Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammadiyah dan RCDS Inggris Perkuat Dialog Iman, Ketahanan Iklim, dan Kolaborasi Kemanusiaan Global

Muhammadiyah dan RCDS Inggris Perkuat Dialog Iman, Ketahanan Iklim, dan Kolaborasi Kemanusiaan Global

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, konflik geopolitik, dan polarisasi global, Muhammadiyah menerima kunjungan delegasi Royal College of Defence Studies (RCDS) Inggris dalam forum strategis bertema Interfaith Engagement, Climate Resilience, and Humanitarian Collaboration di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Pertemuan ini mempertemukan tokoh keagamaan, diplomat, pejabat sipil, dan perwira tinggi militer untuk membahas tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, krisis kemanusiaan, hingga penguatan kohesi sosial lintas negara dan lintas agama.

Sebanyak 20 delegasi RCDS hadir dalam forum tersebut, berasal dari Inggris, Italia, Jerman, Belanda, Nigeria, Kuwait, Ukraina, Norwegia, Selandia Baru, Kazakhstan, dan Irak, sebagai bagian dari pendidikan strategis tingkat tinggi yang mempertemukan pemimpin militer dan sipil global guna memperkuat kerja sama internasional.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Syafiq A. Mughni, mengatakan Muhammadiyah memandang isu kemanusiaan, dialog antaragama, dan perubahan iklim sebagai tantangan bersama yang tidak dapat diselesaikan secara parsial.

“Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang terinspirasi oleh ajaran Islam, tetapi manfaat gerakannya tidak hanya dirasakan umat Muslim, melainkan seluruh umat manusia,” ujar Prof. Syafiq, Ketua PP Muhammadiyah, yang membidangi Hubungan dan Kerja Sama Internasional.

Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah yang berdiri sejak 1912 telah berkembang menjadi gerakan global dengan cabang istimewa di 30 negara dan delapan organisasi saudara di berbagai belahan dunia. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki tanggung jawab moral dalam membangun perdamaian dunia dan memperkuat solidaritas kemanusiaan.

“Kami berharap suatu hari nanti kita dapat kembali bertemu, baik di Jakarta maupun di Yogyakarta, untuk saling belajar lebih jauh tentang Muhammadiyah dan Royal College of Defence Studies,” ujarnya.

Apresiasi RCDS terhadap Peran Muhammadiyah

Dari pihak Inggris, Air Vice-Marshal Tamara Jennings menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam isu kemanusiaan dan pembangunan perdamaian global.

“Atas nama Royal College of Defence Studies, kami menyampaikan penghargaan atas kontribusi Muhammadiyah dalam membangun perdamaian dan keamanan dunia,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa RCDS yang berdiri sejak 1927 berfokus pada penguatan pemahaman strategis lintas sektor untuk mendukung stabilitas global melalui kolaborasi internasional.

“Kami tidak hanya terdiri dari kalangan militer, tetapi juga sipil dan berbagai sektor industri. Walaupun berbasis di London, lembaga kami bersifat internasional,” tambahnya.

Program 1000 Cahaya Muhammadiyah dan Aksi Iklim

Salah satu sesi utama menampilkan presentasi Program 1000 Cahaya Muhammadiyah yang disampaikan oleh Hening Parlan, Direktur program tersebut sekaligus Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah.

Ia menjelaskan bahwa perubahan iklim tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga menyangkut ketidakadilan sosial, kemiskinan, dan masa depan generasi muda.

“Daripada hanya mengutuk kegelapan, lebih baik menyalakan lilin yang memberi cahaya,” ujarnya.

Program 1000 Cahaya Muhammadiyah mendorong efisiensi dan transisi energi bersih melalui sekolah, pesantren, masjid, cabang dan ranting Muhammadiyah, serta komunitas akar rumput, serta menghadirkan solusi konkret berbasis masyarakat dalam menghadapi krisis iklim.

Muhammadiyah memandang transisi energi tidak semata sebagai perpindahan menuju energi baru atau energi hijau, tetapi sebagai bagian dari amanah keagamaan untuk menjaga bumi berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.

Dalam kerangka ini, Muhammadiyah memperkenalkan konsep “energy from heaven” atau energi dari surga, yang menekankan bahwa energi merupakan anugerah Tuhan yang harus dikelola secara adil, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi seluruh umat manusia.

Untuk memperkuat landasan etis dan keagamaan dalam isu ini, Muhammadiyah juga mengembangkan pendekatan fikih transisi energi yang berkeadilan, yang menjadi panduan dalam memahami perubahan energi tidak hanya sebagai isu teknis, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.

Menurutnya, transisi energi tidak boleh menjadi isu elite semata, tetapi harus dapat diimplementasikan hingga tingkat komunitas.

Melalui pendekatan Eco Bhinneka Muhammadiyah, generasi muda lintas iman dan masyarakat adat juga dilibatkan dalam aksi lingkungan bersama.

“Salah satu contohnya di Ternate – Maluku Utara, di mana pemuda lintas iman bekerja bersama dalam aksi lingkungan bersih pantai. Perdamaian tidak cukup hanya melalui dialog, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata bersama,” ujarnya.

Muhammadiyah juga memandang transisi energi sebagai bagian dari amanah keagamaan untuk menjaga bumi berdasarkan nilai Al-Qur’an dan Sunnah, dengan menekankan prinsip keadilan dan keberlanjutan.

Sementara itu, Abdoel Malik dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memaparkan pengalaman Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana dan operasi kemanusiaan.

