi Penuh Makna

    Inspirasi Merah IMM Al-Khawarizmi: Menyalurkan Ilmu, Membangun Generasi Penuh Makna

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo kembali sukses menyelenggarakan program tahunan bertajuk Inspirasi Merah, yang digelar pada 20-22 Juni 2025 di Dusun Kali Alo, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi muda, khususnya mahasiswa, […]

  • Dakwah Kultural Berkemajuan: Batik Bebas sebagai Bahasa Pendidikan di SMP Muhapuja

    Dakwah Kultural Berkemajuan: Batik Bebas sebagai Bahasa Pendidikan di SMP Muhapuja

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Pendidikan bagi Muhammadiyah bukan sekadar proses pengajaran, melainkan jalan pencerahan. Spirit itulah yang terus dihidupkan secara konsisten di SMP Muhammadiyah Purwojati melalui kebijakan pemakaian batik bebas dan sepatu bebas setiap hari Rabu bagi seluruh peserta didik. Sebuah kebijakan sederhana, namun sarat makna ideologis dan kultural. Kebijakan tersebut bukan sekadar variasi seragam, tetapi […]

  • Seminar Nasional Munas ASLAMA V di UMS, Kupas Tantangan Pesantren Mahasiswa PTMA di Era Digital

    Seminar Nasional Munas ASLAMA V di UMS, Kupas Tantangan Pesantren Mahasiswa PTMA di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Asosiasi Pengelolaan Asrama Mahasiswa (ASLAMA) kembali menggelar Musyawarah Nasional ke-V pengelolaan asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dan Seminar Nasional. Sejumlah 50 peserta yang berasal dari PTMA di seluruh Indonesia turut menghadiri Munas ASLAMA di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis-Sabtu, (29-31/1). Munas dihadiri oleh Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, […]

  • Bangga! Tapak Suci Juara Umum II pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Ogan Ilir Open 2024

    Bangga! Tapak Suci Juara Umum II pada Kejuaraan Pencak Silat IPSI Ogan Ilir Open 2024

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 257
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ogan Ilir – Kejuaraan Pencak Silat IPSI Ogan Ilir 2024 yang berlangsung pada 20-22 September di Padepokan Tanjung Pering sangat sukses. Ribuan pesilat dari berbagai Perguruan pencak silat berpartisipasi dalam ajang ini, berusaha meraih prestasi terbaik. “Kami bangga dengan pencapaian para atlet,” tutur Nasrowi Jenu,PMa (22/09/2024) Nasrowi menambahkan bahwa Tapak Suci Pimda 240 Kabupaten […]

expand_less