Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengabdian Muhammadiyah di Masa Pandemi Virus Corona Melalui Inovasi Mahasiswa KKN Muhammadiyah Mengajar 2020 Kelompok 34

Pengabdian Muhammadiyah di Masa Pandemi Virus Corona Melalui Inovasi Mahasiswa KKN Muhammadiyah Mengajar 2020 Kelompok 34

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2020
  • visibility 1.108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.COM, YOGYAKARTA – Pandemi virus corona di Indonesia belum berakhir. Terus bertambahnya angka yang positif menandakan perjalanan melawan virus corona masih masih terus berlanjut. Bahkan, beberapa negara yang sudah memiliki angka kasus yang terbilang sedikit, seperti Malaysia dan Korea, masih memiliki peluang peningkatan angka kasus positif virus corona. Terlebih lagi di Indonesia, kurva menunjukan angka kasus positif virus corona bukan kian melandai, melainkan meningkat. Sudah sekitar 7 bulanan setelah pemerintah mengumumkan adanya kasus pertama di Indonesia, banyak sekali dampak negatif yang dirasakan akibat pandemi ini. Pemerintahpun tidak bisa bergerak sendiri dalam menghadapi pandemi. Dibutuhkan adanya kerja sama antarpihak, baik organisasi masyarakat, perusahaan-perusahaan, dan juga rakyat untuk sama–sama berjuang melawan penyebaran virus corona di Indonesia.

Lamanya waktu pandemi virus corona yang melanda Indonesia sudah mempengaruhi beberapa aspek kehidupan masyarakat. Corona berdampak terhadap kondisi ekonomi berbagai negara di dunia, ketahanan pangan, dan berbagai aspek penting lainnya. Salah satunya aspek pendidikan. Mulai dari pendidikan dasar, menengah sampai kepada perguruan tinggi di seluruh dunia, tidak memandang sebagus apa sistem pendidikan tersebut. Harvard dan berbagai kampus ternama dunia pun merasakan dampak negatif dari adanya virus corona ini. Apabila direfleksikan dengan kondisi pendidikan di Indonesia, tentu saja saat ini pemberian sarana dan prasarana pendidikan sangat sulit disampakian secara optimal kepada siswa dan juga mahasiswa. Banyaknya sekolah yang masih terkendala dalam fasilitas dan juga kondisi masyarakat yang juga masih banyak dalam rentan kondisi ekonomi menengah ke bawah memaksa kondisi pendidikan di Indonesia menjadi kurang efektif sebelum adanya pandemi ini. Oleh karena itu, dibutuhkannya terobosan dan juga inovasi bagi setiap lembaga pendidikan untuk membantu mengoptimalkan kondisi pendidikan di Indonesia.

Melihat kurang optimal kondisi pendidikan yang menjadi faktor terpenting dalam memajukan sebuah bangsa, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerja sama dengan Muhammadiyah terutama dengan Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah untuk mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah Mengajar. KKN Muhammadiyah Mengajar baru pertama kali dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan mempercepat kualitas pendidikan di Kabupaten Kulon Progo, khususnya di sekolah Muhammadiyah masih membutuhkan dukungan terutama penggunaan media daring pada masa pandemi virus corona ini.. Dengan program yang difasilitasi LP3M serta program-program yang dicetuskan oleh setiap kelompok KKN, diharapkan sekolah Muhammadiyah banyak terbantu serta mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru.

Kelompok 34 KKN Muhammadiyah Mengajar mencoba untuk menciptakan sekolah yang islami berkemajuan. Bukan hanya belajar tentang bagaimana memfasilitasi para siswa selama pandemi, melainkan juga kelompok ini mengajarkan para siswanya untuk berjiwa entrepreneurship yang mampu menciptakan ekonomi kreatif sebagai modal di masa depan dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Kelompok KKN 34 mengajarkan para siswa untuk membuat batik jumputan atau yang dikenal sebagai tayday dengan hasil yang sangat memuaskan.