“Dalam setiap operasi kemanusiaan, MDMC melayani siapa pun tanpa memandang agama, etnis, atau latar belakang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengalaman tsunami Aceh 2004 dan gempa Yogyakarta 2006 menjadi titik penting lahirnya MDMC pada 2007 sebagai lembaga kebencanaan modern Muhammadiyah.

Dalam sesi diskusi, delegasi RCDS mengajukan berbagai pertanyaan terkait pluralisme, energi bersih, dan kerja kemanusiaan lintas agama.

Prof. Syafiq menegaskan bahwa Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi Islam moderat yang aktif mempromosikan toleransi, multikulturalisme, dan perdamaian, termasuk melalui keterlibatan dalam dialog internasional dan kerja sama lintas komunitas di Indonesia dan Filipina Selatan.

Delegasi juga menyoroti tantangan perubahan paradigma masyarakat terkait energi. Menanggapi hal ini, Hening menjelaskan bahwa Muhammadiyah mengembangkan pendekatan edukasi berbasis nilai agama, termasuk melalui pengembangan fikih transisi energi yang berkeadilan.

Pertemuan ini menegaskan semakin pentingnya peran organisasi masyarakat sipil dan keagamaan dalam percakapan global mengenai masa depan dunia. Di tengah krisis iklim dan ketidakpastian geopolitik, kolaborasi berbasis nilai spiritual, kepemimpinan etis, dan aksi sosial menjadi fondasi penting dalam membangun dunia yang lebih damai, tangguh, dan berkeadilan.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata dan sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan serta komitmen memperkuat dialog strategis antarbangsa demi masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.*

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ISETH 2025 UMS Angkat Isu Interdisipliner untuk Masa Depan Penelitian Global

    ISETH 2025 UMS Angkat Isu Interdisipliner untuk Masa Depan Penelitian Global

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukuhkan posisi sebagai kampus dengan reputasi global melalui penyelenggaraan International Summit on Science, Technology, and Humanities (ISETH) 2025 dengan tema “Strategic Roles of University and Academia in Supporting Country Development”. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, M.Hum., pada Rabu (10/12) di Ruang […]

  • Kajian Parenting SMP Ahmad Dahlan: Rahasia Mencetak Generasi Shalih di Sekolah Shalih Rumah

    Kajian Parenting SMP Ahmad Dahlan: Rahasia Mencetak Generasi Shalih di Sekolah Shalih Rumah

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 182
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Sukoharjo, 1 Desember 2024 – SMP Ahmad Dahlan Boarding School – Fullday School kembali menyelenggarakan Kajian Parenting dengan tema “Shalih di Sekolah, Makin Shalih di Rumah”. Kegiatan rutin ini dihadiri oleh orangtua/wali siswa, guru, dan karyawan. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak yang shalih, berprestasi, dan […]

  • Kader HW UMS Sukses Jalani Pelatihan Vertical Rescue Nasional di Cibubur

    Kader HW UMS Sukses Jalani Pelatihan Vertical Rescue Nasional di Cibubur

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta, 2 Juni 2025 — Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan kapasitas kader melalui partisipasi aktif di ajang nasional. Kali ini, HW UMS mengirimkan empat kader terbaiknya untuk mengikuti Sekolah Vertical Rescue Indonesia (VRI) yang diselenggarakan di Cibubur, Jakarta Timur, pada 2–4 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan forum […]

  • Kopdar Bikersmu Chapter Kabupaten Bekasi Menguatkan Silaturrahmi Memadukan Hobi

    Kopdar Bikersmu Chapter Kabupaten Bekasi Menguatkan Silaturrahmi Memadukan Hobi

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BEKASI – Kopdar BikersMu (Bikers Muhammadiyah) meneguhkan dakwah di kalangan komunitas dengan memadukan hobi otomotif (sepeda motor) bersama nilai-nilai syiar Islam melalui pendekatan kultural dan kreatif. Perdana di Kabupaten Bekasi dengan pemilihan pengurus BikersMu sebagai wujud nyata demi kemajuan dakwah Islam di kabupaten bekasi sebagai sarana silaturahim berbagai profesi dan usia dengan hobi yang […]

  • Seminar Pasar Modal PC IMM Sukoharjo Hadirkan Praktisi Keuangan, Bekali Mahasiswa Strategi Investasi Saham

    Seminar Pasar Modal PC IMM Sukoharjo Hadirkan Praktisi Keuangan, Bekali Mahasiswa Strategi Investasi Saham

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Solo tampak berbeda pada Jumat siang, 19 Juni 2026. Bukan deru transaksi saham yang mendominasi ruangan, melainkan riuh antusiasme puluhan mahasiswa dan generasi muda Solo Raya yang berkumpul untuk satu tujuan: menata masa depan finansial mereka sejak dini. Di tempat inilah, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah […]

  • Darul Arqam Madya IMM AR Fakhruddin: Momentum Peneguhan Ideologi dan Transformasi Kader

    Darul Arqam Madya IMM AR Fakhruddin: Momentum Peneguhan Ideologi dan Transformasi Kader

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, YOGYAKARTA — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) AR Fakhruddin Kota Yogyakarta secara resmi membuka kegiatan Darul Arqam Madya (DAM) 2025 dengan mengusung tema “Aktualisasi Ideologi sebagai Basis Gerakan Sosial IMM.” Kegiatan ini dibuka melalui Studium Generale yang berlangsung di Aula Drupadi, BBPPMPV DIY, pada Rabu (15/10). Kegiatan Darul Arqam Madya ini diselenggarakan […]

expand_less