Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengajian Kelompok 02 PRM Blimbingrejo Tekankan Tiga Amalan Utama dalam Kehidupan

Pengajian Kelompok 02 PRM Blimbingrejo Tekankan Tiga Amalan Utama dalam Kehidupan

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jepara, (18 Oktober 2025) — Kegiatan Pengajian Kelompok 02 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Blimbingrejo berlangsung khidmat pada Sabtu Malam, 18 Oktober 2025, bertempat di rumah Bapak Musta’in, Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.

Pengajian kali ini menghadirkan Ustadz Lukman, selaku Ketua Ta’mir Masjid Baitul Muttaqin Blimbingrejo, sebagai mubaligh yang menyampaikan tausiyah kepada sekitar 220 jamaah yang hadir.

Dalam ceramahnya, Ustadz Lukman menyoroti tiga amalan utama yang sangat dianjurkan dalam kehidupan seorang muslim, yaitu:

1. Sholat tepat pada waktunya, sebagai bentuk ketaatan dan kedisiplinan dalam beribadah kepada Allah.

2. Berbakti kepada orang tua, sebagai wujud rasa syukur, kasih sayang, dan penghormatan kepada kedua orang tua.

3. Jihad fi sabilillah, yakni berjuang di jalan Allah dengan penuh keikhlasan demi menegakkan kebaikan dan kebenaran.

Beliau menegaskan bahwa ketiga amalan tersebut menjadi dasar bagi seorang mukmin untuk meraih keberkahan hidup dan kedekatan dengan Allah SWT.

Kegiatan pengajian ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara, sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota PRM Blimbingrejo serta memperdalam pemahaman keagamaan.

Kontributor: Admin MediaMu

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKA UMS Kukuhkan 30 Direktur Wilayah dan 10 Duta Luar Negeri IKA UMS, Perkuat Jejaring Alumni Global

    IKA UMS Kukuhkan 30 Direktur Wilayah dan 10 Duta Luar Negeri IKA UMS, Perkuat Jejaring Alumni Global

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pusat mengukuhkan 30 Direktur Wilayah dan 10 Duta Luar Negeri bertepatan dengan Upacara Harijadi ke-67 UMS yang digelar dalam Sidang Terbuka Senat Universitas di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Jumat (24/10). Pengukuhan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum IKA UMS Pusat, […]

  • Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

    Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Oleh: Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim)   Memasuki abad kedua Muhammadiyah, muncul berbagai gagasan mengenai model kepemimpinan yang dibutuhkan Persyarikatan. Sebagian menekankan pentingnya profesionalisme, tata kelola modern, dan kompetensi bisnis seiring berkembangnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM). Pandangan tersebut patut diapresiasi, karena Muhammadiyah memang dituntut mengelola aset umat secara transparan, […]

  • Bendum DPP IMM Singgung FOMO-preneur saat Jadi Pembicara di Kopdarnas SUMU

    Bendum DPP IMM Singgung FOMO-preneur saat Jadi Pembicara di Kopdarnas SUMU

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Bendahara Umum (Bendum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), M. M. Firdaus Su’udi menyinggung terkait fenomena FOMO-preneur yaitu istilah bagi para pengusaha yang ikut-ikutan. “Kadang beratnya kita di IMM itu FOMO, FOMO-preneur gitu. Jadi misal ada teman-teman bikin kaos, semua cabang itu bikin kaos, nanti kalau sudah tidak ada Mastama, […]

  • Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

    Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Pasca diberlakukannya kebijakan bahwa TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026, siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Jakarta meluncurkan buku panduan lingkungan berjudul “Jakarta Indah Tanpa Sampah: Buku Panduan Mengurangi Sampah dari Sumbernya”. Buku ini menjadi upaya edukasi publik untuk mendorong pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari rumah. […]

  • Konsisten Mengirim Dai Pengabdian, LDK PP Muhammadiyah Gelar Bimtek dengan Pondok Shabran UMS

    Konsisten Mengirim Dai Pengabdian, LDK PP Muhammadiyah Gelar Bimtek dengan Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 207
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Dai Pengabdian Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Selasa, 8 Oktober 2024 secara daring melalui Zoom Meeting. Bimtek ini diselenggarakan agar para dai pengabdian Pondok Shabran UMS bisa meningkatkan keterampilan juga persiapan untuk dakwah, khususnya dakwah komunitas. Selain […]

  • Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Oleh : Ghinaa Masturina Berbicara mengenai Pendidikan di Indonesia, tanpa disadari kita sangatlah dekat dengan kata ‘penindasan’, baik dari segi politik, sosial, budaya, Pendidikan, dan lain-lain. Penindasan dominan dirasakan oleh kaum lemah atau kaum tertindas seperti orang miskin, kelompok minoritas, penyandang disabilitas, dan lain sebagainya. Hal seperti ini telah dibahas oleh Paulo Freire dalam bukunya […]

expand_less