Dari program KKN Muhammadiyah Mengajar ini UMY dan Muhammadiyah dapat membantu pendidikan Indonesia untuk tetap berprogresif. Di tengah suasana yang sedang tidak stabil ini, dari sector pendidikan para generasi muda dapat memanfaat ilmu dan keterampilannya untuk membantu percepatan pembangunan Indonesia. Gagasan yang dicanangkan oleh UMY dan Muhammadiyah ini tetap menerapkan nilai-nilai taawun bagi negara Indonesia dan masyarakatnya. Semoga pandemi virus corona lekas berakhir dan kita bisa menjalankan aktivitas seperti sediakala.

| Red: SR | Editor: FM |

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Pembiasaan Ibadah Pagi Warnai Aktivitas Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta

    Kegiatan Pembiasaan Ibadah Pagi Warnai Aktivitas Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Suasana pagi yang khusyuk mewarnai lingkungan SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta pada Rabu (29/7/2026). Seluruh peserta didik kelas XI mengikuti rangkaian pembiasaan ibadah yang menjadi bagian dari program pembentukan karakter Islami di sekolah. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah yang diikuti secara tertib dan penuh kekhusyukan. Setelah salat, para […]

  • Jam’iyah, Jamaah, dan Imamah : Pilar Kekuatan Persyarikatan

    Jam’iyah, Jamaah, dan Imamah : Pilar Kekuatan Persyarikatan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Persyarikatan Muhammadiyah bukan sekadar sebuah jam’iyah (organisasi), tetapi juga jamaah, yakni himpunan orang-orang yang dipersatukan oleh akidah, cita-cita, dan nilai perjuangan yang sama. Sebagaimana disampaikan K.H. Indra Cahyadi, dalam sambutan pada acara Pembukaan Muspimda PDM Kab. Berau, di Hotel SM Tower & Convention, Tanjung Redeb, (1/8/2026) bahwa unsur tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun gerakan […]

  • Musyawarah Kerja KMM Grogol Menyusun Langkah Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    Musyawarah Kerja KMM Grogol Menyusun Langkah Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Grogol, 12 Mei 2025 – Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Grogol menggelar Musyawarah Kerja di MTs Muhammadiyah Grogol, Sukoharjo. Musyawarah ini dihadiri oleh 25 pengurus KMM Grogol dan mengusung tema “Merencanakan Syi’ar Islam, Menuju Grogol Berkemajuan.” Dalam sambutannya, Ketua KMM Grogol, Dr. Abdullah Khair, menekankan pentingnya penguatan karakter dakwah lokal selama masa jabatan dua tahun […]

  • Keren, Ponpes Al Mujahidin Raih Juara Pertama Eco Office DLH Balikpapan

    Keren, Ponpes Al Mujahidin Raih Juara Pertama Eco Office DLH Balikpapan

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 443
    • 2Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Pondok Pesantren Terpadu Al Mujahidin berhasil menjadi juara pertama lomba Eco Office gelaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan. Keberhasilan Ponpes Terpadu Al Mujahidin menjadi juara berkat kerjasama pengurus Ponpes, juga pengasuh baik untuk santri putra dan putri. Sekretaris Ponpes Terpadu Al Mujahidin, Rimun mengatakan bahwa pondok hanya mendukung para pengasuh, baik pengasuh […]

  • Wadahi Pertunjukan Seni dan Kreatifitas Santri, IPM Ponpes Al-Mujahidin Gelar Drama Arena 4.5

    Wadahi Pertunjukan Seni dan Kreatifitas Santri, IPM Ponpes Al-Mujahidin Gelar Drama Arena 4.5

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 389
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Panggung megah dengan kilauan warna warni cahaya lampu sorot, tepuk tangan dan tawa menghiasi kemeriahan Pagelaran Seni Drama Arena 4.5 yang digelar oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Putra Pondok Pesantren Terpadu Al-Mujahidin Balikpapan pada sabtu, (24/02) malam ini. Bertempat di lapangan utama pondok dan mengangkat tema “Dengan mengkaji sejarah, menjaga […]

  • Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Kedua di Negara Sendiri

    Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Kedua di Negara Sendiri

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Oleh Muhamad Amanulloh, Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan Bahasa adalah cerminan identitas dan jati diri suatu bangsa. Melalui bahasa, masyarakat membangun cara berpikir, berkomunikasi, dan mengekspresikan budaya mereka. Namun, di tengah derasnya arus globalisasi, keberadaan bahasa Indonesia kini dihadapkan pada tantangan besar, yakni gempuran bahasa Inggris. Pengaruh bahasa Inggris begitu […]

expand_less