PDA Sukoharjo Luncurkan BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah) dalam Rangka Semarak Milad Aisyiyah ke-108
- account_circle Dwi Kurniadi
- calendar_month Senin, 26 Mei 2025
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, Sukoharjo — Dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-108, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sukoharjo resmi melaunching BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah), sebuah lembaga konsultasi yang berfokus pada penguatan keluarga sakinah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 25 Mei 2025, bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo.
Peluncuran BIKKSA menjadi momen penting dalam upaya Aisyiyah untuk memberikan layanan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pembinaan keluarga.
Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Sukoharjo Dra. Halimah Dewi menyampaikan bahwa BIKKSA merupakan salah satu bentuk amal usaha Aisyiyah di tingkat daerah, yang dalam pelaksanaannya menjadi tanggung jawab Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Kabupaten Sukoharjo.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen organisasi, mulai dari pengurus PDA hingga Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Aisyiyah se-Kabupaten Sukoharjo. “Agar BIKKSA dapat berjalan secara maksimal, perlu adanya kerjasama yang erat dan berkelanjutan antar struktur pimpinan. Dengan begitu, visi mewujudkan keluarga sakinah dalam masyarakat bisa benar-benar tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDA Sukoharjo yang diwakili oleh Dr. Siti Sholehah, M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi peluncuran BIKKSA dan berharap biro ini dapat menjadi wadah yang solutif bagi berbagai permasalahan keluarga di masyarakat. “Ini adalah langkah nyata Aisyiyah dalam memberikan kontribusi terhadap ketahanan keluarga dan pembangunan moral bangsa” tutur Dr. Siti Sholehah.
Dengan diluncurkannya BIKKSA, PDA Sukoharjo berharap dapat semakin memperluas peran dan kiprah Aisyiyah dalam bidang dakwah dan pelayanan masyarakat, khususnya dalam membentuk keluarga yang harmonis, berdaya, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. (Na)
- Penulis: Dwi Kurniadi
Saat ini belum ada komentar